Anda di halaman 1dari 35

1

DALAM KENYATAAN ???

2
LATAR BELAKANG
Desa siaga kes  masy tk desa memiliki
kesiapan sumber daya potensial &
kemampuan mengatasi masalah kes,
bencana, kegawat-daruratan scr mandiri.

Memfasilitasi desa siaga  perlu fasilitator


trampil menggerakkan dan memberdayakan
masy desa  peduli, mencegah & mengatasi
masalah kesehatan secara mandiri. 3
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Pengertian upaya pemberdayaan:
Upaya meningkatkan kesadaran & kemauan, kemampuan
masy (secara sistematis) utk:
 Mempunyai daya/kekuatan (mampu bertahan  mampu
mengembangkan diri  mampu mandiri)
 Memberikan kesempatan & kemauan bersuara
 Kemampuan dan hak utk memilih.
Upaya meningkatkan peran aktif masyarakat mencegah &
mengatasi masalah dg kegiatan dari, oleh, untuk masy.
Upaya fasilitasi non instruktif utk:
 Meningkatkan pengetahuan, sikap, kemampuan.
 Identifikasi masalah, pengambilan keputusan,
merencanakan, pecahkan masalah.
 Kembangkan potensi masy, gotong royong & kemitraan.
 Mendorong kemandirian masyarakat. 4
KELUARGA DIAJAK UTK:

 Mengenali masalah :
(Fisik, Biologik,Psikis
Sos-Ek dan Sos-Bud)
 Menggali Potensi Kelg
PENDEKATAN
KELUARGA

Mengatasi masalah
Kesehatan Keluarga

1. Kesadaran kes !!!  diawali dg masalah yg dihadapi


upaya mengatasi sbg kewajiban tiap ind, kelg, masy.
2. Komplek & variasi masalah & faktor penyebab kasus 
kembangkan pola pikir analitik & pemberdayaan kelg 5
Prinsip-prinsip Pemberdayaan
 Menumbuh kembangkan kemampuan masy
 Menumbuh kembangkan peran serta masy
 Mengembangkan semangat gotong royong
 Bekerja bersama masy
 Menggalang kemitraan dg berbagai pihak
 Penyerahan pengambilan keputusan pd masy

Potensi yang dimiliki masy


 Tokoh masy, kader, TOGA, dll
 Organisasi kemasyarakatan
 Dana, sarana dan material yang dimiliki masy
 Pengetahuan dan teknologi yang dimiliki masy
 Kegiatan dan sistem yang berkembang di masy
6
HAKEKAT PEMBERDAYAAN
Menjadi berdaya (Pengetahuan, Mampu
Sikap, Ketrampilan) Mau
Voice & Choice
Kemandirian
Partisipasi aktif

Siapa yang harus diberdayakan


• Aparat Pemerintah (Pemda, DPRD, Linsek
• Tokoh masyarakat (guru, Toma, Toga
• Kelompok masy, PKK, LSM

7
UNSUR-UNSUR PEMBERDAYAAN
1. Aksesibilitas informasi peluang, yan, hukum, dll
2. Keterlibatan dan partisipasi:
 Siapa yang dilibatkan
 Bagaimana mereka terlibat proses perbaikan.
3. Akuntabilitas  pertanggung jawaban kegiatan
4. Kapasitas organisasi:
 Kemampuan bekerjasama
 Mengorganisir anggota
 Memobilisasi sumber daya
Untuk memecahkan masalah mereka
8
BAGAIMANA PROSES PARTISIPATIF
Partisipatif  Proses belajar bersama
SEJAK
Identifikasi masalah
Pengambilan keputusan
Perencanaan
Pelaksanaan kegiatan
Pemantauan
Evaluasi
Pemanfaatan hasil kegiatan
Tidak partisipatif Partisipatif
Inisyatif dari pihak Inisyatif dari masy
luar 9
Partisipasi
Pengertian:
Berupa tindakan, inisiatif, dibimbing oleh cara/pola pikir
sendiri, ada sarana/wahana/aturan partisipasi, ada
mekanisme/ proses, anggota dapat mengontrol
terhadap, peran, sarana & proses

