Anda di halaman 1dari 17

PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA di SD

KELAS BI 3A - MODUL 9 dan 10


1.Andri Hariyasa ( 857303486 )
2.Galih Lanang Dewa (857303683)
3.Hasanudin (857303723)
4.Ilham Ismayana (857304116)
5.Muhamad Djuanda (857303139)
6.Untung Heriana (857304528)
MODUL 9 : PEMBELAJARAN
Latar Belakang
BAHASA
INDONESIA DENGAN FOKUS MENULIS

Tujuan Instruksional Umum (TIU) yang diharapkan setelah


mempelajari modul ini adalah anda diharapkan dapat mengelola
pembelajaran bahasa Indonesia dengan fokus menulis. Sedangkan
tujuan instruksional khususnya adalah agar Anda:
• Dapat menjelaskan pengertian dan tujuan pembelajaran bahasa
Indonesia dengan fokus menulis.
• Dapat memilih materi, metode, dan teknik pembelajaran bahasa
Indonesia dengan fokus menulis.
• Dapat menyusun model pembelajaran bahasa Indonesia dengan
fokus menulis di SD kelas rendah dan kelas tinggi.
KEGIATAN
Latar BelakangBELAJAR 1

Pembelajaran bahasa Indonesia dengan


fokus menulis
A.Pengertian Pembelajaran bahasa dengan fokus menulis
Tujuan pengajaran menulis terpadu adalah agar siswa dapat berkomunikasi
dalam bahasa tulis sesuai konteks pemakaian bahasa yang wajar.Siswa SD
kelas rendah difokuskan pada penguasaan menulis huruf-huruf dan
merangkaikan huruf-huruf itu menjadi kata, serta merangkai kata-kata itu
menjadi kalimat sederhana maka di SD kelas tinggi difokuskan pada latihan
berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tulis secara jelas. Jadi, yang
dimaksud dengan pembelajaran bahasa Indonesia dengan fokus menulis
adalah pembelajaran bahasa Indonesia yang dipusatkan atau bertumpu pada
kegiatan latihan menulis.
Kemampuan menulis bukanlah kemampuan yang
diperoleh secara otomatis.

Guru harus mampu menciptakan situasi belajar yang


memungkinkan siswa aktif untuk berkomunikasi
dengan menggunakan bahasa tulis.
Menurut Pappas (dalam Nurchasanah, 1994) dalam
pengajaran bahasa terpadu (termasuk menulis)
dilandasi beberapa prinsip

• Anak-anak adalah pembelajar yang konstruktif.


• Bahasa adalah sistem makna yang dikomunikasikan dalam
kehidupan sosial
• Anak-anak pada dasarnya sudah memiliki pengetahuan
Pembelajaran bahasa Indonesia dengan fokus menulis
adalah Pembelajaran bahasa Indonesia yang dipusatkan atau
bertumpu pada kegiatan menulis.
• Untuk dikelas rendah difokuskan pada penguasaan menulis huruf-
huruf dan merangkainya menjadi kata, kemudian menjadi kalimat
sederhana.
• Untuk di kelas tinggi difokuskan pada latihan berkomunikasi
dengan menggunakan bahasa tulis secara lebih jelas.
KEGIATAN BELAJAR 2
Model Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan fokus
menulis
C. Materi, Metode, dan teknik pembelajaran bahasa indonesia dengan fokus menulis.
Materi merupakan bahan pembelajaran yang berfungsi sebagai sarana untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan guru atau untuk mengembangkan kompetensi
dasar yang telah ditetapkan dalam kurikulum. Metode mengacu kepada suatu prosedur
untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan, yang meliputi (a) pemilihan bahan,
(b) urutan bahan, (c) penyajian bahan, dan (d) pengulangan bahan, sedangkan teknik
mengandung makna upaya guru, usaha-usaha guru, atau cara-cara yang digunakan guru
untuk mencapai tujuan langsung dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas pada
saat itu. Teknik dalam pembelajaran menulis pada tahap penulisan, yaitu menjiplak,
menyalin, menatap, menyusun, melengkapi, menulis halus dan dikte.
Sebelum mengajar di depan kelas guru harus merencanakan pembelajaran dengan
menyusun Rencana Pembelajaran untuk suatu mata pelajaran. Supaya guru dapat
menyusun rencana pembelajaran tersebut guru harus memahami ketentuan-ketentuan
Kurikulum.
Syafi’ie (dalam Nurchasanah, 2004)
membagi menulis permulaan dalam dua
tahap

