Anda di halaman 1dari 18

TRIKOMA

Dosen pembimbing :
ANZHARNI FAZRINA M.Farm,apt

kelompok 3 :
1. AKHYAR ADITYA ( 19011033)
2. NUR MAYANTI LUBIS ( 19011166)
3. SURYA NINGSIH ( 19010110)
4. MEIZA PUTRI ( 19011160)
5. NESYA PETRINA ( 19011047)
6. MESY ROFIANTI (19011045)
7. WILA HARDIANTI (19011037)
Trikoma berarti rambut, namun dalam jumlah
jamak disebut trikomata.  Merupakan rambut –
rambut yang tumbuh berasal dari sel epidermis
yang bentuk, susunan, dan fungsinya berbeda.
Pada epidermis sering terdapat alat tambahan baik
unisel maupun multisel yaitu trikoma yang
memiliki struktur yang lebih padat seperti
tonjolan, kelenjar maupun duri. Umumnya
trikoma yang terdapat pada akar disebut rambut
akar yang berfungsi untuk menyerap air dan
garam – garam air dalam tanah.
Trikoma merupakan salah satu alat tumbuhan
atau derivate dari jaringan epidermis. Trikoma atau
rambut daun banyak ditemukan di tulang helaian
daun,dibiji,dan ada juga yang terdapat di buah yang
disebut dengan rambut buah.
Berdasarkan ada tidaknya fungsi sekresi, trikoma
dibedakanmenjadi:
1. Trikoma glanduler, yaitu trikoma yang
memeiliki secret dan berfungsi untuk sekresi.
2. Trikoma non glanduler, yaitu trikoma yang
tidak memiliki secret dan tjuga tidak memiliki
fungsi sekresi.
Sedangkan berdasarkan jumlah sel
penyusunnya, trikoma dibedakan menjadi:

1. Uniseluler, umumnya trikoma uniseluler


tidak bercabang. Namun adakalanya yang
bercabang.
2. Multiseluler, pada trikoma ini ada yang
cabangnya seperti pohon, ada yang
memanjang, dan ada juga yang mendatar.
Trikoma Glandular

Trikoma glandular mengeluarkan sekret


berupa garam, larutan gula, racun atau
terpentin.
Trikoma Non Glandular
Trikoma yang biasanya hanya berupa
tonjolan seperti duri-duri pada batang, daun
atau buah yang tidak menghasilkan sekret.
Tipe dan Macam Trikoma

Pada sel-sel epidermis ada yang membentuk


struktur berupa rambut-rambut yang menonjol ke
arah luar yang disebut dengan trikoma. Dilihat
dari fungsinya terikoma ini memiliki peran yang
bermacam-macam. Trikoma pada akar sangat
berperan dalam memperluas bidang penyerapan
air dan garam mineral. Dilihat dari kemampuan
menghasilkan sekret, trikoma dibagi menjadi dua
yakni trikoma glandular dan trikoma non
galndular.
INI ADALAH GAMBAR DARI TRIKOMA
GLANDULAR
Trikoma glandular memiliki sel kelenjar yang dapat
mengeluarkan zat seperti garam, gula dan terpen. Trikoma sekresi
dapat bersel satu, bersel banyak, atau berupasisik.
Trikoma bersel banyak yang sederhana terdiri dari tangkai dengan
kepala bersel satu atau bersel banyak.
Trikoma seperti itu terdapat pada misalnya daun tembakau.
Trikoma kelenjar yang menghasilkan sekret yang kental dan
lengket, dan yang biasanya terdiri dari tangkai dan kepala bersel
banyak dinamakan koleter. Trikoma ini ditemukanpadatunasmuda.

Trikoma rambut gatal terdapat pada Urtica.


Rambut sekresi bersel satu dan bersel banyak yang menghasikan
nektar terdapat pada bunga atau bagian laindiluarbunga.
Trikoma glandular terlibat dalam sekresi senyawa. Ialah
garam, madu, terpen, dan polisakarida. Dikelompokkanmenjadi2:

1. Trikoma seperti gelembung yang terdiri atas sel


kelenjar
2. Kelenjar multisel yang terdiri atas beberapa sel
krlenjar danselbasal
Contoh trikoma glandular:
*Trikomahidatoda (sekresi senyawa organik & anorganik)
*Trikomayangmensekresikanmadu
*Trikomayangmenghasilkanlendir
*Trikoma yang mensekresikan terpen (minyak)
Kolatera
*Rambutgatal(injeksiracun)
INI ADALAH GAMBAR DARI TRIKOMA NON-GLANDULAR
Trikoma non glandular tidak memiliki sel kelenjar.

