Anda di halaman 1dari 39

PSIKOLOGI

PENGAWASAN
PENDIDIKAN DAN
PELATIHAN
INPASSING
JABATAN FUNGSIONAL
PENGAWAS
PEMERINTAHAN
PSIKOLOGI AUDIT
 Psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno “psyche” berarti
jiwa dan “logos” berarti ilmu, “sebagai suatu ilmu yang
mempelajari tentang jiwa manusia (kepribadian, perilaku, dan
sifat)”

 Psikologi Audit :
“Bagaimana seorang Auditor mempelajari pribadi, perilaku, sifat
dari auditee, agar dapat berkomunikasi yang efektif, mampu
membaca dan mencermati lingkungan di sekitarnya, sehingga
dapat menentukan sikap dan cara yang tepat dalam melakukan
proses audit”.
PENGERTIAN PSIKOLOGI
PENGAWASAN
SALAH SATU FUNGSI DASAR
MANAJEMEN YAITU: “PENGAWASAN”.
PENGAWASAN DILAKUKAN AGAR
TUGAS-TUGAS YANG TELAH
DIRENCANAKAN DILAKSANAKAN
DENGAN TEPAT SESUAI RENCANA,
DAN APABILA TERDAPAT
PENYIMPANGAN, MAKA DIADAKAN
TINDAKAN-TINDAKAN PERBAIKAN.
(GEORGE R. TERRY)
PENGERTIAN PSIKOLOGI
ILMU YANG MEMPELAJARI
TINGKAH LAKU MANUSIA
DALAM HUBUNGAN DENGAN
LINGKUNGANNYA”.
PENGERTIAN PSIKOLOGI PENGAWASAN
PSIKOLOGI YANG MEMPELAJARI
TINGKAH LAKU MANUSIA
DALAM INTERAKSI PADA
PROSES PENGAWASAN”.
PRAKTEK PSIKOLOGI AUDIT

Faktor yang mempengaruhi yaitu:


1. Penguasaan Personal
Mengklarifikasi, memahami visi, kesabaran dalam mencapai
tujuan.
2. Ketrampilan membuat asumsi, generalisasi, gambaran dan
menentukan sikap yang harus diambil.
3. Ketrampilan dalam menciptakan visi bersama.
4. Menciptakan suasana nyaman dan aman.
KOMUNIKASI AUDIT
“Suatu proses untuk memperoleh kesamaan ‘gambar’ mengenai
persepsi dan penafsiran antara pihak penyampai pesan dengan
pihak penerima pesan”.

Dalam Audit komunikasi sangat penting sebagai langkah awal


auditor mengkomunikasikan tugas profesionalnya terhadap
auditee. Bila komunikasi lancar, maka proses pencarian
datapun akan dapat berjalan dengan lancar.
MEMBANGUN INTERAKSI POSITIF
DENGAN PIHAK YANG DIAWASI
• PENAMPILAN :

– CARA BERDANDAN;

– BAHASA TUBUH;

– NADA SUARA; Pesan


– GAYA BICARA;

– CARA DUDUK

• SIKAP POSITIF;

• IKLIM KERJA POSITIF;

• INDEPENDENSI PENGAWAS;
MEMBANGUN INTERAKSI POSITIF
DENGAN PIHAK YANG DIAWASI
• HILANGKAN INTEREST PRIBADI NEGATIF;

• NIAT BAIK UNTUK MEMBANTU;

• MENCARI INFORMASI DGN SUNGGUH-SUNGGUH.

