Anda di halaman 1dari 1

STUDI KASUS

Rania Hospital adalah rumah sakit yang berlokasi di kota Bukit Tinggi yang
terkenal sebagai kota wisata. Rumah sakit ini memiliki gedung yang megah.
Peralatan kesehatannya canggih sekali. Namun, dalam praktik sering kali
terjadi masalah kekurangan bahan medis, risiko masalah pegawai yang
tugas belajar tinggi, dan terganggunya sistem komputerisasi sering rusak.
Pegawai yang tidak disiplin banyak dan kelengkapan jumlah dokter
spesialis masih kurang. Sedangkan di sisi administrasi keuangan, risiko
yang sering terjadi adalah kesalahan penagihan ke pasien, rata-rata terjadi
30 kali kejadian dalam sebulan. Risiko uang palsu juga sering terjadi
meskipun jumlahnya hanya Rp.10 juta sebulan. Belum ada SOP keamanan
pengawasan pasien pulang. Banyak pasien tidak mampu yang berobat ke
rumah sakit tersebut namun sering terjadi keterlambatan dalam klaim BPJS
kesehatan. Petugas keamanan juga tidak selalu siaga 24 Jam di IGD.
Sering juga terjadi kesalahan pengambilan obat karena human error.
• Andaikan anda Sebagai CEO Rania Hospital, lakukanlah identifikasi
risiko dan pengendalian risiko yang dapat dilakukan disertai dengan
penetapan skala prioritas. (Urutkan dari tingkat resiko yg penting
untuk ditangani terlebih dahulu).