Anda di halaman 1dari 78

BAB III

PERILAKU BIAYA
A. KATEGORI PERILAKU BIAYA
• Perilaku biaya (cost behavior) adalah pola yang menggambarkan
bagaimana jumlah biaya bervariasi atas perubahan aktivitas
bisnis.
• Aktivitas bisnis perusahaan dapat konstan, meningkat, atau
menurun.
• Ada biaya yang konsisten mengikuti perubahan aktivitas bisnis ini.
• Ada pula biaya yang tetap konstan meski aktivitas bisnis berubah-
ubah. Berikut ini tiga jenis perilaku biaya.
1. Biaya variabel (variable cost).
2. Biaya tetap (fixed cost).
3. Biaya campuran (mixed cost).
• Manajemen perlu mengidentifikasi biaya dan perilakunya. Berikut tiga
tujuan utama pentingnya manajemen perusahaan mengetahui perilaku
biaya.
1. Pengendalian biaya.
2. Pengestimasian biaya.
3. Pembuatan keputusan.

• Estimasi biaya merupakan penentuan biaya masa depan berdasarkan data


aktivitas dan biaya masa lalu. Analisis terhadap data aktivitas dan biaya
masa lalu digunakan untuk membuat model estimasi.

• Terkait dengan pengendalian biaya, manajemen perlu mengetahui perilaku


biaya agar dapat mengendalikan biaya variabel dan/atau biaya tetap.
Basis Aktivitas
• Suatu biaya dikategorikan sebagai biaya variabel atau
biaya tetap tergantung pada basis aktivitas.
• Basis aktivitas merupakan ukuran yang menyebabkan
suatu biaya menjadi bervariasi atau tidak.
• Basis aktivitas ini sering disebut sebagai pemicu biaya
(cost driver).
• Basis aktivitas yang lazim dikenal misalnya jam kerja
langsung, jam mesin, unit produksi, frekuensi
penanganan bahan, unit penjualan, frekuensi pengesetan,
dan frekuensi order.
Biaya Variabel
• Biaya variabel (variable cost), yaitu biaya yang jumlah
totalnya berubah sebanding dengan perubahan
aktivitas dan volume produksi, sementara jumlah per
unitnya tidak berubah.
• Berdasarkan definisi di atas dapat ditekankan bahwa:
1. biaya variabel total berubah proporsional dengan
perubahan aktivitas;
2. biaya variabel per unit tidak berubah walaupun
aktivitas berubah.
Biaya Tetap
• Biaya tetap (fixed cost), yaitu biaya yang jumlah totalnya tidak terpengaruh
oleh tingkat aktivitas dalam kisaran relevan (relevant range) tertentu.
• Berdasarkan pengertian tersebut dapat dinyatakan bahwa:
1. jumlah biaya tetap total tidak berubah dalam kisaran relevan tertentu
meski tingkat aktivitas berubah;
2. biaya tetap per unit berubah dengan berubahnya tingkat aktivitas.

• Pengidentifikasian suatu biaya sebagai biaya tetap tidak membutuhkan


penjelasan di mana biaya tersebut terjadi. Berikut tipikal jenis biaya tetap,
baik untuk perusahaan jasa, dagang, maupun manufaktur.
1. Biaya depresiasi peralatan.
2. Biaya depresiasi bangunan.
3. Biaya abonemen listrik.
4. Biaya gaji pokok pegawai.
5. Biaya gaji mandor pabrik.
Biaya Campuran
• Biaya campuran (mixed cost) adalah biaya yang
memiliki karakteristik biaya variabel sekaligus biaya
tetap.
• Sebagian dari biaya campuran berubah mengukuti
perubahan aktivitas secara proporsional. Sementara,
sebagian yang lain tidak berubah meski tingkat
aktivitasnya berubah.
Kisaran Relevan dan Horizon Waktu
• Pengklasifikasian suatu biaya ke dalam biaya variabel atau
biaya tetap dipengaruhi oleh dua hal berikut ini.
1. Kisaran relevan (relevant range). Kisaran relevan adalah
kisaran aktivitas yang mengasumsikan bahwa perilaku
variabel dan tetap adalah valid. Konsep ini berlaku pada
biaya variabel dan biaya tetap.
2. Horizon waktu (time horizon). Selain kisaran relevan,
pengategorian perilaku biaya juga dipengaruhi oleh
horizon waktu. Penentuan apakah suatu biaya
merupakan biaya variabel atau biaya tetap tergantung
pada horizon waktunya. Dalam dimensi waktu jangka
panjang, semua biaya merupakan biaya variabel. Hal
Kisaran Relevan dan Biaya Variabel
B. SUMBERDAYA, AKTIVITAS, DAN PERILAKU
BIAYA
• Sumber daya (resource) merupakan unsur ekonomis yang
membuat perusahaan dapat melakukan aktivitas.
• P ada perusahaan manufaktur, sumber daya meliputi bahan
baku, tenaga kerja langsung, kelistrikan, mesin, dan
peralatan.
• Apabila perusahaan memperoleh sumber daya, berarti
bahwa perusahaan memperoleh kemampuan atau
kapasitas untuk melakukan aktivitas.
• Kapasitas aktivitas yang diperoleh perusahaan disesuaikan
dengan tingkat aktivitas yang dilakukan.
Sumber Daya Flexible
• Sumber daya fleksibel (flexible resource) adalah sumber daya yang
diperoleh saat diperlukan dan tidak membutuhkan komitmen jangka
panjang.
• Hal ini berarti bahwa perusahaan memperoleh sumber daya hanya
sebesar yang diperlukan dan tidak memperolehnya saat tidak diperlukan.
• Apabila sumber daya yang diperoleh lebih besar dari sumber daya yang
dibutuhkan, maka ada kapasitas yang tidak digunakan.
• Biaya untuk memperoleh sumber daya fleksibel, umumnya dikategorikan
sebagai biaya variabel.
• Terkait dengan just in time (JIT), pengategorian tersebut tepat.
• Sumber daya fleksibel dapat dikategorikan sebagai biaya variabel
karena adanya hubungan teknis biaya dengan aktivitas yang dilakukan.
• Sumber daya fleksibel juga dapat dikategorikan sebagai biaya variabel
karena diskresi (kebijakan) manajemen.
• Dengan demikian, biaya variabel dapat diklasifikasi menjadi:
1. biaya variabel teknis (engineered variable cost); Biaya variabel teknis
adalah biaya variabel yang memiliki hubungan teknis yang nyata
dengan aktivitas yang mengonsumsi biaya tersebut.
2. biaya variabel diskresioner (discretionary variable cost). Biaya variabel
diskresioner adalah biaya variabel yang tidak memiliki hubungan teknis
yang nyata dengan aktivitas yang mengonsumsi biaya tersebut.
Sumber Daya Terikat
• Sumber daya terikat (committed resource) adalah sumber daya yang
diperoleh di muka tanpa mempertimbangkan apakah sumber daya
yang tersedia tersebut sepenuhnya habis digunakan atau tidak.
• Terkait dengan komitmen manajer dalam pembuatan keputusan
jangka panjang, biaya tetap dikategorikan menjadi:
1. biaya tetap terikat (committed fixed cost); Biaya tetap terikat
adalah biaya yang muncul karena keputusan investasi pada
fasilitas, peralatan, bangunan, dan investasi aset tetap lainnya
yang tidak dapat diubah secara signifikan dalam jangka pendek
tanpa melakukan perubahan fundamental. biaya tetap
diskresioner (discretionary fixed cost).
2. Biaya tetap diskresioner adalah biaya yang muncul dari diskresi
(kebijakan) manajemen untuk membelanjakan biaya dalam jumlah
tertentu tanpa dipengaruhi besar kecilnya aktivitas perusahaan.
• Ada dua perbedaan mendasar antara biaya tetap terikat dengan biaya
tetap diskresioner. Berikut dijelaskan kedua perbedaan tersebut.
1. Horizon waktu biaya tetap diskresioner adalah jangka pendek, biasanya
satu tahun. Horizon waktu biaya tetap terikat adalah jangka panjang,
lebih dari satu tahun. Biaya pengeluaran iklan termasuk sebagai biaya
tetap diskresioner yang ditentukan oleh manajemen secara tahunan.
2. Manajemen dapat menghentikan biaya tetap diskresioner dengan
dampak yang lebih kecil daripada konsekuensi penghentian biaya tetap
terikat.
Biaya Bertahap
• Biaya bertahap (step cost) adalah biaya yang bersifat tetap pada
kisaran aktivitas tertentu dan bersifat variabel antarkisaran
aktivitas. Tidak semua biaya variabel memiliki pola perilaku yang
sama.