Pesan
HUMAN RELATION DALAM PENGAWASAN
• PENGAWAS PERLU MEMAHAMI ASPEK PSIKOLOGIS
MANUSIA AGAR DAPAT MENENTUKAN CARA
YANG TEPAT DALAM BERINTERAKSI DENGAN
PIHAK YANG DIAWASI, SEHINGGA MEREKA MAU
MEMBANTU PENGAWAS MENYELESAIKAN
TUGASNYA. Pesan
• INTERAKSI YANG TERJADI ANTARA PENGAWAS
DAN PIHAK YANG DIAWASI ADALAH INTERAKSI
YANG SALING MENGISI, YANG PADA AKHIRNYA
MASING-MASING PIHAK AKAN MENYADARI
BAHWA HUBUNGAN DI ANTARA MEREKA ADALAH
HUBUNGAN TIMBAL BALIK DIMANA KEDUANYA
DAPAT MERASAKAN MANFAAT DARI INTERAKSI
YANG TERJADI.
BANYAK HAL YG KEBERHASILANNYA SANGAT
DITENTUKAN OLEH KEAHLIAN BERKOMUNIKASI
DARI PELAKUNYA. DEMIKIAN PULA HALNYA
DENGAN KEBERHASILAN PENGAWASAN.
KEBERHASILAN TUGAS PENGAWASAN TIDAKLAH
CUKUP HANYA SAMPAI DAPAT DITERBITKANNYA
LAPORAN HASIL PENGAWASAN YG BERMUTU.
Pesan
BAHKAN TIDAK CUKUP SAMPAI DENGAN PIHAK
YG DIAWASI MELAKSANAKAN TINDAK LANJUT
ATAS REKOMENDASI HASIL PENGAWASAN.
TUNTUTAN BERKEMBANG SAMPAI SEJAUH
MANA MANFAAT YG DIRASAKAN MASYARAKAT
DARI HASIL KERJA TUGAS PENGAWAS DAN
LEMBAGANYA.
JENIS PENGAWASAN ITJEN
A. REGULER/BERKALA;
B. TUJUAN TERTENTU :
1. PEMERIKSAAN DEKON/TP;
2. PEMERIKSAAN PENANGANAN DUMAS/
INSTANSI PEMERINTAH;
3. PEMERIKSAAN AKHIR MASA JABATAN
KEPALA DAERAH;
4. EVALUASI LAKIP;
5. PEMERIKSAAN BERSAMA;
6. KLARIFIKASI ATAS PERMASALAHAN
PERCEPATAN PENYELESAIAN TLHP BPK RI;
7. REVIU LAPORAN KEUANGAN (LKPD);
8. PENDAMPINGAN;
9. PENGAWASAN ATAS PERMINTAAN PIMPINAN
26/01/21
JENIS PENGAWASAN INSPEKTORAT PROVINSI
A. REGULER/BERKALA;
B. TERTENTU :
1. PEMERIKSAAN PENANGANAN DUMAS/
INSTANSI PEMERINTAH;
2. PEMERIKSAAN MENGAKHIRI MASA JABATAN
BUPATI/WALIKOTA;
3. EVALUASI LAKIP;
4. PEMERIKSAAN BERSAMA;
5. KLARFIKASI ATAS PERMASALAHAN
PERCEPATAN PENYELESAIAN TLHP BPK RI;
6. REVIU LAPORAN KEUANGAN (LKPD);
7. PENDAMPINGAN;
8. PENGAWASAN ATAS PERMINTAAN
PIMPINAN
JENIS PENGAWASAN INSPEKTORAT KAB/KOTA
A. REGULER/BERKALA;
B. TERTENTU :
1. PEMERIKSAAN PENANGANAN DUMAS/
INSTANSI PEMERINTAH;
2. PEMERIKSAAN MENGAKHIRI MASA JABATAN
KADES (KAB)
3. EVALUASI LAKIP;
4. PEMERIKSAAN BERSAMA;
5. KLARIFIKASI ATAS PERMASALAHAN
PERCEPATAN PENYELESAIAN TLHP BPK RI;
6. REVIU LAPORAN KEUANGAN (LKPD);
7. PENDAMPINGAN;.
8. PENGAWASAN ATAS PERMINTAAN
PIMPINAN
KOMUNIKASI

Pesan
Berantai

PEMBERITAHUAN, PEMBICARAAN,
PERCAKAPAN, PERTUKARAN
PIKIRAN ATAU HUBUNGAN.
KOMUNIKASI

Pesan
Berantai

UPAYA SISTEMATIS UNTUK


MERUMUSKAN SECARA TEGAS
ASAS-ASAS PENYAMPAIAN
PEMBENTUKAN PENDAPAT DAN
SIKAP
PROSES KOMUNIKASI

Umpan Balik

Pesan

Komunikan Komunikator
KAPAN MANUSIA
BERKOMUNIKASI?

Berlangsung setiap saat


Kapan saja
Dimana saja
Oleh siapa saja
Dengan siapa? dgn dirinya sendiri,
orang lain, Tuhan
Sejak kapan? Sejak lahir
KONTRIBUSI / PERAN PANCA
INDERA DALAM KOMUNIKASI
 I HEAR AND I FORGET
 I SEE AND I REMEMBER
 I DO THEN I UNDERSTAND
(PHILOSOF CINA/Confusius)
HASIL PENELITIAN HARVARD BUSINESS SCHOOL (1969)

PELAJARAN DAPAT DITERIMA JIKA :


DARI MEMBACA : 10 %
DARI MENDENGAR : 20 %
DARI MELIHAT : 30 %
DARI MELIHAT DAN MENDENGAR : 50 %
DARI MENGUCAPKAN : 80 %
DARI MENGUCAPKAN DAN MELAKUKAN : 90 %
PENGERTIAN PSIKOLOGI

Aspek Psikologis Aspek Fisiologis Aspek Sosial

“PSIKOLOGI ADALAH :
ILMU YANG MEMPELAJARI TINGKAH
LAKU MANUSIA DALAM KAITANNYA
DENGAN LINGKUNGAN DI MANA DIA
BERADA”
FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI HUBUNGAN
PENGAWAS DENGAN YANG DIAWASI
1. Peran Pengawas 4. Atribut Organisasi :
2. Image/citra • Kedudukan hirarhi
Pengawas • Prestasi
3. Atribut Pribadi : Pesan • Reputasi
• Pangkat/jabatan 5. Perilaku Pengawas
• Usia
6. Jenis Pengawasan
• Pendidikan
7. Temuan Pengawasan
• Penampilan
8. Kebijaksanaan Organisasi
• Pengalaman
• Prestasi 9. Suasana Setempat
MENGENAL DIRI
Desain Jagad
Wajah Raya

