Anda di halaman 1dari 18

TUGAS PENGANTAR TEKNOLOGI INIFORMASI

(TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN JARINGAN)

DISUSUN OLEH :
PUTRI KARLISMA | NIM : 190401016
SINTYA YULI YANDA | NIM : 190401003

DOSEN : Regiolina Hayami,ST.,M.Kom


1. PERANAN TELEKOMUNIKASI
Teknologi telekomunikasi atau biasa juga disebut teknologi komunikasi adalah
teknologi yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Teknologi inilah yang
memungkinkan seseorang dapat mengirimkan informasi atau menerima informasi ke
atau dari pihak lain yang letaknya berjauhan. Teknologi ini membuat jarak seperti tak
ada lagi. Ratusan atau bahkan ribuan kilometer bukanlah menjadi hambatan untuk
berkomunikasi secara online karena kehadirannya.

Sejauh ini teknologi telekomunikasi telah melahirkan berbagai aplikasi, antara lain
berupa:
ATM (Anjungan Tunai Mandiri, Automatic Teller Machine)
Telekonferensi
Telecomputing
Komputasi Group Kerja (Work Group Computing)
EDI (Electronic Data Interchange)
2.MENGENAL ISYARAT
Dasar system telekomunikasi adalah isyarat. Isyarat yang mengalir dari satu
tempat ke tempat lain dapat berbentuk analog atau digital
• Isyarat Analog
Isyarat analog biasa juga disebut isyarat kontinyu, karena bentuknya
berpa gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan
mengubah karakteristik gelombang.Isyarat seperti ini biasa dijumpai pada
listrik yang berasal dari PLN dan berbentuk gelombang sinus.Dalam system
telekomunikasi, isyarat yang mengalir pada jaringan telepon umumnya juga
berupa isyarat analog.
Isyarat analog mempunyai ciri yaitu memiliki amplitude dan
• Isyarat Digital
Isyarat digital bisa disebut juga diskret.Isyarat ini tersusun atas dua keadaan, yang biasa disebut
bit, yaitu dalam berupa keadaan 0 dan keadaan I.
Keadaan I dapat diperoleh dengan misalnya diwakili oleh tegangan 5volt dan keadaan 0 diwakili
oleh 0 volt.

    Pertukaran Isyarat Analog dan Digital


Dalam prakteknya, komunikasi antarkomputer kadang mengalami perubahan dan isyarat analog ke
digital dan sebaliknya. Sebagai contoh, komunikasi dua buah computer yang melibatkan jaringan
telepon, melakukan perubahan isyarat seperti berikut, mengirimkan isyarat digital dan kemudian leh
piranti modem akan diubah menjadi isyarat analog. Isyarat analog inilah yang mengalir pada jaringan
telepon.Selanjutnya, isyarat analog diubah oleh modem menjadi isyarat digital pada bagian penerima.
Modem (berasal dari kata modulator/demodulator) adalah piranti yang biasa digunakan kalu dua
buah computer ingin berkomunikasi jarak jauh. Dalam hal ini modem mengubah isyarat digital
menjadi isyarat analog pada sisi pengirim dan mengubah isyarta analog menjadi isyarat digitak pada
sisi penerima.
 3.Laju Data
Kecepatan data dalam system komunikasi data biasanya dinyatakan dengan istilah berikut:
    Laju bit (bit rate) dan
    Laju baud

Laju bit atau laju data yaitu menyatakan jumlah bit per detik, sedangkan laju baud yaitu
menyatakan kecepatan isyarat baik analog mupun digital yang melalui kanal atau jumlah
elemen isyarat per detik.
Sebuah kanal memiliki buad b tidak selalu mentransmisikan b bit per detik, karena
masing-masing isyarat bisa saja membawa beberapa bit. Apabila setiap nilai amplitude
menyatakan senuah bit, maka baud sama dngan laju bit. Namun bila terdapat empat macam
tegangan yang digunakan untuk mereperesentasikan nilan binner 00 01, 10, dan 11 yang
disebut dibits, laju bit sebesar dua kali laju baud. Jika terdapat delaman macam tegangan,
isyarat dapat digunakan untuk membawa tiga buah bit. Pada keadaan seperti ini, laju bit
adalah sebesar tiga kali laju baud. Sebagai contoh, sebuah modem dapat dimodulasi sederet
4. Transmisi Serial dan Paralel
•  Transmisi Serial
Pada transmisi serial, pada setiap waktu hanya 1 bit yang dikirimkan. Dengan kata
lain, bit-bit dikirimkan secara bergantian, satu per satu. Model transmisi seperti ini
dijumpai pada hubungan anatara computer modern pada hubungan anatara computer dan
printer serial.

    Transmisi Pararel
Pada transmisi pararel, sejumlah bit dikirim per waktu. Masing-masing bit mempunyai
jalur tersendiri karena sifatnya yang demikian, data yang mengalir pada transmisi pararel
jauh lebih cepat daripada transmisi.
5 .KLASIFIKASI JARINGAN KOMPUTER
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:

1.Berdasarkan distribusi sumber informasi/data


•Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang
berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang
berasal dari satu komputer server
•Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa
komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem
jaringan tertentu.
2.Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
• Jaringan LAN
merupakan suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu
komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas
seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
• JARINGAN MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat.
Prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay
beberapa ISP internet.
• Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan luas, jaraknya antar kota, negara, dan benua, ini sama dengan inter
Contohnya jaringan PT Telkom, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
6.Topologi Jaringan

a. Topologi Ring
Topologi ring atau sering disebut dengan topologi cincin merupakan suatu topologi
jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya
dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin. Jenis topologi jaringan ini
umumnya hanya menggunakan LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi.

