Anda di halaman 1dari 14

Jaringan Penguat

Kelompok 2
Dinda Nadia Siregar
Elsa Cenora Simatupang
H a r m e n i t a Ta m p u b o l o n
Jesika Sonia Pasaribu
Tujuan
1. Mengetahui ciri-ciri jaringan kolenkim dan sklerenkim
2. Mengetahui jenis-jenis jaringan kolenkim dan fungsinya
3. Mengetahui jenis-jenis jaringan sklerenkim dan fungsinya
4. Mengetahui perbedaan jaringan kolenkim dan sklerenkim
TINJAUAN TEORITIS
Jaringan penguat/penunjang/mekanik merupakan jaringan yang memberikan kekuatan
bagi tumbuhan agar dapat melakukan perimbangan-perimbangan bagi pertumbuhannya.
Berdasarkan bentuk dan sifatnya, jaringan penguat dibedakan menjadi jaringan kolenkim
dan sklerenkim. Pada tumbuhan muda yang belum mempunyai jaringan penguat,
kemampuannya untuk berdiri tegak disebabkan adanya tekanan osmotik dari sel-sel
parenkimnya. Kolenkim biasanya terdapat di bagian perifer tepat di bawah epidermis atau
terkadang terpisah dari epidermis oleh satu atau beberapa lapisan sel-sel parenkim. Sel
kolenkim merupakan sel hidup yang berbentuk memanjang dengan ujung berbentuk siku,
serong atau meruncing. Dinding sel kolenkim lebih tebal dari pada parenkim dan
penebalannya tidak merata, tersusun oleh selulose, hemiselulose, dan pektin. Berdasarkan
penebalan dinding selnya, kolenkim dibedakan menjadi tiga macam yaitu kolenkim
angular/sudut (penebalan pada sudut), kolenkim lamellar/lempeng (penebalan pada
diiding tangensial), dan kolenkim lakunar/tubular (penebalan pada dinding sel yang
berbatasan dengan ruang antar sel). Sklerenkim terdapat pada organ tumbuhan yang tidak
lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Sel sklerenkim mempunyai dinding
yang keras dan biasanya berkayu (lignin) dengan kadar air yang rendah. Pada sel-sel yang
telah dewasa biasanya tidak terdapat protoplas (sel mati). Dinding sel sklerenkim
mengalami penebalan yang merata dan tebal. Bentuk dan ukuran sel sklerenkim
bermacam-macam, tetapi dapat dibedakan menjadi serabut sklerenkim dan sklereid.
(Indriyani, 2018).
Pengertian Jaringan Kolenkim
Jaringan kolenkim adalah jaringan hidup sebagai penyokong dalam
organel muda. Bentuknya prisma pendek atau bulat memanjang. Bersifat
plastis  dan tersusun atas sel-sel hidup dengan protoplasma yang aktif
serta sel kolenkim dapat mengandung kloroplas. Dapat ditemukan pada
batang, daun serta pada bagian bunga dan buah. Biasanya kolenkim
terdapat langsung dibawah epidermis.

Ciri Ciri Jaringan Kolenkim

1. Sel-selnya hidup dengan protoplasma aktif, bentuk sel sedikit


memanjang
2. Umumnya memiliki dinding dengan penebalan tidak teratur
3. Tidak memiliki dinding sel sekunder tetapi memiliki dinding primer
yang lebih tebal daripada sel-sel parenkim
4. Lunak, lentur dan tidak berlignin.
5. Isi sel dapat mengandung kloroplas makin sederhana diferensiasinya
semakin banyak kloroplasnya, sehingga menyerupai parenkim, juga
dapat mengandung tanin.
Fungsi Kolenkim
            Kolenkim menjadi jaringan mekanik yang disesuaikan teristimewa untuk memperkuat, menunjang
atau menyokong organ muda yang sedang tumbuh maupun pada herba agar dapat berdiri dengan kokoh
dan kuat.
Kolenkim dapat menjadi pengganti sklerenkim jika tumbuhan tempat kolenkim berada tidak
berdifirensiasi menjadi sklerenkim. Penebalan dinding sel kolenkim yang lebih tebal terpengaruh oleh
tekanan mekanik (angin, dan beban pada ranting).

Lokasi kolenkim pada tumbuhan


Jaringan kolenkim dapat ditemukan pada batang, daun, serta pada bagian bunga dan buah. Pada
batang, kolenkim bisa membentuk silinder penuh atau tersusun menjadi berkas yang memanjang
sejajar sumbu batang. Pada daun, kolenkim terdapat di kedua sisi tulang daun utama atau pada satu
sisi saja, serta terdapat pula sepanjang tepi daun. Jarang terdapat pada bagian akar yang berada
dalam tanah. Hanya kadang-kadang tumbuhan yang akarnya menjulang di atas tanah didapati
jaringan kolenkim, karena pembentukan jaringan kolenkim terjadi jika terkena sinar cahaya
matahari.  Dan biasanya kolenkim terdapat langsung di bawah epidermis.
NO SUB MATERI STRUKTUR FUNGSI
GAMBAR DESKRIPSI
Kolenkim Penebalan terjadi pada Dalam penebalan
1. papan dinding sel yang ini
(lamellar) tangensial (sejajar memungkinkan
permukaan organ), untuk memberi
sehingga pada irisan kekuatan yang
melintang terlihat lebih besar dan
seperti papan yang dukungan untuk
berderet-deret. lapisan luar
Contohnya, pada sturktur tanaman
korteks batang apakah itu untuk
Sambucus javanica. sebuah batang
atau daun.
Sri Darmanti, 2009

2. Kolenkim sudut penebalan selnya umumnya


(angular) terjadi pada sudut ditemukan pada
selnya lalu menebal dedaunan,
mengikuti sumbu memberi mereka
selnya. Penebalan tekstur
seperti ini terjadi pada bergelombang
tanaman Solanum bisa mempelajari
tuberosum, Vitis sp secara khusus
dan Begonia sp. pada daun
tanaman seledri.

