Anda di halaman 1dari 20

Pasar Persaingan Sempurna

(Perfect Competition)
MARKETS AND COMPETITION

 A market is a group of buyers and sellers of a


particular good or service.

 The terms supply and demand refer to the


behavior of people . . . as they interact with
one another in markets.

 Buyers determine demand.


 Sellers determine supply
CHARACTERISTICS OF PERFECT
COMPETITION MARKET
 Homogeneous product
 Perfect knowledge
 Small relatively output
 Price taker
 Free entry and exit
Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna

 Jumlah penjual dan pembeli banyak


 Barang homogen, yang dimaksud homogen
adalah barang yang sama diproduksi oleh
produsen lain
 Mobilitas sumberdaya sempurna
 Pengetahuanpembeli dan penjual sama
 
Prinsip-prinsip persaingan sempurna

 profit maximization dari segi  out put ialah;selama


tambahan revenue dari ekspansi perusahaan (marginal
cost) ,perusahaan tetap ekspansi  menambah
produksi.perusahaan tidak akan menambah produksi
bila marginal cost dari ekspansi lebih besar di
bandingkan dengan marginal revenue dari ekspansi.
 profit maximization dari segi penggunaan input, selama
kenaikan penggunaan input (factor produksi) dalam
proses produksi menambah revenue lebih besar dari
cost, kenaikan tersebut akan menambah profit
perusahaan.
Kurva Permintaan Pasar dan Kurva
Permintaan Individual

Px (a) Pasar Px (b) Perusahaan

Sx

Pm Pe
D=MR=AR
Dx

0 Qm Qx 0 Qx
 Tingkat harga dalam pasar persaingan
sempurna ditentukan oleh permintaan dan
penawaran.Jumlah output perusahaan relatif
sangat kecil dibanding output pasar, maka
berapa pun yang dijual perusahaan, harga
relatif tidak berubah
Kurva Biaya Produksi Perusahaan
 Perilaku biaya produksi pada pasar persaingan sempurna
 Biaya Produksi perusahaan bersifat menaik (increasing) dan
menurun (decreasing)
Biaya
MC
AC
AVC

0 Q
PEMAKSIMALAN KEUNTUNGAN

 Pemaksimuman Keuntungan Jangka


Pendek
 Pemaksimuman Keuntungan Jangka
Panjang
Pendapatan perusahaan dan Laba
 Produk yang terjual merupakan pendapatan bagi perusahaan.
 Laba perusahaan adalah selisih pendapatan terhadap biaya
produksi (π = TR – TC), TR > TC “Laba”, TR < TC “Rugi” dan TR =
TC “break-even”.
 Konsep Laba yang lain adalah Normal Profit dan Economic
Profit.
 Normal Profit adalah keuntungan yang diharapkan (expected
rate of return) dari investasi.
 Economic Profit adalah besarnya keuntungan yang melebihi
Normal Profit.
 Tingkat pengembalian normal (normal rate of return), total
biaya produksi sudah terkandung keuntungan sebesar
keuntungan normal.
 Kondisi Laba atau Rugi bagi perusahaan, (a) menentukan
jumlah output yang dihasilkan, (b) perbandingan harga (P)
dengan biaya rata-rata (AC).
 Keuntungan Maksimum atau Kerugian Minimum (P = MC).
jika P > AC “laba maksimum”, sedangkan P = AC “break-even”
dan P < AC “laba minimum”.
Kondisi Perusahaan memperoleh laba
maksimum
P
MC
AC
Keunt Maks

P1 D = P = AR = MR
Normal Profit AVC
AC1

0 Q1
Syarat Pemaksimuman Keuntungan

 Di dalam jangka pendek, pemaksimuman


untung oleh suatu perusahaan dapat
diterangkan dengan dua cara berikut:
 Membandingkan hasil penjuala total dengan
biaya total
 Menunjukan keadaan dimana hasil penjualan
marginal sama dengan biaya marginal.
Kondisi Perusahaan Dalam Kondisi
Kondisi Perusahaan Break-Even Point
Impas
P

MC AC

Kondisi Perusahaan Break-Even Point


P2 = AC2 D = P = AR = MR
AVC

0 Q2 Q
Kondisi Perusahaan Rugi Minimum
P AC
MC

Rugi Minimum
AC3
AVC
P3 D = P = AR = MR

0 Q3 Q
Kondisi Perusahaan Shut-Down Point
P AC
MC

AC4
AVC

P4 D = P = AR = MR

0 Q4 Q
Keseimbangan Perusahaan Jangka
Panjang
Perusahaan harus bekerja sebaik mungkin (doing as well
as possible) agar perusahaan mencapai keadaan yang
paling optimal.
 Tidak mengalami kerugian (not suffering
loss) agar dapat mengganti barang modal
yang digunakan dalam produksi.
 Tidak ada insentif bagi perusahaan untuk masuk – keluar
karena laba nol (zero
profit), yaitu tingkat laba yang memberikan tingkat
pengembalian yang sama.
 Perusahaan tidak dapat menambah laba lagi pada saat SAC
= LAC
Kekuatan dan Kelemahan
Pasar Persaingan Sempurna
 Kekuatan
 1. Harga jual barang dan jasa adalah yang
termurah
 2. Jumlah output paling banyak sehingga rasio
output per penduduk maksimal (kemakmuran
maksimal).
 3. Masyarakat merasa nyaman dalam
mengkonsumsi (produk yang homogen) dan tidak
takut ditipu dalam kualitas dan harga.
 4. Memaksimumkan efisiensi
KELEMAHAN

 Persaingan sempurna tidak mendorong


inovasi.
 Persaingan sempurna adakalanya
menimbulkan biaya social
 Membatasi pilihan konsumen
 Biaya dalam pasar persaingan sempurna
mungkin lebih tinggi
 Distribusi pendapatan tidak selalu rata
KESIMPULAN

 Penentuan keseimbangan di pasaran barang


bergantung kepada struktur pasar dari barang
yang diperjualbelikan
 Pasaran persaingan sempurna merupakan
pasaran barang yang ideal karena mempunyai
ciri-ciri yang memaksimumkan kesejahteraan
masyarakat
 Keberadaan pasar persaingan sempurna secara
realitas tidak ada, karena ia hanya ada secara
teori
PRACTICE