Anda di halaman 1dari 27

SEMINAR RESUME ANC

OLEH
1. Ni Luh Pt Manik Juni Astri Dewi (0009)
2. Ni Luh Putu Putri Widiari (0010)
3. Desak Md Ari Wahyuni (0011)
4. Putu Wawan Narendra Putra (0012)
5. Ni Luh Ade Seriasih (0013)
6. Ni Made Rasita Puspitaswari (0014)
7. Ni Luh Putu Ari Apriliyanti (0015)
KONSEP DASAR
Antenatal Care adalah perawatan yang ditujukan
kepada ibu hamil, yang bukan saja bila ibu sakit dan
memerlukan perawatan, tetapi juga pengawasan
wanita hamil agar tidak terjadi kelainan sehingga
ibu dan anak sehat (Mochtar, 2010). Selain itu
pelayanan antenatal adalah untuk mencegah adanya
komplikasi obstretri dan memastikan bahwa
komplikasi dideteksi sedini mungkin (Saifuddin,
dkk, 2012).
TUJUAN ANC
• Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan
ibu dan tumbuh kembang bayi
• Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental
dan socialibu dan bayi.
• Mengenali secara dini adanya ketidaknormalan atau
komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk
riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan.
• Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan secara
selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal
mungkin.
• Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan nomal dengan
pemberian ASI eksklusif.
• Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima
kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal
TANDA GEJALA KEHAMILAN
Presumtif Absolut (Bukti
Probabilitas
Positif)
• Amenorea • Pertumbuhan dan • Gerakan janin dapat
• Mual muntah perubahan uterus dirasa, diraba juga
• Ngidam • Tanda hegar’s bagian-bagian janin
• Payudara tegang • Ballotement • Terdengar denyut
• Anoreksia nervousa • Braxton hick’s jantung janin
• Sering kencing (kontraksi selama • Didengar dengan
• Epulis kehamilan) stetoskop-monoral
• Perubahan abdomen Laennec
• Pigmentasi
• Pembesaran • Dicatat dan
abdomen didengar dengan
alat Doppler
• Dicatat dengan feto-
elektro kardiogram
• Dilihat pada
ultrasonografi
PENYEBAB
Penyebab kehamilan yaitu merupakan suatu proses pada
coitus (persetubuhan) air mani terpencar ke dalam ujung
atas dari vagina sebanyak ± 3 cc yang didalamnya
terkandung spermatozoa (sel-sel mani) sebanyak ± 100-
120 juta setiap cc. Jika pada saat ini terjadi ovulasi, maka
fertilasi berlangsung. Jika tidak terjadi ovulasi maka
kehamilan tidak akan terjadi. Maka jelas bahwa koitus saat
masa ovulasi yang dapat menghasilkan kehamilan.Sel
telur dapat dibuahi hanya beberapa jam setelah ovulasi,
sedangkan sel mani dalam badan wanita masih kuat
membuahi selam 1-3 hari.Kehamilan terjadi jika ada
pertemuan dari persenyawaan antara sel telur(ovum) dan
sel mani (spermatozoa) yang disebut zygote
TRIMESTER I
PATWAY
TRIMESTER II
PATWAY
TRIMESTER III
PATWAY
PEMERIKSAAN FISIK
Pelayanan atau asuhan standar minimal 10 T adalah sebagai berikut:
• Timbang berat badan dan ukur tinggi badan
• Pemeriksaan Tekanan darah
• Nilai status gizi (ukur lingkar lengan aTas)
• Pemeriksaan Tinggi fundus uteri (puncak rahim)
• Tentukan presentasi janin dan denyut jantung janin (DJJ)
• Skrining status imunisasi Tetanus dan berikan imunisasi Tetanus Toksoid (TT) bila
diperlukan.
• Pemberian Tablet zat besi minimal 90 tablet selama kehamilan
• Test laboratorium (rutin dan khusus)
• Tatalaksana kasus
• Temu wicara (bimbingan konseling), termasuk juga Perencanaan Persalinan dan
Pencegahan Komplikasi (P4K) serta KB pasca persalinan.
PEMERIKSAAN FISIK UMUM
INSPEKSI Muka
Keadaan Adanya edema, chloasma gravidarum (bintik-bintik hitam pada wajah),
