Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH FISIKA UMUM

MEKANIKA (KONVERSI SATUAN, ALAT UKUR, KALIBRASI,


SPIDOMETER & VELOCIMETER)

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 2

1. KENNY KHAIRANDI 4203111101


2. NURALLIZA DWI MEISYA 4203311051
3. BATARA LEONARDO MARPAUNG 4203111103
4. SINTIA VANESSA CLARA SINAGA 4203311009

PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
TA.2020/2021
1. PENGERTIAN KONVERSI
SATUAN
Konversi satuan adalah pengubahan satuan suatu besaran ke dalam satuan lain
dengan menggunakan faktor konversi satuan. Konversi satuan dapat dilakukan jika
satuan yang akan diubah dan satuan pengubah merupakan satuan dari suatu besaran
yang sama.

2. Macam-macam KONVERSI SATUAN


A. Konversi Satuan Panjang
Satuan panjang biasa kita gunakan ketika mempertimbangkan panjang dari sesuatu.
Satuan panjang yang dipakai di seluruh dunia adalah meter. Jika kita menaikkan
satuan meter ke satuan di atasnya, maka nilainya harus dibagi 10. Adapun jika kita
menurunkan satuan meter ke satuan di bawahnya, makan nilainya harus dikalikan
dengan 10.
B. Konversi Satuan Berat
Satuan berat biasa kita gunakan ketika
mempertimbangkan berat dari sesuatu. Satuan berat
yang dipakai di kehidupan sehari hari adalah kilogram.
Jika kita menaikkan satuan kilogram ke satuan di
atasnya, maka nilainya harus dibagi 10. Adapun jika
kita menurunkan satuan kilogram ke satuan di
bawahnya, makan nilainya harus dikalikan dengan 10.

C. Konversi Satuan Waktu


Berbeda dengan konversi yang ditunjukkan
sebelumnya pada satuan panjang dan berat,
satuan waktu tidak bisa dikonversi hanya
dengan mengkali atau membagi 10.
Hal itu terjadi karena pada dasarnya waktu
berbasis jam merupakan kelipatan 6, bukan
kelipatan 10 seperti pada berat dan panjang.
Contoh :
Ibu membeli beras sebanyak 100 karung yang beratnya masing-masing 50 kg.
Keesokan harinya ibu memberikan 4 kuintal beras kepada nenek. Sisa beras
yang masih ibu miliki adalah... kuintal

Pembahasan:
Jumlah karung = 100 karung
Berat 1 karung = 50 kg
Berat beras ibu = 100 karung x 50 kg = 5.000 kg = 50 kuintal
diberikan kepada nenek = 4 kuintal
sisa beras ibu = 50 kuintal – 4 kuintal = 46 kuintal
3. PENGERTIAN alat ukur

Alat ukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda atau kejadian
tersebut. Seluruh alat pengukur dapat terkena kesalahan peralatan yang bervariasi.
Bidang ilmu yang mempelajari cara-cara pengukuran dinamakan metrologi
4. Macam-macam alat ukur
A. Alat Ukur Panjang
Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat
mencapai seperseratus milimeter. Terdiri dari dua bagian,
bagian diam dan bagian bergerak.. Pada versi analog,
umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka
sorong di bawah 30 cm dan 0.01 untuk yang di atas 30 cm.

B. Alat Ukur Listrik


Amperemeter merupakan alat yang digunakan untuk
mengukur atau mengetahui besaran arus listrik. Biasanya
alat ukur arus listrik ini dibagi menjadi dua macam, yaitu
amperemeter AC dan Amperemeter DC. Cara
menggunakannya adalah dengan memasangnya secara seri
atau dipasang berderet dengan memotong penghantar.
C. Alat Ukur Waktu
Stopwatch adalah sebagai alat yang digunakan untuk
mengukur lamanya waktu yang diperlukan dalam suatu
kegiatan, misalnya berapa lama seorang perenang
mencapai jarak 100 meter, atau berapa lama seorang
pelari mencapai jarak 1 km, dsb

D. Alat Ukur Massa


Neraca sama lengan dilengkapi dua piringan dan anak
timbangan dengan berbagai satuan massa. Piringan
digunakan sebagai tempat untuk meletakkan benda yang
akan diukur massanya. anak timbangan digunakan sebagai
satuan besaran perbandingan
Contoh :

Perhatikan gambar stopwatch berikut yang digunakan seorang


atlit saat mengukur waktu larinya. Waktu yang ditunjukkan
oleh stopwatch adalah ….
Pembahasan:
Gambar lingkaran kecil pada stopwatch menyatakan satuan
menit. Sedangkan lingkaran besar menunjukkan satuan detik.
Pada lingkaran kecil, jarumnya menunjuk angka 2. Dan jarum
pada lingkaran besar jarumnya menunjuk angka 15. Jadi,
waktu yang ditunjukkan oleh stopwatch adalah
= 2 × 60 detik + 15 detik
= 120 detik + 15 detik
= 135 detik
Contoh :

Seorang siswa mengukur diameter sebuah pipa menggunakan jangka sorong


seperti terlihat pada gambar berikut.

