Anda di halaman 1dari 14

TRANSFER ANTAR

PERUSAHAAN -
PERSEDIAAN
BY :
Sahmaida Saragih
Yan Danie Siahaan
Yulia Fransiska Ginting
Penjualan Persediaan Arus Ke Bawah
Pada saat perusahaan menjual persediaan barang dagangan ke afiliasi, terjadi
satu dari tiga situasi berikut :
1) Persediaan tersebut dijual ke non-afiliasi pada periode yang sama;
2) Persediaan tersebut dijual ke non-afiliasi pada periode berikutnya; atau
3) Persediaan tersebut dimiliki selama dua periode atau lebih oleh afiliasi
pembeli.
Berikut contoh berkelanjutan dari PT. Induk dan PT. Anak, digunakan untuk mengilustrasikan proses
konsolidasi untuk masing-masing alternatif situasi. Asumsikan bahwa PT. Induk membeli 80% saham
biasa PT Anak pada tanggal 31 Desember 2000 sebesar nilai bukunya yaitu, Rp. 240.000.000
Untuk ilustrasi penjualan arus kas bawah, asumsikan tanggal 1 maret 2001, PT. Induk membeli
persediaan seharga Rp. 7.000.000 dan menjualnya ke PT Anak seharga Rp. 10.000.000 pada
tanggal 1 April 2001.
PT Induk mencatat ayat jurnal berikut pada pembukuannya
1 Maret 2001
(1) Pembelian Persediaan
Persediaan 7.000.000
Kas 7.000.000
1 April 2001
(2) Penjualan Persediaan ke PT Anak
Kas 10.000.000
Penjualan 10.000.000
(3) Harga pokok penjualan yang dijual ke PT Anak
Harga pokok penjualan 10.000.000
Penjualan 10.000.000
PT Anak mencatat pembelian persediaan dari PT Induk dengan ayat jurnal berikut.
1 April 2001
(4) Pembelian persediaan dari PT Induk
Persediaan 10.000.000
Kas 10.000.000
Penjualan Kembali pada Periode Transfer
Antar Perusahaan

1 Maret 2001 1 Maret 2001 5 November 2001


PT INDUK PT ANAK
Pembelian Pembelian Penjualan
persediaan senilai persediaan senilai persediaan senilai
Rp. 7.000.000 Rp. 10.000.000 Rp. 15.000.000
PT Anak menjual persediaan ke PT Non-afiliasi dengan ayat jurnal
berikut.
5 November 2001
(5) Penjualan persediaan ke PT Non-afiliasi
Kas 15.000.000
Penjualan 15.000.000
(6) Harga pokok persediaan yang dijual ke PT Non-afiliasi
Harga pokok penjualan 15.000.000
Penjualan 15.000.000

Review atas semua ayat jurnal yang dicatat oleh masing-masing


perusahaan mengindikasikan saldo yang tidak tepat akan dilaporkan
dalam laporan laba rugi konsolidasi jika pengaruh dari penjualan
antarperusahaan tidak dihilangkan.
Pos PT Induk PT Anak Total belum Konsolidasi
disesuiakan
Penjualan 10.000.000 15.000.000 25.000.000 15.000.000
Harga pokok penjualan (7.000.000) (10.000.000) (17.000.000) (7.000.000)
Laba kotor 3.000.000 5.000.000 8.000.000 8.000.000
Penjualan Kembali pada Periode Setelah
Transfer Antar Perusahaan

1 Maret 2001 1 Maret 2001 2 Januari 2002


PT INDUK PT ANAK
Pembelian Transfer persediaan Penjualan
persediaan senilai antar perusahaan persediaan senilai
Rp. 7.000.000 senilai Rp. 15.000.000
Rp. 10.000.000
Ayat jurnal metode ekuitas dasar – 2001
PT Induk mencatat bagiannya atas laba dan dividen PT Anak untuk tahun
2001 dengan ayat jurnal.
(8) Mencatat dividen dari PT Anak : Rp. 30.000.000 x 0,80
Kas 24.000.000
investasi pada saham PT Anak 24.000.000
(9) Mencatat dividen pendapatan metode ekuitas : Rp. 50.000.000 x 0,80
investasi pada saham PT Anak 40.000.000
pendapatan dari anak perusahaan 40.000.000

