Anda di halaman 1dari 23

PASAR MODAL

PASAR YANG MEMPERJUALBELIKAN BERBAGAI


INSTRUMEN KEUANGAN (SEKURITAS) JANGKA
PANJANG, BAIK DALAM BENTUK UTANG
MAUPUN MODAL SENDIRI YANG DITERBITKAN
OLEH PERUSAHAAN SWASTA (TJIPTONO
DARMADJI)

SUATU TEMPAT ATAU SISTEM BAGAIMANA CARA


DIPENUHINYA KEBUTUHAN-KEBUTUHAN DANA
UNTUK KAPITAL SUATU PERUSAHAAN,
MERUPAKAN PASAR TEMPAT ORANG MEMBELI
DAN MENJUAL SURAT EFEK YANG BARU
DIKELUARKAN (MUNIR FUADY)

1
SUATU PASAR DIMANA DANA-DANA JANGKA PANJANG
BAIK UTANG MAUPUN MODAL SENDIRI
DIPERDAGANGKAN

SUATU KEGIATAN YANG BERKENAAN DENGAN


PENAWARAN UMUM DAN PERDAGANGAN EFEK,
PERUSAHAAN PUBLIK YANG BERKAITAN DENGAN
EFEK YANG DITERBITKANNYA, SERTA LEMBAGA DAN
PROFESI YANG BERKAITAN DENGAN EFEK (UU
PASAR MODAL)

MERUPAKAN TEMPAT MEMPEROLEH DANA JANGKA


PANJANG

ALASAN PEMBENTUKAN PASAR MODAL ADALAH


KARENA LEMBAGA INI MAMPU MENJALANKAN
FUNGSI EKONOMI DAN KEUANGAN

2
TIGA SERANGKAI BURSA
PASAR MODAL UNTUK
MEMPERDAGANGKAN EFEK (JANGKA
PANJANG), PASAR UANG UNTUK
MEMPERDAGANGKAN UANG/DANA
JANGKA PENDEK, SEMENTARA
PASAR KOMODITAS MERUPAKAN
TEMPAT UNTUK
MEMPERDAGANGKAN BARANG-
BARANG KOMODITAS.

3
FUNGSI PASAR MODAL
 SARANA UNTUK MENGHIMPUN DANA-DANA
MASYARAKAT UNTUK DISALURKAN KE
DALAM KEGIATAN-KEGIATAN YANG
PRODUKTIF
 SUMBER PEMBIAYAAN YANG MUDAH,
MURAH DAN CEPAT BAGI DUNIA USAHA
DAN PEMBANGUNAN NASIONAL
 MENDORONG TERCIPTANYA KESEMPATAN
BERUSAHA DAN SEKALIGUS MENCIPTAKAN
KESEMPATAN KERJA
 MEMPERTINGGI EFISIENSI ALOKASI
SUMBER PRODUKSI
4
 MEMPERKOKOH BEROPERASINYA
MEKANISME FINANSIAL MARKET DALAM
MENATA SISTEM MONETER, KARENA
PASAR MODAL DAPAT MENJADI SARANA
“OPEN MARKET OPERATION”
SEWAKTU-WAKTU DIPERLUKAN OLEH
BANK SENTRAL
 MENEKAN TINGGINYA TINGKAT BUNGA
MENUJU SUATU “RATE” YANG
REASONABLE
 SEBAGAI ALTERNATIF INVESTASI BAGI
PARA PEMODAL
5
FUNGSI EKONOMI