Pemahaman terhadap
diri dlm mengenal
bakat-bakat yg dimiliki,
baik bakat positif
maupun negatif.
PENGEMBANGAN DIRI
Pelatih
Gjh

1. Meningkatkan potensi
positif dan mengurangi
potensi negatif.
2. Memahami faktor yg
menjadi penunjang
keberhasilan maupun yg
menjadi penyebab
kegagalan.
3. Menetapkan tujuan agar
lebih jelas dan nyata.
POTENSI DIRI

1. Fisik
2. Mental Intelektual
3. Sosial Emosional
4. Spiritual/Rohani
HELEN
KELLER
”JIKA ENGKAU TIDAK BELAJAR,
ENGKAU TIDAK AKAN BERUBAH,
APABILA ENGKAU TIDAK BERUBAH,
ENGKAU MATI.

PILIH BELAJAR ATAU MATI ?

(IF YOU DON’T LEARN, YOU DON’T


CHANGE, IF YOU DON’T CHANGE YOU
DIE, SO LEARN OR DIE).

C.H.K. PRAHALAD
Warna Apa Yang Paling Anda Suka?
Kedamaian Kesenangan Kekuasaan Kemanusiaan

Taylor Hartman, Ph.D, menyebutkan ada 4 tipe kepribadian manusia


berdasarkan motif dasarnya yang bahkan telah dimilikinya semenjak ia
masih menjadi janin di dalam kandungan ibunya, yang kemudian diwakili
oleh 4 warna tersebut. Uniknya, Jika anda men-tes diri anda dengan tes
kepribadian Litteur sekaligus tes kepribadian Hartman, anda akan
menemukan profil kepribadian yang hampir sama
CITRA DIRI SESEORANG

Bertanggung jawab
Kepercayaan Diri
Sopan Santun
Rendah Hati
Etos kerja tinggi
Disiplin
INTEGRITAS MORAL
Police Fire

1. Moral adalah nilai dan norma yg


menjadi pegangan bagi seseorang
atau suatu kelompok dlm mengatur
tingkah lakunya.
2. Merupakan asas-asas akhlak yg
menjadi ciri manusia berbeda dgn
makhluk lain.
3. Satu kata dgn perbuatan.
4. Yg merupakan bagian moral adalah
etika, norma dan sistem nilai.
DISIPLIN DIRI
parade

1. Mentaati peraturan/hukum
sesuai ketentuan yg
berlaku;
2. Menghindari sesuatu yg
dilarang;
3. Memiliki perilaku yg setia,
jujur, rajin, bertanggung
jawab dan dapat dipercaya.
Cara membentuk
Disiplin Diri:
Perlu kesadaran;
Perlu semangat
dan tekat;
Dukungan dari
pimpinan dan
lingkungan.
Komitmen vs Kepatuhan
Kepatuhan mulai ketika orang-orang melakukan
sesuatu karena mereka harus melakukannya,
entah disebabkan perintah dari atasan atau
amanat dari orang lain. (dorongan dari luar)

Komitmen mulai ketika orang melakukan


sesuatu karena mereka ingin melakukan sesuatu
atau karena ada dorongan atau hasrat dari dalam
diri utk melakukan sesuatu yg diyakini atau
disepakati. (dorongan dari dalam)

(James A. DeSena)
Shaolin
TEORI KEPRIBADIAN
Emosi W
JOHARY WINDOW P dan W

DI KETAHUI TIDAK DIKETAHUI


1. 2.
DIKETAHUI

WILAYAH TERBUKA WILAYAH BERTIRAI


(OPEN AREA) (BLIND AREA)
SAYA TAHU, ORANG SAYA TIDAK TAHU,
LAINPUN TAHU ORANG LAIN TAHU
TIDAK DI KETAHUI

3. 4.
WILAYAH BERKEDOK WILAYAH TIDAK
(HIDDEN AREA) SAYA DIKETAHUI
TAHU, ORANG LAIN (UNKNOWN)
TIDAK TAHU SAYA TIDAK TAHU,
ORANG LAINPUN
TIDAK TAHU
BEKERJASAMA DALAM TIM

Kumpulan orang yg bekerja sama utk


mewujudkan tujuan organisasi dalam
suasana menyenangkan berlandaskan
pada saling percaya, menghargai,
pengertian dan saling membantu.
Membangun Interaksi Positif dalam Tim

Pesan

TIM SOLID
Formasi Angsa
APARATUR PROFESIONAL wort

A = ATTITUDE

S = SKILL KOMPETENSI

K = KNOWLEDGE
PROFESIONAL
E = EXPERIENCE

PENGALAMAN
R = REPONSIBILITY KERJA

A=ACCOUNTABILITY
PRODUKTIF
Good Luck
and
Thank You...