Anda di halaman 1dari 17

Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah

1
PENDAHULUAN
• Dalam UU 25/2004 tentang Pembangunan Nasional
disebutkan bahwa Sistem Pembangunan Nasional bertujuan
untuk:
• 1). Mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan;
• 2). Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan
sinergi antar fungsi pemerintahan dan sinergi pusat dan
daerah
• Pencapaian sasaran dan prioritas pembangunan nasional:
• Kewenangan hanya oleh pemerintah pusat (pertahanan,
keamanan dan politik luar negeri)
• Kewenangan oleh oleh semua tingkat pemerintahan
(pertumbuhan ekonomi, angka kematian ibu dan bayi,
angka partisipasi murdi, dll)

2
Lanjutan…

• Dalam rangka pencapaian • UU 23/2014


tujuan tersebut, maka mengamanatkan bahwa
sasaran prioritas koordinasi teknis
pembangunan nasional pembangunan antara
harus dijabarkan ke semua kementerian atau lembaga
tingkat dan fungsi non kementerian dan
pemerintahan sesuai daerah dikoordinasikan oleh
kewenangannya Menteri dengan Menteri
yang menyelenggarakan
urusan perencanaan bidang
pembangunan

3
VISI
Terwujudnya
Bengkulu Yang
Maju,
Sejahtera,
Bermartabat,
dan Berdaya
Saing Tinggi

Mainstreaming
Mainstreaming SDGs
SDGs kedalam
kedalam 55 Program
Program Prioritas
Prioritas Provinsi
Provinsi Bengkulu
Bengkulu Tahun
Tahun 2016-2021
2016-2021

Pengentasan
Pengentasan Penguatan
Penguatan
Komoditas
Pengembanga
Pengembanga Transformasi
Transformasi
Birokrasi
Visit
Visit 2020
2020
Kemiskinan
Kemiskinan && Komoditas nn Infrastruktur
Infrastruktur Birokrasi &
& Tata
Tata
Peretasan Unggulan
Unggulan Agro-
Agro- Strategis
Strategis &
& Kelola
Kelola Wonderful
Wonderful
Peretasan
Ketertinggala
Ketertinggala
Maritim
Maritim &
Hilirisasi
& Industrialisasi
Industrialisasi
Pemerintahan
Pemerintahan
Berbasis
Bengkulu
Bengkulu
Hilirisasi Berbasis IT
IT
nn
CAPAIAN KEBERHASILAN PEMBANGUN BENGKULU Per September 2020,
Sumber data: BPS Provinsi Bengkulu

Tingkat Pengangguran Terbuka Nilai Ivestasi


3,22% (Februari 2020) 6,7 Triliun Rupiah (2018)
Dibawah persentase nasional Dari sebelumnya sebesar 1,7 Triliun
5,05% pada periode yang sama
Rupiah

Tingkat Kemiskinan Rasio Gini


15,03% (Maret 2020) 0,334 (Maret 2020)
Capaian Tingkat Kemiskinan
terendah sepanjang sejarah Provinsi Lebih rendah dari
Bengkulu capaian nasional (0,382)

Pertumbuhan Ekonomi IPM


2,98% Triwulan II 2020 71,21% (2019)
Sama dengan capaian nasional Masuk kategori IPM TINGGI dari
pada periode yang sama sebelumnya tahun 2017 di kategori
IPM SEDANG
Permasalahan Provinsi Bengkulu
Tantangan Pembangunan Daerah

• Peran Koordinasi Perencanaan sangat diperlukan, tidak


hanya sebagai penentu arah, namun juga untuk percepatan
dan kualitas pembangunan
• Pembangunan tidak hanya sebatas pada pengembangan
potensi daerah, namun juga merupakan pembangunan yang
inklusif yaitu menurunkan kemiskinan dn pengangguran
serta merata baik secara individu dan wilayah
• Memperhitungkan berbagai sumber pembangunan (APBN,
APBD, KPBU (Kerjasama Pemerintah Badan Usaha), serta
pihak swasta
• Melakukan sinergi perencanaan pusat dan daerah untuk
menjamin efektivitas pelaksanaan pembangunan
Perencanaan Pembangunan Daerah

