Anda di halaman 1dari 58

KEBIDANAN KOMUNITAS

Hj.Sumarni
Perubahan dan Transformasi
Menuju Pembangunan Kes
Tujuan Pembelajaran
Diharapkan mahasiswa mampu
memahami Perubahan dan
transformasi kesehatan menuju
perkembangan pembangunan
kesehatan di indonesia.
Dasar dari Pembngunan Kes

1. Dasar Prikemanusiaan

2. Dasar Pemberdy dan Kemandirian

3. Dasar Adil dan Merata

4. Dasar Pengutamaan dan Manfaat


Isu Strategis
1. Kerjasama Lintas Sektor
2. Sumber Daya Manusia Kes dan
Pemberdayaan Masy.
3. Mutu dan Keterjangkauan Pelay Kes
4. Pengutamaan dan Sumber Daya
Pembiayaaan Upaya Kes
Visi Pembangunan Kes

INDONESIA SEHAT 2025


Misi Pembangunan Kesehatan
Tujuan Pembelajaran
1. Menggerakkan pembangunan nasional
berwawasan kes
2. Mendorong kemandirian masy utk hidup
sehat
3. Memelihara dan meningkatkan pelayanan
kes yg bermutu, merata, dan terjangkau
4. Meningkatkan dan Mendayagunakan Sumber
Daya Kesehatan
Sasaran Pembangunan Kes
a. Perilaku hidup sehat
b. Lingkungan sehat
c. Upaya kesehatan

d. Manajemen pemb kes

e. Derajat kesehatan
Tujuan Pembangunan Kes

MDGs
(Millennium Development Goals)
LATAR BELAKANG

Anggota PBB sebanyak 189 negara tlh


menanda-tangani Deklarasi Milenium
(Millennium Declaration) pada pertemuan
tingkat tinggi PBB bulan Sept 2000.
KEBERADAAN MDGs
MDGs bukan Tuj Pembang PBB  Tuj msg2
negara/bangsa & Tuj dari berbagai kespkat
global tingkat tinggi di PBB.

MDGs bukan Sasaran Pembang pemerintah


saja  milik seluruh masy, pencap tlh & akan
dilaks oleh banyak pihak.
KEBERADAAN MDGs

Satu-persatu Sasaran MDGs tidak ada yang


“baru”  tapi pendekatannya terpadu,
pencapaiannya terukur

Pencapaian MDGs berlangsung di tingkat


lokal  tapi perlu didukung dengan
kebijakan-yang di tingkat nasional & daerah
Pencapaian MDGS di Indonesia

Masih banyak
Pekerjaan Rumah

Namun tidak Mustahil bisa Dicapai


MDGs 1: MENANGGULANGI KEMISKINAN DAN
KELAPARAN

 Ind telah berhasil menurunkan


angka kemiskinan.

 Sebgm diukur oleh garis kemiskinan


nasional dari angka sebesar 13,33 %
(2010) menuju targetnya sebesar 8 –
10 persen pd tahun 2015.
Angka Kemiskinan antar propinsi
Percen tag e o f p o p u latio n liv in g b elo w th e n atio n al
p o verty lin e, 2002

DKI Jakarta
Bali
South Kalimantan
Banten
North Sulaw esi
West Sumatera
Bangka Belitung
Central Kalimantan
East Kalimantan
Jambi
West Jav a
Riau
N. Aceh D. (1999)
West Kalimantan
North Sumatera
South Sulaw esi
INDONESIA
D.I. Yogy akarta
East Jav a
South Sumatera
Bengkulu
Central Jav a
Lampung
Southeast Sulaw esi
Central Sulaw esi
West Nusa Tenggara
East Nusa Tenggara
Gorontalo
Maluku (1999)
Papua (1999)

0 10 20 30 40 50 60
%

Source: SUSENAS (in Statistical Year Book of Indonesia, BPS Indonesia)


Prevl kekurangan gizi pd balita
tlh menurun dari 31 % pd
th1989 mjd 18,4 % pd th 2007

Shg Ind diperkirakan dpt


mencapai target MDGs
15,5 % pd th 2015.
Prioritas kedepan untuk menurunkan
kemiskinan dan kelaparan adalah:

Memperluas kesempatan kerja

Meningkatkan infrastruktur pendukung

Memperkuat sektor pertanian.


