Anda di halaman 1dari 16

Hubungan

Sosial
H. Tantan Tanwirulyaman, S.Ag, MM.Pd

Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas


“Interaksi sosial merupakan
hubungan-hubungan sosial
dinamis yang menyangkut
hubungan antarindividu, antara
individu dan kelompok, atau
antarkelompok” (John Lewis
Gillin)

Interaksi sosial adalah kunci bagi seluruh


kehidupan sosial karena tidak mungkin ada
kehidupan bersama tanpa interaksi sosial.
Oleh karena itu, komunikasi dan kontak sosial
merupakan dasar eksistensi suatu masyarakat.
Interaksi Sosial
 Interaksi antarmanusia terjadi karena
manusia saling membutuhkan. Disamping
itu manusia secara kodrati adalah makhluk
sosial. Interaksi sosial adalah hubungan
timbal balik berupa aksi saling
mempengaruhi antarindividu, antara
individu dan kelompok, dan antarkelompok.
 Dalam hubungan tersebut, individu atau kelompok bekerja sama atau berkonflik,
melakukan interaksi, baik formal maupun informal, baik langsung maupun tidak
langsung. Dalam interaksi sosial, salah satu pihak memberikan stimulus atau aksi dan
pihak lain memberikan respon atau reaksi.

Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas


Syarat Terjadinya
Interaksi Sosial
Menurut Soerjono
Soekanto, interaksi sosial
tidak mungkin terjadi
tanpa kontak sosial dan
komunikasi.

Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas


 Kontak Sosial  Komunikasi

Kata “kontak” diturunkan dari Komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau
Bahasa Latin: cum yang berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang
berarti bersama-sama dan dimaksud dapat dipahami. Lima unsur pokok dalam
tangere yang berarti komunikasi; Komunikator, Komunikan, Pesan, Media, Efek
menyentuh. Kontak sosial
memiliki sifat-sifat sebagai
berikut.
 Kontak sosial dapat
bersifat positif atau negatif.
 Kontak sosial dapat
bersifat primer atau
sekunder.
Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas
 Faktor-faktor Pendorong Interaksi Sosial
Interaksi sosial dilandasi oleh
Imitasi Sugesti beberapa faktor psikologis yaitu,
 Imitasi, adalah tindakan meniru orang lain.
 Sugesti, berlangsung ketika seseorang
memberi pandangan atau pernyataan sikap
yang dianutnya dan diterima oleh orang lain.
 Identifikasi, merupakan kecendrungan atau
keinginan seseorang untuk menjadi sama
Identifikasi Empati dengan pihak lain (meniru secara
keseluruhan).
 Simpati, merupakan kondisi ketertarikan
seseorang kepada orang lain.
 Empati, merupakan simpati mendalam yang
dapat mempengaruhi kondisi fisik dan jiwa
seseorang.
Menurut proses terbentuknya, keteraturan sosial terjadi melalui tahap-tahap
berikut.
 Tertib sosial (social order), yaitu suatu kondisi kehidupan masyarakat yang
Bentuk-bentuk aman, dinamis, dan teratur ditandai dengan setiap individu bertindak sesuai
Interaksi Sosial hak dan kewajibannya.
 Hubungan antara  Order yaitu sistem norma dan nilai sosial yang berkembang, diakui, dan
Keteraturan Sosial dipatuhi oleh seluruh anggota masyarakat
dan Interaksi
Sosial  Keajegan yaitu suatu kondisi keteraturan yang tetap dan tidak berubah
sebagai hasil dari hubungan antara tindakan, nilai, dan norma sosial yang
Keteraturan sosial berlangsung terus menerus.
merupakan hubungan
 Pola yaitu corak hubungan yang tetap atau ajeg dalam interaksi sosial dan
yang selaras dan
dijadikan model bagi semua anggota masyarakat atau kelompok.
serasi antara interaksi
sosial, nilai sosial, dan
norma sosial
Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas
 Proses Sosial yang
Bersifat Asosiatif
Bentuk-Bentuk Bebeapa bentuk kerjasama
Kerja sama
Interaksi Sosial Kerja sama didefinisikan
 Kerja sama spontan (kerja
sama serta merta)
Menurut Gillin, interaksi sosial sebagai usaha bersama
berlangsung dalam dua jenis antarindividu atau  Kerja sama langsung (hasil
proses sosial, yaitu proses kelompok untuk mencapai dari perintah atasan atau
asosiatif dan proses disosiatif. tujuan bersama. penguasa)
Proses asosiatif mengarah pada  Kerja sama kontrak (kerja
persatuan atau integrasi sosial. sama atas dasar tertentu)
Sebaliknya, proses disosiatif,
yang disebut juga proses oposisi,
 Kerja sama tradisional
cara melawan seseorang atau (kerjasama sebagai bagian
sekelompok orang demi meraih antarunsur dalam sistem
tujuan tertentu. sosial)
Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas
Akomodasi

Akomodasi memiliki dua pengertian,


yakni sebagai keadaan dan sebagai
proses. Akomodasi sebagai keadaan
mengacu pada keseimbangan
interaksi antarindividu atau
antarkelompok berkaitan dengan nilai
dan norma sosial yang berlaku.
Akomodasi sebagai proses mengacu
pada usaha-usaha manusia untuk
meredakan pertentangan agar tercipta
keseimbangan.

Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas


Akomodasi sebagai sebuah proses mempunyai beberapa bentuk, yaitu:
 Koersi, melalui paksaan secara fisik maupun psikologis
 Arbitrase, Pertentangan diselesaikan oleh pihak ketiga yang dipilih oleh
kedua belah pihak.
 Mediasi hampir menyerupai arbitrase. Dalam proses mediasi, kedudukan
pihak ketiga hanya sebagai penasihat.
 Stalemate, terjadi ketika pihak-pihak yang bertikai memiliki kekuatan yang
seimbang
 Ajudikasi, yaitu cara menyelesaikan masalah melalui pengadilan
 Segregasi, yaitu bentuk akomodasi ketika masing-masing pihak memisahkan
diri

Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas


Asimilasi
Apabila dua kelompok
melakukan asimilasi, maka
batas-batas antarkelompok
akan hilang dan keduanya
melebur menjadi satu
kelompok yang baru.
Akulturasi
Akulturasi adalah berpadunya
dua kebudayaan yang berbeda
dan membentuk suatu
kebudayaan baru dengan tidak
menghilangkan ciri kepribadian
masing-masing.
Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas
Kontravensi
 Proses sosial yang Kontravensi ditandai dengan
Bersifat Disosiatif ketidakpuasan seseorang,
perasaan tidak suka yang
disembunyikan, kebencian, dan
Persaingan keragu-raguan terhadap
Persaingan adalah perjuangan kepribadian seseorang.
berbagai pihak untuk mencapai Kontravensi cenderung bersifat
tujuan tertentu. Salah satu ciri rahasia. Perang dingin
dari persaingan adalah merupakan salah satu contoh
perjuangan yang dilakukan kontravensi karena tujuannya
secara damai dan sportif (fair membuat lawan tidak tenang
play), artinya persaingan selalu atau resah. Dalam hal ini lawan
menjungjung tinggi batasan dan tidak diserang secara fisik tetapi
aturan. secara psikologis.
Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas
Pertentangan
Pertentangan atau konflik adalah perjuangan
individu atau kelompok sosial untuk memenuhi
tujuan dengan cara menentang pihak lawan.
Bisaanya, konflik disertai dengan ancaman atau
kekerasan. Pertentangan tidak selalu bersifat
negatif. Pertentangan juga dapat menjadi alat
untuk menyesuaikan norma-norma yang telah
ada dengan kondisi baru yang sesuai dengan
perkembangan masyarakat. Pertentangan dapat
pula menghasilkan kerja sama karena masing-
masing pihak dapat saling berintrospeksi dan
memperbaiki diri.
Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas
 Ascribed status, merupakan status seseorang yang
Status dan Peran dalam Interaksi
Sosial dicapai dengan sendirinya tanpa memperhatikan
perbedaan rohaniah dan kemampuan. Status
 Status (kedudukan) tersebut dapat diperoleh sejak lahir.
Merupakan posisi seseorang secara  Achievedstatus, merupakan status yang diperoleh
umum di mayarakat dalam hubungannya seseorang melalui usaha-usaha yang disengaja.
dengan orang lain. Posisi seseorang
menyangkut lingkungan pergaulannya,  Assignedstatus merupakan status yang diperoleh
prestise, hak-hak dan kewajibannya. dari pemberian pihak lain.
Dalam kenyataan masyarakat, seseorang dapat
Menurut Ralf Linton, dalam mempunyai beberapa status. Bahkan dalam waktu
kehidupan masyarakat bersamaan dia dapat menjalankan beberapa status
terdapat tiga macam status: sekaligus. Beragam status yang dimiliki seseorang
tersebut dapat menimbulkan pertentangan atau
konflik status (status konflik).

Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas


Peran
Peran merupakan aspek dinamis dari
kedudukan atau status. Peran adalah
perilaku yang diharapkan oleh pihak
lain terhadap seseorang dalam
melaksanakan hak dan kewajiban
sesuai dengan status yang
dimilikinya. Status dan peran tidak
dapat dipisahkan karena tidak ada
peran tanpa status dan tidak ada
status tanpa peran. MA Al-Riyadl

Sama seperti status, peran dapat dimiliki manusia sejak lahir atau diperoleh
dari lingkungan sosial. Peran-peran tersebut harus dilaksanakan sekaligus.
Disinilah akan terjadi konflik peran.

Sosiologi SMAN 1 Cibeber


Pustaka Sumber
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2014. Sosiologi 1:Kelompok Peminatan
Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta. Esis Erlangga

Copyright. Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas

Sosiologi Madrasah Aliyah Al-Riyadl Cipanas