Anda di halaman 1dari 14

Algoritma

Pemrograman I
• Struktur Dasar Algoritma
• Notasi Algoritmik
Pernyataan
• Setiap langkah dalam algoritma dinyatakan dalam sebuah
pernyataan (statement)
• Sebuah pernyataan berisi aksi (action)
• Contoh:
Pernyataan:
kalikan a dengan 2
menggambarkan aksi mengalikan a dengan 2 dan hasil perkalian
disimpan di dalam peubah a lagi.
Konstruksi Dasar
• Sebuah algoritma dapat dibangun dari tiga buah konstruksi
atau struktur dasar, yaitu:
1. Runtunan (sequence)
2. Pemilihan (selection)
3. Pengulangan (repetition)
Runtunan
• Terdiri dari satu atau lebih pernyataaan, setiap pernyataan
ditulis dalam satu baris aatau dipisahkan dengan tanda titik
koma.
• Tiap pernyataan dikerjakan secara berurutan
• Runtunan satu atau lebih pernyataan disebut pernyataan-
gabungan
• Contoh: menukar isi dua ember A dan B
1. Tuangkan air dari ember A ke dalam ember C
2. Tuangkan air dari ember B ke dalam ember A
3. Tuangkan air dari ember C ke dalam ember B
Pemilihan
• Dikerjakan jika kondisi tertentu terpenuhi. Ditulis dalam
pernyataan – pemilihan. Bentuk umum:
if kondisi then
aksi
 if artinya jika
 then artinya maka
 kondisi adalah persyaratan yang dapat bernilai benar atau
salah
 aksi hanya dilaksanakan jika kondisi bernilai benar
• Misalnya:
if mobil rusak then
masuk bengkel
Pemilihan Lanj. 1
• Struktur pemilihan atribut if-then hanya memberikan satu
pilihan aksi bila kondisi dipenuhi dan tidak memberi pilihan
aksi lain jika bernilai salah
• Maka:
if kondisi then
Aksi 1
else
Aksi 2
• Else artinya kalau tidak.
• Bila kondisi 1 terpenuhi, aksi 1 akan dikerjakan tetapi kalau
tidak aksi 2 yang akan dikerjakan. Misalnya:
if lampu A nyala then
tekan tombol merah
else
tekan tombol biru
Pengulangan
• Kelebihan komputer adalah kemampuarnnya untuk
mengerjakan pekerjaan yang sama berulang-ulang
1. Struktur pengulangan umum
repeat N times
aksi
yang artinya aksi diulang dikerjakan sebanyak N kali
2. Struktur pengulangan for
for pencacah pengulangan dari 1 sampai N do
aksi
yang artinya aksi dilakukan sebanyak hitungan cacah
pengulangan
Pengulangan Lanj.1
3. Struktur pengulangan repeat-until
repeat
aksi
until kondisi
yang artinya pengulangan aksi dilakukan hingga kondisi berhenti
terpenuhi
4. Struktur pengulangan while
while kondisi do
aksi
yang artinya selama kondisi pengulangan masih benar maka aksi
dikerjakan
Notasi Algoritmik
Pseudo-Code
• Notasi algoritmik yang baik adalah notasi yang mudah dibaca dan
mudah ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman.
• Contoh:
1) Pernyataan dalam notasi deskriptif;
tulis nilai x dan y
maka pseudo-code-nya:
write(x,y)
notasi write berarti nilai x dicetak ke piranti keluaran
2) Pernyataan dalam notasi deskriptif;
isikan nilai x ke dalam min
maka pseudo-code-nya:
min  x
jika ditranslasikan ke bahasa pascal min:=x;
Struktur Teks Algoritma
Berdasarkan contoh diatas, maka teks algoritma selalu disusun
oleh tiga bagian blok, yaitu:
1. Bagian judul (header)
 berisi penjelasan tentang algoritma, uraian singkat mengenai
masalah yang akan diselesaikan, masukan dan keluarannya
2. Bagian deklarasi (declaration)
 berisi semua nama yang dipakai, meliputi nama tipe, nama
konstanta, nama peubah, nama prosedur dan nama fungsi
3. Bagian algoritma
 berisi langkah-langkah penyelesaian masalah
Struktur Teks Algoritma
Untuk mengilustrasikan akan diberi 2 contoh
1) Algoritma pertama adalah untuk mencetak tulisan:
Hello, world
algoritma untuk menulis “Hello, World”:
PROGRAM HelloWorld
{Program untuk mencetak “Hello World”
Masukan:-
Keluaran: string Hello World }
DEKLARASI
{tidak ada}
ALGORITMA
write(“Hello, world”);
2) Program untuk mencetak tabel konversi suhu dalam derajat
Fahrenheit (F) dan suhu ekivalennya dalam Celcius (C)
dengan menggunakan rumus:
C = 5/9 (F – 32)
Data masukan adalah suhu awal (x) dan suhu akhir (y).
Misalkan jika x=0 dan y=100 dan step=20, tabel yang ingin
dihasilkan:
F C
0 -17.8
20 -6.7
40 4.4
60 15.6
80 26.7
100 37.8
Maka untuk mencetak tabel konversi suhu adalah:
PROGRAM FahrenheitCelcius
{Program untuk mencetak tabel Fahrenheit-Celcius dari x  y
Masukan: suhu awal, suhu akhir, step
Keluaran: tabel konversi suhu dalam C dan F}
DEKLARASI
F, C : real
x, y, step : integer
ALGORITMA
read (x, y, step)
Fx
while F <= y do
C=5/9 * (F-32)
write (F, C)
F  F + step
endwhile