PASAR MODAL MENYEDIAKAN


FASILITAS UNTUK MEMINDAHKAN
DANA DARI LENDER (PEMILIK DANA)
KE BORROWER (PENERIMA DANA)
DENGAN MENGINVESTASIKAN
KELEBIHAN DANA YANG DIMILIKI
PARA LENDERS DENGAN
MENGHARAPKAN AKAN
MENDAPATKAN IMBALAN DARI
PENYERTAAN DANA TERSEBUT
6
KEPENTINGAN BORROWERS
DENGAN TERSEDIANYA DANA DARI PIHAK
LUAR MEMUNGKINKAN PERUSAHAAN
TERSEBUT MELAKUKAN PENGEMBANGAN
KEGIATAN BISNIS TANPA HARUS
MENUNGGU DANA DARI HASIL PRODUKSI
PERUSAHAAN, MELALUI PROSES INI
DIHARAPKAN AKAN TERJADI
PENINGKATAN PRODUKSI BARANG ATAU
JASA, SEHINGGA PADA AKHIRNYA
SECARA KESELURUHAN AKAN
BERDAMPAK PADA PENINGKATAN
KEMAKMURAN
7
FAKTOR-FAKTOR PENTING YANG PERLU
DIPERHATIKAN DI DALAM BURSA EFEK :
 TUJUANNYA ADALAH MENYEDIAKAN DANA UNTUK
MEMBIAYAI INVESTASI PERUSAHAAN PADA BARANG
MODAL DAN MENAMBAH ALAT-ALAT PRODUKSI
 DANA YANG DISEDIAKAN ADALAH DALAM BENTUK
JANGKA PANJANG
 PENYEDIA DANA (LENDER) ADALAH LEMBAGA-
LEMBAGA KEUANGAN DAN MASYARAKAT LUAS
 INVESTASI MENGINGINKAN TERJAMINNYA LIKUIDITAS
OLEH SEBAB ITU EFEK YANG DIPERDAGANGKAN
ADALAH NEGOTIABLE SECURITIES
 EFEK ATAU SEKURITAS TIDAK HANYA TANDA UTANG
ATAU PINJAMAN (DEBT SECURITIES),TETAPI JUGA
MERUPAKAN TANDA KEPEMILIKAN MODAL SENDIRI
(EQUITY SECURITIES) YANG DIPERLUKAN UNTUK
PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN PEREKONOMIAN
8
PERANAN PASAR MODAL BAGI
PEMBANGUNAN EKONOMI
MEMASUKI MILENIUM KETIGA → PROSES
GLOBALISASI → LIBERALISASI PASAR → TERBUKA
DAN BEBAS

HAMPIR SELURUH NEGARA DI DUNIA SALING MEMILIKI


TINGKAT KETERGANTUNGAN YANG TINGGI.
MEMUNCULKAN BERBAGAI MACAM KESEPAKATAN
DAN PERJANJIAN ANTARA NEGARA BAIK DALAM
TINGKAT BILATERAL, REGIONAL DAN MULTILATERAL,
ANTARA LAIN KESEPAKATAN-KESEPAKATAN NAFTA
(NORTH AMERICAN FREE TRADE AREA), EU
(EUROPEAN UNION), AFTA (ASEAN FREE TRADE
AREA), APEC (ASIA PACIFIC ECONOMIC
COOPERATION), GATT (GENERAL AGREEMENT ON
TRADE AND TARIFFS) DAN WTO (WORLD TRADE
ORGANIZATION).
9
IDE DASAR LIBERALISASI ADALAH UNTUK
MENGHAPUSKAN SEMUA HAMBATAN DALAM
PERDAGANGAN DAN EKONOMI, SEHINGGA
SEMUA PELAKU BISNIS DARI BERBAGAI
NEGARA BISA MELAKUKAN PERDAGANGAN DI
DUNIA INI TANPA DISKRIMINASI

PEMERINTAH SETIAP NEGARA HANYA


BERTUGAS SEBAGAI PEMBUAT KEBIJAKAN
UNTUK MEMPERLANCAR PERDAGANGAN
BEBAS, TETAPI LIBERALISASI EKONOMI
MENIMBULKAN DAMPAK, YAITU KIAN
KETATNYA PERSAINGAN DAN EFISIENSI DI
BIDANG EKONOMI
10
SECARA POSITIF BAGI NEGARA-NEGARA
YANG PEREKONOMIANNYA DIBANGUN
DENGAN CARA SUBSIDI DAN PROTEKSI,
AKAN MENDAPATKAN MOMENTUM UNTUK
MELAKUKAN REFORMASI EKONOMI UNTUK
MENCAPAI PEREKONOMIAN YANG EFISIEN
DAN EFEKTIF