1. Tahap Prapenulisan bertujuan melatih siswa untuk


membiasakan diri bersikap yang baik dan tepat
dalam menulis

2. Tahap Penulisan bertujuan melatih siswa untuk


dapat menulis dengan sesungguhnya
Beberapa teknik dalam pembelajaran menulis, menurut Henry
Guntur Tarigan (1986)

1.Menyusun kalimat 11. Reka Cerita Gambar


2.Memperkenalkan karangan 12. Memerikan
3.Meniru model 13. Menembangkan Kata Kunci
4.Karangan bersama 14. Mengembangkan Kalimat
5.Mengisi Topik
6.Menyusun kembali 15. Mengembangkan Judul
7.Menyelesaikan cerita 16. Mengembangkan
Peribahasa
8.Menjawab pertanyaan 17. Menulis Surat
9.Meringkas bacaan 18. Menyusun Dialog
10.parafrase 19. Menyusun Wacana
MODUL 10
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
DENGAN FOKUS MENYIMAK
Kegiatan Pembelajaran 1

PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD


A. Hakikat Pembelajaran

Pembelajaran adalah sebuah aktifitas yang sistematik,


sistematis, terencana. Pembelajaran dapat membuat sesorang
memiliki pengalaman dan tingkah laku sesuai dengan
pengalaman atau pelatihan yang diterimanya. Oleh karena itu
perlu dalam pembelajaran bahasa Indonesia(BI) sebagai B2
bagi siswa SD perlu diberikan kesempatannya untuk berlatih
menggunakan bahasa agar apa yang dilakukannya itu dapat
mengubah tingkah laku dalam berbahasa Indonesia.
Pembelajaran Bahasa
Pembelajaran pada hakikatnya adalah sebuah aktifitas yang
sistematik, sistematis, terencana.
Dikatakan sistemik karena didalamnya terdapat seperangkat
subsitem yang saling berkaitan dan beriteraksi secara fungsional
untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Dikatakan sistematis karena pelaksanaannyaterdapat tatanan dan
tahapan yang bersifat prosedural dan berhubungan secara
kronologis-kausatif.
Dikatakan terencana karena dalam pembelajaran terlihat jelas dan
tegas adanya dasar, arahtujuan dan sasaran yang iungin dicapai.
• Pembelajaran dengan fokus menyimak adalah
pembelajaran bahasa yang menekankan pada
aspek menyimak sebagai pusat kegiatan
aktifitas belajar siswa.

• Menyimak merupakan kegiatan untuk


menerima pesan, gagasan, informasi, piiran,
perasaan yang disampaikan dengan bahasa
lisan.
Tujuan utama menyimak adalah untuk
mendapatkan fakta, menganalisa fakta, mengevaluasi
fakta, mendapatkan inspirasi, mendapatkan hiburan
dan memperbaiki kemampuan berbicara.

Secara garis besar, ragam menyimak ada 2 macam,


yaitu menyimak ekstensif dan menyimak intensif.

Unsur menyimak meliputi pembicara, penyimak,


bahan simakan, dan bahasa lisan.

Bahan simakan yaitu pesan yang disampaikan


pembicara kepada penyimak melalui komunikasi lisan
 Teknik Menyimak efektif dilakukan dengan 4 cara, yaitu
menyimak dengan konsentrasi tinggi , menelaah materi
simakan, menyimak dengan kritis, dan membuat catatan.

 Teknik pembelajaran menyimak yang dapat digunakan


untuk pembelajaran bahasa Indonesia di SD adalah teknik
simak-ulang ucap, simak-tulis, simak terka, simak cerita,
simak-jawab, simak-baca, simak-rangkum, simak lengkapi,
simak-kerjakan, simak-lakukan, simak-bisik berantai, simak-
sanggah, dan simak-temukan benda/objek.
 Model pembelajaran menyimak di SD untuk kelas rendah
difokuskan pada kemampuan siswa untuk mendengarkan dan
membedakan berbagai bunyi /suara, bunyi bahasa dan
menanggapi (secara nonverbal)

 Model pembelajaran menyimak di SD untuk kelas tinggi


difokuskan pad akemampuan siswa untuk mendengarkan cerita
pengalaman teman dan dapat memberikan tanggapan atas cerita
teman, dan dapat mengutarakan kembali isi cerita yang didengar.
Terima kasih