Perhatian khusus perlu diberikan pada:

(i) Perluasan fasilkredit utk usaha mikro, kecil & menengah

(ii) Pemberdayaan masy miskin dg meningkt akses dan pengg


sumber daya utk meningkt kesejahteraannya

(iii) Peningkatan akses penduduk miskin thd pelay sosial.

(iv) Perbaikan penyediaan proteksi sosial bagi kelompok


termiskin di antara yg miskin.
MDGs 2: MENCAPAI PENDIDIKAN DASAR UNTUK SEMUA
Upy Ind utk mencapai target MDGs ttg pendd
dasar & melek huruf sdh menuju pd pencapaian
target 2015.

Bahkan Ind menetapkan pendd dasar melebihi


target MDGs dgn menambh skl menengah pertama
sbg sasaran pendd dasar universal.
Net enrolment ratio in primary school
(SD)(7-12 years), 2002

Pendidikan
Riau
Central Java
Central Kalimantan
West Java

Sekolah
North Sumatera
Bangka Belitung
West Nusa Tenggara
D.I. Yogyakarta
East Java
Jambi
Banten
Lampung
Dasar:
INDONESIA
Bengkulu
North Maluku
Kesenjangan
West Sumatera
Bali
East Kalimantan
South Kalimantan
antar
South Sumatera
DKI Jakarta
Central Sulawesi
propinsi
Southeast Sulawesi
West Kalimantan
South Sulawesi
North Sulawesi
East Nusa Tenggara
Maluku (2001)
Gorontalo
Papua (2001)

70 75 80 85 90 95 100
%
Source: SUSENAS, calculated for MDG report by BPS
Pd th 2008/2009 angka partisipasi kasar (APK) SD
termasuk Paket A telah mencapai 116,77 persen dan
angka partisipasi murni (APM) sekitar 95,23 %

Pada tingkat sekolah dasar secara umum disparitas


para partisipasi pendidikan antarprovinsi semakin
menyempit dengan APM di hampir semua provinsi
telah mencapai lebih dari 90,0 persen.
Tantangan utama dalam percepatan pencapaian
sasaran MDGs pendidikan

Meningkt pemerataan akses secara adil bg semua


anak, baik laki-laki maupun perempuan, utk
mendpt pendd dasar yg berkualitas
di semua daerah.
Berbagai kebijakan dan program pemerintah untuk menjawab tantangan tersebut adalah:

(i) Perluasan akses yg merata pd pendd dsr


khususnya bagi masy miskin.
(ii) Peningkt kualitas dan relevansi pendd

(iii) Kekuatan tatakelola & akuntabilitas pely pendd.


(iv) Kebij alokasi dana pemerintah bg sektor pendd
minimal sebesar 20 % dari jml anggaran nas
akan diteruskan utk mengakselerasi pencapaian
pendd dsr universal pd th 2015.
MDG 3: MENDORONG KESETARAAN GENDER
DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

Membangun Relasi yang Adil Antara


Laki-laki dan Perempuan
Indikator;
Rastio anak laki dan perempuan thd pendd
dasar dan lanjut.
Rasio angka melek huruf umur 15-25 th.
Kontribusi perempuan dlm pekerjaan
Proporsi kursi DPR pada wanita
Prioritas ke depan dlm mewujudkan
Kesetaraan gender meliputi :

Peningkatan kualitas hidup dan peran perempuan

Perlindungan peremp thd berbg tindak kekerasan

Peningkt kapasitas kelembagaan dlm pembdy permp


MDGs 4: MENURUNKAN ANGKA
KEMATIAN ANAK

• Angka kematian bayi di Indonesia


menunjuk penurn yg cukup signifikan

• Dari 68 pd th 1991 mjd 34 per 1.000


kelahiran hidup pada tahun 2007.