BAGI NEGARA-NEGARA YANG TIDAK SIAP


DENGAN SUMBERDAYA MANUSIA, EKONOMI
DAN INFRASTRUKTUR SOSIAL, TENTUNYA
AKAN MENJADI WILAYAH PEMASARAN
BARANG DAN JASA DARI NEGARA-NEGARA
LAIN

11
PERSOALAN BESAR DARI LIBERALISASI DAN
GLOBALISASI EKONOMI ADALAH TIDAK ADANYA
TINGKAT KESETARAAN DARI SEGI EKONOMI DAN
POLITIK DI ANTARA NEGARA-NEGARA DI DUNIA

BAGI INDONESIA, PASAR BEBAS MERUPAKAN


TANTANGAN BERAT SEKALIGUS PELUANG UNTUK
MENGEFISIENKAN DAN MENGEFEKTIFKAN
PEREKONOMIANNYA. MOMENTUM LIBERALISASI
HARUS DIJADIKAN TITIK MASUK MENUJU
PEREKONOMIAN INDONESIA YANG LEBIH BAIK
DAN BERDAYA SAING. MEMPERSIAPKAN DIRI
SEBISA MUNGKIN JAUH LEBIH BAIK DARIPADA
MENENTANG GELOMBANG BESAR SEJARAH DAN
MENGKHAWATIRKAN KEMAMPUAN DIRI UNTUK
BERTAHAN DAN BERJAYA

12
LALU LINTAS MODAL YANG AKAN KELUAR
MASUK DARI SATU BURSA KE BURSA LAIN
DI SELURUH DUNIA BERLANGSUNG
DENGAN CEPAT DALAM KUANTITAS YANG
BESAR. IMPLIKASI NEGATIFNYA,
TEHNOLOGI INFORMASI AKAN MEMBUKA
POTENSI TINDAK KEJAHATAN YANG LEBIH
CANGGIH, SUPER CEPAT (REAL TIME),
TIDAK MENGENAL BATAS NEGARA

13
BAGI NEGARA BERKEMBANG,
TERINTEGRASINYA PASAR MODAL
MEMBERI MANFAAT :
 MENINGKATKAN KAPITALISASI PASAR
DAN AKTIVITAS PERDAGANGAN
 MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMODAL
ASING DALAM PASAR DOMESTIK DAN
 MENINGKATKAN AKSES KE PASAR
INTERNASIONAL

14
PERKEMBANGAN
PASAR MODAL INTERNASIONAL
 KEGIATAN LINTAS BATAS (CROSS BORDER
ACTIVITIES)
KEMAJUAN TEHNOLOGI INFORMASI TELAH
MEMBAWA PENGARUH PENTING DI BIDANG
PASAR MODAL

 POLA INVESTASI
DALAM ERA GLOBALISASI, POLA INVESTASI
AKAN BERGESER DARI INVESTASI MELALUI
“OFFICIAL DEVELOPMENT ASSISTANCE (ODA)
DAN “FOREIGN DIRECT INVESTMENT” (FDI) KE
POLA “PORTFOLIO INVESTMENT”.
15
 PENEGAKAN HUKUM
INTERNASIONALISASI PASAR MODAL MENUNTUT
ADANYA KEPASTIAN HUKUM YANG LEBIH BESAR

 INOVASI PRODUK-PRODUK KEUANGAN


SALAH SATU CIRI PASAR MODAL YANG MAJU DAN
MODERN ADALAH PASAR MODAL YANG MAMPU UNTUK
MELAHIRKAN PRODUK-PRODUK YANG INOVATIF DAN
MEMENUHI KEBUTUHAN EMITEN DAN INVESTOR

 MENINGKATNYA KERJASAMA INTERNASIONAL


TERINTEGRASINYA PASAR DALAM ERA GLOBALISASI,
MAKA KERJASAMA ANTAR BANYAK NEGARA AKAN
SEMAKIN MENINGKAT. KERJASAMA INI AKAN BANYAK
DILAKUKAN BAIK OLEH PIHAK SWASTA (OTORITAS
BURSA) MAUPUN PEMERINTAH
16
SUMBER HUKUM PASAR MODAL

KEGIATAN PASAR MODAL YANG


DINAMIS DAN COMPLICATED,
SANGAT MEMBUTUHKAN SUATU
LANDASAN HUKUM YANG KUKUH
AGAR MENJAMIN ADANYA KEPASTIAN
HUKUM DAN KEGIATAN PASAR
MODAL YANG TERATUR DAN WAJAR.

