Anda di halaman 1dari 11

PERENCANAAN PUBLIK

Perencanaan secara konvensional didefinisikan sebagai kegiatan


yang dilakukan untuk masa mendatang yang lebih baik dengan
memperhatikan keadaan sekarang maupun sebelumnya. Perencanaan
(planning) adalah proses yang dimulai dari penetapan tujuan organisasi
yaitu menentukan strategi
Untuk pencapaian tujuan tersebut secara menyeluruh serta
merumuskan sistem perencanaan yang menyeluruh untuk
mengintegrasikan dan mengkordinasi seluruh pekerjaan organisasi,
hingga tercapainya tujuan organisasi (Robin Dancoulter,2002)
 Dari sisi proses, fungsi perencanaan adalah proses dasar yang
digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan bagaimana
tujuan tersebut akan dicapai.
 Dari sisi fungsi manajemen, perencanaan adalah fungsi dimana
pimpinan menggunakan pengaruh  dan wewenangnya untuk
menentukan atau mengubah tujuan serta kegiatan organisasi.
 Dari sisi pengambilan keputusan, perencanaan merupakan
pengambilan keputusan jangka panjang atau yang akan datang
mengenai apa yang akan dilakukan, bagaimana melakukannya,
kapan, dan siapa yang akan melakukan.
Perencanaan dibedakan menjadidua, yaitu perencanaan sektoral
dan perencanaan nasional/regional. Berdasarkan dimensi pendekatan
dan koordinasi, perencanaan pembangunan terdiri dari :
Perencanaan pembangunan makro 

Perencanaan sektoral 

Perencanaan dengan dimensi pendekatan regional

Perencanaan mikro

Fungsi perencanaan adalah kegiatan menetapkan tujuan


organisasi dan diikuti dengan pembuatan berbagai rencana untuk
mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut.
Ada dua jenis rencana, yaitu :
a.Rencana strategic atau perencanaan jangka panjang ( long range
planning), yaitu proses pengambilan keputusan yang menyangkut tujuan
jangka panjang organisasi, kebijakan yang harus diperhatikan, serta
strategi yang harus dijalankan untuk mencapai tujuan.
b.Rencana operasional, terdiri dari :

1.Rencana sekali pakai (single use plan), yakni rencana yang disusun
untuk mencapai tujuan tertentu dan segera dibubarkan setelah tujuan
tercapai
2.Rencana permanen ( standing plans), yakni pendekatan yang sudah
distandarisasi untuk menghadapi situasi berulang dan dapat diramalkan
sebelumnya
Sistem perencanaan mencakup lima pendekatan
dalam seluruh rangkaian perencanaan, yaitu :
Politik
Teknokratik
Partisipatif
Atas-bawah
Bawah-atas
Unsur pengambilan keputusan yang sangat penting dalam perencanaan
adalah proses mengembangkan dan memilih langkah-langkah yang akan
diambil untukmenghadapi masalah yang dialami organisasi sektor public.
Dalam mencapai perencanaan yang efektif, ada banyak hal yang sering sekali
menjadi halanganseperti :
a.Kegagalan manajemen dalam memahami sistem yang diterapkan di
sekitararea organisasi
b.Kurangnya dukungan manajemen terhadap sistem perencanaan.
Pimpinankurang mendukung dan berperan serta dalam segala kegiatan
c.Kegagalan memahami peran penting perencanaan dalam proses
manajemen
Siklus perencanaan mengikutsertakan semua aspek perencanaan
kedalam satu proses yang terpadu.  Siklus perencanaan akan mengawal
perjalanan rencana tersebut dengan matang, terfokus dengan baik, ulet,
hemat biaya, dan praktis.
SIKLUS PERENCANAAN PUBLIK
Dalam buku The Practice of Local Goverment Planning (So,
Frank S., and Judith Getzels, 1988) disebutkan mengenai lima
langkah utama dalam proses perencanaan, terutama tingkat
perencanaan dan manajemen secara umum, yakni :
1.Tujuan dasar, menetapkan tujuan dasar  pemerintah daerah
2.Studi dan analisis, studi tentang penggunaan lahan, demografi,
transpotasi, karakteristik ekonomi, dan kecendrungan yang ada pada
pemerintah daerah bersangkutan.
3.Rencana atau persiapan kebijakan, membangun sebuah rencana
atau pernyataan kebijakan yang menyebutkan bagaimana, di mana,
dan kapan suatu organisasi akan dibangun.
4.Implementasi dan pengaruh, menggunakan alat
5.Pemantauan dan umpan balik, memantau pencapaian rencana.
1. Perencanaan komprehensif
2. Perencanaan Sistem
3. Perencanaan di tingkat daerah
4. Perencanaan subsistem
5. Perencanaan tempat