• Ada biaya variabel yang murni berubah secara proporsional sesuai


perubahan aktivitas. Namun, ada juga biaya variabel yang tidak
sepenuhnya berubah secara proporsional mengikuti perubahan
aktivitas.

• Terkait dengan tingkat aktivitas, biaya variabel dikategorikan


menjadi:
1. biaya variabel murni (true variable cost);
2. biaya variabel bertahap (step variable cost).
• Biaya Variabel Murni. Biaya variabel murni adalah
biaya yang jumlah totalnya akan berubah sepenuhnya
secara proporsional mengikuti perubahan aktivitas.
Biaya bahan baku adalah contoh biaya variabel murni.

• Biaya Variabel Bertahap. Biaya variabel bertahap


adalah biaya yang jumlah totalnya tidak berubah dalam
kisaran aktivitas tertentu dan berubah sesuai dengan
perubahan aktivitas setelah kisaran aktivitas tersebut
dilewati.
• Tidak semua biaya tetap memiliki pola perilaku yang sama. Ada
biaya tetap yang benar-benar tidak berubah dalam kisaran relevan
tertentu, tetapi ada juga biaya tetap yang tidak sepenuhnya
konstan dengan adanya perubahan aktivitas. Dalam hubungannya
dengan tingkat aktivitas, biaya tetap dikategorikan menjadi:
1. biaya tetap murni (true fixed cost); Biaya Tetap Murni. Biaya tetap
murni adalah biaya tetap yang jumlah totalnya benar-benar
konstan dalam kisaran waktu tertentu
2. biaya tetap bertahap (step fixed cost). Biaya tetap bertahap
merupakan biaya yang jumlah totalnya konstan dalam kisaran
aktivitas tertentu, tetapi jumlah total tersebut berubah apabila
kisaran aktivitas tertentu berubah.
C. TEKNIK PEMISAHAN BIAYA CAMPURAN
• Sumber daya (resource) merupakan unsur ekonomis yang
membuat perusahaan dapat melakukan aktivitas.
• Pada perusahaan manufaktur, sumber daya meliputi bahan
baku, tenaga kerja langsung, kelistrikan, mesin, dan
peralatan.
• Apabila perusahaan memperoleh sumber daya, berarti
bahwa perusahaan memperoleh kemampuan atau kapasitas
untuk melakukan aktivitas.
• Kapasitas aktivitas yang diperoleh perusahaan disesuaikan
dengan tingkat aktivitas yang dilakukan.
Sumber Daya Fleksibel
• Sumber daya fleksibel (flexible resource) adalah sumber
daya yang diperoleh saat diperlukan dan tidak
membutuhkan komitmen jangka panjang.
• Hal ini berarti bahwa perusahaan memperoleh sumber
daya hanya sebesar yang diperlukan dan tidak
memperolehnya saat tidak diperlukan.
• Apabila sumber daya yang diperoleh lebih besar dari
sumber daya yang dibutuhkan, maka ada kapasitas yang
tidak digunakan.
• Sumber daya fleksibel juga dapat dikategorikan sebagai
biaya variabel karena diskresi (kebijakan) manajemen.
Dengan demikian, biaya variabel dapat diklasifikasi
menjadi:
1. biaya variabel teknis (engineered variable cost); Biaya
variabel teknis adalah biaya variabel yang memiliki
hubungan teknis yang nyata dengan aktivitas yang
mengonsumsi biaya tersebut. Pada umumnya, biaya
variabel adalah biaya variabel teknis.
2. biaya variabel diskresioner (discretionary variable cost).
Biaya variabel diskresioner adalah biaya variabel yang
tidak memiliki hubungan teknis yang nyata dengan
aktivitas yang mengonsumsi biaya tersebut. Biaya ini
dikategorikan sebagai biaya variabel karena diskresi
manajemen.
Sumber Daya Terikat
• Sumber daya terikat (committed resource) adalah sumber
daya yang diperoleh di muka tanpa mempertimbangkan
apakah sumber daya yang tersedia tersebut sepenuhnya
habis digunakan atau tidak.