Shg target sebesar 23 per 1.000 kelahiran hidup pd th


2015 diperkirakan dapat tercapai.
Angka Kematian Balita
Under-five mortality rate, Indonesia, 2000

DKI Jakarta
D.I. Yogy akarta
Bali
Central Jav a
South Sulaw esi
North Sulaw esi
Central Kalimantan
INDONESIA
N. Aceh D.
Riau
East Kalimantan
Maluku
North Sumatera
Jambi
Lampung
South Sumatera
Bengkulu
West Sumatera
East Jav a
Southeast Sulaw esi
Papua
West Jav a
West Kalimantan
East Nusa Tenggara
Central Sulaw esi
South Kalimantan
West Nusa Tenggara

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 110

per 1000 liv e births


Source: Estimation based on 1995 Intercensal Population Surv ey (SUPAS)
Namun demikian, msh tjd disparitas regional
pencapaian target, yg mencerminkan adanya
perbedaan akses atas pelay kes, terutama
di daerah miskin dan terpencil.

Prioritas kedepan adalah memperkuat sistem kes


dan meningk akses pd pelay kes terutama bg
masy miskin dan daerah terpencil.
MDGs 5: MENINGKATKAN KESEHATAN IBU
Dari semua target MDGs, penurunan AKI
secara global masih rendah.
Di Ind AKI menurun dari 390 pd
th 1991 mjd 228 per 100.000 kh
pd th 2007, SDKI skg 359/100.000 kh
Sensus 259/100.000 kh.
Target MDGs pd th2015 adalah
sebesar 102 per 100.000 kh.
Indikator;
Menurunkan AKI

Proporsi pertolongan oleh nakes

Angka pemakaian kontrasepsi


Persalinan dibantu tenaga kesehatan:
Proportion of births atte nde d by skille d he alth pe rsonne l Indone sia 2002

DKI Jakarta
Bali
D.I. Yogy akarta
West Sumatera
North Sumatera
East Kalimantan
Bengkulu
North Sulaw esi
Riau
Bangka Belitung
East Jav a
Central Jav a
South Kalimantan
South Sumatera
INDONESIA
Papua (2001)
Central Kalimantan
Lampung
Jambi
Maluku (2001)
West Kalimantan
South Sulaw esi
Central Sulaw esi
Banten
North Maluku
West Jav a
West Nusa
Gorontalo
East Nusa
Southeast Sulaw esi

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
%

Source: SUSENAS, calculated for MDG report by BPS


Upaya menurunkan AKI

 Meningkt angka pemakaian KB & peningkatan


akses dan kualitas pely KB dan kesehatan
reproduksi.

Upaya peningkt kes ibu diprioritaskan pd perluasan


pely kes berkualitas, pely obstetrik yg komprhs.

 Peningkt pely KB & penyebarluasan komunikasi,


informasi dan edukasi kepada masy.
MDGs 6: MEMERANGI HIV/AIDS, MALARIA DAN
PENYAKIT MENULAR LAINNYA

Dilaporkan
oleh seluruh
Provinsi dan
sekitar 300
Kab/Kota
Indikator;
Prevalensi HIV pada ibu hamil

Penggunaan kondom pada hub sex beresiko

Presentasi remaja 15 th-24 th memiliki

pengetahuan ttg HIV/AID


• Tingkat prevalensi HIV/AIDS cenderung
meningkat di Ind terutama pd klp risiko
tinggi, yaitu pengguna narkoba suntik
dan pekerja seks dan tenkes.

• Jumlah kasus HIV/AIDS yg dilapork di Ind meningkt dua


kali lipat antara th 2004 & 2005.
Angka kjd malaria per 1.000 penduduk menurun
dari 4,68 th 1990 mjd 1,85 pd th 2009

Sementara itu, pengendalian peny TBC yg meliputi


penemuan kasus & pengobatan
tlh mencapai target

Pendekatan utk mengendalikan penyebr peny


terutama diarahkan pd upy pencegahan dg kgt prom-
kes utk meningkt kesadaran masy.
MDGs 7: MEMASTIKAN KELESTARIAN
LINGKUNGAN HIDUP
Tingk emisi gas rumah kaca di Ind ckp tinggi,
walaupun upy peningk luas hutan, pemberantasan
pembabakan hutan.