selaput mata pucat dan merah, keadaan lidah dan gigi .
umum:
kompos Leher
mentis, Apakah vena terbendung di leher (misalnya pada penyakit jantung),
apakah kelenjar gondok membesar atau kelenjar limfe membengkak.
tampak sakit.
Pemeriksaan Dada
tekanan Bentuk buah dada, pigmentasi puting susu, keadaan puting
darah, nadi, susu, adakah coloctrum.
pernapasan Perut
membesar ke depan atau ke samping keadaan pusat, pigmentasi dilinea
dan suhu, alba, Nampak gerakan janin atau kontraksi rahim, adakah striae gravidarum
berat atau bekas luka.
badan.Pemeri Vulva
ksaan Keadaan perineum, adakah asites, tanda Chadwick.
Kebidanan
(Status Anggota bawah
Obstetricus) Cari varises, oedema, luka, cicatrik pada lipatan paha
PALPASI
• Untuk menentukan :
- Besarnya rahim dan dengan ini menentukan
tuanya kehamilan (UK)
- Menentukan letaknya anak dalam Rahim
- Adakah tumor dalam rongga perut, kista,
mioma, limpa yang membesar
PEMERIKSAAN LEOPOLD
a. Leopold I •Pemeriksaan usia
• Tujuan: Untuk kehamilan dari
tingginya fundus
menentukan tinggi uteri :
fundus uteri dan bagian Sebelum bulan ke
yang terdapat di fundus. 3 fundus uteri
• Bila kepala :bulat, belum dapat diraba
keras dan dapat dari luar
digerakkan (baloemen). Akhir bulan III (12 mg):tinggi fundus uteri 1 – 2 jari di atas
symphisis
• Bila bokong :lunak, Akhir bulan IV(16 mg) :tinggi fundus uteri pertengahan
bentuk tidak spesifik, symphisis
lebih besar dan lebih Akhir bulan V (20 mg) : tinggi fundus uteri 3 jari di bawah pusat
Akhir bulan VI (24 mg):tinggi fundus uteri setinggi pusat
lunak dari kepala, tidak Akhir bulan VII (28 mg) : tinggi fundus uteri 3 jari di atas pusat
dapat digerakkan serta Akhir bulan VIII (32 mg): tinggi fundus uteri pertengahan
fundus terasa penuh. prosesus xipoideus dan pusat
Akhir bulan IX (36 mg):tinggi fundus uteri 3 jari di bawah
• Bila letak lintang:palpasi
prosesus xipoideus
di daerah fundus akan Akhir bulan X (40 mg):tinggi fundus uteri pertengahan antara
terasa kosong. prosesus xipoideus dan pusat
b. Leopold II c. Leopold III d. Leopold IV
• Tujuan: Untuk • Tujuan : Untuk
menentukan menentukan • Tujuan:
di mana apakah Untuk
letaknya bagian bawah menentukan
punggung sudah masuk seberapa
anak dan di PAP (Pintu jauh bagian
mana Atas Panggul) terendah
letaknya atau belum. masuk PAP
bagian-bagian
kecil
Auskultasi
Dari Anak
• Bunyi jantung anak (frekuensi bunyi Dari Ibu
jantung 120-140 kali per menit) • Rahim: Bersifat bising dan
dengan stetoskop monoral pada akhir frekuensinya sama dengan denyut
bulan kelima. Dengan stetoskop nadi ibu. Disebabkan arteria uterina.
ultrasound (doptone) pada akhir bulan
• Bunyi aorta: Frekuensinya sama
ketiga. Kalau bunyi jantung <120 kali
dengan denyut nadi ibu.
permenit atau >160 kali permenit atau
tidak teratur, maka anak dalam • Bising usus: Sifatnya tak teratur,
asphyxia (kekurangan oksigen). Cara tergantung udara dan cairan dari
menghitung bunyi jantung adalah dalam usus ibu. (Mohctar, 2008)
dengan mendengarkan bunyi jantung
selama 3 x 5 detik kemudian dikalikan
4.
• Bising tali pusat: Sifatnya meniup
karena tali pusat tertekan. Namun
sering ilang karena posisi atau sering
mengubah sikap ibu.
• Gerak anak : Bersifat pukulan dari
dalam rahim.
PEMERIKSAAN
DIAGNOSTIK/PENUNJANG
1. Pemeriksaan Rotgen
2. Pemeriksaan USG
3. Pemeriksaan Laboratorium
- Darah (Hb, Gol darah, glukosa, VDRL)
- Urine (tes kehamilan, protein, glukosa, analisis)
- Pemeriksaan swab (lendir vagina dan serviks)
DIAGNOSIS / KRITERIA DIAGNOSIS