Dari ayat jurnal tersebut, saldo akhir akun investasi adalah Rp.
256.000.000 (Rp. 240.000.000 + Rp. 40.000.000 – Rp. 24.000.000)
Kertas Kerja Konsolidasi – 2001
E (10) Mengeliminasi pendapatan dari anak perusahaan
Pendapatan dari anak perusahaan 40.000.000
Dividen diumumkan 24.000.000
Investasi pada saham PT Anak 16.000.000
E(11) Mengalokasikan laba kepemilikan minoritas : Rp.10.000.000 = Rp.50.000.000 x 0,20
Pendapatan untuk kepemilikan minoritas 10.000.000
Dividen diumumkan 8.000.000
kepemilikan minoritas 2.000.000
E(12) Mengeliminasi saldo investasi awal
Saham biasa – PT Anak 200.000.000
Saldo laba, 1 Januari 100.000.000
investasi pada saham PT Anak 240.000.000
Kepemilikan minoritas 60.000.000
E(13) Mengeliminasi penjuala persediaan antarperusahaan arus ke bawah
Penjualan 10.000.000
Harga pokok penjualan 7.000.000
Persediaan 3.000.000
Pos PT Induk PT Anak Eliminasi Konsolidasi
Debit Kredit
Penjualan 400.000.000 200.000.000 (13) 10.000.000 590.000.000
Pendapatan dari anak perusahaan 40.000.000 (10) 40.000.000
Kredit 440.000.000 200.000.000 580.000.000
Harga pokok penjualan 170.000.000 115.000.000 (13) 7.000.000 278.000.000
Penyusutan dari amortisasi 50.000.000 20.000.000 70.000.000
Beban lain 40.000.000 15.000.000 55.000.000
Debit (260.000.000) (150.000.000) (403.000.000)
190.000.000

Pendapatan untuk kepemilikan minoritas (11) 10.000.000 (10.000.000)


Laba bersih, (carry forward) 180.000.000 50.000.000 60.000.000 7.000.000 177.000.000
Saldo laba, 1 Januari 300.000.000 100.000.000 (12) 100.000.000 300.000.000
Laba bersih, dai atas 180.000.000 50.000.000 80.000.000 7.0000.000 177.000.000
480.000.000 150.000.000 477.000.000
Dividen diumumkan (60.000.000) (30.000.000) (10) 24.000.000
(11) 6.000.000 (60.000.000)
Saldo laba, 31 Desember (carry forward) 420.000.000 120.000.000 160.000.000 37.000.000 417.000.000
Kas 264.000.000 75.000.000 339.000.000
Piutang usaha 75.000.000 50.000.000 125.000.000
Persediaan 100.000.000 75.000.000 (13) 3.000.000 172.000.000
Laba Bersih Konsolidasi - 2001
Laba operasi terpisah PT Induk Rp. 140.000.000
Dikurangi : laba antarperusahaan belum direalisasi dari
penjualan persediaan arus ke bawah (3.000.000)
Laba direalisasi terpisah PT Induk Rp. 137.000.000
Bagian PT Induk atas laba PT Anak :
laba bersih PT Anak Rp. 50.000.000
Bagian proporsional PT Induk x0,80
40.000.000
Laba bersih konsolidasi, tahun 2001 Rp.
177.000.000
Ayat jurnal metode ekuitas dasar – 2002
PT Induk mencatat bagiannya atas laba dan dividen PT Anak untuk tahun 2001 dengan ayat jurnal.
(14) Mencatat dividen dari PT Anak : Rp. 40.000.000 x 0,80
Kas 32.000.000
investasi pada saham PT Anak 32.000.000
(15) Mencatat pendapatan metode ekuitas : Rp. 75.000.000 x 0,80
investasi pada saham PT Anak 60.000.000
pendapatan dari anak perusahaan 60.000.000

Saldo Akun Investasi


Akun investasi pada pembukuan PT Induk akan tampak sebagai berikut.

Investasi pada Saham PT Anak


Biaya perolehan 240.000.000
(9) Akrual ekuitas tahun 2001 (8) Dividen tahun 2001
(Rp.50.000.000 x 0,80) 40.000.000 (Rp.30.000.000 x 0,80) 24.000.000
saldo, 31/12/01 256.000.000
(10) Akrual esuitas tahun 2001 (14) Dividen tahun 2002
(Rp.75.000.000 x 0,80) 60.000.000 (Rp.40.000.000 x 0,80) 32.000.000
saldo, 31/12/01 284.000.000
Kertas Kerja Konsolidasi – 2001
E (16) Mengeliminasi pendapatan dari anak perusahaan
Pendapatan dari anak perusahaan 60.000.000
Dividen diumumkan 32.000.000
Investasi pada saham PT Anak 28.000.000
E(17) Mengalokasikan laba kepemilikan minoritas : Rp.15.000.000 = Rp.75.000.000 x 0,20
Pendapatan untuk kepemilikan minoritas 15.000.000
Dividen diumumkan 8.000.000
kepemilikan minoritas 7.000.000
E(18) Mengeliminasi saldo investasi awal
Saham biasa – PT Anak 200.000.000
Saldo laba, 1 Januari 120.000.000
investasi pada saham PT Anak 256.000.000
Kepemilikan minoritas 64.000.000
E(13) Mengeliminasi keuntungan persediaan awal
Saldo laba, 1Januari 3.000.000
Harga pokok penjualan 3.000.000
Laba Bersih Konsolidasi - 2002
Laba operasi terpisah PT Induk Rp. 160.000.000
Realisasi laba antarperusahaan yang ditangguhkan 3.000.000
Laba direalisasi terpisah PT Induk Rp. 163.000.000
Bagian PT Induk atas laba PT Anak :
laba bersih PT Anak Rp. 75.000.000
Bagian proporsional PT Induk x0,80
60.000.000
Laba bersih konsolidasi, tahun 2002 Rp.
223.000.000
Kertas kerja