• Pengadaan sumber daya jangka panjang ini biasanya


dilakukan dalam rangka menjamin keberlangsungan operasi
perusahaan. Pembelian mesin pabrik dimaksudkan agar
sumber daya ini tersedia bagi perusahaan untuk
berproduksi selama beberapa tahun ke depan.
• Terkait dengan komitmen manajer dalam pembuatan
keputusan jangka panjang, biaya tetap dikategorikan
menjadi:
1. biaya tetap terikat (committed fixed cost); Biaya tetap
terikat adalah biaya yang muncul karena keputusan
investasi pada fasilitas, peralatan, bangunan, dan investasi
aset tetap lainnya yang tidak dapat diubah secara
signifikan dalam jangka pendek tanpa melakukan
perubahan fundamental.
2. biaya tetap diskresioner (discretionary fixed cost). Biaya
tetap diskresioner adalah biaya yang muncul dari diskresi
(kebijakan) manajemen untuk membelanjakan biaya
dalam jumlah tertentu tanpa dipengaruhi besar kecilnya
aktivitas perusahaan.
• Ada dua perbedaan mendasar antara biaya tetap terikat dengan
biaya tetap diskresioner. Berikut dijelaskan kedua perbedaan
tersebut.
1. Horizon waktu biaya tetap diskresioner adalah jangka pendek,
biasanya satu tahun. Horizon waktu biaya tetap terikat adalah
jangka panjang, lebih dari satu tahun. Biaya pengeluaran iklan
termasuk sebagai biaya tetap diskresioner yang ditentukan oleh
manajemen secara tahunan

2. Manajemen dapat menghentikan biaya tetap diskresioner


dengan dampak yang lebih kecil daripada konsekuensi
penghentian biaya tetap terikat.
Biaya Bertahap
• Biaya bertahap (step cost) adalah biaya yang bersifat
tetap pada kisaran aktivitas tertentu dan bersifat
variabel antarkisaran aktivitas.
• Tidak semua biaya variabel memiliki pola perilaku yang
sama.
• Ada biaya variabel yang murni berubah secara
proporsional sesuai perubahan aktivitas. Namun, ada
juga biaya variabel yang tidak sepenuhnya berubah
secara proporsional mengikuti perubahan aktivitas.
• Terkait dengan tingkat aktivitas, biaya variabel dikategorikan
menjadi:
1. biaya variabel murni (true variable cost); Biaya variabel murni
adalah biaya yang jumlah totalnya akan berubah sepenuhnya
secara proporsional mengikuti perubahan aktivitas.
2. biaya variabel bertahap (step variable cost). Biaya variabel
bertahap adalah biaya yang jumlah totalnya tidak berubah
dalam kisaran aktivitas tertentu dan berubah sesuai dengan
perubahan aktivitas setelah kisaran aktivitas tersebut dilewati.
• Tidak semua biaya tetap memiliki pola perilaku yang sama.
Ada biaya tetap yang benar-benar tidak berubah dalam
kisaran relevan tertentu, tetapi ada juga biaya tetap yang
tidak sepenuhnya konstan dengan adanya perubahan
aktivitas.
• Dalam hubungannya dengan tingkat aktivitas, biaya tetap
dikategorikan menjadi:
1. biaya tetap murni (true fixed cost); Biaya tetap murni
adalah biaya tetap yang jumlah totalnya benar-benar
konstan dalam kisaran waktu tertentu. Contoh
2. biaya tetap bertahap (step fixed cost). Biaya tetap
bertahap merupakan biaya yang jumlah totalnya konstan
dalam kisaran aktivitas tertentu, tetapi jumlah total
tersebut berubah apabila kisaran aktivitas tertentu
berubah.
D. TEKNIK PEMISAHAN BIAYA CAMPURAN
• Biaya campuran mengandung unsur biaya variabel sekaligus biaya
tetap.
• Agar analisis dan estimasi biaya lebih baik, maka biaya campuran ini
harus dipisahkan ke dalam biaya variabel dan biaya tetap.
• Apabila unsur biaya variabel dan biaya tetap yang ada dalam biaya
campuran tidak dipisahkan, maka pengategorian perilaku biaya tidak
dapat dilakukan dengan tepat.
• Ada tiga pendekatan yang lazim digunakan dalam memisahkan biaya
variabel dan biaya tetap dalam biaya campuran. Ketiga metode
tersebut adalah:
1. metode grafik (scatterplot method);
2. metode titik tertinggi dan terendah (highest and lowest point
method);
3. metode regresi kuadrat terkecil (least squares regression method).
Metode Grafik

• Salah satu cara untuk menganalisis biaya adalah


dengan menggambar biaya tersebut dalam grafik.
• Grafik biaya mencerminkan sebaran biaya untuk
berbagai tingkat aktivitas.
• Grafik biaya digambar dengan sumbu horizontal
menunjukkan tingkat aktivitas dan sumbu vertikal
menunjukkan tingkat biaya.
• Manajemen PT Permai mengklasifikasi biaya pemeliharaan
sebagai biaya campuran. Dalam biaya pemeliharaan tersebut
terdapat unsur biaya variabel dan biaya tetap. Perusahaan
menetapkan bahwa pemicu yang menyebabkan biaya
pemeliharaan bervariasi adalah jam mesin. Pada Peraga 3.13
disajikan jumlah jam mesin dan biaya pemeliharaan.
• Tahapan Analisis Biaya. Peraga 3.14 menunjukkan grafik biaya
pemeliharaan. Berikut tahapan membuat grafik biaya pemeliharaan
tersebut secara manual.
1. Membuat garis horizontal dan beri nama jam mesin. Pada garis ini
tandai titik 100, 130, 260, 440, 480, dan 500 sesuai dengan skalanya.
2. Membuat garis vertikal dan beri nama biaya pemeliharaan. Pada garis
ini tandai titik 200.000, 300.000, 420.000, 580.000, 590.000, dan
680.000 sesuai dengan skalanya.
3. Menandai titik pada bidang antara garis horizontal dan garis vertikal
yang menunjukkan pertemuan 100 jam dan Rp200.000, 260 jam dan
Rp420.000, dan seterusnya hingga 500 jam dan Rp680.000.
4. Menarik garis lurus (linear) yang paling mencerminkan hubungan
antara jam mesin dan biaya pemeliharaan. Garis lurus yang ditarik ini
mungkin tidak sepenuhnya mencerminkan garis yang sempurna
sebagai gambaran hubungan jam mesin dan biaya pemeliharaan
karena penarikan garis dilakukan secara manual.
Grafik Biaya Pemeliharaan
• Apabila dilihat secara visual, maka garis biaya pemeliharaan menyentuh kira-kira
tingkat biaya pemeliharaan sebesar Rp130.000 pada sumbu vertikal grafik
(intersep garis vertikal). Biaya sebesar Rp130.000 inilah yang dikategorikan sebagai
biaya tetap per bulan. Bagaimana menentukan biaya variabel berdasarkan data
dan grafik tersebut? Untuk menjawab, ambil satu biaya tertentu, misalnya
Rp580.000 yang pemicunya adalah jam mesin sebesar 440 jam. Maka penentuan
pemisahan biaya variabel dan biaya tetap sebagai berikut.

