Anda di halaman 1dari 10

KESERAGAMAN DAN

PENGUNGKAPAN
(UNIFORMITY AND
DISCLOSURE)


ANGGOTA KELOMPOK
4

DINDA YUNI ANISAH


(185310581)

REGINA ANGIE (185310320)

IRMA RAMADHANI (185310458)

NIKEN (185310545)
PEMBAHASAN

LATAR BELAKANG

PENGERTIAN
KESERAGAMAN

BAGAIMANA TEKNIK
PENGUNGKAPAN YANG
BAIK

METODE PENGUNGKAPAN
1
LATAR
BELAKANG

• Perkembangan akuntansi memungkinkan penggunaan


teknik pelaporan keuangan yang bermacam-macam. Hal ini
bisa mengakibatkan kesulitan dalam menilai laporan
keuangan perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu
keseragaman. Tujuan umum pelaporan keuangan adalah
menyediakan informasi keuangan yang bermanfaat untuk
membantu pengambilan keputusan ekonomi. Agar hal
tersebut dicapai dibutuhkan pengungkapan yang jelas
mengenai data akuntansi dan informasi lain yang relevan.
PENGERTIAN KESERAGAMAN
KESERAGAMAN (UNIFORMITY) Menurut Fields, Lys, dan Vincents, terdapat
tiga alasan yang mendasari pemilihan metode akuntansi. Alasan-alasan
tersebut antara lain:
 
Meminimalkan agency cost Agency cost misalnya diminimalkan dengan
metode off balance sheet financing. Hal ini dilakukan dengan tidak
mencantumkan capital lease pada neraca, tetapi mencatatkannya sebagai
biaya pada laporan laba rugi. Dengan demikian, rasio debt to equity dan debt
covenant akan terlihat baik.
Signaling information Pemilihan metode akuntansi dapat dipengaruhi oleh
keinginan manajemen untuk menyampaikan informasi tertentu kepada pihak
luar, misalnya kas di masa mendatang. Informasi tersebut diharapkan dapat
memuaskan pemegang saham dan menarik calon pemegang sehingga
meningkatkan gaji dan bonus dari manajer.
 
Melibatkan eksternalitas, Merupakan usaha untuk mempengaruhi pihak
eksternal. Misalnya pemilihan metode LIFO daripada FIFO untuk meminimalkan
pajak pendapatan. Keseragaman laporan keuangan akan mempengaruhi daya
bandingnya, baik dengan laporan keuangan perusahaan lain atau laporan
keuangan perusahaan yang sama pada tahun yang berbeda. Semakin seragam
laporan keuangan, maka daya bandingnya akan semakin besar. Terdapat dua
macam keseragaman, yaitu:
 
Finite Uniformity
Finite uniformity berusaha menyamakan metode akuntansi yang telah
ditentukan dengan keadaan yang relevan dalam situasi yang secara umum
sama.
b. Rigid Uniformity
Rigid uniformity menentukan satu metode untuk semua transaksiyang
serupa, tanpa tergantung dengan keadaan yang relevan.Dalam kenyataannya,
meningkatkan daya banding dapat bersifatkontra produktif jika antara dua
ukuran yang dibandingkan, salah satunya diperoleh dengan metode yang
menghasilkan informasi yang kurang relevan. Finite uniformity lebih
mengutamakan penyajuan yang sejujurnya daripada rigid
Melibatkan eksternalitas, Merupakan usaha untuk mempengaruhi pihak
eksternal. Misalnya pemilihan metode LIFO daripada FIFO untuk meminimalkan
pajak pendapatan. Keseragaman laporan keuangan akan mempengaruhi daya
bandingnya, baik dengan laporan keuangan perusahaan lain atau laporan
keuangan perusahaan yang sama pada tahun yang berbeda. Semakin seragam
laporan keuangan, maka daya bandingnya akan semakin besar. Terdapat dua
macam keseragaman, yaitu:
 