Kerangka kebijk; Proporsi RT dg akses air minum lyk


meningk dari 37,73 % pd th 1993 mjd 47,71 % pd th
2009. Proprs RT dg akses sanitasi layak meningk
dari 24,81 % (1993) mjd 51,19 %(2009).

Proporsi RT kumuh perkotaan menurn dr 20,75 % pd


th 1993 mjd 12,12 % pd th 2009.
Air bersih: kesenjangan antar-propinsi
Proportion of households with sustainable access to an improved water source,
Indonesia, 2002

DKI Jakarta
Bali
D.I. Yogyakarta
East Java
Banten
North Sulawesi
Central Java
West Java
West Nusa Tenggara
INDONESIA
Maluku (2001)
North Sumatera
Southeast Sulawesi
South Sulawesi
Central Sulawesi
East Kalimantan
Riau
West Sumatera
Gorontalo
East Nusa Tenggara
Bangka Belitung
Jambi
Lampung
South Sumatera
West Kalimantan
South Kalimantan
Bengkulu
Papua (2001)
North Maluku (2001)
Central Kalimantan

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

Source: SUSENAS as published in Welfare Statistics by BPS Indonesia


The definition comprises clean water (piped, pumped, covered well/spring, rain and bottled water)
Sanitasi: kesenjangan antar-propinsi
Proportion of households with sustainable access to sanitation, Indonesia, 2002

DKI Jakarta
D.I. Yogyakarta
Lampung
Riau
North Sulawesi
Bali
East Kalimantan
North Sumatera
North Maluku (2001)
East Nusa Tenggara
East Java
Bengkulu
INDONESIA
South Sumatera
South Sulawesi
Central Java
Banten
Jambi
Southeast Sulawesi
Bangka Belitung
South Kalimantan
West Kalimantan
West Java
Central Kalimantan
Central Sulawesi
Papua (2001)
West Sumatera
Maluku (2001)
Gorontalo
West Nusa Tenggara

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
Source: SUSENAS %
The definition comprises septic tank or hole as a final excreta disposal site.
MDGs 8: MEMBANGUN KEMITRAAN GLOBAL
UNTUK PEMBANGUNAN

Ind merup partisp aktif dlm berbagai forum intern


& memp komit utk terus mengembgk kemitrn yg
bermf dg berbgi organs utk mencp pola
pertumbh ekonomi.

Ind tlh berkomitm utk menurn pinjam luar negeri.

Dari 24,6 % th 1996 mjd 10,9 % th 2009.


SDGs
(Sustainable Development Goals)
Pada tgl 25-27 September 2015 dilak pertemuan akbar
di markas besar PBB ,New York, Amerika Serikat.
Dilak seremoni pengesahan dokumen SDGs yg
dihadiri perwakilan dari 193 negara.

Pertemuan ini merupakan lanjutan dari kesepakatan


dokumen yg dilak pd tgl 2 Agustus 2015 yg juga
berlokasi di New York.
1. Tanpa Kemiskinan
Tidak ada kemiskinan dalam bentuk apapun di
seluruh penjuru dunia.

2. Tanpa Kelaparan
Tidak ada lagi kelaparan, mencapai ketahanan
pangan, perbaikan nutrisi, serta mendorong budidaya
pertanian yang berkelanjutan.
3. Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan
Menjamin kehidup yg sehat serta mendorong
kesejahteraan hidup utk seluruh masydi sega la umur.

4. Pendidikan Berkualitas
Menjamin pemerataan pendidikan yg berkualitas dan
meningkat kesempatan belajar utk semua org,
menjamin pendidikan yg inklusif & berkeadilan serta
mendorong kesempatan belajar seumur hidup bg
semua orang.
5. Kesetaraan Gender
Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan
kaum ibu dan perempuan.