• Fungsi estimasi biaya pemeliharaan berdasarkan analisis grafik di atas adalah:


• Y = Rp130.000 + Rp1.023X
• Y = Jumlah biaya pemeliharaan
• X = Jam mesin
• Estimasi Biaya. Berdasarkan metode grafik ditemukan bahwa
biaya variabel Rp1.023 per jam dan biaya tetap Rp130.000.
Seperti diuraikan di atas, fungsi yang dihasilkan adalah Y =
Rp130.000 + Rp1.023X. Fungsi di atas dapat digunakan untuk
estimasi biaya pemeliharaan. Apabila bulan Juli ditaksir mesin
beroperasi selama 350 jam, maka jumlah biaya pemeliharaan
adalah sebagai berikut.
Biaya tetap per bulan Rp130.000
Biaya variabel = 350 ja×Rp1.023 Rp358.050
Jumlah biaya pemeliharaan Rp488.050
Grafik Biaya Teknisi

• Kelebihan dan Kelemahan. Menggambarkan grafik biaya merupakan diagnosis


biaya yang esensial yang seharusnya tidak boleh diabaikan perusahaan. Ada
dua alasan yang menggambarkan kelebihan metode grafik, yaitu:
1. visualisasi garis persamaan estimasi;
2. visualisasi ketepatan pemilihan pemicu biaya.
Metode Titik Tertinggi dan Terendah

• Alternatif lain selain metode grafik untuk mengestimasi


elemen variabel dan tetap biaya campuran adalah
metode titik tertinggi dan terendah (highest and lowest
point method).
• Metode titik tertinggi dan terendah adalah metode
estimasi unsur variabel dan tetap biaya campuran
dengan mengidentifikasi biaya yang berubah dan biaya
yang tidak berubah dengan adanya perubahan aktivitas
antara aktivitas tertinggi dan aktivitas terendah.
Tahapan Analisis Biaya. Berikut ini adalah tahapan mengestimasi unsur
variabel dan tetap dengan metode titik tertinggi dan terendah.
1. Menyusun data aktivitas dan biaya historis yang terjadi dalam berbagai
periode pengamatan.
2. Identifikasi aktivitas tertinggi dan biaya aktivitas tertinggi, identifikasi
aktivitas terendah dan biaya aktivitas terendah.
3. Menentukan biaya variabel. Biaya variabel merupakan pembagian
perubahan biaya aktivitas (perbedaan biaya antara biaya aktivitas
tertinggi dengan biaya aktivitas terendah) dengan perubahan aktivitas
(perbedaan antara aktivitas tertinggi dengan aktivitas terendah).
4. Menentukan biaya tetap. Biaya tetap merupakan selisih antara biaya
titik tertinggi dan biaya hasil perkalian tarif biaya variabel dengan
aktivitas tertinggi, atau selisih antara biaya titik terendah dan biaya hasil
perkalian tarif biaya variabel dengan aktivitas terendah.
• Pada tahap pertama dinyatakan bahwa data aktivitas dan biaya historis
digunakan untuk mengestimasi biaya campuran.
• Tahap kedua adalah identifikasi aktivitas tertinggi dan biayanya serta
aktivitas terendah dan biayanya.

• Tahap ketiga adalah menentukan biaya variabel. Biaya variabel merupakan


pembagian perubahan biaya aktivitas (perbedaan biaya antara biaya
aktivitas tertinggi dan biaya aktivitas terendah) dengan perubahan
aktivitas (perbedaan aktivitas tertinggi dengan aktivitas terendah).
• Tahap keempat adalah menentukan biaya tetap. Biaya tetap
merupakan selisih antara biaya titik tertinggi dengan biaya hasil
perkalian tarif biaya variabel dengan aktivitas tertinggi; atau selisih
antara biaya titik terendah dengan biaya hasil perkalian tarif biaya
variabel dengan aktivitas terendah.
• Biaya aktivitas tertinggi Rp680.000
• Biaya variabel Rp1.200 × 500 jam (Rp600.00)
• Biaya tetap per bulan Rp80.000

• Biaya aktivitas terendah Rp200.000


• Biaya variabel Rp1.200 × 100 jam (Rp120.00)
• Biaya tetap per bulan Rp80.000
• Estimasi Biaya. Setelah ditemukan biaya variabel Rp1.200 per jam dan
biaya tetap Rp80.000, maka fungsi biaya pemeliharaan dengan metode
titik tertinggi dan terendah adalah:
• Y = Rp80.000 + Rp1.200X
• Y = Jumlah biaya pemeliharaan
• X = Jam mesin

Fungsi ini dapat digunakan untuk estimasi biaya pemeliharaan pada


periode berikutnya. Apabila pada bulan Juli ditaksir mesin beroperasi
selama 350 jam, maka total biaya pemeliharaan adalah sebagai berikut:.
• Biaya tetap per bulan Rp80.000
• Biaya variabel = 350 ja×Rp1.200 Rp420.000
• Jumlah biaya pemeliharaan Rp500.00
• Kelebihan dan Kelemahan. Metode titik tertinggi dan terendah memiliki
keunggulan. Keunggulan metode titik tertinggi terendah adalah:
1. sederhana,
2. mudah diterapkan.

• Selain kelebihan, metode titik tertinggi dan terendah memiliki


kelemahan. Ada dua kelemahan metode ini, yaitu:
1. hanya menggunakan dua titik;
2. aktivitas tertinggi tidak selalu diikuti biaya tertinggi dan sebaliknya.
Metode Regresi Kuadrat Terkecil
• Metode regresi kuadrat terkecil (least squares regression method)
adalah metode estimasi unsur variabel dan tetap biaya campuran
dengan meregresi aktivitas terhadap biaya aktivitas tersebut.
• Metode ini mengasumsikan bahwa hubungan antara aktivitas dan
biaya bersifat linear. Oleh karena itu, regresi yang digunakan adalah
regresi linear. Persamaan regresi pada metode kuadrat terkecil
adalah:

Y = a + bX

a = Konstanta (menggambarkan biaya tetap)


b = Koefisien (menggambarkan biaya variabel)
Y = Biaya campuran
X = Aktivitas
• Pada analisis biaya di atas, untuk memisahkan biaya variabel dan
biaya tetap pada biaya campuran dilakukan secara manual tanpa
bantuan alat analisis. Alat analisis seperti SPSS dan Microsoft Excel
dapat juga digunakan untuk menghasilkan persamaan regresi.
Berikut ini adalah tahapan analisis dengan menggunakan SPSS.
1. Masukkan data ke dalam SPSS sehingga tampak sebagai berikut.
2. Klik analyze, regression, lalu linear seperti tampak pada
peraga berikut ini.
3. Masukkan variabel Y ke kotak isian dependent dan variabel
X ke kotak isian independent seperti gambar berikut, dan
kemudian klik OK.
• Setelah semua tahapan di atas dilakukan, maka akan
ditemukan hasil dalam output statistik seperti disajikan
berikut ini.
• Pada output statistik tersebut tampak bahwa nilai koefisien b (biaya
variabel) sebesar Rp1.027 per jam dan nilai a (biaya tetap) Rp134.738.
Hasil ini sama dengan hasil perhitungan yang dilakukan secara manual
tanpa bantuan