Diameter pipa tersebut adalah ….

Pembahasan :
Hasil ukur = skala utama + skala nonius = 3,30 cm + 0,07 cm = 3,37 cm
5. PENGERTIAN KALIBRASI

Kalibrasi adalah menentukan kebenaran konvensional penunjukkan alat melalui


cara perbandingan dengan standar ukurnya yang tertelusur ke standar
Nasional/Internasional. Pada umumnya kalibrasi merupakan proses untuk
menyesuaikan keluaran atau indikasi dari suatu perangkat pengukuran agar sesuai
dengan besaran dari standar yang digunakan dalam akurasi tertentu

Ada dua kalibrasi di Indonesia :


1. Kalibrasi teknis ( untuk proses Produksi )
Kalibrasi peralatan alat ukur yang tidak langsung berhubungan dengan dunia
perdagangan. Dilakukan oleh LABORATORIUM kalibrasi terakreditasi KAN
( diakui secara Nasional ).
2. Kalibrasi Legal ( untuk keperluan Umum )
Kalibrasi peralatan alat ukur untuk keperluan perdagangan dilakukan oleh
Direktorat Metrologi –Depdag
6. Tujuan KALIBRASI

• Menentukan deviasi ( penyimpangan ) kebenaran nilai konvensional penunjukan


suatu instrument ukur.
• Menjamin hasil–hasil pengukuran sesuai dengan standar–standar nasional
maupun internasional
• Untuk mencapai ketertelusuran pengukuran melalui rangkaian perbandingan tak
terputus–putus.
• .Menentukan apakah peralatan masih layak ?digunakan sesuai dengan fungsinya.
• Deteksi, korelasi,melaporkan dan mengeliminasi setiap variasi keakuratan alat
uji
7. manfaat KALIBRASI
• Mendukung system mutu yang diterapkan diberbagai industri pada peralatan
laboratorium dan produksi yang dimiliki.
• Mengetahui seberapa jauh perbedaan (penyimpangan ) antara harga benar
dengan harga yang ditunjukan oleh alat ukur.
• Menjaga kondisi instrument ukur dan bahan ukur agar tetap sesuai dengan
spesiikasinya.
8. Pengertian speedometer

Speedometer adalah sebuah alat pengukur kelajuan kendaraan darat, yang


merupakan perlengkapan standar setiap kendaraan yang beroperasi di jalan.
Speedometer berfungsi agar pengemudi mengetahui kelajuan kendaraan yang
dijalankannya dan dijadikan informasi utama untuk mengendalikan kelajuan di
kawasan/jalan.
9. Cara kerja speedometer

Ada beberapa jenis sensor pengukuran kecepatan


• Mekanis, adalah perangkat pengukur kecepatan yang dihubungkan langsung
dengan roda depan ataupun transmisi dengan menggunakan suatu kabel
yang ikut berputar saat kendaraan bergerak, gerakan berputar ini kemudian
diubah untuk menggerakkan jarak kecepatan.
• Elektronic, adalah pengukur kecepatan yang bekerja atas dasar sensor yang
ditempatkan di poros penggerak kendaraan yang medeteksi jumlah putaran
poros untuk selanjutnya data dikirim ke speedometer dengan prinsip arus
Eddy yang menunjukkan kecepatan secara digital.
• GPS, adalah perangkat pengukur kecepatan yang menggunakan perubahan
data posisi koordinat bumi yang diperoleh dari satelit GPS yang diolah oleh
prosesor menjadi informasi kecepatan
10. Pengertian velocimeter

Velocitometer merupakan spidometer linear. Mengapa demikian?. Karena alat


tersebut mengukur kecepatan kendaraan. Kecepatan merupakan besaran vektor
karena itu dipengaruhi arah gerak. Jika geraknya maju, maka nilai kecepatan akan
positif. Bila gerak mundur maka nilai kecepatan akan negatif. Karena itu
velocitometer dilengkapi skala negatif.
THANK YOU FOR YOUR
ATTENTION

Anda mungkin juga menyukai