17
RUANG LINGKUP
HUKUM PASAR MODAL ANTARA LAIN
1. PENGATURAN TENTANG PERUSAHAAN
A. DISCLOSURE REQUIREMENT
B. PERLINDUNGAN PEMEGANG SAHAM
MINORITAS

2. TENTANG SURAT BERHARGA PASAR MODAL

3. PENGATURAN TENTANG ADMINISTRASI


PELAKSANAAN PASAR MODAL :
A. TENTANG PERUSAHAAN YANG MENAWARKAN
SURAT BERHARGA
B. TENTANG PROFESI DALAM PASAR MODAL
C. TENTANG PERDAGANGAN SURAT BERHARGA
18
POKOK PENGATURAN
HUKUM PASAR MODAL
1. KETERBUKAAN INFORMASI
2. PROFESIONALISME DAN TANGGUNG
JAWAB PARA PELAKU PASAR MODAL
3. PASAR YANG TERTIB DAN MODERN
4. EFISIENSI
5. KEWAJARAN
6. PERLINDUNGAN INVESTOR

19
TUJUAN EKSISTENSI
HUKUM PASAR MODAL
 LIKUIDNYA EFEK
 UNSUR KEAMANAN
TERHADAP POKOK
(PRINSIPAL) YANG DITANAM
 UNSUR RENTABILITAS ATAU
STABILITAS DALAM
MENDAPATKAN RETURN OF
INVESTMENT
20
PERUNDANG-UNDANGAN PASAR MODAL

1. UU NO. 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR


MODAL
2. PP NO. 45 TAHUN 1995 TENTANG
PENYELENGGARAAN KEGIATAN DI BIDANG
PASAR MODAL
3. PP NO. 46 TAHUN 1995 TENTANG TATA CARA
PEMERIKSAAN DI BIDANG PASAR MODAL
4. KEPMENKEU NO. 645/KMK.010/1995 TENTANG
PENCABUTAN KEPMENKEU NO.
1548/KMK.013/1990 TENTANG PASAR MODAL
SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH TERAKHIR
DENGAN KEPMENKEU NO. 284/KMK.010/1995

21
5. KEPMENKEU NO. 646/KMK.010/1995 TENTANG
PEMILIKAN SAHAM ATAU UNIT PENYERTAAN
REKSADANA OLEH PEMODAL ASING
6. KEPMENKEU NO. 647/KMK.010/1995 TENTANG
PEMILIKAN SAHAM EFEK OLEH PEMODAL
ASING
7. KEPMENKEU NO. 455/KMK.010/1997 TENTANG
PEMBELIAN SAHAM OLEH PEMODAL ASING
MELALUI PASAR MODAL
8. KEPMENKEU NO. 179/KMK.010/2003 TENTANG
PERMODALAN PERUSAHAAN EFEK
9. SEPERANGKAT PERATURAN PELAKSANA YANG
DIKELUARKAN KETUA BAPEPAM SEJAK
TANGGAL 17 JANUARI 1996

22
PERATURAN-PERATURAN DI ATAS MASIH
HARUS DILENGKAPI DENGAN RATUSAN
PERATURAN BAPEPAM SEBAGAI PETUNJUK
PELAKSANAAN TEKNISNYA. UU PASAR MODAL
(UU PM) MEMPUNYAI HUBUNGAN DENGAN UU
PERSEROAN TERBATAS (UU PT). UU PM
MERUPAKAN LEX SPECIALIS DARI UU PT.

UU PT PASAL 127 MENYEBUTKAN BAHWA BAGI


PERSEROAN YANG MELAKUKAN KEGIATAN
TERTENTU DI BIDANG PASAR MODAL BERLAKU
KETENTUAN INI SEPANJANG TIDAK DIATUR
DALAM PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
DI BIDANG PASAR MODAL.

23