Anda di halaman 1dari 42

Data demografi

puskesmas Banjarmasin Indah

Oleh

Ellyana Oktavia I4A013059


Dian Permata Hariati I4A013089
M. Halis Hermawan I4A013207
Wilayah Puskesmas

• Puskesmas Banjarmasin Indah merupakan salah satu puskesmas di


wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat yang beralamat di Jl. Berlian, RT
42/RW 13, Telaga Biru, Banjarmasin Barat, Banjarmasin. Luas wilayah
kerja Puskesmas Banjarmasin Indah adalah 1.13 km2.
Batas Wilayah

Utara
Kelurahan Pelambuan

Selatan
Kelurahan Basirih

Barat
Pelabuhan Trisakti/Sungai Barito

Timur
Kelurahan Teluk Dalam
Peta Wilayah
Keadaan Tanah dan Iklim

• Sebagian besar wilayah • Suhu udara rata-rata


Kelurahan Telaga Biru merupakan
sekitar 250C -  380C dengan
dataran rendah dengan tanah
yang bergambut dan dilalui sedikit variasi musiman.
sungai-sungai. Iklim yang Fluktuasi suhu harian
berpengaruh adalah musim berkisar antara 74-91%
penghujan dan musim kemarau. sedangkan pada musim
Faktor Keadaan iklim ini sangat
berpengaruh terhadap
kemarau kelembabannya
munculnya penyakit seperti rendah yaitu sekitar 52%
Diare, DBD (Demam Berdarah yang terjadi pada bulan-
Dengue) dan ISPA yang bulan Agustus, September
cenderung akan menjadi semakin
banyak.
dan Oktober.
Jangkauan Transportasi

• Keberadaan lokasi puskesmas Banjarmasin Indah


cukup strategis, dengan ditunjang oleh akses jalan
yang baik dan bisa dilewati serta ditempuh dengan
mudah oleh berbagai alat transportasi darat dari
berbagai jenis kendaraan.Terdapat banyak akses jalan
dan beberapa jembatan yang menghubungkan antar
wilayah yang dilalui sungai.
• Jalan menuju Puskesmas tergolong cukup nyaman
karena sebagian besar sudah diaspal.
Distribusi Penduduk Berdasarkan Agama

NO AGAMA JUMLAH
1 Islam 10.736
2 Kristen 320
3 Katolik 110
4 Budha 6
5 Hindu -
6 Khonghucu -
Jumlah 11.172
Distribusi Penduduk Serta Kepadatan Penduduk di Setiap
Wilayah Kerja Puskesmas Banjarmasin Indah Tahun 2017

Jumlah
No Kelurahan Penduduk Kepadatan Kategori

1 Telaga Biru 17.638 1.558jiwa/km2 Sangat padat


Kepadatan penduduk tiap kilometer Golongan Daerah
persegi
a. Sampai 50 a. Tidak padat
b. 51 sampai 250 b. Kurang Padat
c. 251 sampai 400 c. Cukup Padat
d. 401 Keatas d. Sangat Padat
Kepadatan Penduduk

UU No. 5 th 1960

Tidak padat Kurag padat Padat Sangat padat


Sarana Pendidikan
Sekolah
No Kelurahan SD/ SMP/ SMA/ Universitas/
TK MTs MA sederajat
MI

1 Telaga Biru 7 8 - - 1

  Jumlah 7 8 - - 1
Sarana Kesehatan

NO Jenis sarana kesehatan Tahun 2016 (buah)


1 Rumah sakit Umum -
2 Puskesmas 1
3 Puskesmas Pembantu 1
4 Balai Pengobatan 1
5 Jumlah Rumah Praktek Dokter 1
6 Posyandu 9
7 Rumah Bersalin / Praktek Bidan Swasta 10
8 Apotik 1
9 Poskesdes 1
10 Puskesmas Keliling 5
PUSKESMAS BANJARMASIN INDAH

VISI :
• Menjadi puskesmas bermutu di Banjarmasin tahun 2020

MISI :
• Memberikan pelayanan kesehatn yang bermutu, merta,
terjangkau dan berkeadilan.
• Membangun profesiponalisme dengan memberikan pelayanan
kesehatan vidu keluarga maupun masyrakat.
• Meningkatkan perluasan sasaran pelayanan kesehatan melalui
jaringan dan jejaring puskesmas.
• Mendorong kemandirian perilaku hidup masyrakat melalui
partisipasi dan peran aktif masyrakat.

