Anda di halaman 1dari 54

Menghitung besar putaran pulley

penggerak CVT
• = 
• D1 = diameter puli penggerak
• D2 = diameter puli yg digerakkan
• N1= put. Puli penggeerak
• N2 = put puli yg digerakkan
• Sebuah puli motor penngerak mesin cuci sepeda motor.diameter
pulinya 15 cm dengan kec putaran 2000 rpm. Jika diameter puli
mesin pompanya 30 cm berapa kec. Putaran mesin pompanya?
• =
• 30x = 2000 x 15
• X = 30000
• 30
• =1000 rpm
Komponen elemen mesin automatic
KONSTRUKSI CVT

E F
C
H
D
B

G
I
A
J
• Nama Parts
A. Crankshaft F. Primary drive gear shaft
B. Primary sliding sheave (pulley bergerak) G. Clutch housing / Rumah kopling
C. Weight / Pemberat / Roller H. Clutch carrier
D. Secondary fixed sheave (pulley tetap) I. V-belt
E. Secondary sliding sheave (pulley bergerak) J. Primary fixed sheave
CARA KERJA MESIN 4 TAK

1. LANGKAH PEMASUKAN 2. LANGKAH KOMPRESI

4. LANGKAH PEMBUANGAN 3. LANGKAH KERJA


B. JENIS-JENIS GARIS • untuk garis yang
menunjukkan
Garis Gambar / Garis kedudukan batas
Tebal : yang lain dari suatu
benda yang
• Ukuran antara (0,5 – bergerak.
0,8) mm • untuk garis lintasan.
• Fungsinya : Garis Tipis Bergelombang : • Bentuk :
• untuk garis • Ukuran antara (0,1 –
benda/garis gambar 0,35) mm • Garis-Garis Bertitik
yang terlihat Tipis Dengan Garis-
langsung. • Fungsinya : Garis Ujungnya
• untuk garis • untuk garis batas Ditebalkan :
tepi/garis pinggir gambar yang dipotong
kertas gambar. • Ukuran antara (0,1 –
sebagian/disobek. 0,35) mm dan (0,5 –
• Bentuk : 0,8) mm
• Bentuk :
Garis Tipis : • Fungsinya :
Garis Gores :
• Ukuran antara (0,1 – • Untuk garis batas
0,35) mm • Ukuran antara (0,4 –
0,5) mm mengiris / memotong.
• Fungsinya : • Bentuk :
• Fungsinya :
• untuk garis gambar
yang dibayangkan • untuk garis
ada. gambar/garis benda
• untuk garis ukuran. yang tidak terlihat
• untuk garis bantu langsung.
ukuran.
• Bentuk :
• untuk garis arsir. Garis-Garis Bertitik Tebal :
Garis-Garis Bertitik Tipis :
• untuk garis gambar • Ukuran antara (0,5 –
penampang yang • Ukuran antara (0,1 – 0,8) mm
diputar ditempat. 0,35) mm
• Fungsinya
• Bentuk : • Fungsinya :
• Untuk garis yang
NO SIMBOL Simbol-simbol Kelistrikan
NAMA NO SIMBOL NAMA

1. KABEL 8. FUSE / SEKERING

KABEL BERHUBUNGAN
2. 9. SPARK PLUG = BUSI
LANGSUNG

KABEL TIDAK
3. 10. GROUND = MASA
BERHUBUNGAN

Teknologi dan Rekayasa


CONNECTOR / IGNITION COIL =
4. 11.
SAMBUNGAN KABEL KUMPARAN PENGAPIAN

5. SAKLAR / KUNCI KONTAK 12. BULB = BOLA LAMPU

6. TOMBOL 13. RESISTANCE = TAHANAN

_ _ _
+ + +
7.
CONTACT BREAKER / 14. BATTERY = ACCU 10
PLATINA
NO
Simbol-simbol Kelistrikan
SIMBOL NAMA NO SIMBOL NAMA