Prinsip Perencanaan Pembangunan


Daerah (PP No.8/2008) SMART Planning
1.1 merupakan satu kesatuan dalam sistem
perencanaan pembangunan nasional. Perencanaan Program dan Kegiatan,
dengan Pendekatan SMART Planning,
2.2 dilakukan pemerintah daerah bersama
para pemangku kepentingan
yaitu :
berdasarkan peran dan kewenangan
masing-masing.
Specific (spesifik)
3.3 mengintegrasikan rencana tata ruang Measurable (terukur)
dengan rencana pembangunan daerah.
4.
Achievable (dapat dicapai)
4 dilaksanakan berdasarkan kondisi dan
potensi, yang dimiliki masing-masing
daerah, sesuai dinamika perkembangan
Resources availability (ketersediaan
sumberdaya)
daerah, nasional dan global
5.5 dirumuskan secara transparan, Time (Time)
responsif, efisien, efektif, akuntabel,
partisipatif, terukur, berkeadilan dan
berwawasan lingkungan.
Ruang Lingkup Perencanaan Daerah

Tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana


pembangunan daerah, mencakup :

NO Dokumen Jangka Waktu Penetapan Amanat

Psl 15 UU 32/2004, Psl 8 PP


1 RPJPD 20 th Perda
8/2008

Psl 150 UU 32/2004, Psl 15 PP


2 RPJMD 5 th Perda
8/2008

RENSTRA Keputusan Kepala


3
OPD 5 th OPD
Psl 26 PP 8/2008

4 RKPD 1 th Perkada Psl 23 PP 8/2008

RENJA Keputusan Kepala


5
OPD 1 th OPD
Psl 28 PP 8/2008
PROGRAM
. . . . . . .

PROGRAM

• bentuk instrumen kebijakan …


• yg berisi satu atau lebih kegiatan …
• yg dilaksanakan oleh OPD atau masyarakat, …
• yg dikoordinasikan oleh pemerintah daerah …
• untuk mencapai sasaran dan tujuan pembangunan daerah.

PROGRAM

Kegiatan Kegiatan Kegiatan


Ke - 1 Ke - 2 Ke - …
K. E. G. I. A. T. A. N.
KEGIATAN adalah bagian dari program yang
dilaksanakan oleh satu atau beberapa OPD sebagai
bagian dari Pencapaian sasaran terukur pada suatu
Program, dan terdiri dari sekumpulan Tindakan
pengerahan sumber daya baik yang berupa personil
(sumber daya manusia), barang modal termasuk
peralatan dan teknologi, dana, atau kombinasi dari
beberapa atau kesemua jenis sumber daya tersebut,
sebagai masukan (input) untuk menghasilkan keluaran
(output) dalam bentuk barang/jasa.

Penting!! OPD harus mampu mengidentifikasikan kegiatan apa


mengarah pada indicator yang mana
Program PP dan PA dalam
RPJMD Prov. Bengkulu 2016-2020

Perwujudan Misi ke-11 “Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak”


Sasaran Strategi Arah Kebijakan Indikator Kinerja Utama Program RPJMD
Meningkatnya Meningkatkan 1. Peningkatan 1. IPG 1. Program Peningkatan peran serta dan
pemberdayaan, kualitas pemberdayaan 2. IDG Kesetaraan Gender dalam Pembangunan
kualitas kehidupan kehidupan dan perempuan; 3. Persentase kasus 2. Program Peningkatan Kualitas Hidup dan
perempuan serta peran 2. Perlindungan kekerasan perempuan Perlindungan Perempuan;
kesejahteraan dan perempuan perempuan dan anak yang 3. Program Perlindungan Kekerasan terhadap
perlindungan anak serta dan anak ; tertangani; Anak;
untuk menunjang perlindungan 4. Jumlah kasus kekerasan 4. Program Pengembangan kabupaten/kota layak
ketahanan keluarga anak terhadap perempuan anak;
dan anak 5. Program Perlindungan Masalah Sosial Anak;
RENSTRA Kantor Perwakilan BKKBN
Prov. Bengkulu 2020-2024

