Anda di halaman 1dari 25

PENYIAPAN BAHAN

TANAMAN PANGAN

Wawan Ridwan, S.ST


SMKN KARANGJAYA – TASIKMALAYA
2020
Pengertian bahan tanam

• Bahan tanam bagian dari tanaman membiakkan tanaman.

• Perkembangbiakan tanaman pangan Generatif/biji

Vegetatif/non biji
• Bahan tanam untuk pembiakan secara generatif adalah biji yang
disiapkan menjadi benih.
• Sedangkan bibit adalah bahan tanaman yang berkembang secara
vegetatif/bahan tanaman yang sudah berkecambah
Membuat Produktifitas Tinggi

Benih Bermutu Varietas Unggul


- DB tinggi - produksi tinggi
- ≠ varietas lain - umur pendek
- ≠ kotoran - respon terhadap
- seragam pemupukan
- ≠ rusak - tahan terhadap HPT
- ≠ penyakit bawaan - beradaptasi baik
- bersertifikat - Tidak merusak
lingkungan
Pembiakan Secara Generatif

BIJI DIKOTIL
BIJI MONOKOTIL

• kulit biji (seed • kulit biji (testa)


coat) • embrio (dua
• Endosperm kotiledon, calon
• kotiledon, akar dan calon
daun pertama)
• embrio
Perkecambahan Biji
• Perkecambahan benih merupakan proses pertumbuhan
dan perkembangan embrio.
• Proses pertumbuhan embrio saat perkecambahan
benih adalah plumula tumbuh dan berkembang
menjadi pucuk dan radikula tumbuh dan berkembang
menjadi akar.
• Perkecambahan dikenal dua tipe perkecambahan yaitu
hipogeal dan epigeal.
SMK PP NEGERI 1 TEGLAMPEL
Perkecambahan

Endosperma
Air 8-14% dan kotiledon
menjadi
Oksigen 90%
optimal
Suhu
optimal
(15-38̊C)
Dormansi
/ masa
istirahat
Hipogeal dan Epigeal
Hipogeal
• pertumbuhan memanjang dari epikotil
• plumula keluar menembus kulit biji dan muncul diatas
tanah
• kotiledon tetap berada di dalam tanah
• kecambah jagung.
Epigeal
• hipokotil tumbuh memanjang
• kotiledon dan plumula terdorong ke permukaan tanah
• kotiledon berada diatas tanah
• kacang hijau
TEKNIK PENYIAPAN BAHAN TANAM/BENIH
Padat
Bernas
bentuk dan
ukurannya
seragam
BENIH
BERMUTU
tidak cacat
tidak
terkena HPT
Mencegah serangan penyakit
Rendam biji dengan Rendam biji dengan
larutan fungisida larutan bakterisida
(dhitane) (banlate) Rendam biji dengan
larutan formalin 4%
Dosis 2-3 Dosis 2-3
gram/liter. gram/liter.

SMK PP NEGERI 1 TEGALAMPEL


Bahan Tanaman Pangan
• Biji/ Generatif: Serealia dan Kacang-kacangan dan Aren
• Non Biji / Vegetatif:
Stek Pucuk : Ubi jalar
Stek batang : Ubi Kayu
Umbi: Kentang, Tike, iles, porang, gayong, garut
Bulbil : Porang
Akar : Sukun
Anakan : Sagu, Talas,
* Note : Peggunaan biji pada Tanaman umbi-umbian
khusus untuk riset.
Teknik penyiapan bahan tanam
Penyiapan Bahan Tanaman Padi
Cara memilih biji padi yang bernas
1. Siapkan Benih Padi unggul
2. Larutkan garam pada air,
3. Uji larutan garam dengan menggunakan telur ayam
hingga mengambang
4. Masukan benih padi,
5. Kocek, hingga terpisah benih yang mengambang
dan tenggelam
6. Buang benih yang mengambang
7. Benih yang tenggelam merupakan benih yang
benar-benar bernas atau berisi
Varietas Unggul Baru Padi
• Inbrida padi rawa (INPARA) merupakan varietas yang tahan
rendaman/genangan
• Inbrida padi sawah irigasi (INPARI) rata- potensi hasi 9 ton/ha
• Inbrida padi gogo (INPAGO) cocok di lahan podsolid merah kuning dengan
tingkat keracunan Al sedang di ketinggian kurang dari 700 m dpl rata-2 . 5-7
ton/ha
• Silugonggo dan Situbagendit selain genjah juga bisa ditanam di sawah dan padi
gogo mudah beradaptasi dengan cuaca ekstrim
• Mapan 1,2, dan 3 merupakan benih padi impor dari cina dengan keunggulan
pedek tahan rebah, anakan banyak sampai 28 perbiji, produksi tinggi bisa
mencapai 9 ton/ha, biji berbobot, rasa enak
Fase pertumbuhan tanaman padi
Disemaikan di Media Tanah Gembur dan Lembab Tidak Tergenang

 Persemaian dengan nampan yang dilapisi daun pisang.