6. Air Bersih dan Sanitasi


Menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi yang
berkelanjutan untuk semua orang.
7. Energi Bersih dan Terjangkau
Menjamin akses thd sumber energi yg terjangkau,
terpercaya, berkelanjutan & modern utk semua orang.

8.Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan yg Layak


Mendukung perkembangan ekonomi yg berkelanjutan
dan inklusif, lapangan kerja yg penuh dan produktif,
serta pekerjaan yg layak utk semua org.
9. Industri, Inovasi dan Infrastruktur
Membangun infrastruktur yg berkualitas, mendorong
peningk industri yg inklusif & berkelanjutan serta
mendorong inovasi.

10. Mengurangi Kesenjangan


Mengurangi ketidaksetaraan baik di dlm sebuah
negara maupun di antara negara di dunia.
11. Keberlanjutan Kota dan Komunitas
Membangun kota serta pemukiman yg inklusif,
berkualitas, aman, berketahanan & bekelanjutan.

12. Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab


Menjamin keberlangsg konsumsi & pola produksi.
13. Aksi Terhadap Iklim
Bertindak cepat untuk memerangi perubahan iklim
dan dampaknya.

14. Kehidupan Bawah Laut


Melestarikan & menjaga keberlangs laut & kehidupan
sumber daya laut utk perkemb pemb yg berkelanjt.
15. Kehidupan di Darat
Melindungi, mengembalikan, & meningkat keberlgs
pemakaian ekosistem darat, mengelola hutan scr
berkelanjt, mengurangi tanah tandus serta tukar
guling tanah, memerangi penggurunan, menghentk &
memulihkan degradasi tanah, serta menghentikan
kerugian keanekaragaman hayati.
16. Institusi Peradilan yang Kuat dan Kedamaian
Meningkat perdamaian termsk masy utk pembang
berkelanjt, menyediakan akses utk keadilan bg semua
org termsk lembaga & bertang jawab utk seluruh
kalangan, serta membang instits yg efektif, akuntabel,
& inklusif di seluruh tingkatan.
17. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Memperkuat implementasi dan menghidupkan
kembali kemitraan global untuk pembangunan yang
berkelanjutan.
Tujuan terkait bdg kes adalah goal 3, yaitu
pastikan hidup sehat dan mempromosikan
kesejahteraan bagi semua pada segala usia.
13 indikator pencapaian goals 3 th 2030
1. Penurunan rasio AKI krg 4. Mengurangi 1/3 kematian
dari 70/100.000 kh. dini akibat peny tdk
2. Pada tahun 2030, menular dg penc &
mengakhiri dan mencegah pengobatan,
kematian bayi dan balita  5. Penguatan pencegahan dan
3. Mengakhiri epidemi AIDS, pengobatan
TB, malaria & peny tropis penyalahgunaan obat
lainnya, hepatitis, penyakit narkotika, dan alkohol
yg ditularkan dg perantara 6. Pengurangan setengah
air & peny menular lainnya angka kematian dan luka-
luka akibat kecelk lalu
lintas
7. Menjamin akses untuk
10.Penguatan Framework
semua pely kes reproduksi,
Convention on Tobacco
dalam program nasional &
Control (FCTC) pd seluruh
strategis
negara
8. Mencapai pelay kes untuk
semua termasuk akses kpd 11.Menduk penelit & pengemb
pelay kes esensial yg vaksin & obat peny menular
berkualitas, aman, efektif, /tidak menular terut pd ngr
berkualitas, dan obat-obat berkembang,
dan vaksin yg terjangkau 12. Peningkt anggaran kes
9. Mengurangi angka 13. Penguatan semua negara
kematian & kesakit akibat berkembang pengurangan
unsur kimia berbhaya & resiko, dan manajemen
udara, air,tanah yg terkena resiko kes global & nasional.
polusi dan kontaminasi