_ _ _ + _ KONDENSATOR TYPE :
+ + +
15. BATTERY = ACCU 23. -A:NON PLRITAS
-B:BER PLRITAS

16. DIODA / RECTIFIER 24. HORN = KLAKSON

Teknologi dan Rekayasa


ZENNER DIODA =
MOTOR =
17. DIODA
BERKAPASITAS
13. M MOTOR LISTRIK

SCR = SILICON
VOLT METER =
18. CONTROL
RECTIFIER 23.
V PENGUKUR(AC/DC)

TRANSISTOR : AMPERE METER =


19. TYPE: - A: PNP 24. A PENGUKUR ARUS (AC /
11
- B: NPN DC)
A B
Fastener
Baut/ bold Sekerup Pengikat (Set Screw
Stud/ baut tanam Baut berkepala bulat

Metal thread
Gutter Bolt
Grub Screw Self tapping screw
Grub Screw

Cotter Pin
Grub Screw
Taper Lock Stud Plow Bolt
 
Sebuah sistem hidrolik dengan luasan penampang kecil 20 m². luasan
penampang besar 40 m². Jika gaya pada bidang pertama 10 N berapa gaya
yang dapat diangkat pada bidang kedua?
Jawab :
A₁ = 20 m²
A₂ = 40 m²
F₁ = 10 N
Ditanya F₂ ...????
Jawab :
=

F₂ = 20 N
Gas Buang
1. CO
Gas CO dihasilkan dari pembakaran yang tidak
sempurna yang dakibatkan kurangnya campuran udara
2. HC
Pengapian yang tidak sempurna atau kompresi yang lemah
3. NOx
NOx adalah singkatan dari campuran dan oxygen gas yang biasa
dihasilkan dari pembakaran pada temperatur tinggi.
Contoh soal
12 W

Baterai 12 20 W

Voltr

25 W

Baterai 12 Volt digunakan pada 3 lampu dengan daya 12 Watt, 20 watt dan 25
watt.hitung sekering yang harus dipasang agar kelistrikan aman ?
Silinder
Adapun pengaruh kerusakan silinder pada sepeda motor antara
lain :
Motor bocor compressi, sehingga susah dihidupkan
Setelah hidup susah untuk distel langsamnya
Tenaga motor yang dihasilkan kurang dan cepat panas
Sewaktu motor digas akan timbul suara berisik dari dalam
silinder
Untuk motor 2 tak sering menimbulkan ledakan didalm ruangan
motornya
Piston
• Akibat kerusakan dari piston adalah :
• Permukaan mengerak atau kotor akibatnya terjadi overheating
dan suara yang menggelitik
• Bila dindingnya tergores serta spelling dari silindernya akan
mengakibatkan bocornya kompressi pada tekanan
pembakaran.
• Sehingga sebaiknya jika terjadi kerusakan pada piston maka
segeralah menggantinya dengan yang baru.
Ring Piston
1. Isapan dan kompressi motor kurang sehingga motor susah
dihidupkan
2. Pembakaran bocor sehingga tenaga motor kurang, cepat
pans, dan bersuara berisik
3. Oli akan naik keruang baker sehingga boros oli, oli cepat kotor,
asap knalpot putih tebal (pada motor 4 tak)
(CONNECTING ROD
• Suara motor berisik
• Silinder tergores, demikian
juga pistonnya
• Ring cepat haus karena
goresan-goresan yang berat
yang tidak rata
• Motor cepat panas da tenaga
berkurang
• Timing motor selalu voor
sehingga sering timbul
ledakan waktu digas.
RODA GILA (FLY-WHEEL).
• Bila dudukannya kendor maka akan berakibat :
• Timbul suara berisik sewaktu mesin dihidupkan
• Hasil listrik dari generator kurang
• Untuk motor yang memakai system magneto, susah dihidupkan karena listrik
yang diperlukan untuk pembakaran kurang.
• Bila dudukannya kuat tetapi waktu memutar tidak lurus maka berakibat hasil listrik
kurang dan timbul suara gesekan
• Bila gaya magnetnya sudah berkurang maka hasil dari stroom generator juga
berkurang
BAK MESIN (CRANK CASE).
Gangguan yang terjadi pada bak mesin serta cara
memperbaikinya :
• Kebocoran oli pada sambungannya, maka periksalah bautnya
bila sudah benar-benar keras maka yang perlu diganti adalah
packing-pakingnya.
• Kebocoran melalui As slagnya, pedal verseneling atau As
sekundernya maka gantilah oli sealnya
• Lubang dudukan As/lager aus maka bawalah ke bengkel untuk
di overboos.
• Kalau terjadi retak maka cobalah untuk dilas atau usahakan
dengan mengganti dengan yang baru
NO GEJALA KERUSAKAN KEMUNGKINAN PENYEBAB LANGKAH PERBAIKAN
1. Tekanan kompressi 1. Penyetelan renggang klep 1. Distel sesuai
Rendah tidak tepat standar
2. Klep aus atau bengkok 2. Diganti
3. Tertib buka tutup klep 3. Perbaiki/Periksa
tidak tepat Timing klep
4. Per klep patah 4. Diganti
5. Gasket kepala silinder 5. Diganti
bocor
6. Kepala Silinder berubah 6. Diganti
bentuk
7. Dinding silinder 7. Dikorter atau
aus/tergores diganti
8. Cincin torak aus

