Anda di halaman 1dari 28

TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAHAN LIMBAH

MEDIS PADAT TAJAM FASYANKES UPT


PUSKESMAS TONSEALAMA KEC.TONDANO
UTARA KAB.MINAHASA
PROVINSI SULAWESI UTARA

BUYUNG JUSUF MANEIN, SST


Dari kegiatan Pelayanan diPuskesmas baik
didalam maupun diluar gedung juga
menghasilkan limbah yang bersifat spesifik
yakni limbah infeksius dan tajam. Limbah dari
sarana pelayanan kesehatan (Puskesmas, rumah
sakit, Klinik, Lab,dll ) termasuk dalam kategori
limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Permen LHK no 56 tahun 2015.
Secara Nasional Limbah medis padat Puskesmas , rata-rata timbulanya
adalah sebanyak 7,5 gram / pasien / hari. Dengan Komposisi diantaranya meliputi
65 % dari Imunisasi, 25 % dari kontrasepsi dan 20 % sisanya perawatan medis.
Benda tajam khususnya jarum suntik meskipun hanya dalam jumlah sedikit,
tapi dapat menghasilkan dampak yang sangat besar terhadap kesehatan.
Pada Tahun 2018 Menurut WHO tercatat kasus infeksi akibat tusukan jarum
yang terkontaminasi diperkirakan mengakibatkan :
a. Terinfeksi Virus Hepatitis B sebanyak 21 juta ( 32 % dari semua infeksi baru)
b. Terinfeksi Virus Hepatitis C sebanyak 2 juta ( 40 % dari semua infeksi baru)
c. Infeksi HIV sebanyak 260 ribu ( 5 % dari seluruh infeksi baru )
TONDANO
UTARA
KECAMATAN TONDANO UTARA
LUAS WILAYAH : 20,48 KM2
JUMLAH PENDUDUK : 14.201 JIWA
DESA / KEL. : 3 DESA
: 5 KELURAHAN
JUMLAH KK : 3.052 KK
MASALAH LIMBAH MEDIS FASYANKES
SEBELUM MENGGUNAKAN TTG

 Jumlah Kapasitas timbulan Limbah Fasyankes ( B3) tidak seimbang


dengan ketersediaan jumlah sarana pengolahan Limbah padat
( Incenerator, Non Incenerator).
 Terbatasnya Anggaran dalam system Pengelolaan Limbah Fasyankes, Baik
dari segi pengadaan alat maupun biaya operasional ( Maintenance)
 Sebagian besar alat insenerator yang ada diPuskesmas se Kab. Minahasa
dalam keadaan Rusak berat, bahkan tak bisa difungsikan kembali
 Persoalan jarak pengiriman limbah yang tidak berbasis wilayah,sehingga
membutuhkan biaya yang sangat besar dalam penanganannya
TUJUAN YANG INGIN DICAPAI DALAM
PENGOLAHAN LIMBAH MEDIS DIFASYANKES

a ).Terselenggaranya Pengelolaan Limbah medis padat tajam di


Puskesmas secara benar dan aman sehingga terhindar
faktor kecelakan dan penularan penyakit/ infeksi baik bagi
pasien maupun petugas kesehatan
b ).Terselenggaranya tatacara pencatatan dan pelaporan
Limbah medis tajam di Puskesmas secara benar dan
berkesinambungan
c ). Pemanfaatan Teknologi Tepat guna dengan pertimbangkan
asas efektifitas dan efisiensi anggaran,waktu, serta
terjaganya ekosistem dalam kerangka Kesehatan
Lingkungan.
MASALAH SEBELUM MENGGUNAKAN TTG

 Biaya Listrik dalam mengoperasikan Insenerator


Rp.375.000/bulan (sdh termasuk kebutuhan Listrik
Peralatan elektronik lain dalam Puskesmas )
 Biaya solar dalam sekali bakar membutuhkan 25 liter
solar @ Rp. 5600 x 25 liter x 4 kali membakar
= Rp.560.000
 Dari kedua bagian diatas bila
dihitung dalam sebulan Puskesmas
harus mengeluarkan dana
sebesar = Rp. 935.000.
INOVASI
MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG)
PENGOLAHAN LIMBAH MEDIS PADAT TAJAM FASYANKES
MENGGUNAKAN METODE NEEDLEPIT

A B C D
TAHAPAN PENIMBANGAN BERAT LIMBAH
PADAT SESUDAH DIPISAHKAN
TAHAPAN PEMBAKARAN
LARUTAN
CH3COOH + NaCL + H2O + Fe
TAHAPAN SETELAH DINGIN
PENUANGAN MATERIAL HASIL BAKARAN
KEDALAM TABUNG PVC NEEDLEPIT
PENUANGAN LARUTAN KEDALAM
TABUNG PVC NEEDLEPIT
REAKSI KIMIA YANG
TERJADI

H
O

H–C–C + NaCL + H2o + Fe = Korosif

H
OH
MENGGUNAKAN TTG
 Biaya Gas dengan Tabung ukuran 3 kg
Rp.20.000 (tukar isi) X 4 kali bakar = Rp. 80.000
 Larutan Cuka + Garam dapur + Klorin Bubuk
Rp.45.000
 Jadi biaya yang harus dikeluarkan untuk
operasional 4 kali bakar = Rp.80.000 + Rp
45.000 = Rp.125.000/Bulan
 Biaya Listrik dalam sebulan menurun Rp.215.000
 Total = 215.000 + 125.000= Rp 340.000
 Terjadi Efisiensi anggaran sebesar Rp. 590.000
per bulan
HASIL YANG DIPEROLEH DENGAN
MENGGUNAKAN TTG

 Pengolahan Limbah Medis Padat Tajam


Puskesmas Tonsealama bisa dikelolah dengan
baik,lebih efesien anggaran,lebih aman terhindar
dari resiko Infeksi baik petugas maupun pasien
 Ramah lingkungan
 Bahan pengolahan Limbah medis padat tajam
dengan mengunakan metode Needlepit lebih
murah serta mudah diperoleh
TERIMA KASIH
SEMOGA BISA BERMANFAAT