Anda di halaman 1dari 25

RABUN

F panji ginanjar Amd. kep


1. MIOPIA ( Rabun Jauh )
Pengertian
• kondisi penglihatan di mana Anda tidak
mampu melihat benda dalam jarak jauh,
tapi mampu melihat benda terdekat
dengan jelas.
Tanda dan gejala
• Penglihatan buram ketika melihat benda dalam jarak jauh
• Harus menyipitkan mata atau sebagian menutup kelopak mata
untuk melihat dengan jelas
• Sakit kepala karena kelelahan mata
• Kesulitan melihat saat berkendara, terutama pada malam hari
Tanda dan gejala rabun jauh pada anak dapat meliputi:
• Terus-menerus menyipitkan mata
• Harus duduk lebih dekat dengan televisi, layar lebar, atau di
depan kelas
• Tampak tidak menyadari adanya benda jauh
• Mengedipkan mata secara berlebihan
• Terus menggosok mata.
Penyebab
• Rabun jauh dapat disebabkan oleh fakta
bahwa bola mata Anda terlalu panjang
atau memiliki kornea yang melengkung
terlalu curam. Ini berarti, bukannya fokus
dalam retina, cahaya malah memasuki
setiap mata untuk fokus di depan retina,
dan ini mengakibatkan gambaran yang
buram.
Faktor resiko
• Riwayat keluarga. Kondisi ini cenderung
menurun dalam keluarga. Anda lebih berisiko
jika salah satu atau kedua orangtua Anda rabun
jauh.
• Terlalu banyak membaca.
• Kondisi lingkungan seperti kurangnya waktu
untuk beraktivitas di luar rumah
2. Hipermetropia (Rabun Dekat)
Pengertian
• kondisi mata di mana Anda dapat melihat
benda yang berada di kejauhan dengan
jelas, namun Anda tidak dapat melihat
dengan jelas benda yang dekat.
Tanda dan gejala
• Benda yang dekat terlihat kabur
• Nyeri pada sekitar mata atau mata lelah
• Gelisah dan kelelahan
• Perlu menyipitkan mata untuk melihat dengan
lebih jelas
• Sakit kepala atau pusing setelah membaca
• Beberapa anak dapat mengalami strasbismus
(mata juling).
Penyebab
Rabun dekat terjadi apabila bayangan suatu benda jatuh tidak
jatuh tepat di retina, melainkan di belakang retina. Hal ini
mungkin merupakan akibat dari:
• Mata terlalu pendek dan kornea kurang melengkung.
• Lensa terletak lebih jauh di belakang mata dibandingkan pada
mata normal.
• Pada kasus yang langka, kondisi kesehatan lainnya seperti
retinopati atau tumor mata adalah penyebab dari rabun dekat.
3. Rabun Senja (Rabun Ayam)
Pengertian
• Rabun senja, atau yang disebut juga
dengan nyctalopia, adalah penurunan
daya penglihatan yang dialami seseorang
pada senja hari atau pada saat
pencahayaan meredup, akibat kerusakan
pada fungsi sel batang pada retina.
Penyebab
• Kondisi ini biasanya dipicu oleh masalah
kesehatan, seperti:
• Rabun jauh atau ketidakmampuan mata dalam
melihat benda jauh.
• Katarak. Kondisi ini biasa terjadi pada orang-
orang sudah memasuki usia senja, atau bisa
juga pada penderita diabetes, dan
menyebabkan lensa mata tampak buram atau
keruh.
Lanjutan
• Defisiensi vitamin A. Salah satu penyebab kondisi ini
adalah penyakit fibrosis kistik yang mengakibatkan
saluran pencernaan menjadi tersumbat oleh lendir yang
kental dan lengket, sehingga tubuh tidak mampu
menyerap serat dan vitamin.
• Retinitis pigmentosa. Pada kondisi terjadinya
penumpukan pigmen pada retina dan menimbulkan
penyempitan lapangan pandang yang dikenal
dengan tunnel vision. Kondisi ini belum dapat diobati.
• Glaukoma. Kondisi yang mengakibatkan kerusakan pada
saraf optik akibat tekanan di dalam mata dan dapat
semakin memburuk seiring waktu.
Lanjutan
• Keratokonus. Penipisan kornea yang disebabkan
oleh rendahnya kadar antioksidan pada kornea,
sehingga terjadi kerusakan pada jaringan kolagen
dan menjadikan kornea menonjol. Selain faktor
genetik, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh
paparan polusi udara.
• Sindrom Usher. Selain berpengaruh terhadap
kemampuan melihat, kondisi ini juga dapat
mengganggu daya pendengaran penderitanya.      
Pengobatan
Pengobatan rabun senja atau nyctalopia akan disesuaikan dengan
tingkat keparahan dan faktor penyebabnya
• Pengobatan rabun senja yang ringan misalnya dengan penggunaan
lensa kontak atau kaca mata, dapat menjadi pilihan bagi penderita.
• Apabila penyebabnya adalah kekurangan vitamin A,
penanganannya adalah dengan mengatur menu makan dan
pemberian suplemen vitamin A akan diberikan.
• Jika penderita mengalami katarak, operasi dapat dilakukan untuk
mengganti lensa mata yang buram dengan lensa mata bening
buatan.
• Kondisi rabun senja yang disebabkan oleh faktor genetik umumnya
tidak dapat diobati.
4. Astigmatisme (mata silinder) 
Pengertian
• Gangguan penglihatan akibat kelainan
pada kelengkungan kornea atau lensa.
Kondisi ini menyebabkan pandangan
kabur, baik dalam jarak dekat maupun
jauh. Astigmatisme dapat terjadi
bersamaan dengan rabun dekat
(hiperopia) ataurabun jauh (miopia). 
Jenis jenis Astigmatisme
Astigmatisme dibagi menjadi dua jenis
• astigmatisme korneal
• Astigmatisme yang disebabkan oleh
kelainan pada kelengkungan kornea 
• astigmatisme lentikular
• kelainannya pada kelengkungan lensa
mata
Tanda dan gejala
• Distorsi penglihatan, misalnya melihat garis lurus tampak
miring.
• Pandangan yang samar atau tidak fokus.
• Sulit melihat saat malam hari.
• Mata sering tegang dan mudah lelah.
• Sering menyipitkan mata saat melihat sesuatu.
• Sensitif terhadap sorotan cahaya (fotofobia).
• Kesulitan membedakan warna yang mirip.
• Penglihatan ganda (pada kasus astigmatisme yang parah).
• Pusing atau sakit kepala.
Penyebab dan faktor resiko
• Rabun jauh atau rabun dekat yang sudah parah.
• Mengalami gangguan mata lainnya,
seperti keratoconus (degenerasi kornea) atau
penipisan kornea.
• Menderita sindrom Down.
• Terdapat benjolan pada kelopak mata yang menekan
kornea.
• Terlahir prematur, atau dengan berat badan lahir
rendah.
Pengobatan
• Mengunakan kaca mata atau kontak lensa
• Bedah refraktif
Sekian …