Anda di halaman 1dari 8

Ibu Rukmini, guru kelas 3 SD Negeri 5 di sebuah kota kecil, mengajak anak- anak untuk

menyaksikan sebuah rekaman video yang menampilkan kegiatan masyarakat di sebuah pasar.
Anak- anak sangat asyik menyaksikan video itu, bahkan ada yang tertawa ketika muncul
adegan seorang anak membeli jambu dan ketika membayar, uangnya kurang. Dengan muka
malu, anak ini minta maaf kepada penjual dan mengembalikan tiga butir jambu dari lima butir
yang semula mau dibelinya. Harga satu biji jambu Rp. 2. 000, 00, sedangkan uang anak itu
hanya Rp. 5.000, 00. Ternyata uangnya hanya cukup untuk membeli dua butir jambu.
Pedagang jambu tersenyum dan memberi satu jambu sebagai hadiah. Setelah mengucapkan
terimakasih, pembeli jambu itu langsung pergi mencari ibunya yang sedang berbelanja.
Keranjang belanja ibunya sudah penuh dengan berbagai sayur, buah- buahan dan bumbu-
bumbu. Ia membantu membawakan sebagian kecil dari belanjaan itu. Begitu ibu dan anak
menghilang dari gambar, secara spontan anak- anak bertepuk tangan.
Setelah Bu Rukmini berhasil menenangkan suasana kelas, dengan muka ceria dan tersenyum, Bu Rukmini bertanya, sehingga terjadilah dialog berikut ini.
Bu Rumnini : " Anak- anak, coba ceritakan apa yang kamu saksikan dalam video tadi ? "

Setelah Bu Rukmini berhasil menenangkan suasana kelas, dengan muka ceria dan tersenyum, Bu Rukmini bertanya, sehingga terjadilah dialog berikut ini.
Bu Rumnini : " Anak- anak, coba ceritakan apa yang kamu saksikan dalam video tadi ? "
Anak- anak berebut ingin menjawab dengan mengangkat tangan.
Rika : " Orang berbelanja di pasar, Bu."
Rima : "Ada yang jual ikan, Bu. Ikannya gede- gede."
Bu Rukmini: " ikan apa yang Rima lihat ?"
Rima : "Ikan tongkol, ada juga lele, Bu."
Bu Rukmini : "Bagus, Rima."
Ridwan : "Sayuran dan buah, Bu."
Siti : " yang beli jambu kurang uangnya, Bu."
Bu Rukmini : " Bagus! Siapa tahu, uangnya kurang berapa ?"
Siti : " Kurang lima ribu lagi, Bu."
Bu Rukmini : " Mengapa kurang lima ribu ?“
Kelas menjadi sepi. Dengan tetap tersenyum, Bu Rukmini memandang ke
seuruh kelas. Karena tetap sepi, Bu Rukmini kembali bertanya: " Berapa biji
jambu yang mau dibeli anak itu ?"
Tini : " Lima biji, Bu."
Bu Rukmini : " bagus, berapa harga satu biaji jambu ?"
Tini langsung menjawab : " Dua ribu, Bu."
Bu Rukmini: " Siapa yang mau menuliskan di papan tulis?"
Beberapa anak mengangkat tangan. Setelah anak menuliskan angka 5 dan 2000,
pelajaran dilanjutkan dengan menghitung harga jambu dengan jumlah yang
berbeda. Kemudian, Bu Rukmini juga mengajak anak meniru tindakan anak
yang membeli jambu, yang jujur dan sopan. Menjelang akhir pelajaran, Bu
Rukmini mengajak anak- anak bericara tentang buah dan sayur yang dijual di
pasar, mengapa kita harus makan buah dan sayur, dan akhirnya anak- anak
dibebaskan memilih satu biji dari buah- buahan yang dipajang Bu Rukmini di
depan kelas.
Anak- anak dengan tertib mengambil satu biji buah, tidak ada yang mengambil

lebih. Setiap anak mengucapkan terima kasih kepada guru setelah mengambil

buah- buahan. Bu Rukmini kemudian bertanya: " Apakah semua sudah

mengambil buah?"

