Anda di halaman 1dari 41

"llmuwan itu sebenarnya hanya menegaskan apa yang telah tertulis di

dalam al-Quran. Para ilmuwan sekarang hanya menemukan apa yang


telah tersebut di dalam al-Quran sejak 1400 tahun yang lalu.“
- Prof. Shroeder
Ilmuwan kelautan dari Jerman
AL QUR’AN
Al qur’an merupakan wahyu Allah yang terakhir, yang
diturunkan kepada Muhammad SAW, sebagai pedoman
hidup bagi manusia.
Sebagai kitab terakhir, maka al Qur’an akan tetap sesuai
sepanjang masa sampai akhir zaman. Ia tidak akan pernah
usang seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi.
oleh karenanya tafsir Al Qur’an akan terus menerus
berkembang sejalan dengan perkembangan kemampuan
manusia memahami ayat-ayat Allah dalam alam
macam tafsir berdasarkan pendekatannya

1. Tafsir Bil Matur, yang menggunakan pendekatan


tekstual,
2. Tafsir bi ro’i, menggunakan pendekatan
kontekstual,
3. Tafsir muqoronah, menggunakan pendekatan
membandingkan dengan tafsir-tafsir lain, dan
4. Tafsir ilmiah, yang didasarkan atas bukti-bukti
ilmiah hasil penelitian para ahli.
Syeh shoultut , adalah tokoh islam yang sangat
menentang tafsir dengan pendekatan ilmiah.
Syeh Sayid qutub dan Amin Al Huld menyatakan
bahwa keilmiahan Al Qur’an tidak bisa diilmiahkan akal
manusia, karena memiliki dimensi yang berbeda dengan
dimensi yang ada pada manusia.
Al Ghazali dengan Jawadil Qur’annya dan Ass
Suyuti merupakan tokoh-tokoh Islam yang sangat
mendukung tafsir Al Qur’an dengan pendekatan ilmiah.
Yusuf Qordowi menyatakan bahwa Al Qur’an bisa
dipahami dengan pendekatan ilmiah.
 Indonesia negara kepulauan terbesar di dunia,
dengan 18.108 buah pulau (besar dan kecil)
dan tempat paling strategis di dunia.
 Muslim indonesia terbesar di dunia ( > 180
juta, lebih besar dari jumlah muslim yang ada
di Timur Tengah ±20 jt)
 Luas wilayah Indonesia, ± 70%-nya adalah
lautan mirip seperti yang diisyaratkan dalam
alqur’an (42 ayat laut (bahr), 13 ayat darat
(barr).
 Kata laut dalam al qur’an tidak hanya bercerita
tentang sejarah (seperti terkait sejarah Nabi
Musa), tetapi dalam kontek saintifik, ekonomi,
politik dan sebagainya.
 Bumi (= blue plannet), satu-satunya tata surya
yang dibungkus air. Olehnya, Allah
memberikan informasi / petunjuk tentang air /
laut.
 Air laut tebalnya rata-rata sekitar 3,8 km. Laut
yang terdalam sekitar 11 km, sedangkan
daratan ketebalannya rata-rata hanya 400 m.
An Nahl : 14

Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu),


agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar
(ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang
kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan
supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan
supaya kamu bersyukur.
Pertama: makanan (mineral, ikan, rumput laut, obat-obatan
dan sebagainya)
Kedua: pakaian (mutiara/ marjan (tastahriju talbashuna : tidak
hanya yang mudah diambil, tetapi sesuatu yang sulit
dientaskan).
Baju sintetis, pewarna, polyester, produk-produk petrokimia
semuanya dihasilkan dari naftalen, gas alam, dihasilkan dari
perubahan fosil di dasar laut jutaan tahun lalu.
Marmer dari laut (terumbu/batu karang).

