Anda di halaman 1dari 7

GEOLOGI INDONESIA

FISIOGRAFI PAPUA
OLEH : Diana Desi Pertiwi (410015021)

Laili Wahyu Ilhami (410015049)

Tita Rosyada M.J (410015063)

JURUSAN TEKNIK GEOLOGI


SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NASIONAL
YOGYAKARTA
PENDAHULUAN
Pulau Papua secara administratif terletak pada posisi 130°19’ BT - 150°48’BT dan 0°19’ LS –
10°43’ LS. Pulau ini berada di sebelah paling timur dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pulau ini berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini.
FISIOGRAFI REGIONAL
Fisiografis regional dari Pulau Papua tampak seperti bentukan seekor burung. Berdasarkan hal ini, secara fisiografi,
Van Bemmelen (1949) telah membagi Pulau. Papua menjadi tiga bagian utama, yaitu : Bagian Kepala Burung,
Badan Burung, dan Ekor Burung.

Badan

Ekor

Kepala
1. Bagian Kepala Burung

Bagian utara Kepala Burung merupakan pegunungan dengan relief kasar, terjal sampai sangat terjal. Batuan

yang tersusun berupa batuan produk vulkanisme, batuan ubahan, dan batuan intrusif asam sampai intermedier.

Morfologi ini berangsur berubah ke arah baratdaya berupa dataran rendah aluvial, rawa

dan plateau batugamping.

2. Bagian Badan Burung

Bagian Badan didominasi oleh pegunungan tengah, dataran pegunungan tinggi dengan lereng di utara dan di

selatan berupa dataran dan rawa pada permukaan dekat laut. Dataran di utara terdiri dari cekungan luar antar

bukit dikenal sebagai dataran danau yang dibatasi di bagian utaranya oleh medan kasar dengan relief rendah

sampai sedang.

3. Bagian Ekor Burung

Merupakan bagian dari New Guinea telah diakui sebagai hasil subduksi antara Lempeng Australia dengan

Lempeng Pasifik. Menurut Pigram dan Davies (1987), proses konvergen dan deformasi kedua lempeng

ini dimulai sejak Eosen dan terus beralangsung hingga sekarang.


Kenampakan fisiografi dari Papua ini merupakan ekspresi dari keadaan geologi dan tektonik
yang pernah terjadi di tempat tersebut. Lempeng Australia yang berada di bawah laut Arafuru
dan meluas ke arah utara merupakan dasar bagian selatan dari Pegunungan Tengah Papua,
batuan dasarnya tersusun oleh batuan sedimen paparan berumur Paleozoik sampai Kuarter
Tengah (Visser dan Hermes, 1962; Dow dan Sukamto, 1984) 

SEKIAN
TERIMAKASIH