Finite Uniformity
Finite uniformity berusaha menyamakan metode akuntansi yang telah
ditentukan dengan keadaan yang relevan dalam situasi yang secara umum
sama.
b. Rigid Uniformity
Rigid uniformity menentukan satu metode untuk semua transaksiyang
serupa, tanpa tergantung dengan keadaan yang relevan.Dalam kenyataannya,
meningkatkan daya banding dapat bersifatkontra produktif jika antara dua
ukuran yang dibandingkan, salah satunya diperoleh dengan metode yang
menghasilkan informasi yang kurang relevan. Finite uniformity lebih
mengutamakan penyajuan yang sejujurnya daripada rigid uniformity. Oleh
karena itu, Pemilihan antara finite dan rigid uniformity menyebabkan trade-off
antara representational faithfulness dan verifiability.
The Present Status of Uniformity
Finite uniformity tidak seharusnya dijelaskan dengan cara yang
mengakibatkan penafsiran bahwa standar ini tidak dapat dikembangkan.
Baik finite maupun rigid uniformity merupakan kondisi yang ideal. Dalam
kenyataannya, ada praktek yang mencampurkan keduanya, dimana
beberapa standar berusah memperhitungkan relevant circumstances,
sedangkan yang lainnya secara jelas menggunakan rigid uniformity. Faktor-
faktor yang mendasari rigid uniformity antara lain:
1) Keinginan terhadap konservatisme (kelestarian).
2) Kemampuan menentukan keadaan yang relevan.
3) Usaha untuk meningkatkan verifiability.
4) Kesadaran akan terlibatnya alokasi yang berubah-ubah.
5) Persepsi bahwa kos untuk mengimplementasikan relevan circumtance
melebihi manfaatnya.Fleksibilitas yang memungkinkan keleluasaan
manajemen telah membentuk aturan-aturan akuntansi, seperti pemilihan
metode depresiasi, serta metode par value dan kos untuk menilai akuisisi
saham treasury.
b. The Usefulness of Accounting Allocation
Alokasi adalah pembagian kos atau pendapatan selama satu periode yang
dapat diaplikasikan ke beberapa periode. Contohnya antara lain depresiasi,
harga pokok penjualan, amortisasi premium atau diskon obligasi, dsb. Alokasi
dikritik karena tidak dapat dikoreksi atau diperbaiki (tidak fleksibel).
PENGUNGKAPAN

SFAC No. 5 mendefinisikan disclosure sebagai penyajian informasi dengan


tujuan selain pengakuan dalam laporan keuangan yang dibandingkan dengan
pengakuan dalam laporan keuangan itu sendiri. Tiga konsep pengungkapan
yang umum ialah cukup (adequate), wajar (fair), dan lengkap (full). Menurut
FASB, laporan keuangan ditujukan kepada pemegang saham, kredior, dan
investor. pengungkapan juga diberikan kepada pegawai, pemerintah dan
masyarakat umum. Cakupan pelaporan keuangan lebih luas dari laporan
keuangan. Kriteria untuk mengakui transaksi dalam laporan keuangan ialah
definisi, keterukuran, relevansi, dan reliabilitas. Definisi mencakup suatu pos
akan masuk dalam struktur akuntansi apabila memenuhi definisi elemen
laporan keuangan. Keterukuran berrati sutu pos harus memiliki makna tertentu
yang relevan dan dapat diukur jumlahnya dengan reabilitas yang tinggi.
Relevansi berarti informasi yang terkandung dalam pos tersebut memiliki
kemampuan untuk membuat suatu perbedaan dalam keputusan yang diambil
pemakai laporan keuangan. Reliabilitas terkait informasi yang dihasilkan harus
sesuai dengan keadaan yang digambarkan atau direpresentasika, dapat diuji
kebenarannya. Beberapa informasi yang perlu diungkapkan dalam laporan
keuangan :

Anda mungkin juga menyukai