Sri Darmanti, 2009

3. Kolenkim Terdapat pada Ini cocok


tubular kolenkim yang bersama-sama
(lakuna) mempunyai ruang- seperti matriks
ruang antarsel dan dan mengisi
penebalan- ruang dalam
penebalannya terjadi bagian tanaman
pada permukaan yang kosong dan
ruangruang antara sel rentan runtuh.
tersebut. Contohnya,
pada tangkai daun
Salvina, Malva, dan
Sri Darmanti, 2009 Althaea.
1
0
1
0
Pengertian Jaringan Sklerenkim
Sklerenkim adalah jaringan penguat atau
penyokong tumbuhan yang terdiri dari sel – sel yang
mengalami penebalan sekunder pada bagian dinding
selnya.
Sifat Sklerenkim :
• Terdiri dari sel-sel yang sudah mati
• Pada dindingnya ada lignin dan mengandung
selulosa-Sel jaringan berdinding keras
• Mengandung sedikit protoplas yang kemudian
menghilang saat sel menjadi dewasa

Fungsi :
• Penyokong tumbuhanpemberi kekuatan dan
dukungan mekanik bagi organ tumbuhan.
• Pelindung organ tumbuhan
• Menjaga tanaman dari streskarena faktor
lingkungan
No. Sub Materi Struktur Fungsi
Gambar Deskripsi
2. a. Jenis-Jenis Serabut sklerenkim adalah sel-sel  Sebagai penyokong,
Sklerenkim
sklerenkim yang memanjang, melindungi tumbuhan
i. Serabut Ujungnya runcing, lumen sempit dan dan memberikan
Sklerenkim
dinding sekunder tebal. Secara kekuatan mekanik
morfologis serat terdapat dua tipe, pada tumbuhan
yaitu :
a. Serat xilem, yaitu serat yang
Sumber : (Kimeni, 2012) terdapat pada xilem. Biasanya
noktah berhalaman. Disebut
juga dengan serabut kayu.
b. Serat ekstraxilem, yaitu semua
serat yang terdapat pada
jaringan-jaringan selain xilem,
seperti serat korteks, perisikel,
dan floem. Biasanya
mempunyai noktah sederhana.
Serat-serat ini disebut juga
serabut kulit kayu
1
0
No Sub Materi Struktur Fungsi
Gambar Deskripsi
i. Sklereid  Sklereid terdapat di berbagai  Penyokong organ
tempat dalam tubuh-tumbuhan. dewasa. Sklerenkim
 Sering sklereid berhimpun menjadi dapat ditemukan pada
kelompok yang keras di antara sel bagian yang telah dewasa
parenkim sekelilingnya. atau tua.
 Sklereid umumnya berbentuk lebih  Pelindung bagian
pendek dibanding serabut tumbuhan. Contoh yang
sklerenkim atau membulat. terdapat pada kulit biji
kelapa, biji kacang, dan
Sumber : (Kimeni, 2012)
lainnya.
 Tipe-Tipe  bentuk membulat dapat seperti  Pelindung bagian
Skelereid
parenkim atau batu tumbuhan. Contoh yang
1.Brakhisklereid  kadang-kadang disebut sel terdapat pada kulit biji
(sel batu)
batu. Misalnya pada buah Cocos kelapa
nucifera.
 terdapat di floem, korteks dan kulit
batang serta daging buah beberapa
Sumber : (UPI, 2012) tumbuhan.

1
0
2. Makrosklereid  Bentuknya memanjang, silindris,  Penyokong dan penyusun
(sel tongkat)
sering membentuk deretan tegak jaringan pada biji, buah,
lurus permukaan biji. daun, dan kulit biji,
 Sel tongkat menyusun jaringan Misalnya pada kulit biji
seperti pagar pada beberapa macam kacang-kacangan: kulit
biji, buah, dan daun serofit. biji Phaseolus vulgaris,
Pisum sativum.

Sumber : (Bahan Praktikum Jaringan Penguat.


2020)
3. Osteosklereid  bentuknya memanjang dengan  Penyokong dan penguat
(sel tulang)
bagian ujung-ujungnya membesar tumbuhan
seperti tulang paha atau tong,
kadang-kadang bercabang.
 Sel tulang terdapat pada lapisan
hypodermal beberapa kulit biji,
buah, dan daun serofit. Misalnya
pada kulit biji kacang-kacangan
Sumber : (Gumira. 2020)
1
0
4. Astroskelereid  bentuk becabang-cabang atau  Penyokong dan penguat
(sel bintang)
seperti bintang tumbuhan
 ditemukan pada ruang antar sel
daun, dan batang serofit. Misalnya
terdapat pada tangkai dan mesofil
daun Camellia sinensis (teh)

Sumber : (UPI, 2012)

5. Trikosklereid  bentuk bercabang-cabang sangat  Penyokong dan penguat


panjang tumbuhan
 berujung runcing dengan jarijari
yang masuk dalam ruang antar sel,
seperti trikoma.
 Trikosklereid terdapat pada daun,
batang, akar tumbuhan hidrofit.
Misalnya pada akar Nymphaeae,
alat pengapung Eichornia
Sumber : (Gumira. 2020)
crassipes.
1
0
Kesimpulan

Presentations are c o m m u n i c a t i o n
tools t h a t can b e used as
lectures .
Thank You