Anda di halaman 1dari 14

Konvensi Tanda Baca

dalam ICD-10
Istilah “Inclusion” (Termasuk)
• Beberapa pokok bahasan pada tiga atau empat karakter, seringkali
ditemukan sejumlah istilah diagnostik lain yang disebut sebagai
“inclusion terms” (artinya: termasuk) dimaksudkan sebagai tambahan
diagnostik yang dapat diklasifikasikan ke dalam kelompok yang
bersangkutan.
• Istilah pada “inclusion” dapat juga dipakai untuk kondisi yang berbeda
atau sinonimnya (sesuai dengan catatan pada “inclusion”) yang bukan
subklasifikasi kelompok tersebut, digunakan sebagai pedoman rubrik.
• Contoh : B69 Cysticercosis
Includes : cysticerciasis infection due to larval from of Taenia
solium
Istilah “Exclusion” (Tak Termasuk)
• Istilah ini menunjukkan kode ditempat lain,
tidak didalam kategori ini. Kode yang benar
adalah yang diberi tanda dalam kurung yang
mengikuti istilah itu.
• Contoh :
A31 Infection due to other mycobacteria
Excludes : leprosy (A30.-)
Kode Rangkap Dagger (Sangkur) dan Asteris (Bintang)

• Sistem kode rangkap dari kombinasi kode melalui tambahan


tanda sangkur (†) dan tanda bintang (*) telah digunakan pada
ICD-10, jadi membolehkan penjelasan kondisi dalam istilah yang
mendasari penyebab atau etiologi (†) dan manifestasi (*). Kode
primer untuk penyakit yang mendasari penyebab ditandai
dengan tanda sangkur (†) . kode untuk manifestasi ditandai
dengan tanda bintang (*).
• Prinsip dasar dari ICD 10 adalah kode sangkur yaitu kode primer
dan harus selalu digunakan untuk kondisi tunggal. Kode bintang
(*) tidak pernah digunakan sendirian.
• Contoh : B58.1† Toxoplasma hepatitis (K77.0*)
Tanda kurung / Parentheses ( )
Tanda kurung digunakan dalam volume 1 ada 4 cara
yaitu:
a. Untuk menyertakan kata-kata tambahan, yang akan
mengikuti istilah diagnostik tanpa mempengaruhi
angka kode yang dirujuk oleh kata diluar kurung.
Contoh : J32.9 Chronic sinusitis,unspecified
Sinusitis (chronic) NOS
b. Untuk menyertakan kode yang dimaksud dalam istilah
“exclusion”
Contoh : L43 Lichen planus
Excludes : lichen planopilaris (L66.1)
c. Untuk menyertakan kode tiga karakter dari kategori
blok tertentu.
Contoh : Diabetes Mellitus (E10-E14)
d. Untuk menyertakan kode sangkur dalam kategori
bintang dalam istilah sangkur.
Contoh : B26.1† Mumps meningitis (G02.0*)
Kurung besar / Square brackets [ ]
Tanda ini digunakan untuk :
a. Untuk menyertakan sinonim, kata-kata alternatif atau kalimat penjelas.
Contoh : A07.1 Giardiasis [lambliasis]
b. Untuk merujuk pada catatan.
Contoh : C18.8 Overlapping lesion of colon
[see note 5on page 182]
c. Untuk merujuk ke kelompok subdivisi karakter ke empat yang dinyatakan
sebelumnya.
Contoh : F10.- Mental and behavioral disorders due to use of oploids
[see pages 321-323 for subdivisions]
Titik 2 / Colon ( : )
Titik dua digunakan dalam daftar istilah “inclusion”
dan “exclusion”, jika kata yang mendahului tidak
lengkap penetapan istilahnya dalam rubrik.
Contoh : A06.8 Amoebic infection of other sites
Amoebic :
• Appendicitis
• Balanitis† (N51.2*)
Tanda kurung kurawal / Brace {}
Tanda kurung besar digunakan dalam istilah “inclusion” dan
“exclusion” untuk menunjukkan bahwa baik kata terdahulu
maupun kata sesudahnya adalah istilah lengkap. Semua istilah
dibelakang tanda kurung kurawal, seharusnya dikualifikasi oleh
satu atau lebih istilah yang mengikutinya.
Contoh : H74.3 Other acquired abnormalities of ear ossicles
NOS (yang tidak ditentukan)
NOS adalah singkatan dari “Not Otherwise Specified”
artinya “tidak dispesifikasikan” atau “tidak
diklasifikasikan”. Pemberi kode sebaiknya berhati-hati
untuk memberi kode suatu istilah tidak dikualifikasikan
kalau informasi yang diberikan tidak begitu jelas.
Contoh :
H81.9 Disorder of vestibular function, unspecified
Vertiginous syndrome NOS
NEC (tidak diklasifikasikan dimanapun lainnya)

NEC adalah singkatan dari “Not Elsewhere


Classified”, menunjukan bahwa sesuatu yang
ditentukan itu berbeda, kondisinya tidak
diklasifikasikan di tempat lain.
Contoh :
B17.8 Other specified acute viral hepatitis
Hepatitis non-A non-B (acute) (viral) NEC
Titik strip / Poin dash (.-)
Digunakan sebagai pengganti karakter keempat dari
satu kategori, titik strip (.-) menunjukkan pada pemberi
kode bahwa ada satu karakter keempat dan sebaiknya
dicari dalam kategori yang cocok pada daftar tabulari.
Contoh :
R82.0 Chyluria
Excludes : Filaria Chyluria (B74.-)
Rujuk Silang (Cross-Reference)

a. ”See”
Coder diminta menunjuk keistilah lain.
Contoh : abdomen or thorax- see injury, by site
b. ”See Also”
Coder diminta langsung untuk menunjuk ke istilah lain dalam
indeks jika pernyataan kode berisi informasi lain yang tidak
ditemukan di bawah istilah ”see also”.
Contoh :
calix (kidney) (renal) (see also Calculus, kidney) N 20.0
Terima kasih

Anda mungkin juga menyukai