Macam partisipasi
Partisipasi Pasif = individu, keluarga, masy ikut ambil
bagian, namun inisiatif cara/ pola, wadah, sarana,
aturan, kontrol dilakukan oleh orang lain.
Partisipasi Aktif = keterlibatan individu, keluarga,
masy thd sesuatu hal yang inisiatif dari masyarakat dan
dibimbing oleh cara/ pola pikir sendiri, .
10
Peran fasilitator (non instruktif):
Mengembangkan potensi ciptakan suasana potensi
berkembang, motivasi, bangkitkan kesadaran potensi yg
dimiliki  kembangkan/perkuat potensi/daya yg dimiliki.
Bantu mereka mau lakukan identifikasi masalah,
ambil keputusan, rencanakan, pecahkan masalah
(analisis  mau ungkapkan pemikiran hasil analisis
mereka)
Mampu bantu & dorong mereka berpartisipasi sbg
kebutuhan mereka sendiri  kemandirian
Upaya meminimalkan kelemahan (bantu, ajak, pahami
& samakan persepsi  tingkatkan pengetahuan, sikap,
kemampuan mereka
Berbuat bersama, berperan setara 11
Prasyarat Fasilitator Efektif
Menguasai materi (Desa siaga, SMD, MMD)
Mengerti prinsip belajar orang dewasa
Memahami dinamika kelompok
Mempunyai ketrampilan fasilitasi & pemberdayaan
Mau bekerja sama & berkoordinasi dlm tim
Mampu melakukan evaluasi pencapaian tujuan
para peserta

12
13
SIKLUS PEMECAHAN MASALAH
Mengumpulkan berbagai informasi (data desa, Aparat
desa, PKD, kader, lingkungan, dll) = SMD yg terkait:
 Situasi desa secara umum

 Situasi masalah kesehatan yang ada dan potensi

 Kelompokkan masalah dlm isu utama desa

MMD
Identifikasi masalah, potensi di desa serta peluang.
Rumuskan masalah dan prioritas masalah
Identifikasi penyebab masalah & prioritas penyebab.
Rumuskan pemecahan masalah dg manfaatkan potensi &
peluang (perhatian utama usulan/ partisipasi kelg/ masy)
Susun rencana keg operasinal tiap pemecahan masalah
yg disepakati (keg, tujuan, bgmn, siapa, kapan, dimana)
Susun kesepakatan indikator keberhasilan  dorong
monev oleh keluarga/masy 14
PENDEKATAN
MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA (MMD)

UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ATAU PENGEMBANGAN


PERAN-AKTIF MASYARAKAT MELALUI PROSES PEMBELAJARAN
YG TERORGANISASI DG BAIK (COMMUNITY ORGANIZATION)

MENGIDENTIFIKASI
FASILITASI MASALAH
& PENYEBABNYA
FASILITASI
PROSES
PEMBE-
MEMANTAU & LAJARAN MERUMUSKAN
EVALUASI UTK BINA MASY DESA ALTERNATIF2
KELESTARIAN (SPIRAL PE- PEMECAHAN
MECAHAN
MASALAH)
FASILITASI
MENETAPKAN
& MELAKSANAKAN
PEMECAHAN FASILITASI
BAMBANG H
15
METODE PENGUMPULAN INFORMASI/DATA

Kajian dokumen.
Pengukuran langsung
Observasi:
 Lingkungan
 Perilaku (individu, kelompok)
 Pelaksanaan kegiatan/pelayanan.
Wawancara: terstruktur atau mendalam
Diskusi kelompok terarah (homogen)
PRA (heterogen pelaku yg terkait dg topik)
Informan adalah narasumber  bahan Survei Mawas Diri
(SMD)  masalah & penyebab, potensi, kebutuhan
motivasi masy.
Ketrampilan pengumpulan informasi/data kualitatif >> 
tahu pola penyebab masalah  pemberdayaan 16
17
PARTISIPATORY RURAL APPRAISAL (PRA)
Pengertian PRA = kelompok partisipan mengkaji bersama utk
memahami kembali situasi dan kondisi mereka, shg diperoleh
pelajaran yg berguna bg para partisipan itu sendiri
 Cara kajian dg melibatkan partisipasi masy yg terkait.

 lakukan akurasi data cros cek partisipan terkait.

 Upaya utk mengatasi masalah  monev scr partisipatif

 dipandu oleh fasilitator/pendamping dari luar

 dg bantuan alat ttt.

