Anda di halaman 1dari 26

PENGERTIAN DAN RUANGLINGKUP

ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN
MODUL 1
Oleh: Drs.H.Muchtar, M.Si
FISIP-UNIVERSITAS GARUT

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


PENGERTIAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN

I. PENDAHULUAN
Istilah administrasi kepegawaian atau personel
administration di Amerika Serikat dipergunakan
dalam bidang pemerintahan, sedangkan
personnel Management dipergunakan untuk
bidang bisnis. Di Indonesia ada kecenderungan
menggunakan manajemen kepegawaian
(personnel management) baik dalam bidang
pemerintahan maupun dalam bidang bisnis.
Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)
II. PENGERTIAN
• Felix A. Nigro mengatakan bahwa Personel
administration is the art of selecting new employees
and making use of old ones in such manner that the
maximum quality and quantity of out put and service
are obtained from the working force (administrasi
kepegawaian adalah seni memilih pegawai-pegawai
baru dan mempekerjakan pegawai-pegawai lama
sedemikian rupa sehingga dari pegawai-pegawai itu
diperoleh mutu dan jumlah hasil yang maksimum).
Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)
• Burhannudin A.Tayibnapis memberi batasan
administrasi kepegawaian sebagai upaya
memperoleh pegawai negeri sipil yang setia
dan loyal pada Pancasila, Undang – Undang
Dasar 1945, cakap dan terampil serta jujur dan
berdisiplin dalam melaksanakan pokok
pemerintahan dan pembangunan

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


• Glen O. Stahl merumuskan administrasi
kepegawaian sebagai keseluruhan yang
berhubungan dengan sumber daya manusia
dari organisasi.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


• Arifin Abdulrachman mengatakan bahwa
administarsi kepegawaian adalah salah satu
cabang dari administrasi Negara yang
berkaitan dengan segala persoalan-persoalan
mengenai pegawai-pegawai Negara.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


• Paul pigos dan Charles A Myers dalam
personnel administration memberikan definisi
adminisrasi kepegawaian sebagai seni
memperoleh, memajukan, dan memelihara
kecakapan kekuatan kerja sedemikian rupa
untuk menyelesaikan fungsi-fungsi dan tujuan
organisasi dengan efisien dan ekonomis yang
maksimum.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


• Lawrence A. Appley, manajemen dan administrasi
kepegawaian adalah satu, tidak dapat dibedakan
satu sama lain. Administrasi kepegawaian mula-
mula menjadi bagian dari manajamen ilmiah
terutama dalam hubunganya dengan
employment, ujian, penempatan, penentuan
upah, dan penilaian hasil kerja. Pada sisi lain
manajamen yang baik berarti memperoleh hasil
yang efektif melalui orang-orang.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


RUANGLINGKUP ADMINISTRASI
KEPEGAWAIAN
• Menurut Flippo administrasi kepegawaian
mempunyai 2 fungsi yaitu fungsi manajerial
dan fungsi operatif (yang bersifat teknis).Fungsi
manejerial administrasi kepegawaian meliputi
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan
dan pengendalian. Sedangkan fungsi operatif
kepegawaian meliputi pengadaan,
pengembangan, kompensasi, integrasi,
pemeliharaan dan pemensiunan.
Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)
Fungsi-fungsi administrasi kepegawaian
menurut Felix A. Nigro meliputi: 
a. Pengembangan struktur organisasi untuk
melaksanakan program kepegawaian
termasuk didalamnya tugas dan tanggung
jawab dari setiap pegawai yang ditentukan
dengan jelas dan tegas.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


b. Penggolongan jabatan yang sistematis dan
perencanaan gaji yang adil dengan
mempertimbangkan adanya saingan yang berat
dari sektor swasta.
c. Penarikan tenaga kerja yang baik.
d. Kegiatan-kegiatan untuk memperbaiki
hubungan antar manusia.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


e. Seleksi pegawai yang menjamin adanya
pengangkatan calon pegawai yang cakap dan
penempatanya dalam jabatan-jabatan yang
sesuai.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


• f. Perencanaan latihan jabatan dengan maksud
untuk menambah keterampilan pegawai,
memotivasi semangat kerja, dan
mempersiapkan mereka untuk kenaikan
pangkat.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


• g.Penilaian kecakapan pegawai secara berkala
dan teratur dengan tujuan meningkatakan
hasil kinerja dan menentukan pegawai-
pegawai yang cakap.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


