Anda di halaman 1dari 7

METODE PRA (PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL)

DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT

1. MIRA SUGIARTO
2. LUTHFIYAH SYAM
3. SITI HARDIYANTI
4. NOVIANTI RUKMANA
5. KIKI ARISKA

KELOMPOK 2
6. MULYANI EKA PUTRI
7. UMI SUTRA
8. BARANG DAENG
9. RISKY NOVIANTI
PRA
(PARTICIPATORY RURAL APPARAISAL)
merupakan metode penelitian
aksi yang dikembangkan untuk
meningkatkan partisipasi
masyarakat dalam
pembangunan.
Tujuan PRA (Participatory Rural Appraisal)

1 Perumusan masalah dan penetapan prioritas untuk memproleh rumusan atas


dasar masalah dan potensi setempat.

2 Pengenalan masalah atau kebutuhan dan potensi.


3 Pemilihan alternative pemecahan yang paling tepat sesuai dengan kemampuan


masyarakat dan sumber daya yang dimiliki.

4 Penyajian rencana kegiatan guna mendapatkan masukan untuk


penyempurnaan pada tingkat yang lebih besar.

5 ●
Identifikasi alternative pemecahan masalah.
Prinsip-Prinsip PRA (Participatory Rural Appraisal)
Saling Belajar Dari Keterlibatan Semua Orang Luar Sebagai
Kesalahan dan Anggota Kelompok, Fasilitator dan
Berbagi Pengalaman Menghargai Perbedaan, Masyarakat Sebagai
Dengan Masyarakat dan Informal Pelaku

Mengutamakan
Yang
Konsep
Terabaikan Triangulasi

Keberlanjut Berorientas Optimalisa


an Program i Praktis si Hasil

Pemberdayaan
Santai dan (Penguatan)
Informal Masyarakat

Keterbukaa
n
Tehnik Dalam Melakukan PRA (Participatory Rural Appraisal)

Secondary Data Review (SDR)

Direct Observation / Observasi Langsung

Semi Structured Interviewing (SSI)

Pemetaan Sosial

Pencatatan Alur Sejarah

Diagram Venn

Focus Group Discussion


Kelebihan dan Kekurangan PRA (Participatory Rural Appraisal)

KELEBIHAN

Rasa tanggung
jawab masyarakat
Melibatkan Keikutsertaan Melibatkan
akan Cocok diterapkan
seluruh kelompok masyarakat gender pada
keberlangsungan dimana saja.
masyarakat. miskin. program.
program lebih
besar.