MISI :
VISI: 1. Mengendalikan pertumbuhan penduduk
Mewujudkan Keluarga dalam rangka menjaga kualitas dan
Berkualitas dan Pertumbuhan struktur penduduk seimbang.
Penduduk yang Seimbang guna 2. Menyelenggarakan keluarga berencana
Mendukung Tercapainya dan kesehatan reproduksi secara
Indonesia Maju yang Berdaulat, komprehensif
Maju, Mandiri dan 3. Menyelenggarakan pembangunan keluarga
Berkepribadian Berlandaskan yang holistik integratif sesuai siklus
Gotong Royong Hidup.
4. Membangun kemitraan, jejaring kerja,
peran serta masyarakat dan kerjasama
global.
5. Memperkuat inovasi, teknologi, informasi
dan komunikasi.
6. Membangun kelembagaan, meningkatkan
kapasitas dan kesejahteraan SDM
aparatur.
Sasaran pada Rencana Strategis
BKKBN 2020-2024
• Menurunnya angka TFR Provinsi Bengkulu dari 2,24 pada tahun 2020
menjadi 2,1 pada tahun 2024;
• Meningkatnya jumlah peserta KB yang menggunakan alat kontrasepsi
modern (mCPR) sebanyak 65,09 pada tahun 2020 menjadi 66,83 pada
tahun 2024;
• Menurunnya jumlah unmet need sebesar 7,17 pada tahun 2020 menjadi
6,52 pada tahun 2024;
• Menurunnya Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur 15-19 tahun /
AgeSpecic Fertility Ratio (ASFR) 15-19 tahun, dengan target 38 per 1.000
kelahiran pada tahun 2020 dan ditagetkan menjadi 27 per 1.000 kelahiran
pada 2024;
• Meningkatnya indeks pembangunan keluarga (iBangga) sebesar 51,11 pada
tahun 2020 menjadi 58,20 pada tahun 2024;
• Meningkatnya median usia kawin pertama perempuan (MKUP) dari umur
20,9 tahun pada 2020 menjadi 21 tahun pada 2024.
SKEMA SINKRONISASI PROGRAM

PEMERINTAH
PUSAT

Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu

PEMERINTAH
KABUPATEN

PIHAK KE
III
SINERGI PERENCANAAN PEMBANGUNAN PUSAT DAN DAERAH

Bagi Pemerintah Pusat Bagi Pemerintah Daerah


• Dapat membahas penjabaran • Memperoleh informasi lebih awal
sasaran sektoral dengan mengenai rancangan rencana
pemerintah daerah pembangunan dalam RKP sehingga
menjadi masukan dalam pelaksanaan
• Melakukan konfirmasi terkait Musrenbang Provinsi dan peny. RKPD
kesiapan pelaksanaan kegiatan • Melakukan konfirmasi dan
masing-masing Proyek K/L mempersiapkan dukungan daerah
• Memperoleh informasi terkait terkait pencapaian sasaran nasional,
dukungan pemerintah daerah khususnya sasaran yg merupakan
melalui APBD dalam mendukung agregasi dari seluruh sasaran daerah
sasaran prioritas nasional • Melakukan konfirmasi terkait
kesiapan lokasi pelaksanaan kegiatan
• Memperoleh masukan terkait proyek prioritas nasional
usulan kegiatan dan pendanaan
• Menyampaikan dan mendiskusikan
melalui APBN baik kewenangan
lebih awal terkait usulan pemerintah
pusat maupun daerah yang dibiayai APBN,kewenangan P-D
Terima Kasih

JL. Pembangunan No. 15, Padang Harapan


Kota Bengkulu, 38224

Office Phone/Fax : 0736 - 21255


17
Author present by : Mgs. M. Rizqi Al Fadli, S.IP, M.Si