Fungsi-fungsi Administrasi Kepegawaian
menurut Glen O. Stahl meliputi:
a. Penentuan yurisdiksi
b. Pengusahaan tenaga kerja
c. Pengujian pelamar-pelamar dan
pengembangan daftar-daftar dari calon-calon
yang lulus ujian

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


c. menyelenggaraan riset kepegawaian
d. Penyelenggaraan latihan jabatan
e. Pelaksanaan sistem pemensiunan pegawai
f. Pemeliharaan rencana yang membangun
hubungan masyarakat.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


Kegiatan-kegiatan administrasi kepegawaian
menurut Arifin Abdulrachman meliputi:
a. analisa jabatan, klasifikasi jabatan dan
evaluasi jabatan
b. rekrutmen, ujian dan penempatan
c. Training

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


d. Penggajian
e. employee counseling
f. personnel relation
g. disipilin dan moral
h. catatan kepegawaian

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


William E. Monser dan J. Donald Kingsley
mengemukakan bahwa administrasi
kepegawaian meliputi:
1) klasifikasi- yurisdiksi;  2) klasifikasi –
kewajiban,  3) penarikan tenaga kerja;  4)  seleksi
dan sertifikasi; 5)  percobaan; 6)  penilaian
kecakapan pegawai; 7)  pemindahan

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


• ; 8)  kenaikan pangkat; 9) latihan dan
pendidikan; 10)  kehadiran /absensi; 11) 
pengeluaran pegawai; 12) disliplin; 13)
pengajuan keberatan; 14) kompensasi,
imbalan jasa;

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


• 15)kesehatan, rekreasi, dan kesejateraan; 16)
lingkungan kerja; 17)kerjasama pegawai;
18)kerja sama pegawai-atasan; 19) peraturan
dan ketentuan

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


SISTEM KEPEGAWAIAN
1. Sistem Kawan (Patronage System)
Sistem kawan merupakan suatu sistam
kepegawaian yang bersifat subyektif, artinya
pengangkatan seorang pegawai berdasarkan
atas hubungan pribadi antara pihak yang
mengangkat dengan yang diangkat.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


2. Sistem Kecakapan (Merit System)
Berbeda dengan sistem kawan, sistem kecakapan bersifat
obyektif. Pengangkatan seorang pegawai didasarkan pada
kecakapan yang dimiliki. Ukuran awal untuk mengetahui
kecakapan seorang calon pegawai antara lain adalah ijazah
yang dimiliki atau hasil tes yang dicapainya. Dalam praktek
kepegawaian, sistem ini bukan saja dipergunakan pada
pengangkatan pertama seorang pegawai, tetapi juga pada
proses kepegawaian berikutnya, antara lain untuk
menentukan kenaikan gaji, kenaikan tingkat, dan
sebagainya.
Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)
3. Sistem Karier (Career System)
Menurut sistem karier ini seseorang diterima
menjadi pegawai karena pertimbangan
kecakapan. Kesempatan untuk mengembangkan
bakat serta kecakapan terbuka selama pegawai
mampu bekerja. Pangkatnyapun dapat dinaikkan
setinggi mungkin. Sistem ini merupakan
konsekuensi logis dari sistem kepegawaian yang
berdasarkan kecakapan.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


4. Sistem Prestasi Kerja
Sistem prestasi kerja adalah suatu sistem
kepegawaian dimana pengangkatan seseorang untuk
menduduki sesuatu jabatan atau untuk naik pangkat
didasarkan atas kecakapan dan prestasi yang dicapai
oleh pegawai yang diangkat.  Kecakapan tersebut
harus dibuktikan dengan lulus dalam ujian dinas dan
prestasi dibuktikan secara nyata.  Sistem prestasi kerja
tidak memberikan penghargaan terhadap masa kerja.

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)


Dalam sistem ini dapat naik pangkat dalam
jangka waktu yang relatif singkat, karena tidak
dibatasi oleh lamanya masa kerja, sedangkan
sistem karier selain memperhatikan kecakapan
juga memperhatikan lamanya masa kerja dari
pegawai yang bersangkutan.  Pegawai tidak
dapat naik pangkat apabila masa kerja minimum
belum dipenuhi

Modul Kuliah (Fisip Uniga 2015)

Anda mungkin juga menyukai