Anda di halaman 1dari 20

MATA KULIAH : ASPEK HUKUM PIDANA DALAM BISNIS (SH 509)

Pertemuan ke-1 : Fungsi Hukum Pidana dalam Mengatur


Kegiatan Bisnis
Men commit murder and all sorts of mayhem, in a few
years they're back on the streets. Highway robbery and
white collar crime, and they laugh at the system they
beat.

Waylon Jennings

Rahel Octora, SH.,M.Hum


dosen Hukum Pidana
Fakultas Hukum Universitas Kristen Maranatha

Rahel Octora el_octora Law Talk with


Rahel Octora
Pengertian Hukum Pidana
Menurut Prof. Moeljatno:

• Hukum Pidana adalah bagian dari keseluruhan hukum yg berlaku di suatu


negara, yg mengadakan dasar-dasar dan aturan untuk:

• 1) menentukan perbuatan-perbuatan mana yg tidak boleh dilakukan, yg dilarang,


dgn disertai ancaman atau sanksi berupa pidana tertentu bagi barangsiapa yang
melanggar larangan tsb;

• 2) menentukan kapan dan dalam hal-hal apa kepada mereka yg telah


melanggar larangan-larangan itu dapat dikenakan atau dijatuhi pidana
sebagaimana yg telah ditetapkan.

Substantive Criminal Law / Hukum Pidana Materiil


• 3) menentukan dengan cara bagaimana pengenaan pidana
itu dapat dilaksanakan apabila ada orang yang disangka
telah melanggar larangan tsb.

Criminal Procedure/ Hukum Acara


Pidana
Unsur dari HUKUM MATERIL:

 Hukum Materil: (HUKUM PIDANA-KUHP)

a. Mengatur siapa subjek yang dikenai aturan


b. Mengatur tindakan apa yang diperbolehkan / dilarang
c. Mengatur ancaman sanksi bagi pelanggarnya.
Inti Pembahasan Hukum Pidana

Perbuatan
(ASAS
LEGALITAS)

Pertanggungjawaban
(geen straf zonder
schuld / asas tiada
pidana tanpa
kesalahan)

SANKSI
Sifatnya menderitakan
Hukum Pidana = Hukum Publik
• Hukum publik adalah hukum yang:
- Memiliki kaitan dengan masyarakat sebagai suatu
organisasi di dalam suatu Negara.
- Terkait dengan pemenuhan kepentingan-kepentingan
umum
- Memerlukan campur tangan pemerintah di dalam
penegakannya di kehidupan kemasyarakatan
Karakteristik Hukum Publik Hukum Privat
Hubungan yang diatur Antara negara dengan individu, Antara orang perorangan
antara organ pemerintah yang
satu dengan yang lain
Kewajiban Penegakkan Pemerintah menentukan Warga masyarakat mengatur
hubungan hukum dengan sendiri hubungan antar mereka;
warga masyarakat (walaupun tetap terikat pada
Contoh: pemberian izin usaha, aturan prosedural)
Sifat kepentingan yang Kepentingan umum Kepentingan Khusus
dilindungi
Sarana penegakkan hukum Tuntutan pidana Gugatan ganti rugi,
permohonan dikeluarkannya
Sanksi administratif penetapan hakim
Konsekuensi Publik dari Hukum Pidana
1) Persetujuan / ijin/ permaafan dari korban tindak pidana
tidak menghapuskan sifat “dapat dipidana” dari tindakan itu
2) Dituntut / tidaknya suatu tindak pidana tidak
digantungkan pada inisiatif korban, kecuali untuk delik
aduan
3) Segala kewenangan korban dalam proses acara pidana
diambil alih oleh negara, dijalankan oleh aparat-aparat
negara.
ASAS LEGALITAS
• nullum delictum, nulla poena sine praevia lege
poenali, artinya: tiada delik, tiada pidana,
tanpa didahului oleh ketentuan pidana dalam
perundang-undangan

• Dalam tradisi civil law, aspek pertama adalah


penghukuman harus didasarkan pada
undang-undang, dengan kata lain
berdasarkan hukum yang tertulis.
GEEN STRAF ZONDER SCHULD
• tiada pidana tanpa kesalahan.
• “Kesalahan” adalah keadaan jiwa
seseorang yang melakukan perbuatan dan
perbuatan yang dilakukan itu sedemikian
rupa, sehingga orang itu patut dicela
• Kesalahan  Kesengajaan ATAU
Kelalaian
Aspek Bisnis sifatnya Privat??

• Hukum bisnis: hukum yang mengatur kegiatan


bisnis agar berjalan secara adil.