Hasil yang didapat:


 Potret yg sebenarnya

 Potret yg diharapkan kebutuhan nyatamasalah

 Upaya yg diharapkan utk perbaiki /pecahkan masalah

mereka sendiri. 18
Tujuan PRA
Dapatkan data yg akurat, mendalam
ttg berbagai informasi  perlu mengeksplorasi 
masalah mendasar & potensi
 Pengetahuan, pemahaman keadaan/kondisi

 Kebutuhan & prioritas

 kedekatan fisik & kedekatan psikis

 komunikasi, perasaan yg tersirat, nilai, dll

Memfasilitasi kelg/masy  pemberdayaan


utk memahami keadaan/kondisi mereka sendiri & lingk
proses pembelajaran kelg/masy sbg peneliti bg
pengembangan keg mereka sendiri
 proses pembelajaran penguatan/ pemberdayaan.
19
Prinsip-prinsip PRA
Pemberdayaan & mengutamakan yg terabaikan
(keberpihakan)
Saling belajar menghargai perbedaan
Mengoptimalkan hasil
Keluarga/masy sebagai pelaku yg terkait dg
topik/masalah, orang luar sebagai fasilitator
Belajar dari kesalahan
Orientasi Praktis

20
Persiapan PRA
a. Koordinasi dgn kelg atau desa lokasi PRA.
 Menjelaskan rencana PRA
 Menentukan tempat, waktu.
 Menentukan peserta/keluarga yg dipandu.
 Menyiapkan penyelenggaraan
b. Menyiapkan alat atau instrumen.
c. Pembentukan & pengembangan tugas TIM.
d. Kesiapan memandu/fasilitator/pendampingan
21
Alat & tenik Pelaksanaan PRA
Observasi (kunjungan)
Visualisasi
 Peta (peta desa, peta lingkungan)  dapat sbg

acuan utk menggunakan alat & teknik lain


 Diagram venn/peran  hubungan kedekatan/

sebab akibat
 Kegiatan harian, musim

 Pembobotan.

 Prioritas

Dialog dan Wawancara Semi terstruktur Dialog


antar angt kelg/orang terkait masalah
22
Observasi langsung  kondisi yg sebenarnya
 perlu didampingi nara sumber yg memahami
 Transek  disusun peta/situasi fisik lainnya
 pembuktian kondisi & situasi yg nyata.
 kondisi rumah, lingk, sumber penularan/ sebaran
penyakit, akses pelayanan & fasilitas ttt dll.
 Perilaku kelg/ masy
 Kegiatan sedang dilaksanakan
Diagram peran  kedekatan kontak fisik, psikis,
penyebab (lingk kecil/sedang/besar, jauh & dekat)
 peran angt kelg  hub thd or yg terkena masalah
 peran lembaga/petugas  hub dg keluarga
 peran masalah & sebab masalah  sebab akibat
 peran dlm pengambilan keputusan, dll.
23
Diagram Peran Keluarga & Lingkungan
Bagaimana Posisi
anggota kelg thd IH?
Bidan
Buat Diagram jauh dekat
Kader
Rumuskan Peran
.
anggota keluarga thd. IH.
Ibu
Balita Hamil Anak Temukan masalah dan
remaja Potensi thd IH!

Bapak

Tokoh agama
24
Dewan Sekolah School (or school
system)
Direktur
(Kep Sek) Administrative &
staff pendukung
Guru lain
(Profesi)
Guru
Ortum
Kelas
Murid
Murid
lain, teman
Dan kerabat

Komunitas (seputar rumah murid))

Dunia Luar (beyond the community)


25
dorongan adanya Perhatian
KEHAMILAN TDK DIINGINKAN sex kesempatan keluarga
dan sarana

ingin
PMS + KEPUTIHAN

nekad / Media
coba
frustasi informasi
PACARAN

SOSEK
ketidaktahuan Ketidak-
sex education harmonisan
Gagal
prestasi kelg
pengaruh / stress Penddk
teman
agama
sebaya
26
Sketsa Kalender Ibu Hamil
Karakteristik Perkembangan Kesehatan
Ibu pada bulan kehamilan (menjajagi
pengetahuan & kemampuan keluarga)

Bul
an
Bul 10
an
Bul 9
an
Bul 8
an
Bul 7
an
Bul 6
an
Bul 5
an
Bul 4
an
Bul 3
an
Bul 2
an
1

27
Kegiatan harian
Letakkan peran anggt kelg/kelp masy dlm rangkaian kegiatan
harian selama 24 jam
Mulai jam 4 pagi jam 3 pagi

4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 1 2 3 4

Ibu

Anak

Remaja

Bapak
28
Pembobotan  prioritas
masalah atau pemecahan/kegiatan
Skor disepakati oleh seluruh peserta (anggt kelg/
masy antara 1-5)