MOTTO:
• Bekerja dengan semangat, kebersamaan dan sepenuh hati
SUMBER DAYA
PUSKESMAS
Gedung Induk Pelayanan Puskesmas Posyandu Balita
yang merupakan gedung dua tingkat :
1. Posyandu Nusa Indah 1

1. Ruang Kepala Puskesmas 2. Posyandu Nusa Indah 2

2. Ruang Tata Usaha 3. Posyandu Nusa Indah 2A


3. Ruang Aula 4. Posyandu Nusa Indah 3
4. Musholla Karyawan 5. Posyandu Nusa Indah 4
5. Ruang Dapur 6. Posyandu Nusa Indah 4A
6. Ruang Loket 7. Posyandu Nusa Indah 5
7. Ruang Poli Umum
8. Posyandu Nusa Indah 6
8. Ruang Poli Gigi
9. Posyandu Tunjung Biru
9. Ruang Apotek
10. Posyandu Kenanga
10. Ruang KIA / KB
11. Ruang Tindakan
12. Ruang Laboratorium
13. Ruang Poli Anak/MTBS, Gizi, PKPR Posyandu Lansia
14. WC Karyawan
1. Posyandu Bahagia
15. WC Pasien
2. Posyandu Melati
16. Ruang khusus imunisasi
3. Posyandu Tanjung
No. Sarana Kesehatan Jumlah
1. Puskesmas induk 1 buah
2. Puskesmas pembantu 1 buah
3. Polindes -
4. Poskesdes -
5. Poskeskel (posbindu) 1 buah
Jumlah 3 buah

