Anda di halaman 1dari 14

APLIKASI STATISTIK MAXWELL-BOLTZMANN

GAS IDEAL MONOATOMIK

 Asumsi Dasar
 Jumlah Rata-rata Molekul
Disetiap Keadaan Energi


FUNGSI PARTISI

JUMLAH PARTIKEL PADA TINGKAT ENERGI KE-i

ELLA DESTARI NINGSIH


(15034045)
ENDA YULIANA (15034059)

Dosen Pembimbing : Drs. Asrizal M.Si


Asumsi Dasar
Gas monoatomik terdiri dari N molekul, yang terdiri dari
massa (m) dan juga terdiri dari volume (V) dan

mengabaikan gaya gravitasi pada bidang ersebut.

Masing-masing molekul memiliki karakteristik dengan


posisi koordinat x,y,z dan koordinat kecepatan vx,vy, vz

Molekul dikatakan berinteraksi apabila ia bertabrakan


dengan dinding sehingga energi potensialnya menjadi tak
terhingga

Jika molekul dianggap bagian dari massa maka energi


kinetik hanya bergerak translasi
Jumlah Rata-rata Molekul Disetiap
Keadaan Energi

Jika molekul – molekul dapat dianggap bagian dari massa maka
energi kinetik nya hanya energi kinetik translasi.

Untuk semua bagian ruang yang ditempati oleh gas :

Pers
(1)

Pers
(2)
FUNGSI PARTISI
Fungsi Partisi ini hanya berlaku pada
ruang yang ditempati gas saja

FUNGSI PARTISI

Pers
(3)
JUMLAH PARTIKEL PADA TINGKAT
ENERGI KE-i :

Pers
(4)

H diganti dengan pengalian 6 kali differensial (dx dy dz dvx dvy dvz)


sehingga :

Pers
(5)

Pers
(6)
Pers
(7)

 Pers
(8)
Substitusi persamaan (3) ke persamaan (7)

Pers
(9)
Substitusi persamaan (9) ke persamaan (8)
Pers (10)


Persamaan diatas disebut sebagai persamaan
gas ideal.
Entropi S adalah :

Dimana A adalah
penjumlahan untuk semua
istilah yang tidak
bergantung T, V dan s.

Pers (11)
Entropi Spesifik dari Molar

Energi dalam U pada gas adalah :


Energi dalam Spesifik dari Molar

Kapasitas panas pada volume tetap :


Dari kapasitas spesifik panas pada keadaan tekanan
konstan

 
Rasio Poisson  

TERIMA KASIH