 Ketiga: prasarana transportasi yang mudah. Barang


didatangkan melalui laut menggunakan kapal-
kapal (sesuatu yang mengapung di atas).
dan laut yang di dalam tanahnya ada api.
Di Samudra Pasifik dan di Samudra Hindia sebelah barat Sumatra ,
atau di antara pulau Hawaii dan Benua Amerika, ada retakan-retakan
pada kedalaman 2500 – 3000 meter
Retakan yang mengeluarkan panas, yang berasal dari mineral panas
dengan suhu 400oC
Meskipun suhunya 400oC , namun tidak mendidih, karena tekanan di
laut dengan kedalaman 2500 – 3000 meter tinggi sekali.
Pulau Jawa, berada di ujung-ujung gunung berapi. merupakan pulau
dengan jumlah gunung berapi terbanyak di dunia.
Di Samudra Pasifik dan (juga Hindia), banyak gunung-gunung
berapi. Puluhan ribu gunung berapi di dasar Samudra. Pulau Hawai
berada di ujung dari gunung berapi terbesar di dunia.
 Tim yang terdiri dari gabungan para pakar
geologi Indonesia, AS, dan Perancis berhasil
menemukan gunung api raksasa di bawah
perairan barat Sumatera. Gunung api tersebut
berdiameter 50 km dan tinggi 4.600 meter dan
berada 330 km arah barat Kota Bengkulu.
GUNUNG BERAPI BAWAH LAUT
DI SANGIHE SULAWESI – UTARA

Sebuah gunung berapi raksasa di dasar laut di


Sangihe, Sulawesi Utara dipetakan oleh ekspedisi
gabungan ahli dari Amerika Serikat dan Indonesia.

Gunung ini diperkirakan memiliki ketinggian 10 ribu


kaki atau lebih dari 3.000 meter.
Sebagai akibat gempa bumi berkekuatan 4.4 skala Richter pada 13 Maret 2009, salah
satu gunung api bawah laut di Pulau Tonga meletus. Pulau ini berada di Samudera
Pasifik Selatan. Fotografer Dana Stephenson, Trevor Gregory dan Lothar Slabon
berhasil mengabadikan momen langka ini
An Naml (27): 88.

Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia


tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya
awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat
dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah
Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
 Gunung sesungguhnya berjalan, tetapi sangat
lambat, sehingga tidak terlihat oleh mata
manusia.
 Bukti: adanya fosil yang ditemukan dipuncak-
puncak gunung, misalnya Gunung Himalaya.
puncaknya ada fosil ikan, kerang laut dan
sebagainya
 Coral reef hanya tumbuh di perairan tropis, tapi
fosilnya ditemukan juga di gunung yang
terdapat di daerah utara yang sangat dingin,
sub tropis.
 Jadi, gunung yang tadinya berada di dasar
laut, terlihat dan muncul ribuan meter di atas
permukaan laut
Gambaran orang tidak beriman

Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana


fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh
orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu
dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya
(ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan
kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah
adalah sangat cepat perhitungan-Nya
Ayat An Nur (24) : ayat 40:

Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang


diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di
atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih,
apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat
melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya
(petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya
sedikitpun.
 Orang baru mengetahui bahwa laut dalam adalah
gelap gulita setelah tahun 50-60-an, (kapal selam).
 Pada kedalaman 200 m, sinar matahari tidak tembus,
sehingga keadaanya di bawah itu gelap gulita abadi
 Pada kedalaman 250 meter, suhu turun drastis, ada
lapisan termoklin , dan dibawah lapisan termoklin
suhunya 4oC.
 Lapisan air di bawah termoklin gelap gulita, dingin
dan tekananya tinggi sekali.
 Jadi itulah kondisi yang sangat tidak mengenakkan
bagi orang yang tidak mendapatkan petunjuk iman.
Surat Hud (11): ayat 37.

Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan


petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu
bicarakan dengan Aku tentang orang-orang
yang zalim itu; sesungguhnya mereka itu akan
ditenggelamkan.
 Al Jatsiyah (45): 12

Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu


supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya
dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat
mencari karunia -Nya dan mudah-mudahan
kamu bersyukur
 Kapal merupakan satu-satunya kendaraan
yang pembuatannya berdasarkan atas
pengawasan dan atas petunjuk Allah.
 Kapal merupakan sarana angkut laut,
mempermudah pembangunan negara
kepulauan (Indonesia)
 Laut bukan hambatan, tapi mempermudah
pembangunan, dengan adanya fulkun
(bahtera)
Surat Ar Rahman (55): 19-22:
Dia membiarkan dua lautan
mengalir yang keduanya kemudian
bertemu;

antara keduanya ada batas yang


tidak dilampaui masing-masing;

Maka nikmat Tuhan kamu yang


manakah yang kamu dustakan?;