Tabel 2.15 Distribusi Bangunan Fisik yang Ada di Wilayah Kerja


Puskesmas Banjarmasin Indah

No Alat transportasi Tipe Tahun Keadaan

Mini bus
1.   Kendaraan roda empat 2015 100% Baik
 

1.   Kendaraan roda dua Honda 2015 100% Baik

Tabel 2.16 Sarana transportasi penunjang yang Ada di Wilayah Kerja


Puskesmas Banjarmasin Indah
No Karyawan Laki – laki Perempuan Jumlah

1.   Kepala puskesmas 1 - 1

1.   Kepala tata usaha - 1 1

1.   Dokter umum - 2 2

1.   Dokter gigi - 1 1

1.   Bidan - 5 5

1.   Pelaksana perawat 2 5 7

1.   Pelaksana perawat gigi - 2 2

1.   Pelaksana gizi - 1 1

1.   Pelaksana sanitasi - 1 1

1.   Analis kesehatan - 1 1

1.   Pekarya kesehatan 1 - 1

1.   Apoteker 1 - 1

1.   Asisten apoteker - 2 2

1.   Administrasi - 1 1

1.   Peregister pasien 1 1 2

Jumlah 6 23 29

Tabel 2.16. Distribusi Karyawan Berdasarkan Profesi dan Jenis Kelamin di


Puskesmas Banjarmasin Indah tahun 2017
STRUKTUR ORGANISASI
PUSKESMAS BANJARMASIN INDAH
PUSKESMAS BANJARMASIN INDAH
PROGRAM KERJA PUSKESMAS
Upaya kesehatan wajib
1. Promosi Kesehatan Masyarakat (Promkes) a. Penyehatan lingkungan pemukiman (pemeriksaan
a. Melakukan penyuluhan di masyarakat baik rumah)
perorangan maupun kelompok dalam rangka b. Inspeksi dan Penyehatan tempat-tempat umum
meningkatkan cakupan (TTU)
b. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam c. TTU yang memenuhi syarat
rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup d. Penyehatan tempat pengelolaan makanan (TPM)
sehat secara mandiri e. Pemantauan jentik dan pemberantasan sarang
c. Melakukan pembinaan dan pengembangan nyamuk (PSN)
Posyandu f. Konsultasi kesehatan lingkungan klinik sanitasi
d. Melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah dan g. Pengawasan Kualitas Air Minum
Pembinaan Kader Posyandu. 3. Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Keluarga
e. Meningkatkan kerjasama lintas program dan Berencana (KB)
sektoral h. Perawatan dan pemeriksaan ibu hamil
2. Program Kesehatan Lingkungan (Kesling) i. Perawatan dan pertolongan persalinan
f. Penyehatan sumber air bersih (SAB) j. Memberikan konseling dan memberikan imunisasi
g. Pengawasan Kualitas Air Bersih dasar lengkap
k. Deteksi tumbuh kembang
l. Pelayanan alat kontrasepsi
4. Program Pelayanan Gizi yang bersifat UKM B. Kegiatan luar gedung meliputi :
A. Kegiatan dalam gedung yang meliputi : 1) Monitoring status gizi melalui kegiatan posyandu
1) Monitoring status gizi di Puskesmas 2) Distribusi tablet Fe pada bumil, bufas dan remaja
2) Distribusi tablet Fe pada ibu hamil 3) Distribusi vitamin A dosis tinggi pada bayi, anak balita
3) Distribusi vitamin A dosis tinggi pada bayi, anak balita dan bufas
dan bufas 4) Pemberian suplemen gizi pada balita yang bermasalah
4) Pemberian suplemen gizi pada balita yang bermasalah gizi
gizi 5) Pembinaan dan pelaksanaan PMT pemulihan
5) Konsultasi gizi 6) Survei konsumsi gizi masyarakat
6) Penyuluhan gizi 7) Pemberian obat cacing pada anak sekolah dasar
7) Pencatatan dan pelaporan 8) Pemeriksaan garam beriodium tingkat sekolah dasar
9) Pemeriksaan garam beriodium tingkat rumah tangga
10) Pemetaan Kadarzi
11) Penyuluhan gizi
6. Program Pengobatan
5. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit a. Apotik
Menular b. Loket
a. Pengobatan dan tindak lanjut penyakit Malaria c. Poli Umum
b. Pengobatan dan tindak lanjut penyakit Diare d. Poli Gigi dan mulut
c. Pengobatan dan tindak lanjut penyakit Kusta e. Poli Anak dan Imunisasi
d. Pengobatan dan tindak lanjut penyakit TB Paru f. Poli KIA-KB
e. Pengobatan dan tindak lanjut penyakit DBD g. Pemeriksaan laboratorium
f. Pengobatan dan tindak lanjut penyakit Rabies a) Pemeriksaan darah
g. Imunisasi b) Pemeriksaan mikrobiologi dan parasitologi
c) Pemeriksaan urine
d) Pemeriksaan Tinja
e) Pemeriksaan Lain (SPS Dahak)
PROGRAM KERJA PUSKESMAS
Upaya Kesehatan Masyarakat
1. Pelayanan Kesehatan Jiwa
a. Sosialisasi gangguan jiwa di masyarakat
b. Kunjungan rumah pasien gangguan jiwa
2. Pelayanan Kesehatan Olahraga
3. Pelayanan Kesehatan Indera
4. Pelayanan Kesehatan Kerja
5. Pelayanan Kesehatan Lansia
a. Pelayanan posyandu lansia
6. Pelayanan Kesehatan Gigi Masyarakat
PROGRAM KERJA PUSKESMAS
Upaya Kesehatan Perorangan
1. Rawat jalan
2. Pelayanan gawat darurat
PROGRAM KERJA PUSKESMAS
Jaringan dan Jejaring Puskesmas
1. Pelayanan Puskesmas Pembantu.
2. Pelayanan Puskesmas Keliling
3. Pelayanan Bidan Kelurahan
4. Posyandu balita, Posyandu lansia, Posbindu.
Jumlah kunjungan Pasien di Puskesmas
Banjarmasin Indah
 