Untuk menentukan diagnosis kehamilan yang harus diperhatikan


adalah tanda pasti kehamilan :

a. Adanya DJJ
Terdeteksi umur kehamilan 10 minggu dengan doppler sedangkan
dengan funandoskop umur kehamilan 18-20 minggu. (DJJ rendah
110-120 kali permenit, tinggi 150-160 kali permenit).

b. Fetal movement, dengan palpasi trimester ketiga


Gerakan janin ini lebih cepat diketahui dengan USG.

c. Dengan USG (100% reliable) pada umur kehamilan 5-6 minggu


nyata adanya kehamilan.
PENATALAKSANAAN

Untuk menghindari komplikasi wanita hamil memerlukan paling


sedikitnya 4 kali kunjungan pada periode antenatal :

a. 1 kali kunjungan pada trimester I (sebelum 14 minggu)


b. 1 kali kunjungan pada trimester II (14 – 28minggu)
c. 2 kali kunjungan pada trimester III ( 28 - 36 minggu dan sesudah
minggu 36)
Kunjungan Waktu Infomasi penting
Trimester I Sebelum 14 minggu a) Membangun hubungan saling percaya antara petugas
kesehatan dengan ibu hamil
b) Mendeteksi masalah dan menanganinya
c) Melakukan tindakan pencegahan seperti tetanus
neonatus, anemia kekurangan zat besi, penggunaan
praktek tradisional yang merugikan
d) Memulai persiapan kelahiran bayi dan kesiapan untuk
menghadapi komplikasi
e) Mendorong perilaku yang sehat (gizi, latihan dan
kebersihan, istirahat, dsb.)

Trimester II 14 – 28minggu a) Sama seperti di atas , ditambah kewaspadaan khusus


mengenai pre-eklamsia (tanya ibu tentang gejala-gejala
pre-eklamsia, pantau tekanan darah, evaluasi edema,
periksa untuk mengetahui proteinuria)

Trimester III 28 - 36 minggu a) Sama seperti di atas, ditambah palpasi abdominal untuk
mengetahui apakah kehamilan ganda

Trimester IV sesudah minggu 36 a) Sama seperti di atas, ditambah deteksi letak bayi tidak
normal, atau kondisi lain yang memerlukan kelahiran di
rumah sakit
Komplikasi
• Yang sering ditemukan pada antenatal care :
• Anemia
• Penyakit
• Hiperemis gravidarum
• Perdarahan dalam kehamilan
• Kelainan letak
• Toxamia gravidarum (pre eklamsia, eklamsia)
• Kegelisahan menjelang persalinan
Informasi pada Periode
Antenatal
Gizi
• Peningkatan konsumsi sampai 300 kal/hari dengan makanan yang
mengandung protein, zat besi, minum cukup cairan.
Kegiatan harian
• Normal, istirahat jika lelah
Perubahan fisiologi (normal) yang akan terjadi :
• Peningkatan berat badan
• Breast change
• Penurunan tenaga
• Mual dan muntah serta punggung kiri di trimester I
• Rasa panas
• Varises
• Oedema
Segera mencari pertolongan medis jika mendapati
tanda-tanda bahaya, seperti :
• Perdarahan pervaginam
• Sakit kepala luar biasa
• Gangguan penglihatan
• Pembengkakan pada wajah ataupun tangan
• Nyeri abdomen
• Janin tidak bergerak (tidak seperti biasa)
• Merencanakan kebutuhan persiapan kelahiran
• Menjaga kebersihan diri
• Seperti perawatan gigi, pakaian, mandi, dan perawatan vulva.
• Perawatan payudara
• Selama kehamilan payudara harus dipersipkan untuk fungsi
unuknya dalam menghasilkan ASI bagi bayi neonatus segera
setelah lahir.
• Memberikan zat besi
• Pemberian Tetanus Toksoid (I, II atau Ulang) 0,5 ml.
KONSEP DASAR ASUHAN
KEPERAWATAN

 PENGKAJIAN

IDENTITAS ANAMESA
1. Keluham utama
4. Riwayat penyakit
2. Keluhan saat dikaji
5. Pola kebutuhan
3. Riwayat obstetric
sehari-hari
• Riwayat menstruasi
6. Pemeriksaan fisik
• Riwayat pernikahan
7. Data penunjang
• Riwayat kehamilan
8. Diagnosis medis
saat yang lalu
9. Pengobatan
• Riwayat kehamilan
saat ini
• Riwayat kotrasepsi
KONSEP DASAR ASUHAN
KEPERAWATAN

2. ANALISA DATA

1. DATA SUBYEKTIF
2. DATA OBYEKTIF

3. DIAGNOSA KEPERAWATAN

TRIMESTER I

1. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh


2. Risiko kekurangan volume cairan
3. Ansietas
KONSEP DASAR ASUHAN
KEPERAWATAN

DIAGNOSA KEPERAWATAN

TRIMESTER II TRIMESTER III


1. Ansietas 1. Kurang pengetahuan
2. Konstipasi 2. Ansietas
3. Gangguan citra tubuh 3. Nyeri akut
4. Risiko ketidakefektifan perfusi 4. Gangguan rasa nyaman
jaringan perifer 5. Gangguan pola tidur
5. Risiko kekurangan volume cairan 6. Gangguan eliminasi urin
6. Gangguan eliminasi urin 7. Kesiapan persalinan
7. Ketidakefektifan pola nafas
RENCANA KEPERAWATAN
TERLAMPIR DALAM WORD
THANK YOU