1. Masukkan data ke Microsoft Excel sehingga tampak berikut


• 2. Klik fx dan cari fungsi SLOPE dari kategori fungsi statistika. SLOPE
menggambarkan biaya variabel. Masukkan sel C3 sampai C8 ke kotak
Known_y’s dan sel B3 sampai B8 ke kotak Known_x’s seperti tampak
berikut ini. Kemudian klik OK.
• 3. Klik fx dan cari fungsi intercept dari kategori fungsi
statistika. intercept menggambarkan biaya tetap. Masukkan
sel C3 sampai C8 ke kotak Known_y’s dan sel B3 sampai B8 ke
kotak Known_x’s seperti tampak berikut ini. Kemudian klik OK.
• Estimasi Biaya. Setelah fungsi persamaan ditemukan, fungsi ini dapat
digunakan untuk estimasi biaya periode berikutnya. Fungsi persamaan
dengan pendekatan regresi kuadrat terkecil sebagai berikut.

Y = Rp134.738 + Rp1.027X
Y = Jumlah biaya pemeliharaan
X = Jam mesin

• Fungsi ini dapat digunakan untuk estimasi biaya pemeliharaan pada


periode berikutnya. Apabila pada bulan Juli ditaksir mesin beroperasi
selama 350 jam, maka total biaya pemeliharaan adalah sebagai berikut.
• Biaya tetap Rp134.738
• Biaya variabel = 350 jam × Rp1.027 Rp359.450
• Biaya total Rp494.188
Kelebihan dan Kelemahan

• Kelebihan metode regresi kuadrat terkecil adalah setiap titik data aktivitas dan
biaya aktivitas tersebut dipertimbangkan dalam menentukan biaya variabel dan
biaya tetap. Kelebihan ini mampu mengatasi kelemahan metode titik tertinggi
dan terendah yang hanya mempertimbangkan dua titik aktivitas.

• Kelemahan metode regresi kuadrat terkecil adalah tingkat kerumitannya.


