Anda di halaman 1dari 19

Tinjauan Singkat

Desain Penelitian Eksperimen


Desain dasar
 Eksperimen
 Peneliti memiliki “kekuasaan” untuk
menentukan apakah subyek akan
terpajan atau tidak
 Observasi
 Peneliti hanya melakukan observasi saja
Penelitian observasional
 Kohort
 Kasus Kontrol
 Potong Lintang / Cross Sectional
 Meta Analisis
Kohort

Terpajan IDENTIFIKASI Tidak


terpajan

Sakit Tidak Sakit Tidak


sakit sakit
Kasus Kontrol

Terpajan Tidak Terpajan Tidak


terpajan terpajan

Dengan Tanpa
penyakit penyakit

KASUS KONTROL
Potong Lintang

Subyek
terpilih

TANPA RANDOMISASI/IDENTIFIKASI

Terpajan Tidak
terpajan

Sakit Tidak Sakit Tidak


sakit sakit
Pembagian Eksperimen
Penelitian Eksperimen
 Pre-eksperimental (non-design)
1. One short case study
2. One group pretest posttest
3. Inter-group comparison
 True experiment
1. Posttest only control design
2. Pretest-control group design
 Design Faktorial
 Eksperimental Quasi
Pre eksperimen
 One short case study
Pre eksperimen
 One group pretest – posttest design
Pre-eksperimen
 Inter-group comparison
Eksperimen (true experiment)

Subyek
terpilih

RANDOMISASI

Kelompok Kelompok
kontrol intervensi

Hasil Hasil Hasil Hasil


positif negatif positif negatif
True experiment
 Pretest-pottest control group design

 Pengaruh perlakuan adalah:


(O2 – O1) – (O4 – O3).
True experiment
 Posttest- only control group design

 Pengaruh adanya perlakuan adalah


(O1:O2).
Factorial design
 Modifikasi dari true experimental
 Adanya variable moderator yang
mempengaruhi hasil
 Grup dipilih random lalu diberi
pretest, nilai baik jika nilai pretest
sama.
Quasiexperiment
 Digunakan jika peneliti dapat
melakukan kontrol atas berbagai
variable yang berpengaruh.
Eksperimen
 Desain penelitian yg terbaik untuk menilai
sebab-akibat
 Jika validitas internal baik
 Pernyataan yg ingin diuji:
 Jika X, maka Y 
 Jika ada intervensi maka keluaran terjadi
 Tetapi pernyataan tsb saja tidak cukup, harus
disertai:
 Jika tidak X, maka tidak Y 
 Jika tidak ada intervensi maka keluaran tidak terjadi
Eksperimen
 Secara ideal, intervensi diberikan pada subyek
yg sama & dinilai keluarannya pada keadaan
ada & tidak ada intervensi pada waktu yg sama
 Tidak mungkin pada wkt yg sama subyek sekaligus
mendapatkan & tidak mendapatkan intervensi
 Jadi sebenarnya kita tidak pernah tahu keluaran
pada subyek yg mendapatkan intervensi jika mereka
tidak mendapatkan intervensi  counterfactual
outcome
 Diatasi dengan menggunakan kelompok pembanding
 Ideal: sama dengan subyek pd kelompok intervensi
 Sama  probabilistically equivalent
Eksperimen
 Masalah pada internal validity
 Bias
 Confounder
 Masalah pada external validity
 Representasi sampel
 Generalisasi hasil