Anda di halaman 1dari 11

HUKUM ADMINISTRASI KEUANGAN NEGARA

HUKUM ADMINISTRASI KEUANGAN NEGARA

• UU No. 17 Tahun 20003 Tentang Keuangan


Negara
• UU No. 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan
Negara.
• UU No. 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan
Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan
Negara.
UU KEUANGAN NEGARA

• Pokok – pokok keuangan negara


- Kekuasan atas pokok – pokok keuangan negara
- Penyusunan dan Penetapan APBN/D
- Pelaksanaan APBN/D
- Pertanggungjawaban pokok – pokok keuangan
negara.
HUBUNGAN KEWENANGAN PEMERINTAH PUSAT
DAN PEMERINTAH DAERAH
• Presiden selaku kepala pemerintahan memegang kekuasaan
pengelolaab keuangan negara sebagai bagian dari kekuasaan
pemerintahan.
• Kekuasaan tersebut
a. Dikuasakan kepada Menkeu selaku pengelola fiskal dan wakil
pemerintah dalam kepemilikan kekayaan negara yang dipisahkan.
b. Dikuasakan kepada Menteri/pimpinan lembaga selaku Pengguna
Anggaran/Pengguna Barang kementerian negara/lembaga yang
dipimpinnya.
c. Diserahkan kepada Gubernur/Bupati/Walikota selaku kepala
pemerintah daerah untuk mengelola keuangan daerah dan
mewakili pemerintah daerah dalam kepemilikan kekayaan daerah
yang dipisahkan.
UU PERBENDAHARAAN NEGARA

• Pelaksana Keuangan Negara:


a. Pejabat perbendaharaan negara;
b. Penerapan kaidah pengelolaan keuangan yang
sehat di lingkungan pemerintahan;
c. Penatausahaan dan pertanggungjawaban
pelaksanaan anggaran;
d. Penyelesaian kerugian negara.
e. Pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum.
LINGKUNGAN PEMERINTAHAN

• Ciri – ciri penting lingkungan pemerintahan yang perlu


dipertimbangkan dalam menetapkan tujuan akuntansi dan
pelaporan keuangan adalah sebagai berikut:
• Ciri utama struktur pemerintahan dan pelayanan yang
diberikan:
1. Bentuk umum pemerintahan dan pemisahan kekuasaan;
2.Sistem pemerintahan otonomi dan transfer pendapatan
antar pemerintah;
3.Pengaruh proses politik;
4.Hubungan antara pembayaran pajak dengan pelayanan
pemerintah.
LINGKUNGAN PEMERINTAHAN

• Ciri keuangan pemerintah yang penting bagi


pengendalian:
1.Anggaran sebagai pernyataan kebijakan publik, target
fiskal, dan sebagai alat pengendalian;
2.Investasi dalam aset yang tidak langsung menghasilkan
pendapatan;
3.Kemungkinan penggunaan akuntansi dana untuk tujuan
pengendalian; dan
4.Penyusutan nilai aset sebagai sumber daya ekonomi
karena digunakan dalam kegiatan operasional
pemerintahan.
KETENTUAN PIDANA, SANKSI ADMINISTRATIF
DAN GANTI RUGI
• Setiap pejabat negara dan pegawai negeri
bukan bendahara yang melanggar hukum atau
melalaikan kewajibannya baik langsung atau
tidak langsung yang merugikan keuangan
negara diwajibkan mengganti kerugian
tersebut.
• Setiap bendahara bertanggung jawab secara
pribadi atas kerugian keuangan negara yang
berada dalam pengurusannya.
KETENTUAN PIDANA, SANKSI ADMINISTRATIF
DAN GANTI RUGI
• Kerugian negara/daerah adalah kekurangan
uang, surat berharga dan barang yang nyata
dan pasti jumlahnya sebagai akibat perbuatan
melawan hukum baik sengaja maupun lalai.
• Setiap kerugian negara/daerah wajib
dilaporkan oleh atasan langsung atau kepala
kantor kepada pimpinan dan diberitahukan
kepada BPK selambat-lambatnya 7 hari kerja
setelah kerugian tersebut.
KETENTUAN PIDANA, SANKSI ADMINISTRATIF
DAN GANTI RUGI
• Pengenaan ganti kerugian negara/daerah
terhadap bendahara ditetapkan oleh BPK.
• Pengenaan ganti kerugian negara/daerah
terhadap pegawai negeri bukan bendahara
ditetapkan oleh pimpinan.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai