Anda di halaman 1dari 11

ASPEK PERILAKU PERENCANAAN

LABA DAN ANGGARAN

NAMA KELOMPOK:
BELLA ANGGRAINI (15170203M)
OLIVIA SARDIANI NAHAK
(15170202M)
Pendahuluan
Anggaran adalah pedoman kerja diwaktu mendatang.
Anggaran diterima secara luas sebagai fokus bagi aktivitas
perencanaan jangka pendek perusahaan dan dasar dari
sistem pengendalian. Sementara itu, penganggaran adalah
proses kegiatan yang menghasilkan anggaran tersebut.
Penyusunan anggaran adalah suatu tugas yang bersifat
teknis namun disusun oleh manusia yang harus hidup
dengan anggaran tersebut. Jadi aspek keperilakuan dari
penganggaran mengacu pada perilaku manusia yang
muncul dalam proses penyusunan anggaran dan perilaku
manusia yang didorong ketika manusia mencoba untuk
hidup dengan anggaran.
Anggaran berdampak langsung terhadap
perilaku manusia. Anggaran menjelaskan kepada
orang-orang mengenai apa yang diharapkan dari
mereka dan kapan hal tersebut harus sudah
dilakukan. Anggaran menetapkan batasan pada
apa yang dapat dibeli dan berapa banyak yang
dapat dibelanjakan. Anggaran membatasi
tindakan manjemen. Anggaran merupakan alasan
pemantauan kinerja manajer secara kontinu dan
standar perbandingan hasil kinerja.
Hubungan Anggaran Dengan
Akuntansi
Anggaran dan akuntansi berkaitan erat sebab
akuntansi menyajikan data historis yang
bermanfaat untuk mengadakan estimasi-estimasi
didalam anggaran yang akan dijadikan pedoman
kerja diwaktu mendatang. Selain itu akuntansi
juga melakukan pencatatan secara sistematis dan
teratur tentang pelaksanaan anggaran tersebut
dari hari ke hari sehingga dapat menyajikan data
realisasi pelaksanaan anggaran secara lengkap.
Data realisasi pelaksanaan anggaran inilah yang
nantinya akan dibandingkan dengan data yang
tercantum dalam taksiran anggaran itu sendiri untuk
penilaian (evaluasi) kerja perusahaan. Dengan
membandingkan data akuntansi dan data anggaran,
dapat nilai sukses atau tidaknya perusahaan. Jadi
akuntansi sangat bermanfaat untuk menunjang
fungsi pengawasan kerja dari anggaran.
Berbagai Fungsi Dari Perencanaan
Laba Dan Anggaran
Jika suatu perusahaan menetapkan tujuan untuk memperoleh
pangsa yang lebih besar, meningkatkan laba dan memperbaiki citra
perusahaan diantara pelanggan, maka anggaran perusahaan tersebut
seharusnya membuat komitmen atas sumber daya yang diperlukan
untuk mencapai tujuan ini. Berikut beberapa fungsi anggaran:
1. Anggaran merupakan hasil akhir dari proses perencanaan
perusahaan
2. Anggaran merupakan cetak biru suatu perusahaan untuk bertindak
yang mencerminkan prioritas manajemen dalam alokasi sumber
daya organisasi.
3. Anggaran bertindak sebagai suatu alat komunikasi internal yang
menghubungkan beragam departemen atau divisi organisasi antara
yang satu dengan yang lain dan dengan manajemen puncak.
4. Dengan menetapkan tujuan dalam kriteria kinerja yang dapat diukur ,
anggaran berfungsi sebagai standar terhadap hasil operasi aktual dapat
dibandingkan
5. Anggaran berfungsi sebagai alat pengendalian yang memungkinkan
manajemen untuk menemukan bidang-bidang yang menjadi kekuatan dan
kelemahan perusahaan.
6. Anggaran mencoba untuk mempengaruhi dan memotivasi baik manajer
maupun karyawan untuk terus bertindak dangan cara yang konsisten dengan
operasi yang efektif dan efisien serta selaras dengan tujuan organisasi.
Jadi kesimpulannya, anggaran sebaiknya menjadi cetak biru keuangan
mengenai cara perusahaan beroperasi. Dan anggaran menjadi alat
manajemen yang diterima untuk merencanakan dan mengendalikan aktivitas
organisasi.
Pandangan Perilaku Terhadap Proses
Penyusunan Anggaran
Langkah-langkah yang perlu diambil untuk menyusun suatu anggaran
sebagai berikut:
• Manajemen puncak harus memutuskan tujuan jangka pendek
perusahaan dan strategi mana yang akan digunakan untuk mencapainya.
• Tujuan harus ditetapkan dan sumber daya dialokasikan.
• Suatu anggaran atau rencana laba yang komprehensif harus disusun,
kemudian disetujui oleh manajemen puncak. Setelah disetujui, anggaran
harus dikomunikasikan kepada penyelia dan karyawan yang kinerjanya
dikendalikan.
• Anggaran digunakan untuk mengendalikan biaya dan menentukan
bidang-bidang masalah dalam organisasi tersebut dengan
membandingkan hasil kinerja actual dengan tujuan yang telah
dianggarkan secara periodik.
Tiga Tahapan Dalam Proses Penyusunan

Tiga tahapan utama dalam proses


penyusunan anggaran antara lain :
1.      Penetapan tujuan
2.      Implementasi
3.      Pengendalian dan evaluasi kinerja
Konsep-Konsep Keperilakuan Dalam Proses Penyusunan
Anggaran

Konsep-konsep keperilakuan yang relevan


dalam proses penyusunan anggaran yaitu:
1. Tahap Penetapan Tujuan
2. Keselarasan Tujuan
3. Partisipasi
4. Manfaat Partisipasi
5. Batasan dan Permasalahan Partisipasi