Anak- anak menjawab serentak: "Sudah, Bu. Terimakasih."

Bu Rukmini memuji anak- anak atas kejujuran dan sopan santun yang

ditunjukkan oleh anak- anak. Ia merasa puas melihat perilaku murid- muridnya.
Pertanyaan

1. Identifikasi satu keunggulan dan satu kelemahan pembelajaran dalam kasus di atas. Beri

alasan mengapa itu Anda anggap sebagai keunggulan dan kelemahan.

2. Kasus pembelajaran di atas merupakan pembelajaran tematik yang dilakukan di kelas 3

SD. Menurut pendapat Anda, tema apa yang mengikat topic- topic yang disajikan dalam

pembelajaran tersebut? Beri alasan mengapa tema tersebut yang Anda pilih.

3. Identifikasi satu aspek yang menonjol dalam pembelajaran tematik di atas, yang selama ini

kurang mendapat perhatian guru dalam pembelajaran. Tuliskan pula nilai tambah aspek

tersebut dalam pembelajaran.


1. Keunggulan pembelajaran Bu Rukmini adalah dalam pembelajaran Bu Rukmini
mempergunakan mediavideo pembelajaran. Hal tersebut tentunya sangat menarik bagi siswa.
Akibatnya para siswa akan lebih mudah memahami materi pelajaran. Para siswa lebih mudah
dalam menyimak video film daripada mendapat penjelasan dari guru. Buktinya para siswa
sangat antusias ketika Bu Rukmini menanyakan hal yang dilihat para siswa dari video tersebut.
Sedangkan kelemahan pembelajaran Bu Rukmini adalah Bu Rukmini kurang memperhatikan
kegiatan awal pembelajaran. Bu Rukmini tidak mengajak para siswa untuk berdoa, mengabsen,
apersepsi dan tanya jawab tentang materi sebelumnya. Tetapi Bu Rukmini langsung
memutarkan video pembelajaran. Padahal langkah pembelajaran yang baik haruslah urut atau
runtut dari kegiatan awal, inti dan penutupnya agar pembelajaran lebih terarah dan para siswa
bisa fokus dalam KBM.
2. Pembelajaran tersebut merupakan pembelajaran tematik di kelas 3 SD. Adapun tema yang

mengikat topik- topik yang disajikan dalam pembelajaran tersebut adalah “Tempat Jual Beli”.

Tema tersebut dipilih karena permasalahan berupa berbelanja yang kurang uangnya, bermacam

atau beragam barang jualan serta nilai kejujuran ditampilkan di sebuah pasar, yang merupakan

tempat jual beli . dari video tersebut siswa selain belajar tentang Matematika ( hitungan

kekurangan uang ), jenis barang yang dijual, nilai kejujuran, siswa juga belajar Bahasa Indonesia

yaitu menyimak fakta- fakta yang terjadi di pasar, apakah sesuai dengan pengalaman ketika siswa

pergi ke pasar bersama ibunya masing- masing termasuk bagaimana penataan barang jualannya.
3. Aspek yang menonjol dalam pembelajaran tematik tersebut, tetapi selama ini kurang

diperhatikan guru dalam pembelajaran adalah penghargaan atau pujian dari Bu Rukmini

terhadap kejujuran dan sopan santun serta mengucapkan terimakasih kepada guru ketika para

siswa ketika para siswa mengambil buah- buahan yang disediakan Bu Rukmini. Dengan pujian

tersebut maka siswa akan tahu dan paham bahwa perbuatan tersebut sangat dihargai orang lain

sehingga dalam kesempatan yang lain, dalam kehidupan sehari- hari, para siswa akan selalu

berbuat jujur dan sopan kepada orang lain.

Anda mungkin juga menyukai