1800

1600

1400

1200

1000

800

600

400

200

0
Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okto Nop Des
10 Penyakit Terbanyak
No Nama Penyakit Kode Penyakit Jumlah
1 ISPA (pneumonia) J.18.9 2239
2 Penyakit pulpa dan periapikal K.04 1062
3 Karies Gigi K.04 732
4 Gastritis dan duodenitis K.29 719
5 Sakit Kepala R.51 608
6 Dermatitis Lainnya L.30 525
7 Diare dan Gastroenenteritis A.09 486
8 Nasofaringitis Akut J.00 444
9 Demam yg sebab tdk diketaui R.50 390
10 Faringitis Akut J.02 369
Pemakaian Obat Terbanyak
No. Nama Obat Penggunaan
1 Paracetamol 46.366
2 Vit. B Complex
24.392
3 Amoxicillin 500 mg
19.531
4 CTM 4 mg
19.441
5 Antasida doen
17.161
6 Glyceril Guaiacolate (GG 100)
14.773
7 Amlodipin 5
14.280
8 Asam Mefenamat 500
9.760
9 Vitamin B12
9.365
10 Meloxicam 7,5
7.390
Strength:
1. Sudah tercapainya target Kesehatan institusi terutama di sekolah – sekolah, yang akan membantu
peningkatan kesadaran anak usia sekolah
2. Tingkat penyuluhan sudah cukup baik.
3. Tercakupnya kegiatan upaya kesehatan lingkungan seperti penyehatan air, pengawasan kesehatan
makanan dan minuman, Klinik Sanitasi.
4. Memiliki posyandu dan kader puskesmas yang cukup dan aktif dalam setiap kegiatan posyandu dapat
menjadi perpanjang-tanganan pihak puskesmas dan kadernya dapat diberdayakan dalam menunjang
program puskesmas kesehatan lingkungan
5. Tersedianya ruangan dan berjalannya program KIA untuk melayani wanita hamil serta menjalankan
program keluarga berencana (KB), pelayanan kesehatan reproduksi seperti skrining kanker leher rahim.
6. Fasilitas relatif lengkap, meliputi ruang dan alat pemeriksaan, alat kontrasepsi, laboratorium yang
melayani PP Test, pemeriksaan protein dan reduksi urin serta hemoglobin dalam pertimbangan
pencegahan dan pengobatan bagi ibu hamil.
7. Penggorganisasian sumber daya tepat dan sesuai dengan keahlian dan bidangnya masing-masing.
8. Dalam proses pelayanannya terdapat program kunjungan rumah yang sedang digencarkan agar
menurunkan angka kematian ibu hamil dan nifas serta selalu menyediakan waktu konseling mengenai
pilihan kontrasepsi.
9. Program puskesmas dikoordinasikan secara baik dengan sektor terkait seperti sekolah sasaran, ibu hamil
dan kepala Rumah Tangga.
10. Terdapat program rutin mengenai pendistribusian vitamin A untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan
mata pada anak, cakupan ASI ekslusif juga menunjang kecerdasan anak dan distribusi garam beryodium di
wilayah kerja puskesmas dalam mencegah gangguan akibat kekurangan yodium.
11. Terdapat upaya penemuan dan penanganan Bayi dan Balita BGM.
Weakness:
1. Belum adanya data tentang metode penyuluhan jadi sulit melakukan analisis
2. Sumber daya manusia puskesmas bagi pelaksanaan program promosi kesehatan sangat
kurang
3. Pada Penyuluhan PHBS tidak bisa dilakukan rutin tiap bulan
4. Belum memiliki inovasi dalam program kerja program kerja berbasis masyarakat contohnya
membikin TOGA dll.
5. Klinik sanitasi belum berjalan
6. Belum berjalannya pembinaan masayarakat/ Kelompok pemakai air
7. Pelayanan persalinan yang belum aktif karena keterbatasan ruangan dan alat-alat penunjang
kurang memadai seperti terbatasnya sterilisasi alat.
8. Rendahnya pencapaian cakupan pelayanan kesehatan remaja, pelayanan kesehatan ibu
hamil sesuai standard untuk kunjungan lengkap, akseptor KB aktif di puskesmas, kunjungan
nifas dan neonatus dan beberapa program lainnya sehingga mengakibatkan tidak
terawasinya kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja puskesmas.
9. Pendataan yang belum maksimal sehingga menghambat evaluasi program.
10. Tidak tersedianya PONED.
11. Kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat untuk mengontrol berat badan bayi
maupun balita.
12. Kurangnya capaian tablet tambah darah pada ibu hamil, padahal sangat penting bagi