 Isi dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk
organik ( Tanah : Bahan Organik = 1 : 1 )
 Taburkan benih ( 5 sendok makan )
 Tutup dengan tanah Tanah+
Bahan Organik/ abu dapur.
Model Persemaian Di Nampan/ Baki

BENIH DITABURKAN TUTUP DENGAN TANAH UMUR 3 HARI DARI KECAMBAH

UMUR 5 HARI DARI KECAMBAH UMUR 6 HARI DARI KECAMBAH UMUR 7 HARI DARI KECAMBAH
PENYIAPAN BAHAN TANAMAN JAGUNG

Varietas
Varietas jagung terbagi menjadi dua yaitu
• Bersari bebas dan Hibrida
• Bersari bebas diperoleh dengan seleksi massa
• Hibrida diperoleh dengan menyilangkan dua atau lebih tetua
yg memiliki sifat unggul
• VARIETAS UNGGUL yaitu: jagung hibrida dan jagung bersari
bebas . a.l.: Abimanyu, Arjuna, Bromo, Bastar Kuning, Bima,
Genjah Kertas, Harapan, Harapan Baru, Hibrida C 1 (Hibrida
Cargil 1), Hibrida IPB 4, Kalingga, Kania Putih, Malin, Metro,
Nakula, Pandu, Parikesit, Permadi, Sadewa, Wiyasa, Bogor
JENIS - JENIS JAGUNG
• JENIS JAGUNG MENURUT UMUR: Pendek 75-90 hari : Genjah
Warangan, Genjah Kertas, Abimanyu dan Arjuna. Sedang 90-
120 hari : Hibrida C 1, Hibrida CP 1 dan CPI 2, Hibrida IPB 4,
Hibrida Pioneer 2, BISI2, BETRAS,
• Malin,Metro dan Pandu . P anjang: > 120 hari : Kania Putih,
Bastar, Kuning, Bima dan Harapan
• MENURUT BENTUK BIJI : Dent ; Flint Sweet ; Pop ; Flour ; Pod ;
& Waxy
Penyiapan Benih Tanaman kacang-kacangan
Varietas unggul kacang-kacangan
• varietas Kacang hijau : murai, perkutut, kenari, sriti,
fore belu
• varietas Kacang Tanah : Gajah, Tapir, Bison, dll
• Varietas : Galunggung, anjasmoro, Merapi,
Burangrang, Grobogan dll
Pembintilan dan Penambatan N
pada tanaman Kacang-kacangan
• Salah satu usaha meningkatan penambatan nitrogen secara
hayati adalah dengan inokulasi rhizobium
• Manfaat inokulasi : menyediakan N,meningkatkan hasil
terutama tanaman yg kandungan N nya rendah,memperbaiki
kualitas protein
• Hal-hal yg perlu diperhatikan : kondisi tanah,Kualitas
Inokulasi, metode inokulasi
• Faktor yg mempengaruhi pembintilan dan penambatan N2
adalah Rhizobiumnya,Tanaman legum dan lingkungannya
Penyiapan Bibit Ubi Jalar
• Penyiapan Bibit
• Pilih tanaman ubi jalar yang sudah berumur 2 bulan atau lebih,
pertumbuhannya sehat dan normal tidak terlalu subur.
• Stek dipotong sepanjang 25-30 cm atau 3-4 ruas, diambil dari
ujung batang atau cabang dan maksimal 3 stek untuk setiap
cabang atau batang bagian tanaman bibit, pemotongan
menggunakan pisau yang tajam, dan dilakukan pada pagi
• Setelah dipotong, bibit direndam dalam larutan fungisida dengan
konsentrasi 2 g/L larutan selama 5 menit
Penyiapan Bibit Ubi Jalar
Persyaratan Bibit
• Bahan tanaman (bibit) berupa stek pucuk atau stek batang harus memenuhi
syarat sebagai berikut:
• Bahan tanaman berumur 2 bulan atau lebih.
• Bahan tanaman (stek) dapat berasal dari tanaman produksi dan dari tunas-
tunas ubi yang secara khusus disemai atau melalui proses penunasan.
• Perbanyakan tanaman dengan stek batang atau stek pucuk secara terus-
menerus cenderung menurunkan hasil pada generasi-generasi berikutnya.
Oleh karena itu, setelah 3-5 generasi perbanyakan harus diperbaharui
dengan cara menanam atau menunaskan umbi untuk bahan perbanyakan.
* Tanaman ubi jalar dapat diperbanyak secara generatif dengan biji dan secara vegetatif berupa stek
batang atau stek pucuk. Perbanyakan tanaman secara generatif hanya dilakukan pada skala
penelitian untuk menghasilkan varietas baru.
Penyetekan
PENYIAPAN BAHAN TANAMAN UBI KAYU
• Tanaman ubi kayu dibudidayakan dengan menggunakan stek
batang.
• Teknik pengambilan stek:
1. Stek diambil dari batang bagian tengah tanaman ubi kayu yang
berumur 8-12 bulan.
2. Batang dapat digunakan sebagai stek apabila masa
penyimpanannya kurang dari 30 hari setelah panen.
3. Penyimpanan stek yang baik adalah dengan cara posisi batang
tegak, disimpan di bawah naungan. Panjang stek optimum adalah
20-25 cm, dengan jumlah mata tunas paling sedikit 10 mata.
4. Sebelum tanam, stek dapat diperlakukan dengan insektisida dan
fungisida untuk mencegah serangan hama dan penyakit .
VARIETAS UBI KAYU
• Gunakan varietas unggul yang mempunyai
potensi hasil tinggi, disukai
• konsumen, dan sesuai untuk daerah
penanaman. Sebaiknya varietas unggul yang
• dibudidayakan memiliki sifat toleran kekeringan,
toleran lahan pH rendah dan/atau
• tinggi, toleran keracunan Al, dan efektif
memanfaatkan hara P yang terikat oleh Al dan
• Ca, seperti: varietas Adira-4, Malang-6, UJ3, dan
UJ5.
Penyiapan Bibit TALAS

SYARAT BIBIT
 Tanaman tlah berumur 5-7 bulan
 Bibit diperoleh dari anakan yg kedua yg baik
 Turus kedua dan kettiga ,kalau berasal dr umbi
dr umbi yg dekat dengan titik tumbuh diiris dan
ditinggalkan satu mata bakal tunas
 Jarak antar tanaman berkisar 40-50cm