1. Trikoma bersel satu atau bersel banyak dan tidak pipih,


misalnya pada Gossypium, serat kapas merupakan rambut epidermis
bersel satu dari kulit biji dan dapat mencapai panjang 6cm.
2. Trikoma sisik yang memipih dan bersel banyak, ditemukan tanpa
tangkai pada daun durian.
3. Rambut bercabang, bersel banyak. Bentuknya dapat seperti bintang,
misalnya rambut pada di bagian bawah daun waru.
4. Rambut akar merupakan pemanjangan sel epidermis
dalambidangluruspermukaanakar.
Trikoma non-glandular tidak menghasilkan sekret. Dikelompokkan
menjadi 4:
1. Trikoma bersel satu atau multisel
2. Trikoma sisik, berbentuk pipih, dan multisel
3. Trikoma bercabang (bintang), dan multisel
4. Trikoma kasar berlapis banyak

Jenis Trikoma
Rambut atau trikoma bersel satu atau bersel banyak dibentuk dari sel
epidermis. Struktur yang lebih besar dan padat seperti kutil dan duri (seperti
duri mawar) yang tersusun dari jaringan epidermis disebut emergens.
Kegunaan trikoma dalam taksonomi cukup dikenal. Kadang-kadang famili
tertentu dapat dikenal dengan mudah dari macam rambutnya.
1. Trikoma yang tidak menghasilkan sekret

* Rambut bersel satu atau bersel banyak dan tidak pipih.


Misalnya pada Lauraceae, Moraceae, Triticum,
Pelargonium, dan Gossypium. Pada Gossypium, serat
kapas cm.
*Rambut sisik yang memipih dan bersel banyak,
ditemukan tanpa tangkai (sessil) pada daun durian (Durio
zibethinus) atau bertangkai pada Olea.
*Rambut bercabang, bersel banyak. Bentuknya dapat
seperti bintang, mislnya ranbut di bagian bawah daun waru
(Hibiscus) atau seperti tempat lilin pada Verbascum.
*Rambut akar merupakan pemanjangan sel
epidermisdalam bidang yang tegak lurus permukaan akar. Sel
berbentuk bulat panjang, mencapai panjang 80-1500μm dengan
garis tengah 5-17μm. Rambut akar memiliki vakuola besardan
biasanya berdinding tipis.
2. Trikoma sekresi (yang mengasilkan sekret) atau
kelenjar

Trikoma sekresi dapat bersel satu, bersel banyak atau


berupa sisik. Trikoma bersel banyak yang sederhana terdiri
dari tangkai dengan kepala bersel satu atau bersel banyak.
Trikoma seperti itu terdapat misalnya padadaun tembakau.
Trikoma kelenjar menghasilkan sekret yang kental dan
lengket, dan yang biasana terdiri dari tangkaidan kepala
bersel banyak dinamakan koleter. Trikoma seperti itu
ditemukan berkelompok pada tnas muda, dan sekret yang
dihasilkanya menjaga tunas dari kekeringan. Jenis trikoma
kelenjar lain adalah kelenjar cerna yang terdapat pada
tumbuhan pemakan serangga Nepenthes.
Trikoma lain yang juga terspesialisai adalah rambut
gatal pada Urtica. Trikoma terdiri dari sel-sel panjang
yang memiliki dasar yang lebar membengkak sedangkan
bagian atasnya sempit dan runcing. Dinding bagian
ujung yang runcing mengandung silika, sedangkan
bagian tepat di bawahnya mengandung kalsium. Bila
rambut tersentuh ujung runcing yang membulat itu akan
patah di daerah batas; sisanya beruujung runcing dengan
mudaah menembus kulit orang yang menyentuh
tumbuhan tersebut. Di saat itulah kandungan rambut
(histaimin dan asetilkolin) masuk ke kulit, menimbulkan
rasa gatal.
Rambut sekresi bersel satu dan bersel banyak yang
menghasilkan nektar terdapat pada unga atau di bagian lain
di luar bunga. Beberapa di antaranya tidak berkutikula, dan
nektar disekresikan secara berdifusi. Pada rambut lain, sel
memiliki kutikula. Dalam hal itu dinding terluar dari sel
kepala rambut ysng bersangkutan perlahan-lahan
membengkak dan meluas sehingga terbentuk lapisan
lendirmenyerupai kubah di bawah kutikula.
Lapisan tersebut terus meluas dan dengan demikian
menekan lapisan bagian daam daridinding luar ke arah
lumen sel yang hampir seluruhnya rusak. Akhirnya kutikula
pecah dan zat lendir tempat terkumpulnya nektar terbawa
ke permukaan organ, misalya pada Hibiscus dan Abutilon.
Fungsi Trikoma

Ada beberapa fungsi dari trikoma yang antaranya yaitu:


* Pada bagian akar berfungsi untuk penyerapan.
* Pada epidermis daun dan batang untuk mengurangi
penguapan dan gangguan mekanik.
* bunga Lonicera, rambut-rambut yang terdapat * pada epidermis
yang berbatasan pada petal mengeluarkan nektar.
* Pada rambut kepala putik, mengeluarkan perekat untuk
melekatnya polen.
* Pada biji untuk mengeringkan dan mempermudah
penyebaran oleh angin.
Untuk menahan dari pertikular.
T E R I M A K A S I H