Masalah/ Anggt Ga Cara Duku Sumber Jumlah


kegiatan kena wat atasi ngan daya skor
msl msl msl

29
PRIORITAS / URUTAN
Tulis setiap masalah/ topik dlm kertas (misalnya ada
5 masalah)
Keluarkan 2 kertas masalah/topik  diminta
tentukan yg paling penting & yg < penting  gali
alasan/informasi persepsi mereka  sepakati
Keluarkan setiap kali 1 kertas masalah/topik 
diminta tentukan urutan diantara kertas terdahulu 
gali alasannya/informasi persepsi mereka 
sepakati  dst sampai semua kertas tersusun.
Rumusan urutan prioritas menurut penilaian mereka
 sepakati 30
Bentuk kegiatan gerakan masy
(hasil pemberdayaan  kemandirian)
Gerakan kebersamaan perbaikan lingkungan.
 Pembangunan air bersih, Pembuatan SPAL,

 Jumat bersih, PSN atau Gerakan 3 M

 Jambanisasi, Perbaikan rumah sehat, dll

Gerakan dukung kelp rentan (bumil resti, balita resti,dll)


Ambulan desa.
Penggalangan donor darah.
Pemanfaatan masy pd upaya kes yg ada (persalinan nakes
di PKD, datang ke Posyandu, dll)
Paguyuban penderita Tb
Penggalakan TOGA
Pengendalian faktor resiko penyakit dan masalah kes
Pengendalian bencana dan faktor resikonya.
Dan lain-lain sesuai spesifik daerah
31
UPAYA KESEHATAN
= Upaya kes promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif

Bentuk kegiatan Upaya kesehatan


Penyuluhan kes sesuai kebutuhan masy desa
Posyandu utk penimbangan & pemantauan kes balita.
Pemantauan kes scr berkala (balita, bumil, remaja, usila, dll)
Upaya kes Mesjid (UKM) atau tempat ibadah.
Abatisasi, kaporisasi sumur
Deteksi dini kasus & faktor resiko (maternal,balita, peny)
PPPK dan kegawatdaruratan, serta sistem Rujukan
Pemberian obat: Imunisasi Polio, Fe, Vit A, Oralit,
PMT penyuluhan dan pemulihan
Dukungan penyembuhan, perawatan (seperti: PMO Kasus Tb,
dukungan psikis penderita Tb).
Dan lain-lain. 32
Bentuk catatan yg ada/perlu ada di desa
Buku KIA di keluarga
Sistem Informasi Posyandu (SIP) Ibu Hamil, Bayi, Balita.
Catatan kasus / kejadian / kegawat-daruratan kesehatan
Rujukan kasus oleh kader (dapat gunakan DS1, DS2, DS3)
Catatan Pendataan PHBS di RT/ PKK
Catatan kondisi rumah & lingkungan di RT / PKK
Catatan Keluarga miskin di RT/Desa
Catatan ABJ
Catatan kegiatan kesehatan yang dilaksanakan
dll
Indikator keberhasilan
• Ada catatan dan pelaporan
•Ada penanggung jawab pengamatan dan pemantauan
•Ada pemanfaatan catatan dan informasi 33
PEMBIAYAAN KESEHATAN
= pengumpulan dana dari, oleh, untuk masy, dlm mencegah &
mengatasi masalah kes (promotif, prev, kuratif, rehabilitatif)
Bentuk-bentuk pembiayaan kesehatan:
Tabulin / dasolin
Arisan jamban, kusen pintu, jendela, ventilasi.
Dana sehat, JPKM
Dana posyandu (PMT, kegiatan utk posyandu)
BAZIS utk kes, jimpitan, dana sosial dawis
Dana peduli kes (sumbangan, iuran yasinan/jum’atan,
inatura, dana pengemb lingk sbg kompensasi industri)
P2KP (program pengentasan kemiskinan perkotaan)
Alokasi dana pembangunan kesehatan desa (APKD).
dll 34
Tiap hari orang bertanya pada dirinya
sendiri: Apa yang sedang terjadi? Apa
yang terjadi kemarin ? Dan apa yang
akan terjadi besok?

Orang yang bertanya, pastilah mengharap


jawaban.

Tanda2 seorang pemimpin yang sukses


adalah, selalu membuat pertanyaan dan
secara konstan mencari jawabannya.
35