Anda di halaman 1dari 10

Kebijakan Keuangan Negara

Disusun Oleh Kelompok 3


1. Hamidah
2. Icha Tri Cahyani Damanik
3. Irma Silvia Suryani
Pengertian Keuangan Negara

Keuangan Negara adalah semua hak dan


kewajiban negara yang dapat dinilai dengan
uang, serta segala sesuatu baik berupa uang
maupun berupa barang yang dapat dijadikan
milik Negara berhubungan dengan
pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut
RUANG LINGKUP KEUANGAN NEGARA
1. Hak negara untuk memungut pajak, mengeluarkan
dan mengedarkan uang, dan melakukan pinjaman.

2. Kewajiban negara untuk menyelenggarakan tugas


layanan umum pemerintahan negara dan membayar
tagihan pihak ketiga.

3. Penerimaan dan pengeluaran negara.

4. Penerimaan daerah dan pengeluaran


daerah.
Lanjutan…
5. Kekayaan negara/kekayaan daerah yang dikelola
l sendiri, termasuk kekayaan yang dipisahkan pada
perusahaan negara/ perusahaan daerah.

6. Kekayaan pihak lain yang dikuasai oleh pemerintah


dalam rangka penyelenggaraan tugas pemerintahan
dan/atau kepentingan umum.

7. Kekayaan pihak lain yang diperoleh


dengan menggunakan fasilitas yang diberikan
pemerintah.
Asas Tahunan

Asas Universalitas

Asas Kesatuan

Asas Spesialitas

Asas Pengelolaan
Asas Akuntabilitas
Keuangan Negara
Asas
Profesionalitas

Asas
Proporsionalitas

Asas Keterbukaan

Asas Pemeriksaan
Keuangan
Kekuasaan atas Pengelolaan Keuangan
Negara

Kebijakan Umum
Kewenangan dalam Pengelolaan
Penetapan
gaji/
Umum APBN tunjangan

Kebijakan Teknis
Kewenangan yang berkaitan Keputusan
Umum dengan Pengelolaan Rincian
APBN APBN
Rendahnya efektivitas dan efisiensi
penggunaan keuangan pemerintah
akibat maraknya irasionalitas
pembiayaan kegiatan negara

Kurang adanya skala prioritas yang


terumuskan secara tegas dalam proses
pengelolaan keuangan negara yang
Masalah Pengelolaan menimbulkan pemborosan sumber daya
Keuangan Negara publik.

terjadinya begitu banyak kebocoran dan


penyimpangan, misalnya sebagai akibat adanya
praktek Kolusi Korupsi dan Nepotisme.

Rendahnya profesionalisme aparat pemerintah


dalam mengelola anggaran publik.
Peristiwa yang Dapat Merugikan
Negara
1. Terdapat pengadaan barang-barang dengan harga-harga yang
tidak wajar
2. Harga pengadaan barang dan jasa wajar, tetapi tidak sesuai
dengan spesifikasi barang dan jasa yang dipersyaratkan.
3. Terdapat transaksi yang memperbesar utang negara
secaratidak wajar
4. Piutang negara berkurang secara tidak wajar dapat juga
dikatakan merugikan negara.
5. Kerugian negara dapt terjadi kalau aset negara berkurang
karena dijual dengan harga yang murah
6. Memperbesar biaya  intansi atau perusahaan
7. Hasil penjualan suatu perusahaan dilaporkan lebih kecil dari
penjualan sebelumnya.
 
Penyelesaian
Kerugian negara

Dalam Penjelasan Pasal 59 ayat (1) UU Perbendaharaan


Negara dikatakan bahwa kerugian negara dapat terjadi karena
pelanggaran hukum atau kelalaian pejabat negara atau pegawai
negeri bukan bendahara dalam rangka pelaksanaan kewenangan
administratif atau oleh bendahara dalam rangka pelaksanaan
kewenangan kebendaharaan.

Adapun metode penyelesaian kerugian negara yang dapat


dilakukan yaitu :
1. Pengembalian Keuangan Negara Di Luar Peradilan
2. Pengembalian Kerugian Negara Melalui Peradilan
Sanksi bagi
mentri/pimpinan lembaga

Sanksi kepada mentri, pimpinan lembaga nonkementrian, dan


pimpinan lembaga negara ketika terbukti melakukan
penyimpangan kebijakan yang telah di tetapkan oleh anggaran
negara. Selain sanksi administratif, dikenakan pula sanksi berupa
hukuman pokok dan hukuman tambahan kepada menteri,
pimpinan lembaga negara. Pengenaan hukuman berdasarkan
putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum
yang tetap, baik dalam arti tidak mengguanakan upaya hukum
maupun setelah mengguanakan upaya hukum berupa banding,
kasasi, dan peninjauan kembali.