• Dasar-dasar hubungan bisnis antar para pihak:


perjanjian – asas kebebasan berkontrak – ranah
hukum perdata
• Aturan hukum yang terkait : perihal PMH,
wanprestasi, dan hal-hal yang berkenaan dengan
pelaksanaan kontrak bisnis.
Mengapa perlu hukum pidana? Karena terjadi
Kejahatan Bisnis
• Mengandung makna filosofis:
telah terjadi perubahan nilai (values) dalam masyarakat
ketika suatu aktivitas bisnis dioperasikan sedemikian rupa
sehingga sangat merugikan kepentingan masyarakat luas

• Makna Yuridis
terdapat dua sisi dari satu mata uang yaitu di satu sisi
terdapat aspek hukum perdata, dan sisi lain pidana.
Kedua aspek hukum ini memiliki dua tujuan yang berbeda
secara diametral dan memiliki sifat atau karakteristik yang
juga bertentangan satu sama lain
Definisi “Kejahatan Bisnis”
Conklin mendefinisikan kejahatan bisnis sebagai
berikut:
• “ Business crime is an illegal act, punishable by a
criminal sanction, which is committed by an individual
or a corporation in the course of a legitimate
occupation or pursuit in the industrial or commercial
sector for the purpose of obtaining money or
property, avoiding the payment of money or the loss
of property, or obtaining business or personal
advantage”
Definisi “Kejahatan Ekonomi” :
• Kejahatan ekonomi di dalam pengertiannya
yang luas diistilahkan dengan berbagai
istilah antara lain economic crime, crime as
business, business crime, abuses of
economic power. (Barda Nawawi).

• *) kejahatan ekonomi adalah kejahatan


yang terjadi di lingkungan bisnis. (Muladi)
Lanjutan
• Kejahatan bisnis menunjukan bahwa
telah terjadi penyimpangan terhadap
etika bisnis.
• Kejahatan bisnis baik yang dilakukan oleh
orang perorangan maupun oleh korporasi
merupakan bagian dari Tindak Pidana
Ekonomi.
• Aturan TPE di Indonesia : UU Drt 7/ 1955
Maka, mengapa diperlukan hukum pidana dalam mengatur
aktivitas bisnis?

Hukum pidana yang sifatnya memaksa, dihadapkan pada


aktivitas bisnis yang diatur oleh hukum yang sifatnya
mengatur.

Terjadi pergeseran karena saat ini kegiatan bisnis banyak


berdampak pada dirugikannya kepentingan publik.

Dalam penerapannya pada bidang bisnis, tetap perlu


memperhatikan sifat hukum pidana sebagai ultimum
remedium
BAGAIMANA MEMBATASINYA?
▫ Jangan menggunakan hukum pidana untuk
pembalasan semata-mata;
▫ Jangan menggunakan hukum pidana bilamana
korbannya tidak jelas;
▫ Jangan menggunakan hukum pidana untuk
mencapai tujuan yang dapat dicapai dengan cara
lain yang sama efektifnya dengan kerugian yang
lebih kecil (ultima ratio principle);
▫ Jangan menggunakan hukum pidana bilamana
kerugian akibat pemidanaan lebih besar daripada
kerugian akibat tindak pidana sendiri;
BAGAIMANA MEMBATASINYA?
▫ Jangan menggunakan hukum pidana bilamana
hasil sampingan (by product) yang ditimbulkan
lebih merugikan dibanding dengan perbuatan
yang dikriminalisasikan;
▫ Jangan menggunakan hukum pidana apabila
tidak mendapat dukungan luas masyarakat;
▫ Jangan menggunakan hukum pidana apabila
diperkirakan tidak efektif (unenforceable);
▫ Hukum pidana harus bisa menjaga keselarasan
antara kepentingan Negara, kepentingan umum
dan kepentingan individu;
Contoh-contoh kejahatan bisnis:
• Persaingan curang
• Kejahatan terhadap konsumen
• Kejahatan terhadap lingkungan hidup
• Penggelapan pajak
• Pencurian karya intelektual
• Kejahatan perbankan
• Penggelapan dana investasi
• Penipuan melalui media periklanan
• dll

• *)sifatnya tanpa kekerasan, dilandasi motif memperoleh


keuntungan ekonomi
Berikan pendapat Saudara : (bagi yang berminat untuk berpartisipasi / tidak wajib)

diperhitungkan sebagai poin keaktifan (nilai KAT)


tuliskan pendapat saudara maks.2 halaman (ketik), kirim format pdf. Teknis pengiriman akan
diinformasikan melalui jalur komunikasi kelas.

Menurut pendapat Saudara, dalam mengatasi maraknya


kejahatan di dunia bisnis, bagaimana negara harus menetapkan
kebijakan ? Apakah selalu harus dengan menetapkan sanksi
pidana / kriminalisasi? Uraikan argumentasi yang logis dan
terstruktur, berikan contoh untuk mendukung argumen anda.

Materi Pertemuan ke 2 : Business Crime, Economic Crime, White Collar Crime

Pelajari bahan bacaan dari : ..............

Anda mungkin juga menyukai