Anda di halaman 1dari 25

PENDEKATAN SPIRITUAL CASE

MANAGER DALAM
MENINGKATAN IMUN PASIEN
COVID 19.

Lukman Hakim,.S.Kep.Ns.M.Kep
Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban
2021
DI INDONESIA PER TANGGAL
28 JANUARI 2020

1.Kasus positif : 1,024,298


2.Meninggal : 28,855
3.Sembuh : 831,330
PENDAHULUAN
1. Sebuah studi baru menemukan, pasien Covid-19 dengan kadar hormon kortisol
yang sangat tinggi dalam darahnya cenderung lebih cepat memburuk dan
meninggal dunia.
2. Berdasarkan penelitian yang dilakukan para peneliti di Imperial College London,
menunjukkan kadar kortisol jadi penanda keparahan penyakit seseorang.
3. Hormon kortisol disebut juga hormon stres, yang diproduksi oleh tubuh sebagai
respons terhadap stres, seperti penyakit.
4. Kortisol memicu perubahan metabolisme, fungsi jantung, dan sistem kekebalan
tubuh untuk membantu tubuh mengatasi stres.
5. Kadar kortisol pada orang dalam kondisi sehat atau sedang istirahat adalah 100-
200 nm/L, dan hampir nol ketika tidur.
HASIL STUDI
1. Dalam keterangan resmi Imperial College London (19/6/2020), penelitian dilakukan
tim pada 535 pasien dengan dugaan Covid-19 yang dirawat di tiga rumah sakit di
London, yakni Charing Cross, Hammersmith, dan St Mary's. Terdiri dari sebanyak
403 pasien telah terkonfirmasi positif Covid-19 dan 132 pasien non-Covid-19.
Penelitian berlangsung dalam periode 9 Maret-22 April 2020.
2. Hasil pengamatan menunjukkan, kadar kortisol pada pasien dengan Covid-19 jauh
lebih tinggi daripada pasien non-Covid-19.
3. Tingkat kadar kortisol pada pasien kelompok Covid-19 rata-rata mencapai 3.241
nm/L. Ini jauh lebih tinggi dari umumnya yang terjadi pada seorang pasien setelah
melakukan operasi besar yang mencapai 1.000 nm/L.
HASIL
1. Di antara pasien Covid-19, mereka yang memiliki level
kortisol 744 nm/L ke bawah, hanya bertahan hidup rata-
rata selama 36 hari.
2. Sementara pasien Covid-19 dengan level kortisol di atas
744 nm/L, memiliki kelangsungan hidup rata-rata hanya 15
hari.
GAMBARAN SUMBER
STRESSOR DENGAN
PENDEKATAN PNI
MENGAPA PSIKONEUROIMUNOLOGI
DIAJARKAN PADA PROGRAM PENDIDIKAN
ASUHAN KEPERAWATAN & MEDIS ?

KLIEN
PERAWAT
PERAWAT
DOKTER/
DOKTER KLIEN
PASIEN
PASIEN
Semakin patologis
Seharusnya penderitaan 

DENGAN DEMIKIAN 

INTERAKSI DOKTER/PERAWAT – PASIEN/KLIEN

SEMBUH SEMAKIN PARAH


Mengapa demikian ?
Dokter/Perawat potensial sebagai stresor

Psikoneuroimunologi
Klien kehilangan fungsi fisiologis

Emosi klien sangat labil


Menyadarkan
Dokter/ perawat Tugas dokter/perawat menyembuhkan pasien /
bahwa membantu klien dalam pemenuhan kebutuhan
dasar untuk mempertahankan hidup

Perilaku terapuitik  menimbulkan ketenangan


Perbaikan ketahanan tubuh Dokter
Dokteratau
Perawat
atau
Perawat
profesional
profesional
taat Pasien / klien cepat sembuh
PERAWAT YANG PROFESIONAL
BERPERILAKU TERAPUITIK
Perawat yang faham
May I help perilaku terapuitik
you, sir ?
telah menyadari
bahwa interaksi
Oh my dirinya dengan klien
sweet
heart harus mempercepat
reaksi penyembuhan.
Secara PNI interaksi
demikian akan
memicu proses adaptasi
It’s yang menghasilkan
OK ketahanan tubuh yang
lebih baik.
Keadaan ini akan
mempercepat
bayu penyembuhan
PERAWAT YANG TIDAK PROFESIONAL
TIDAK BERPERILAKU TERAPUITIK
Get Oh my Secara PNI interaksi
up ! God perawat dan klien ini
menghasilkan kondisi
stres tahap ekshausi,
yang menyebabkan
ketahanan tubuh
semakin menurun.
Kondisi ini
menyebabkan proses
penyembuhan
terhambat dan
Stop
bahkan dapat
it !
menimbulkan
penyakit baru.
bayu
Psikoneuroimunologi diperlukan pada pendidikan bidang kesehatan