Dibandingkan dengan metode grafik dan metode titik tertinggi terendah, metode
kuadrat terkecil relatif lebih rumit. Perhitungan perkalian dan pangkat dalam
jumlah besar rentan terhadap kesalahan. Namun dengan adanya alat analisis
yang canggih, seperti SPSS dan Microsoft Excel, kerumitan ini dapat diatasi.
Daftar Istilah
1. Biaya bertahap (step cost) adalah biaya yang bersifat tetap pada kisaran
aktivitas tertentu dan bersifat variabel antarkisaran aktivitas.
2. Biaya campuran (mixed cost) adalah biaya yang memiliki karakteristik
biaya variabel sekaligus biaya tetap.
3. Biaya tetap (fixed cost) adalah biaya yang jumlah totalnya tidak
terpengaruh oleh tingkat aktivitas dalam kisaran relevan (relevant
range) tertentu.
4. Biaya tetap bertahap (step fixed cost) adalah biaya yang jumlah totalnya
tidak berubah dalam kisaran aktivitas tertentu tetapi jumlah total
tersebut berubah apabila kisaran aktivitas tertentu berubah.
5. 5iaya tetap diskresioner (discretionary fixed cost) adalah biaya yang
muncul dari diskresi (kebijakan) manajemen untuk membelanjakan
biaya sebesar tertentu tanpa dipengaruhi oleh besar kecilnya aktivitas
perusahaan.
6. Biaya tetap terikat (committed fixed cost) adalah biaya yang muncul
karena keputusan investasi dalam fasilitas, peralatan, bangunan, dan
investasi aset tetap lain yang tidak dapat secara signifikan diubah dalam
jangka pendek tanpa melakukan perubahan fundamental.
7. 7Biaya tetap murni (true fixed cost) adalah biaya yang jumlah totalnya
sepenuhnya tidak berubah meski aktivitas berubah.
8. Biaya variabel (variable cost) adalah biaya yang jumlah totalnya berubah
sebanding dengan perubahan aktivitas dan volume produksi, sementara
jumlah per unitnya tidak berubah.
9. 9iaya variabel bertahap (step variable cost) adalah biaya yang jumlah
totalnya tidak berubah dalam kisaran aktivitas sempit tertentu dan
berubah sesuai dengan perubahan aktivitas setelah kisaran aktivitas
tersebut dilewati.
10. Biaya variabel diskresioner (discretionary variable cost) adalah biaya
variabel yang tidak memiliki hubungan teknis yang nyata dengan
aktivitas yang mengonsumsi biaya tersebut. Biaya ini dikategorikan
sebagai biaya variabel karena diskresi manajemen.
11. Biaya variabel murni (true variable cost) adalah biaya yang jumlah totalnya
sepenuhnya berubah proporsional dengan perubahan aktivitas.
12. Biaya variabel teknis (engineered variable cost) adalah biaya variabel yang memiliki
hubungan teknis yang nyata dengan aktivitas yang mengonsumsi biaya tersebut.
13. Perilaku biaya (cost behavior) adalah pola yang menggambarkan bagaimana jumlah
biaya bervariasi atas perubahan aktivitas bisnis.
14. Kisaran relevan (relevant range) adalah kisaran aktivitas di mana asumsi tentang
perilaku variabel dan tetap secara rasional masih valid.
15. Sumber daya fleksibel (flexible resource) adalah sumber daya yang diperoleh pada
waktu diperlukan dan tidak membutuhkan komitmen jangka panjang terhadapnya.
16. Sumber daya terikat (committed resource) adalah sumber daya yang diperoleh di
muka tanpa mempertimbangkan apakah sumber daya yang tersedia tersebut
sepenuhnya habis digunakan atau tidak.
SOAL
1. Jelaskan pergertian biaya variabel dan berikan contohnya!
2. Jelaskan pergertian biaya tetap dan berikan contohnya!
3. Apa alasan manajemen perlu mengidentifikasi biaya dan
perilakunya?
4. Apa yang dimaksud dengan biaya campuran? Buat ilustrasi dua
jenis biaya dan jelaskan mengapa biaya tersebut termasuk biaya
campuran!
5. Apa yang dimaksud dengan relevan dalam biaya tetap? Mengapa
kisaran relevan perlu dijadikan dasar untuk mengidentifikasi biaya
tetap?
6. Apakah kisaran relevan juga diperlukan dalam penentuan biaya
variabel? Bagaimana perbedaan konsep kisaran relevan dalam
biaya tetap dan biaya variabel?
7. Apa yang dimaksud dengan basis aktivitas? Apa hubungan basis
aktivitas dengan biaya variabel?
8. Apa yang dimaksud dengan biaya bertahap? Apa perbedaan biaya variabel
bertahap dan biaya tetap bertahap?
9. Jelaskan perbedaan antara sumber daya fleksibel dan sumber daya terikat!
10.Apa hubungan sumber daya fleksibel dengan perilaku biaya? Apa hubungan
sumber daya terikat dengan perilaku biaya?
11.Biaya variabel dapat dikategorikan sebagai biaya variabel teknis, biaya
variabel diskresioner, biaya variabel murni, dan biaya variabel bertahap.
Buat ilustrasi biaya yang dapat menjelaskan berbagai pengkategorian biaya
variabel tersebut!
12.Biaya tetap dapat dikategorikan sebagai biaya tetap terikat, biaya tetap
diskresioner, biaya tetap murni, dan biaya tetap bertahap. Buat ilustrasi
biaya yang dapat menjelaskan berbagai pengkategorian biaya tetap
tersebut!
13.Salah satu metode memisahkan unsur variabel dengan unsur tetap dalam
biaya campuran adalah metode grafik. Apa yang dimaksud dengan metode
grafik dan bagaimana tahapan membuatnya?
14.Apa alasan pembuatan grafik biaya dijadikan sebagai diagnosis bisnis yang
tidak boleh diabaikan?
15. Metode titik tertinggi terendah adalah metode untuk memisahkan unsur variabel dan biaya tetap
dalam biaya campuran. Apa kelebihan dan kelemahan metode ini?
16. Metode regresi kuadrat terkecil memiliki kelebihan dan kelemahan. Sebutkan kelebihan dan
kelemahannya!
17. Apakah Anda setuju bahwa dalam jangka panjang perilaku biaya tidak relevan karena semua biaya
bersifat variabel? Jelaskan jawaban Anda!
18. Apabila volume produksi meningkat, apa pengaruhnya terhadap biaya-biaya berikut ini?
a. a. Biaya tetap per unit.
b. b. Biaya tetap total.
c. c. Biaya variabel per unit.
d. d. Biaya variabel total.
19. Apabila volume produksi menurun, apa pengaruhnya terhadap biaya-biaya berikut ini?
e. a. Biaya tetap per unit.
f. b. Biaya tetap total.
g. c. Biaya variabel per unit.
h. d. Biaya variabel total.
20. Identifikasikan secara umum, apakah biaya berikut ini termasuk biaya terikat atau biaya
diskresioner?
i. Depresiasi bangunan.
j. Iklan.
k. Riset dan pengembangan.
l. Leasing peralatan.
m. Pembayaran pensiun.
n. Pelatihan manajemen.
Pilihan Ganda
1. Manakah biaya berikut ini umumnya tidak dikategorikan sebagai biaya variabel?
a. Biaya bahan baku. c. Biaya depresiasi mesin pabrik.
b. Biaya tenaga kerja langsung. d. Upah buruh produksi.
2. Manakah biaya berikut ini umumnya tidak dikategorikan sebagai biaya tetap?
a. Depresiasi bangunan. c. Gaji mandor pabrik.
b. Biaya tenaga kerja langsung. d. Gaji direksi.
3. Pernyataan yang benar tentang biaya tetap per unit adalah...
a. biaya tetap per unit adalah tetap.
b. biaya tetap per unit berubah sesuai dengan perubahan jumlah produksi.
c. biaya tetap per unit sama dengan biaya variabel per unit.
d. biaya tetap per unit semakin kecil apabila kapasitas produksi menurun.
4. Pernyataan yang benar tentang biaya variabel per unit adalah...
a. biaya variabel per unit adalah tetap.
b. biaya variabel per unit berubah sesuai dengan perubahan jumlah produksi.
c. biaya variabel per unit sama dengan biaya tetap per unit.
d. biaya variabel per unit semakin kecil apabila kapasitas produksi menurun.
5. Pernyataan yang benar tentang biaya tetap total adalah...
a. biaya tetap total berubah sesuai dengan perubahan volume aktivitas.
b. biaya tetap total sama dengan biaya variabel total.
c. biaya tetap total sama untuk kisaran aktivitas tertentu.
d. biaya tetap total semakin kecil apabila kapasitas produksi menurun.
6. Pernyataan yang benar tentang biaya variabel total adalah...
a. biaya variabel total berubah sesuai dengan perubahan volume aktivitas.
b. biaya variabel total sama dengan biaya tetap total.
c. biaya variabel total sama untuk kisaran aktivitas tertentu.
d. biaya variabel total semakin kecil apabila kapasitas produksi meningkat.
7. Identifikasi perilaku biaya dilakukan dengan tujuan tertentu.
Manakah pernyataan berikut ini yang bukan tujuan identifikasi
perilaku biaya?
a. Pengendalian biaya. c. Pembuatan keputusan.
b. Estimasi biaya. d. Penentuan gaji buruh.
8. Ukuran yang menyebabkan variasi dalam biaya adalah...
a. pemicu biaya. c. perilaku biaya.
b. kisaran relevan. d. sumber daya.
9. Semakin tinggi kapasitas produksi, maka...
a. biaya tetap total menurun. c. biaya tetap per unit menurun.
b. biaya tetap total meningkat. d. biaya tetap per unit meningkat
10. Perusahaan memutuskan pengeluarkan biaya untuk iklan sebesar Rp100.000 per bulan ditambah 2 persen
dari penjualan bersih bulan sebelumnya. Biaya iklan ini termasuk...
a. biaya tetap dan biaya tetap terikat.
b. biaya variabel dan biaya variabel teknis.
c. biaya campuran dan biaya diskresioner.
d. biaya variabel dan biaya variabel diskresioner.
11. Biaya depresiasi peralatan pabrik dengan metode garis lurus termasuk...
a. biaya tetap dan biaya tetap terikat.
b. biaya variabel dan biaya variabel diskresioner.
c. biaya tetap dan biaya tetap diskresioner.
d. biaya variabel dan biaya variabel teknis.
12. Abonemen listrik yang dibayar pabrik ke penyedia listrik termasuk...
a. biaya tetap. c. biaya campuran.
b. biaya variabel. d. biaya diskresioner.
13. Sesuatu dikategorikan sebagai biaya diskresioner karena...
a. jangka waktu lama. c. kebijakan manajemen.
b. perubahan perilaku biaya. d. jenis produk.
14. Kisaran aktivitas yang didalamnya merupakan asumsi tentang perilaku variabel dan tetap secara rasional
masih valid disebut...
a. kisaran waktu. c. dimensi waktu.
b. kisaran relevan. d. dimensi relevan.
15. Unsur ekonomis yang membuat perusahaan dapat melakukan aktivitas adalah...
a. pemicu biaya. c. sumber daya.
b. kinerja aktivitas. d. dimensi biaya.
16. Biaya bahan baku dalam lingkungan just in time termasuk...
a. sumber daya terikat. c. biaya variabel bertahap.
b. sumber daya fleksibel. d.biayavariabel diskresioner.
17. Berikut ini yang bukan biaya variabel teknis adalah...
a. biaya bahan baku per unit Rp1.000.
b. insentif buruh Rp200 per unit.
c. biaya iklan 2 persen dari penjualan.
d. upah buruh Rp500 per unit.
18. Berikut ini yang bukan biaya tetap terikat adalah...
a. depresiasi bangunan.
b. depresiasi peralatan.
c. gaji manajer pabrik.
d. biaya iklan Rp100.000 per bulan.
19. Dibandingkan dengan penghentian biaya tetap diskresioner, penghentian biaya
tetap terikat berdampak...
a. lebih kecil. c. lebih tidak signifikan.
b. lebih besar. d. lebih tidak penting.
20. Dibandingkan dengan biaya variabel bertahap, kisaran aktivitas dalam biaya tetap
bertahap...
a. lebih lebar. c. lebih tinggi.
b. lebih sempit. d. lebih rendah.
21. Koefisien b dalam metode regresi kuadrat terkecil menggambarkan...
a. biaya variabel. c. biaya campuran.
b. biaya tetap. d. total biaya.
22. Biaya variabel dalam metode titik tertinggi dan terendah ditentukan dengan formula...
a. perubahan biaya dibagi dengan perubahan aktivitas.
b. perubahan aktivitas dibagi dengan perubahan biaya.
c. aktivitas tertinggi dibagi dengan aktivitas terendah.
d. biaya aktivitas tertinggi dibagi dengan biaya aktivitas terendah.
23. Metode grafik kadang kala disebut...
a. clean method. c. quick and dirty method.
b. clean surplus method. d. least squares method.
24. Kelemahan metode titik tertinggi dan terendah terletak pada...
a. penggunaan semua titik aktivitas.
b. mengakomodasi semua biaya di semua tingkatan aktivitas.
c. mengakomodasi semua aktivitas dan biayanya.
d. penggunaan hanya sebatas dua titik aktivitas.
25. Intersep (notasi a) dalam metode regresi kuadrat terkecil
menggambarkan...
a. biaya variabel. c. biaya campuran.
b. biaya tetap. d. biaya total.
LATIHAN
• Latihan 3.1
• Espresso Express mengoperasikan sejumlah stan kopi espresso di berbagai mal.
Biaya tetap mingguan stan kopi adalah Rp2.000.000 dan biaya variabel per gelas
kopi adalah Rp2.500.

