Anda di halaman 1dari 12

DISTRIBUSI PKMK

DALAM RANGKA
MENCEGAH STUNTING
DI KABUPATEN
MALANG

dr. DITYA ARISANTI, SpA


No conflict of interest to declare
related to this presentation
LEBIH DARI 2
JUTA ANAK 
GIZI BURUK
PREVALENSI
BALITA
STUNTING
INDONESIA
27,7%
LEBIH DARI
TUJUH JUTA
BALITA 
STUNTING
Pendahuluan
Tingginya permasalahan gizi pada anak di Indonesia, yang
dapat meningkat tajam dalam kondisi pandemi.

Masalah gangguan gizi


 Gagal tumbuh, Stunting, Gizi Kurang dan Gizi Buruk

25
% balita dengan kategori Sangat Pendek + Pendek menurut indikator TB/U Kabupaten
20
Malang
20 % 18,5 % 16,1 %
15 12,1 % 11,9 % 11,4 %
10

0
BT 2018 (2) BT 2018 (8) BT 2019 (2) BT 2019 (8) BT 2020 (2) BT 2020 (8)
BAGAIMANA CARA MENCEGAH & MENEMUKAN STUNTING
DAN MASALAH GIZI LAIN UNTUK TATALAKSANA LEBIH LANJUT

PERAN DAN PEMBERDAYAAN KERJASAMA


POSYANDU-PUSKESMAS-DINAS KESEHATAN-RSUD
PKMK
(Pangan Olahan Kondisi Medis Khusus)
• Sediaan 125 ml • Sediaan 200 ml
• Untuk usia 0-12 bulan • Untuk usia 1-12 tahun
• 1 kkal/ml • 1,5 kkal/ml

Kelebihan :
Mengurangi risiko kontaminasi, risiko kesalahan penyiapan dan
waktu penyiapan
Pemberian PKMK
Nama/ BB PB Usia BBI Kebutuhan Kebutuhan Kebutuhan Aturan
jenis (Kg) (cm) PB (kg) PKMK cc/ hr botol/2 pemberian
kelamin (bln) kalori/hr mgg
/umur

An. X/ 8,6 77,8 14 10,1 505 337 26 6 dd


laki-laki/ 60 cc
19 bulan
Saran pemberian dan penyimpanan
• Pemberian disarankan mulut botol tidak bersentuhan langsung
dengan mulut anak
• Dituang ke gelas bersih/wadah sesuai kapasitas minum anak
• Frekuensi dan jumlah minum disesuaikan dengan peresepan
• Daya tahan dalam kondisi telah dibuka
- 4 jam di suhu ruangan tetap dalam kondisi tertutup
- 6 jam di suhu kulkas
- 1 jam jika mulut botol langsung menyentuh mulut anak
MONITORING

Efektivitas
Toleransi
Akseptabilitas
Terimakasih