Anda di halaman 1dari 24

NERACA

MASSA SISTIM
TANPA
REAKSI KIMIA

MERIATNA, ST., MT
Perumusan Masalah Neraca Massa
Variabel-variabel Neraca Massa
Tahap awal dalam mendefinisikan persoalan neraca massa
adalah
 Menetapkan batasan-batasan sistim,
 Menetapkan semua aliran masuk dan keluar sistim, dan
 Menetapkan seluruh komponen yang ada pada semua
alur-alir.

Untuk memperoleh hasil perhitungan yang tepat dari


semua massa yang masuk dan keluar sistim maka harus
diketahui laju alir senyawa/zat kimia yang ada pada setiap
aliran.
Laju alir total pada setiap alur-alir dinyatakan dengan persamaan:

dimana:
N = Laju alir mol total (mol/satuan waktu)
F = Laju air massa total (massa/satuan waktu)
Nj = Laju air mol komponen j (mol/waktu)
Fj = Laju alir massa komponen j (massa/waktu)

Apabila laju alir semua komponen diketahui maka laju alir


total merupakan “dependent variable”. Fraksi massa (fraksi
berat), Wj dan fraksi mol, Xj sebanyak S komponen di dalam
setiap alur-alir berjumlah = 1.
Apabila laju alir komponen diketahui, maka komposisi
dapat dihitung dengan persamaan:

Contoh
Air asin dengan fraksi massa NaCl 0,05 dan fraksi massa
air 0,95 diumpankan ke sebuah unit desalinasi dengan
laju 100 kg/jam. Apabila berat molekul NaCl = 58,5
kg/kmol dan berat molekul air 18 kg/kmol. Hitung: laju
alir mol dan fraksi mol komponen
Untuk sejumlah S komponen, maka apabila komposisi
sebanyak S-1 diketahui atau dihitung, maka komposisi
komponen terakhir dapat dihitung dengan persamaan:
Neraca Massa dan Sifat-sifatnya

Untuk sistim tanpa reaksi dalam keadaan tunak:

Contoh soal
Pada proses pemurnian air laut yang mengandung fraksi
massa garam 0,035 dilakukan dengan cara penguapan
untuk memperoleh 1000 kg air murni/jam. Hitung jumlah
air laut yang diperlukan apabila berdasarkan pertimbangan
korosi, fraksi massa garam yang boleh dibuang adalah
sebesar 0,07.
Ada sebanyak 5 variabel alur-alir yang terlibat di dalam
proses yaitu: 2 (air dan NaCl) pada aliran umpan (S) + 2
(air dan NaCl) pada aliran buangan (B) + 1 (air) pada
aliran produk (P).
Contoh 2
Jika produk larutan encer 20% mass HNO2 dipekatkan
menjadi larutan 60% massa HNO3, Berapakah jumlah
H2O yang harus dipisahkan dari setiap 1.000 kg/menit
larutan encer
Penyelesaian
Aliran F1 Aliran F2 Aliran F3

No Komponen
Jumlah Fraksi Jumlah Fraksi Jumlah Fraksi
Massa Massa Massa Massa Massa Massa

1 HNO3 20%

2 H2O 80%

3 Laju Alir 1.000 mol/menit


Neraca Massa Total
F1 = F2 + F3 (1)

Neraca Massa komponen


HNO3 : n HNO3. F1 = nHNO3 F2 + nHNO3 F3 (2)
H2O : a H2O. F1 = aH2O F2 + aH2O F3 (3)
Sehingga
HNO3 : 0.2 (100) = 0 + W3 F3

H2O : 0.8 (100) = W2F2 + W2 F3


Persamaan Neraca Massa Independen
Apabila sistim melibatkan sebanyak S buah komponen,
akan diperoleh sejumlah (S+1) persamaan neraca massa
yaitu:
S buah persamaan neraca komponen, dan
1 buah persamaan neraca massa total.

Untuk (S+1) buah persamaan ini, hanya S buah


persamaan yang “independent” dan neraca massa total
selalu dapat dihitung dari persamaan yang lain. Untuk
sejumlah alur-alir dan komponen berlaku persamaan:
Persamaan neraca massa total adalah

Apabila semua persamaan konservasi komponen


dijumlahkan, diperoleh:

Fraksi berat total semua komponen = 1, maka:


Informasi Neraca Massa
Pada penyelesaian persoalan neraca massa, diperlukan
beberapa tahapan sebagai berikut:
tetapkan alur-alir, baik yang masuk maupun yang keluar
sistim,
1. tetapkan semua variabel alur-alir yang
menggambarkan laju alir dan komposisi pada setiap
alur-alir,
2. buat persamaan neraca massa dengan S buah neraca
independen, dan
3. tetapkan dasar perhitungan
Ada 3 jenis bentuk hubungan pendukung antar
beberapa variabel alur-alir, yaitu:
1. fractional recoveries, Fraksi komponen pada aliran
umpan yang terbawa oleh aliran produk

Misalnya :

2. hubungan-hubungan komposisi, dan


3. perbandingan- perbandingan laju alir (flow ratios).
Pada persoalan neraca massa juga terdapat ketentuan yang dipersyaratkan,
yaitu:
1. penentuan harga dari satu atau beberapa variabel alur-alir,
2. penetapan hubungan antara beberapa variabel alur-alir.

Contoh 3:
Suatu umpan yang akan dipisahkan di dalam sebuah kolom distilasi (proses
pemisahan) dialirkan dengan laju 1000 mol/jam terdiri dari (% mol):
20% propana (C3)
30% iso-butana (i-C4)
30% n pentane (C5)
20% iso pentana (i-C5) (sisa)
Pada proses ini diharapkan semua propana di dalam umpan dan 80% iso-
pentana di dalam umpan dapat diperoleh pada produk atas (destilat). Selain
itu produk atas juga mengandung 40% iso-butana. Produk bawah
diharapkan akan diperoleh semua normal pentana yang ada didalam
umpan. Tentukan secara lengkap semua komposisi distilat dan produk bawah.
Penyelesaian:
Seluruh informasi tentang neraca massa tersebut telah
ditunjukkan pada skema dalam gambar. Di dalam gambar
tersebut mol fraksi (i-C5) yang diberi tanda kurung
merupakan variabel “dependent” tidak diperlukan secara
eksplisit di dalam perhitungan neraca massa