• Pertanyaan
• a. Lengkapilah tabel di atas!
• b. Apakah biaya per gelas kopi meningkat, menurun, atau tetap sama apabila
jumlah gelas kopi disajikan meningkat? Jelaskan!
• Latihan 3.2
• Naruta Rental adalah perusahaan persewaan speed boat di
Danau Toba. Kisaran relevan perusahaan adalah 5.000 sampai
8.000 jam operasi.

• Pertanyaan
• Tentukanlah nilai pada setiap bagian dalam tabel di atas!
(Asumsi pola perilaku biaya valid dalam kisaran relevan 5.000
sampai 8.000 jam).
• Latihan 3.3
• Manajemen RS Healing All bermaksud menganalisis biaya pemeliharaan. Mereka menetapkan variasi biaya
pemeliharaan dipengaruhi oleh jumlah hari pasien rawat inap. Data jumlah hari menginap dan biaya pemeliharaan
sebagai berikut.

• Pertanyaan
a. Menggunakan metode grafik.
1. Berapa biaya variabel dan biaya tetap?
2. Buatlah fungsi persamaan biaya pemeliharaan!
3. Berapa biaya variabel, biaya tetap, dan biaya pemeliharaan total apabila jumlah hari rawat inap 7.500?
b. Menggunakan metode titik tertinggi dan terendah.
4. Berapa biaya variabel dan biaya tetap?
5. Buatlah fungsi persamaan biaya pemeliharaan!
6. Berapa biaya variabel, biaya tetap, dan biaya pemeliharaan total apabila jumlah hari rawat inap 7.500?
c. Menggunakan metode regresi kuadrat terkecil.
7. Berapa biaya variabel dan biaya tetap?
8. Buatlah fungsi persamaan biaya pemeliharaan!
9. Berapa biaya variabel, biaya tetap, dan biaya pemeliharaan total apabila jumlah hari rawat inap 7.500?
Latihan 3.4
Diasumsikan sebuah perusahaan menggunakan metode regresi kuadrat terkecil untuk
mengestimasi biaya penerimaan produk. Hasil perhitungan Microsoft Excel sebagai berikut.
Intercept Rp20.000
Slope Rp100
Koefisien korelasi 0,82
Kesalahan standar Rp120

Pemicu biaya yang digunakan adalah frekuensi order yang diterima.


Pertanyaan
a. Seperti apa fungsi persamaan biaya penerimaan produk?
b. Gunakah fungsi persamaan tersebut untuk mengestimasi biaya. Apabila jumlah order
sebanyak 1.000, berapakah biaya tetap, biaya variabel, dan jumlah biaya penerimaan
produk?
Latihan 3.5
• Tiberias Lake Internasional Hospital bermaksud membuat formula yang
menghubungkan biaya administrasi dengan jumlah pasien yang berobat secara
bulanan. Jumlah pasien berobat dan biaya administrasi disajikan berikut ini.