Kelebihan Topologi Ring


•Biaya untuk instalasinya murah
•Performa koneksi cukup baik
•Proses instalasi dan konfigurasi cukup mudah
•Implementasinya mudah dilakukan

Kekurangan Topologi Ring


•Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini
terhitung rumit
•Pada jaringan ini tabrakan arus data sangat rentan terjadi
•Koneksi pada jaringan akan terputus jika salah satu
koneksi bermasalah
2. Topologi Bus

Topologi bus adalah topologi jaringan yang lebih sederhana. Pada umumnya
topologi jaringan ini dilakukan pada installasi jaringan berbasi kabel coaxial.
Topologi bus memakai kabel coaxial pada sepanjang node client dan
konektor. Jenis konektor yang digunakan adalah BNC, Terminator, dan TBNC.

Kelebihan Topologi Bus


•Kemudahan dalam penambahan client atau workstation baru
•Mudah digunakan dan sangat sederhana
•Biaya instalasi murah karena kabel yang digunakan sedikit

Kekurangan Topologi Bus


•Sering terjadi tabrakan arus data
•Proses pengiriman dan penerimaan data kurang efisien
•Topologi bus yang lama sulit untuk dikembangkan
•Jika ada masalah pada kabel, misalnya terputus, maka
komputer workstation akan terganggu.
3. Topologi Star
Topologi star atau disebut juga dengna topologi bintang adalah topologi jaringan
berbentuk bintang dimana pada umumnya memakai hub atau switch untuk koneksi antar
client. Topologi jaringan komputer ini paling sering digunakan saat ini karena memiliki
banyak kelebihan.

Kelebihan Topologi Star


•Jaringan topologi ini tetap berjalan baik walaupun salah satu
komputer client bermasalah
•Tingkat keamanan data pada topologi ini cukup baik
•User lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
•Lebih fleksibel

Kekurangan Topologi Star


•Topologi ini terhitung mahal karena menggunakan cukup
banyak kabel
•Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub
atau switch mengalami masalah
•Topologi star sangat tergantung pada terminal pusat.
4. Topologi Mesh

Topologi mesh adalah sebuah topologi yang bisa digunakan untuk rute yang banyak. Jaringan
pada topologi ini menggunakan kabel tunggal sehingga proses pengiriman data menjadi lebih
cepat tanpa melalui hub atau switch.

Kelebihan Topologi Mesh


•Bandwidth limit nya cukup besar
•Security data pada topologi ini sangat baik
•Tidak terjadi tabrakan arus data karena jalur pengiriman data
sangat banyak

Kekurangan Topologi Mesh


•Kabel yang dibutuhkan jumlahnya banyak
•Biaya installasi topologi mesh sangat mahal karena menggunakan
banyak kabel
•Installasinya sangat rumit
5. Topologi Tree

Topologi tree atau topologi pohon adalah hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi
star. Topologi tree pada umumnya dipakai untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang
berbeda-beda.

Kelebihan Topologi Tree


•Dapat dan mudah dikembangkan menjadi topologi
jaringan yang lebih luas
•Susunan topologi ini terpusat secara hirarki sehingga
pengaturan data menjadi lebih mudah

Kekurangan Topologi Tree


•Topologi tree memiliki kinerja jaringan yang lambat
•Penggunaan kabel yang sangat banyak sehingga biaya
installasinya mahal
•Kabel backbone merupakan sentral dari topologi ini
•Bila komputer bagian atas bermasalah, maka komputer
bagian bawah juga akan bermasalah
6. Topologi Peer to Peer

Topologi peer to peer adalah topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya
menghubungkan 2 komputer. Pada umumnya topologi peer to peer memakai satu kabel saja
untuk menghubungkan kedua komputer agar bisa saling berbagai data.

Kelebihan Topologi Peer to Peer


•Biaya installasi sangat murah
•Proses installasi mudah
•Setiap komputer dapat berperan sebagai server atau
client

Kekurangan Topologi Peer to Peer


•Topologi ini sangat sulit dikembangkan
•Security dalam topologi ini sering bermasalah
•Proses troubleshooting termasuk rumit
7. Topologi Linier
Topologi linier atau sering disebut dengan topologi bus berurut. Topologi ini
umumnya hanya memakai satu kabel utama sebagai konektor masing-masing
titik sambungan pada setiap komputer.

Kelebihan Topologi Linier


•Mudah dikembangkan
•Penggunaan kabel sedikit
•Tata letak topologi linier sederhana dan mudah
•Topologi ini tidak membutuhkan kendali sentral

Kekurangan Topologi Liner


•Kepadatan trafik data cukup tinggi
•Security data tidak terjamin
Baca juga: Pengertian Topologi Linier
8. Topologi Hybrid
Topologi Hybrid adalah gabungan dari beberapa topologi yang berbeda dan membentu
jaringan baru. Dengan kata lain, jika ada dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung
dalam satu jaringan maka topologi jaringan tersebut akan membentuk topologi hybrid.

Kelebihan Topologi Hybrid


•Topologi ini sifatnya fleksibel
•Penambahan koneksi lain pada topologi ini menjadi
sangat mudah

Kekurangan Topologi Hybrid


•Proses installasi dan pengaturannya cukup rumit
•Manajemen pada topologi hybrid sangat sulit dilakukan
•Biaya untuk membuat topologi ini cukup mahal
TERIMA KASIH