Dokter/Perawat
Psikoneuroimunologi

Lebih paham akan tugas & kuwajiban


asuhan medis / asuhan keperawatan

Dokter / Perawat yang profesional

Kualitas hidup pasien semakin meningkat


taat
CASE MANAGER BERBASIS
SPIRITUAL ISLAMI

LUKMAN HAKIM,.S. Kep. Ns.M.Kep


Stike Nahdlatul Ulama Tuban
Pengertian Case Management

▪ Case management adalah didefinisikan sebagai


suatu proses perencanaan, koordinasi, pengelolaan,
dan penelaahan asuhan seorang pasien.
▪ Suatu model klinis untuk manajemen strategi
kendali mutu dan biaya, dibuat untuk memfasilitasi
hasil pasien yang diharapkan dalam lama
perawatan yang layak/ patut dan dengan
manajemen sumber daya yang sesuai (Cesta, 2009).
Definisi Case Manager/Manajer Pelayanan
Pasien (MPP)

▪ Manajer Pelayanan Pasien (MPP) / Case manager adalah


profesional di RS yang melaksanakan manajemen
pelayanan pasien.
▪ Manajemen Pelayanan Pasien adalah suatu proses
kolaboratif mengenai asesmen, perencanaan, fasilitasi,
koordinasi asuhan, evaluasi dan advokasi untuk opsi dan
pelayanan bagi pemenuhan kebutuhan pasien dan
keluarganya yang komprehensif, melalui komunikasi dan
sumber daya yang tersedia sehingga memberi hasil asuhan
pasien yang bermutu dengan biaya-efektif (CSMA, 2010).
▪ Case manager adalah seseorang yang membantu
pasien sebagai penghubung antara pasien, keluarga
dan para dokter.
▪ Seorang case manager harus mengerti kondisi
pasien dan pengobatannya agar dapat membantu
pasien memahaminya.
Tujuan Case Management

▪ Tujuan case management adalah untuk


mengembangkan cara-cara yang efisien
dengan biaya efektif dalam
mengkoordinasikan pelayanan-pelayanan
yang meningkatkan kualitas hidup (Ross,
Curry, dan Goodwin, 2011).
Ruang Lingkup Case Management

Adapun lingkup dari case management berdasarkan KARS (2012) yaitu:


▪ Pelayanan Fokus pada Pasien (PFP) / (Patient Centered Care)
▪ Tujuan MPP adalah untuk melibatkan pasien dalam asuhan yang
dialaminya, menjaga kontinuitas pelayanan.
▪ Hubungan Profesional
▪ Hubungan dengan Pasien
▪ Kelompok Pasien
▪ Asesmen utilitas, Perencanaan, Fasilitasi, Advokasi.
Prinsip case manager

▪ Communication
▪ Control how treatment is progressing
▪ Cost effectiveness
 
Tugas case manager

a. Memonitor permasalahan yang potensial terjadi


b. Mengevaluasi permasalahan dan menguslkan dan solusi
c. Mengkomunikasikan solusi dan alternative pemecahan
masalah pelayanan
d. Melakukan tindakan emergensi jika diperlakukan
e. Mengkoordinir pelaksanaan program
f. Penghubung pasien/ keluarga dengan dokter utama atau
bidang lain di rumah sakit
Tugas case manager

g. Penghubung antar dokter spesialis


h. Pertolongan gawat darurat
i. Pelayanan kepada pasien sesuai standart
j. Meningkatkan kepuasan pasien
k. Mengkoordinasikan pemberian pelayanan yang berkualitas
l. Mengkomunikasikan, memonitor dan mengevaluasi
pelayanan pasien sejak masuk sampai dengan keluar dari
rumah sakit.
Pasien Yang Membutuhkan Koordinasi
Seorang Case Manager adalah:
1. Pasien yang memiliki masalah multiple, kompleks
2. Pasien yang dirawat dalam waktu lama (diluar periode yang
direkomendasikan)
3. Pasien yang dirawat dalam jangka waktu lama untuk suatu
alasan.
4. Pasien yang membutuhkan perawatan intensif untuk
rehabilitasi dan perawatan komunitas.
5. Pasien yang masih membutuhkan perawatan di rumah sakit
tetapi RS tidak memiliki kemampuan membantu dengan
Alur Case manager
Spiritual Islaminya

▪ Case manajer memberikan pelayanan


kepada pasien dengan menerapkan
pendekatan spiritual islami dengan
karakteristik :
▪ Profesional, ramah, amanah , istiqomah,
sabar dan ihlas
KESIMPULAN
1. Pendekatan PNI
2. Peran case manager 1. Tingkat stress menurun
3. Spiritual islami 2. Kekebalan tubuh
meningkat
4. Perawat profesional 3. Angka kesembuhan tinggi

Stress

1. Hormon kortisol
meningkat
2. Resiko kematian
meningkat
Terima Kasih
Wassalamualakum