• Pertanyaan
a. Tentukanlah biaya variabel dan biaya tetap dengan metode regresi kuadrat
terkecil! Lakukan hal tersebut baik secara manual dengan SPSS maupun Microsoft
Excel.
b. Buatlah fungsi persamaan biaya administrasi!
c. Berapakah biaya variabel, biaya tetap, dan biaya total apabila jumlah pasien 2.000
orang?
• Latihan 3.6
• Di bawah ini ada 12 grafik yang menunjukkan hubungan biaya dan aktivitas. Garis
horizontal adalah aktivitas (volume) dan garis vertikal adalah biaya total.
Berikut ini adalah berbagai situasi terkait dengan biaya dan aktivitas.
1. Biaya bahan baku digunakan.
2. Upah buruh yang besarnya sesuai dengan unit produksi.
3. Tagihan listrik, ada jumlah tagihan tetap dan ditambah biaya
variabel pemakaian setiap kilowatt yang digunakan.
4. Tagihan air dari perusahaan penyedia air dengan perhitungan
sebagai berikut.
Pertama, 1.000.000 galon atau kurang Rp1.000.000, pembayaran flat.
Kedua, 10.000 galon Rp30 per galon yang digunakan
Ketiga, 10.000 galon Rp60 per galon yang digunakaN
Keempat, 10.000 galon Rp90 per galon yang digunaka
dan seterusnya. dan seterusnya.
5. Depresiasi peralatan yang dihitung dengan metode garis lurus.
6. Sewa bangunan pabrik milik pemerintah kota. Perjanjian sewa
menunjukkan bahwa perusahaan harus menanggung sewa tetap sejumlah
tertentu, kecuali perusahaan dapat mempekerjakan pegawai 200.000 jam
kerja atau lebih maka sewa akan digratiskan.
7. Gaji pegawai bagian pemeliharaan di mana satu pegawai dapat melakukan
pemeliharaan 0 sampai 1.000 jam. Jika jam pemeliharaan yang
dibutuhkan antara 1.001 dan 2.000 jam, maka dibutuhkan dua pegawai
pemeliharaan. Demikian seterusnya kelipatan 1.000 jam pemeliharaan.
8. Biaya bahan baku di mana biaya dimulai dari Rp7.500 per unit, dan
kemudian berkurang Rp50 per unit untuk 100 unit pertama yang dibeli.
Setelah itu biaya bahan baku per unit akan konstan sebesar Rp2.500 per
unit.
9. Sewa bangunan pabrik milik pemerintah kabupaten. Perjanjian menunjukkan
bahwa perusahaan harus membayar sewa Rp100 juta dikurangi Rp10.000 untuk
setiap jam kerja yang melebihi 200.000 jam. Namun, pembayaran sewa
minimum sebesar Rp20 juta harus dilakukan.
10. Penggunaan mesin yang diperoleh dari sewa. Sewa minimum yang dibayar
adalah Rp1.000.000 untuk penggunaan sampai dengan 400 jam mesin. Apabila
lebih dari 400 jam kerja digunakan, maka ada pembayaran tambahan sebesar
Rp2.000 per jam. Total pembayaran sewa maksimum adalah Rp2.000.000.

Pertanyaan
a. Untuk setiap situasi transaksi di atas, tentukanlah grafik yang mengilustrasikan
lebih tepat perilaku biaya! Setiap grafik dapat digunakan lebih dari satu kali.
b. Bagaimana pengetahuan perilaku biaya seperti yang digambarkan di atas dapat
membantu manajer menganalisis struktur biaya di perusahaan?
• Latihan 3.7
• Sulos & Salos adalah perusahaan yang memproduksi jam tangan. Perusahaan ini
sudah berdiri sejak tahun 1956. Jam yang diproduksi merupakan jam premium
yang eksklusif dengan jumlah produksi terbatas. Manajemen bermaksud
menganalisis biaya desain jam berdasarkan unit produksi. Data sekunder terkait
dengan hal tersebut adalah sebagai berikut.

• Untuk tujuan perencanaan, manajemen ingin mengetahui elemen biaya variabel


dan biaya tetap per unit jam setiap minggu.
• Pertanyaan
a. Dengan menggunakan metode titik tertinggi dan terendah, tentukanlah biaya
variabel dan biaya tetap!
b. Buatlah fungsi persamaan biaya desain!
c. Apabila minggu berikutnya diproduksi 5 unit, berapakah jumlah biaya desain?
• Latihan 3.8
• Manajemen PT Kumbula mengidentifikasi bahwa tingkat aktivitas tertinggi terjadi
di bulan Mei dan tingkat aktivitas terendah terjadi di bulan November. Biaya
permesinan (machining cost) terdiri atas depresiasi, listrik, dan pemeliharaan.
Pemicu biaya permesinan ini adalah jam mesin. Berikut ini disajikan sumber daya,
jam mesin, dan jumlah biaya permesinan untuk titik tertinggi dan terendah.

• Pertanyaan
a. Dengan menggunakan metode titik tertinggi dan terendah, tentukanlah
komponen biaya variabel dan biaya tetap setiap sumber daya!
b. Berdasarkan fungsi persamaan pada jawaban a, tentukan jumlah biaya setiap
sumber daya apabila jam mesin 40.000 jam!
• Latihan 3.9
• PT Novaris menyajikan biaya overhead pabrik dan data aktivitas terkait berupa jam
mesin sebagai berikut.

• Diasumsikan bahwa jumlah biaya overhead pabrik terdiri atas biaya utilitas, gaji
supervisor, dan biaya pemeliharaan. Perincian biaya tersebut pada tingkat aktivitas
60.000 jam mesin sebagai berikut.

• Manajemen perusahaan berkeinginan untuk memisahkan biaya pemeliharaan


menjadi biaya variabel dan biaya tetap.
Pertanyaan
a. Tentukan berapa unsur biaya pemeliharaan yang ada
pada jumlah biaya overhead pabrik Rp2.460.000 yang
terjadi di bulan Juli!
b. Dengan menggunakan metode titik tertinggi dan
terendah, buatlah fungsi persamaan biaya pemeliharaan!
c. Buatlah fungsi persamaan jumlah biaya overhead pabrik
dalam bentuk persamaan Y = a + bX!
d. Berapa jumlah biaya overhead pabrik yang diharapkan
apabila tingkat aktivitas sebesar 75.000 jam mesin?
• Latihan 3.10
• Biaya overhead pabrik PT Sawula relatif berfluktuasi dari tahun ke tahun. Perubahan biaya
overhead pabrik tampak sejalan dengan perubahan jam kerja langsung. Berikut ini adalah
cuplikan jumlah biaya overhead pabrik pada tingkat aktivitas tertinggi dan terendah.

• Biaya overhead pabrik terdiri atas bahan penolong, sewa, dan pemeliharaan. Hasil analisis
biaya overhead pabrik pada tingkat aktivitas 50.000 jam kerja langsung sebagai berikut.

• Pertanyaan
• a. Berapakah biaya bahan penolong, sewa, dan pemeliharaan saat aktivitas tertinggi?
• b. Dengan menggunakan metode titik tertinggi dan terendah, buatlah fungsi persamaan biaya
pemeliharaan!
• c. Apabila tingkat aktivitas 70.000 jam kerja, berapakah jumlah biaya overhead pabrik?

Anda mungkin juga menyukai