penanganan anemia bagi ibu hamil untuk menunjang adekuatnya darah yang dialirkan ke
janin.
Opportunity:
1. Peran masyarakat/kader dalam upaya promosi kesehatan sangat baik dinilai dari jumlah
kader pelayanan kesehatan seperti posyandu yang besar dan aktif
2. Peran kader di institusi sudah mencukupi terlihat dari tiap sekolah mempunyai UKS dan
dokter kecil
3. Terdapat sarana masyarakat seperti pasar yang dapat menjadi sarana promosi
kesehatan dan pemahaman mengenai kesehatan lingkungan
4. Memiliki banyak fasilitas umum yang dapat digunakan untuk menunjang pelaksanaan
program puskesmas.
5. Fasilitas kesehatan (RS, Praktik Dokter, Bidan) dan fasilitas pendukung (Apotek &
Laboratorium Kesehatan) tersedia di wilayah kerja puskesmas.
6. Terdapat kader aktif di setiap posyandu yang tersebar di wilayah kerja puskesmas
sehingga diharapkan jangkauan pelayanan dapat meningkat.
7. Akses menuju fasilitas kesehatan relatif mudah dan cepat.
8. Pendidikan masyarakat di wilayah kerja didominasi oleh lulusan SMA yang dapat
diedukasi mengenai kontrasepsi dan pentingnya pemeriksaan diri ibu hamil.
9. Banyak fasilitas umum yang tersedia di wilayah kerja.
10. Memiliki kader dan posyandu yang aktif membantu pelaksanaan program.
Threat:
1. Dominan tingkat pendidikan masyrakat di wilayah kerja rendah yaitu lulusan SD,
SMP, SMA sehingga memerlukan kegiatan promosi yang berulang dan sederhana
2. Daerah wilayah kerja merupakan daerah dengan kepadatan tinggi sehingga sulit
melakukan kesehatan lingkungan yang baik
3. Dominan tingkat pendidikan masyrakat di wilayah kerja rendah yaitu lulusan SD,SLTP,
SMA sehingga memerlukan kegiatan promosi yang berulang dan sederhana
4. Ibu hamil dan nifas yang pulang ke rumah orang tua di luar wilayah kerja puskesmas
untuk sementara tidak memungkinkan kunjungan rutin ke puskesmas.
5. Kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya kesehatan remaja serta tidak adanya
perekrutan kader remaja menurunkan angka capaian program ini.
6. Pasangan usia subur belum menyadari urgensi kontrasepsi sehingga menurunkan
angka capaian program.
7. Tidak maksimalnya program pemantauan pemberian gizi pada bayi dan balita yang
dilaksanakan melalui posyandu akan menimbulkan terdapatnya gizi buruk atau gizi
lebih
8. Gencarnya promosi susu formula di media elektronik
Kesimpulan
• Puskesmas Banjarmasin Indah berada di Kecamatan Banjarmasin
Barat Kota Banjarmasin. Wilayah kerja puskesmas Banjarmasin Indah
hanya meliputi 1 (satu) kelurahan yaitu Kelurahan Telaga Biru,
dengan luas ± 1,13 km2, memiliki jumlah Rukun Tetangga (RT)
sebanyak 43 buah dan RW 3 buah.1 Jumlah penduduk di wilayah
kerja Puskesmas Banjarmasin Indah tahun 2017 adalah 17.638 Jiwa.
• Puskesmas Banjarmasin Indah sekarang telah memiliki unit-unit
kegiatan yang masing-masing unit tersebut memiliki program
kesehatan tersendiri dan masing-masing unit yang telah
melaksanakan program tersebut. Hasil kegiatan pada umumnya
bervariasi, dibandingkan tahun lalu terdapat penurunan maupun
peningkatan dalam program kerja puskesmas.
Saran
1. Perencanaan dilakukan lebih matang mengenai program dan dengan
jumlah tenaga yang tersedia sehingga hambatan berupa kurangnya tenaga
kesehatan dapat di minimalisasi serta dilakukan koordinasi antara
berbagai sektor yang terkait dalam kegiatan puskesmas agar pelaksanaan
kegiatan program dapat tercapai dan berjalan dengan baik.
2. Membuat perencanaan kegiatan secara berkala dan dipadukan dengan
program terkait lainnya dalam pelaksanaannya.
3. Selalu melakukan pemecahan suatu penyakit secara lintas sektoral dan
memanfaatkan organisasi serta tempat-tempat umum yang banyak
tersedia di masyarakat sehingga penyampaian informasi menyeluruh dan
berkelanjutan.
4. Meningkatkan kegiatan promosi kesehatan di wilayah kerja Puskesmas
Banjarmasin Indah agar masyarakat lebih memahami perilaku hidup
sehat.