Anda di halaman 1dari 16

KELOMPOK 1

PROMOSI K3
(JENIS BAHAYA)

ANGGOTA :
A DIMAS DIMYATI
ANNISA AULIA ZAHRA
KARINA WIDYA PUTRI
SAIFUL ARIQ
TEMUKAN JUMLAH & JENIS BAHAYA



 (1) pekerja dilantai 2 seharusnya menggunakan tangga atau tali
pengaman agar tidak jatuh. Jenis bahaya fisik
 (2) pekerja melakukan pengeboran tembok akan
mengakibatkan kebisingan sera runtuh benda diatasnya atau
bangunan sehingga menimpah si pengebor. Jenis bahaya fisik
 (3) merokok di dekat bahan yang mudah terbakar akan
mengakibatkan kebakaran sehingga ledakan. Jenis bahaya fisik
 (4) kayu yang berserakan di sertai paku yang tajam akan
mengakibatkan tertusuk paku dan luka pada kaki perkeja yang
menginjak atau melintasi area tersebut. Jenis bahaya fisik

 (5) asap akan mengganggu pandangan maupun pernafasan pekerja
dan percikan api bisa mengakibatkan kebakaran bila dekat dengan
bahan yang mudah terbakar. Jenis bahaya kimia
 (6) menggali lubang akan membahayakan para pekerja sehingga masuk
ke lubang tersebut yang melintas jika tidak menggunakan peringatan
atau garis pembatas. Jenis bahaya fisik
 (7) besi yang di turunkan menggunakan crane, seharusnya pekerja
menjaga jarak dan menggunakan simbol maupun berkomunikasi
dengan operator alat berat agar tidak terjadi bahaya yang
menimpahnya. Jenis bahaya fisik
 (8) Pekerja memotong besi seharusnnya menggunakan kaca mata safety
untuk melindungi percikan api dan earmuff penutup telinga dari
kebisingan. Jenis bahaya fisik
JENIS BAHAYA DAN
PENYEBAB


 (1). Tangga baja menyentuh aliran listrik akan
mengakibatkan pekerja tersengat listrik
yangmencelakai dirinya maupun pekerja di sekitar
 (2) alat berat yang menyentuh aliran listrik akan
mengakibatkan operator tersengat listrik sehingga
mengakibatkan ledakan. Karena benda tersebut
penghantar listrik
Lambang lambang bahaya kimia


Penjelasan lambang kimia

 1. flammable liquid (cairan mudah terbakar)
Simbol tanda bahaya seperti ini bukan hanya bisa kamu temukan di laboratorium
bahan kimia saja. Beberapa contoh simbol tanda bahaya seperti ini juga bisa kamu
temui di tempat umum seperti Pom Bensin.
Jenis flammable dibagi menjadi dua yaitu Extremely flammable (amat sangat mudah
terbakar) dan Highly flammable (sangat mudah terbakar). Extremely flammable adalah
bahan yang amat mudah terbakar berupa gas dengan udara. Bahkan dapat
membentu suatu campuran bersifat mudah meledak di bawah kondisi normal.

 2. corrosive 8
Tanda bahaya yang satu ini mungkin sering kamu temui di laboratorium kimia.
Setiap bahan atau formulasi dengan tanda ‘corrosive’ merupakan bahan yang
dapat merusak jaringan hidup. Semua bahan yang dapat merusak kulit atau
jaringan hidup seperti asam (pH 11.5) termasuk bahan korosif.

 3. Poison 6 (Zat beracun)
Bukan hanya kerusakan jaringan saja, jika masuk ke tubuh melalui
inhalasi, ingesti (mulut) atau kontak kulit akan menyebabkan
keracunan serius, akut dan kronis hingga kematian pada
konsentrasi tinggi.
Beberapa contoh bahan yang bersifat poison atau toxic seperti
arsen triklorida, karbon tetraklorida dan merkuri klorida. Untuk
keamanan di laboratorium, kamu harus berhati-hati dan hindari
kontak atau masuk ke dalam tubuh.

 4. marine pollutant
Arti : Polutan laut.
Tindakan : Tidak membuang limbah ke saluran air atau
sungai yang mengalir ke laut.
 5. Nama : Harmful
Arti : Bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh.
Tindakan : Jauhkan dari makanan atau minuman.
Contoh : Acrylamide, Amonium fluorosilicate,
Chloroanisidines.

 6. Nama : Flammable Solid
Arti : Padatan yang mudah terbakar.
Tindakan : Hindari panas atau bahan mudah terbakar dan
reduktor, serta hindari kontak dengan air apabila bereaksi
dengan air dan menimbulkan panas serta api.
Contoh : Sulfur, Picric acid, Magnesium.
 7. Nama : Dengerous 4 (When Wet)
Arti : Material yang bereaksi cukup keras dengan air.
Tindakan : Jauhkan dari air dan simpan di tempat yang
kering/tidak lembab.
Contoh : Calcium carbide, Potassium phosphide, Maneb.

 8. Nama : Oxidizer (5.1)
Arti : Material yang mudah menimbulkan api ketika kontak
dengan material lain yang mudah terbakar dan dapat
menimbulkan ledakan.
Contoh : Calcium hypochlorite, Sodium peroxide, Ammonium
dichromate.
 9. Nama : Spontaneously Combustible Substances (4)
Arti : Material yang dapat secara spontan mudah terbakar.
Tindakan : Simpan di tempat yang jauh dari sumber panas atau
sumber api.
Contoh : Carbon, Charcoal-non-activated, Carbon black.

 10. Nama : Flammable Gas 2
Arti : Simbol pengaman yang digunakan pada tempat
penyimpanan material gas yang mudah terbakar.
Tindakan : Jauhkan dari panas atau percikan api.
Contoh : Acetelyne, LPG, Hydrogen.
 11. Nama : Non Flammable Gas
Arti : Simbol pengaman yang digunakan pada transportasi
dan penyimpanan material gas yang tidak mudah terbakar.
Contoh : Oksigen, Nitrogen, Helium.

 12. Nama : Organic Peroxide 5.1
Arti : Merupakan simbol keamanan bahan kimia yang digunakan
dalam transportasi dan penyimpanan peroksida organik.
Contoh : Benzol peroxide, Methyl ethyl ketone peroxide, Dicetyl
perdicarbonate.
 13. Nama : Explosive
Lambang : E
Arti : Bahan kimia yang mudah meledak dengan adanya panas atau
percikan bunga api, gesekan atau benturan.
Tindakan : Hindari pukulan/benturan, gesekan, pemanasan, api dan
sumber nyala lain bahkan tanpa oksigen atmosferik.
Contoh : KClO3, NH4NO3, Trinitro Toluena (TNT).

 14. Nama : Radioactive
Arti : Bahan yang mengandung material atau kombinasi
dari material lain yang dapat memancarkan radiasi secara
spontan.
Contoh : Uranium, 90Co, Tritium.
 15. Nama : Poison Gas
Arti : Simbol yang digunakan pada transportasi dan
penyimpanan material gas yang beracun.
Tindakan : Jauhkan dari pernapasan kita.
Contoh : Chlorine, Methil bromide, Nitric oxide.