Anda di halaman 1dari 13

MENETAPKAN NORMALITAS KEHAMILAN

1. MEMBUAT KESIMPULAN DARI SELURUH


HASIL TEMUAN

2. BERDASARKAN DATA SUBJEKTIF DAN OBJEKTIF

3. DITUNTUT PEMAHAMAN MENGENAI PERUBAHAN


ANATOMI FISIOLOGI IBU HAMIL SERTA ADAPTASI
PSIKOLOGIS DI SETIAP TRIMESTER
CONTOH:
Seorang perempuan usia 28 tahun datang ke Bidan ingin memeriksakan
kehamilan. Ia mengatakan terlambat haid 1 bulan, belum memiliki anak,
tidak pernah keguguran saat ini mengeluh mual muntah jika pagi hari.
Dari hasil pemeriksaan PP Test (+), anamnesis diketahui usia kehamilan
6 minggu, pemeriksaan TTV TD: 120/70 mmHg, RR 20x/menit, Nadi
80x/menit,
Data subjektif: wanita usia 28 tahun terlambat haid 1 bulan, belum memiliki
anak, tidak pernah keguguran mengeluh mual muntah jika pagi hari.
Data Objektif: TTV TD: 120/70 mmHg, RR 20x/menit, Nadi 80x/menit,

NORMAL
MEMBEDAKAN KETIDAKNYAMANAN SELAMA
KEHAMILAN DENGAN KOMPLIKASI KEHAMILAN

1. Mengkaji dari keluhan yang dirasakan pasien melalui anamnesis yang


efektif dan komunikatif.

2. Dikuatkan dengan pemeriksaan fisik, terutama yang berkaitan dengan


keluhan yang dirasakan pasien untuk lebih dipertajam

3. Pengambilan kesimpulan yang tidak tepat dapat berakibat fatal karena


jika ada penyulit atau komplikasi yang seharusnya segera dilakukan
tindakan tidak terdeteksi dapat meningkatkan AKI dan secara tidak
langsung bidan berperan dalam meningkatkan AKI tersebut
Contoh:
 Seorang perempuan usia 28 tahun datang ke Bidan ingin memeriksakan
kehamilan. Ia mengatakan terlambat haid 1 bulan, belum memiliki anak,
tidak pernah keguguran saat ini mengeluh mual muntah jika pagi hari.
Kemudian Bidan melakukan anamnesis lengkap dan pemeriksaan lengkap

Dikuatkan dengan pemeriksaan fisik dan penunjang


BB sebelum hamil: 50 kg
BB saat ini : 50 kg
TD: 120/70 mmHg, RR 20x/menit, Nadi 80x/menit
mata tidak cekung, lidah tidak kering, tidak ada nyeri pada epigastrium

Mual dan muntah yang dialami

KETIDAKNYAMANAN
Contoh:
 Seorang perempuan usia 28 tahun datang ke Bidan ingin
memeriksakan kehamilan. Ia mengatakan terlambat haid 1 bulan,
belum memiliki anak, tidak pernah keguguran saat ini mengeluh
mual muntah terus menerus dan lemas.
Dikuatkan dengan pemeriksaan fisik dan penunjang

BB sebelum hamil: 50 kg
BB saat ini : 48 kg
TD: 90/60 mmHg, RR 27x/menit, Nadi 100x/menit
mata cekung, lidah kering, didapatkan nyeri pada epigastrium
Mual dan muntah yang dialami

Tanda Bahaya Trimester I

HIPEREMESIS GRAVIDARUM
MENGIDENTIFIKASI TANDA DAN GEJALA
PENYIMPANGAN DARI KEADAAN NORMAL DAN TIDAK
NORMAL

1. Melalui anamnesis dengan teknik efektif

2. Bidan menguasai teori mengenai kehamilan yang normal dan tidak


normal (tanda, gejala, pemeriksaan)
CONTOH:
Seorang perempuan usia 28 tahun datang ke Bidan mengatakan sedang hamil
2 bulan, hamil pertama, tidak pernah keguguran belum pernah
memeriksakan kehamilan kepada tenaga kesehatan, hanya melakukan
pemeriksaan PP test sendiri di rumah. Ia mengeluh keluar bercak darah
dari vagina.
Kemudian Bidan melakukan pemeriksaan TD: 110/70 mmHg, RR 20x/menit,
Nadi 80x/menit, hasil pemeriksaan dalam tidak ada pembukaan servik

TIDAK NORMAL

ABORTUS IMINENS
CONTOH:
Seorang perempuan usia 30 tahun datang ke Bidan diantar suaminya
mengatakan terlambat haid 1 bulan, hamil kedua kalinya, tidak pernah
keguguran, Ia mengeluh sering pingsan, pusing dan lemas
Kemudian Bidan melakukan pemeriksaan TD: 110/70 mmHg, RR 24x/menit,
Nadi 85x/menit, hasil pemeriksaan lab, Hb: 8 gr%

TIDAK NORMAL

ANEMIA
Contoh:
 Seorang perempuan usia 27 tahun UK 21 minggu datang ke Bidan,
mengeluh pusing dan bengkak pada kaki, tangan dan wajah,
sebelumnya ibu belum pernah memeriksakan kehamilannya. Bidan
melakukan pengkajian data subjektif dan objektif secara lengkap

Dikuatkan dengan pemeriksaan fisik dan penunjang


 TD : 140/90 mmHg
 Hb : 11 gr%
 Protein urin : positif 2
 Oedem pada wajah dan tangan

Pusing dan bengkak

Pre Eklampsia Ringan


MENGIDENTIFIKASI KUNJUNGAN UNTUK KEBUTUHAN
BELAJAR

1. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan


pasien untuk belajar mengenai hal-hal yang berhubungan
dengan kehamilannya.

2. Bidan harus aktif dalam mengajukan pertanyaan yang dapat


menggiring kepada kesimpulan mengenai apa yang harus
disampaikan kepada pasien, sehingga penyuluhan KIE
yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan
pasien.
Contoh:
Seorang wanita usia 23 tahun hamil anak pertama tidak pernah keguguran, usia
kehamilan 10 minggu datang ke bidan dengan keluhan sering buang air kecil,
merasa cemas dengan keadaan ini. Hasil pemeriksaan TD 120/70 mmHg, T 36,5 oC,
RR 20 x/menit, Nadi 82 x/menit, pemeriksaan TFU belum teraba. Hb 12 gr%,
Protein uri (-), reduksi urin (-).
S : wanita usia 23 tahun hamil anak pertama tidak pernah keguguran, usia kehamilan
34 minggu datang ke bidan dengan keluhan pegal pada kaki, sering buang air kecil,
merasa cemas dengan keadaan ini
O : TD 120/70 mmHg, T 36,5oC, RR 20 x/menit, Nadi 82 x/menit, pemeriksaan
Leopold TFU belum teraba.
A : Dx: G1PoAo UK 10 dengan kehamilan normal
masalah: cemas karena sering BAK
Kebutuhan : KIE gizi,, ketidaknyamanan pada kehamilan TM I, tanda bahaya
kehamilan.