2. Tekanan Kompressi 1. Terjadi Endapan arang 1. Dibersihkan


Terlalu Tinggi pada dinding ruang bakar
dan kepala piston

3. Suara Berisik 1. Penyetelan klep kurang 1. Distel sesuai standar


Berlebihan tepat
2. Kepala klep berlubang 2. Diganti
3. Rocker arm aus
4. Dudukan rocker arm aus
5. Tensioner rantai mesin 3. Diganti
rusak/aus 4. Diperbaiki/diganti
6. Gigi cam sproket aus 5. Diganti

6. Diganti

4. Mesin tidak dapt 1. Dudukan klep tidak 1. Diperbaiki


stasioner rapat/bocor
2. Penyetelan klep kurang 2. Distel
tepat
3. Insulator bocor 3. Diganti
5. Asap Knalpot 1. Silinder, Cincin torak aus 1. Diganti
Berlebihan 2. Susunan pemasang yang 2. Diperbaiki
salah
3. Seal klep aus/rusak 3. Diganti
baterai
Kepala silinder
Pendingin
• Kantong air (water jacket)
Sebagai tempat peredaran air di dalam motor, air pendingin akan dialirkan ketempat-tempat yang
memerlukan pendinginan (blok motor dan kepala silinder).
• Slang-slang air
Untuk memindahkan air panas dari kantong air ke radiator dan sebaliknya.
• Radiator
Untuk mendinginkan air pendingin dengan memindahkan panas ke udara luar (radiasi).
• Reservoir
Sebagai tempat persediaan air dan untuk meyeimbangkan perbedaan volume air pendingin akibat panas.
• Tutup radiator
Untuk menaikkan dan menstabilkan tekanan air dalam sistem pendinginan
(mengatur tekanan air).
• Ventilator (kipas)
Untuk mengalirkan udara melalui radiator supaya pendinginan tidak tergantung pada kecepatan
kendaraan.
• Pompa air
Untuk mempercepat peredaran air pada sistem pendinginan.
• Termostat
65 Untuk mempercepat temperatur kerja air pendingin, saat motor masih dingin
(baru hidup) dan mengatur peredaran/sirkulasi air pendingin.
Sistem aliran bahan bakar
Gangguan sistem bahan bakar
Menerapkan pengetesan bahan bakar sistem injeksi
Menetapkan komponen engine
Menafsirkan hasil pengukuran komponen engine
Gangguan kopling
Diagnosa kopling
Transmisi manual
Pemeriksaan cvt

Driven face spring

Clutch outer
Boss moveable
drive face

Weight roller
Nama nama driven pulley
Pemeriksaan rem
Pemeriksaan suspensi
Menafsirkan gangguan roda
Menafsirkan gangguan pengapian
• Cdi/icm/ecu
• Ignition koil
• Busi
• Accu
• Sekering
• Kabel busi
Mendeskripsikan kerja komponen sistem pengapian