Dari keduanya keluar mutiara dan


marjan.
 la yabghiyan maksudnya masing-masingnya
tidak menghendaki
 Salah satu tafsir ayat 19-20 ialah bahwa ada
dua laut yang keduanya tercerai karena
dibatasi oleh tanah genting, tetapi tanah
genting itu tidaklah dikehendaki (tidak
diperlukan) maka pada akhirnya, tanah
genting itu dibuang (digali untuk keperluan
lalu lintas), maka bertemulah dua lautan itu.
Seperti terusan Suez dan terusan Panama.
 Dr. William W. Hay, (Proffesor Sains Geologi,
University of Colorado), pada tahun 1942,
menemukan satu “sempadan” atau pembatas
di antara Laut Maditeranean dan Laut Atlantik.
Ciri-ciri air dalam sebuah lautan berbeda-beda
bergantung kepada keasinan, suhu dan
kemampatan.
 Sifat air laut, sebagaimana sifat benda cair pada
umumnya, sebenarnya memiliki fisat-sifat
fisika, yang dikenal sebagai ‘tegangan
permukaan’ (surface tension).
 Pada tahun 1962, para peneliti dari Jerman juga
telah melakukan penelitian di Bab al Mandeb
yaitu di Teluk Aden, tempat terjadinya
pertemuan antara Laut Merah dengan
Samudra Hindia. Mereka telah menemukan
satu fakta ilmiah bahwa air dari Laut Merah
tidak bercampur dengan air dari Samudra
Hindia
surat Al Furqan ayat 53.

Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang


mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi
segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan
antara keduanya dinding dan batas yang
menghalangi
 Jacques Costeau, (Perancis), ketika sedang melakukan
eksplorasi di bawah laut di Cenote Angelita Mexico,
menemukan massa air tawar segar yang sangat sedap
rasanya dan tidak bercampur/tidak melebur dengan
air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada
dinding atau membran yang membatasi keduanya
 Costeau kemudian menjelaskan penemuan tersebut
kepada Prof. Dr. Maurice Bucaille. (Pakar Islam),
kemudian menunjukkan surat Ar Rahman 19-22 dan
Al Furkon ayat 53. dan Costeau akhirnya masuk Islam
 Indonesia adalah negara kepulauan terbesar, dengan
jumlah pulau sekitar 18.108 buah, berada di
perbatasan dua samudra ( S Hindia dan S Pasifik)
 Posisi strategis dan kelebihan Kepulauan Indonesia
yang tersebar di batas dua samudra antara lain:
 Geofisik-geologi. Indonesia sangat potensial
terjadinya tsunami (Desember 2004), seperti yang
terjadi di Aceh-Nias dan DIY/ Jateng selatan.
Indonesia memiliki potensi gempa terbesar di dunia,
karena Indonesia berada di jalur gempa.
 Akibat posisi di dua samudra besar berpengaruh
pada Budaya dan peradaban. Pelaut Indonesia
pengeliling dunia yang pertama.
 Geopolitik.
Geopolitik Ditinjau dari ases geopolitik, posisi
Indonesia yang berada di antara dua samudra sangat
stategis. Selat malaka, dilewati 1/3 tanker dunia. 10,3
juta barel per hari melewati Selat Malaka. Selat Malaka
jauh lebih penting peranannya bagi perekonomian
dunia dibanding dari terusan suez, terutama dari segi
pengaliran minyak. Hal ini karena 80% kebutuhan
energi (BBM) (Jepang, Korea, China, Taiwan) dilayani
oleh kapal yang lewat Selat Malaka.
 Biologis. Samudra Hindia dan pasifik
ketinggiannya tidak sama, sehingga terjadi aliran
air melalui perairan indonesia, yang dikenal arus
arlindo (arus lintas indonesia).
 Oleh nya perairan Indonesia sangat subur. Masa air
yang lewat Selat Makasar saja 9 000.000 m3/detik. Masa
air tersebut membawa plankton, ikan dan sebagainya.
 Oleh nya spesies ikan (termasuk Paus sebagai pemakan
plankton) di Indonesia terbanyak di dunia.
 Indonesia memiliki kekayaan terumbu karang, dan
dunia mengenal segitiga koral, tri angle coral reef,
populasi coral yang terlengkap di dunia.
 Ekonomi. Jalur perekonomian dunia. Posisi
Indonesia yang berada pada lintas dua samudra
besar dan dua benua besar, merupakan jalur
perekonomian dunia.
Ar Rum (30): 41:

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan


tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari
(akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Tidak hanya pencemaran, tetapi sebenarnya lebih dari itu,


misalnya kesalahan tata ruang, membangun pada tempat
yang tidak seharusnya dan merusak pantai,
menghilangkan sempadan sungai/pantai, dan lain
sebagainya.