Anda di halaman 1dari 27

MANAJEMEN

ORGANISASI DAN
KEUANGAN
MANAJEMEN ORGANISASI

Manajemen : Proses pengkoordinasian aktifitas kerja


beberapa orang, sehingga kerja bisa terselesaikan
secara efektif dan efisien

Organisasi : Sekelompok manusia yang bekerjasama,


dengan suatu perencanaan kerja dan peraturan, untuk
mencapai suatu tujuan tertentu
Organisasi

Tradisional Modern
KELEMAHAN MANAJEMEN

 Proporsi Kader tidak seimbang


 SDM tidak “The right man in the right place”
 Manajemen kurang profesional
 Kesenjangan amal usaha
Fungsi Manejemen

PLANNING

ORGANIZING
(PENGORGANISASIAN)

DIRECTING (PENGARAHAN)
Manajemen Keuangan

Semua aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan yang berhubungan


dengan upaya memperoleh dana yang dibutuhkan dengan biaya yang
seminimal mungkin dan syarat yang menguntungkan serta upaya
untuk mempergunakan dana yang diperoleh tersebut secara efisien
dan efektif (Bambang Riyanto)

Manajemen keuangan adalah cara mengelola sumber-sumber


dana dan mengalokasikan dana tersebut secara efektif dan
efesien dalam suatu kegiatan usaha atau lainnya
Konsep Manajemen Keuangan
 Manajemen keuangan adalah manajemen mengenai fungsi keuangan, dan fungsi
manajemen keuangan merupakan bagaimana mempergunakan serta menempatkan
dana yang ada. fungsi fungsi yang ada dalam perusahaan harusnya dilaksanakan
dengan baik mengingat fungsi fungsi yang ada saling berkaitan satu sama lain.
 Manajemen keuangan memiliki tiga kegiatan yang utama:
1. Perolehan Dana
2. Penggunaan Dana
3. Pengelolaan Aset (Aktiva)
Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Keuangan

Kesuksesan suatu organisasi dipengaruhi oleh kemampuan


penanggung jawab keuangan untuk beradaptasi terhadap
perubahan, meningkatkan dana sehingga kebutuhan dapat
terpenuhi, melakukan investasi aset-aset dan kemampuan
mengelolanya secara bijaksana
DEFINISI UMUM
MANAJEMEN KEUANGAN

Manajemen Keuangan merupakan


TUJUAN
manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan
MANAJEMEN
KEUANGAN
Dasar tujuan manajemen Keuangan memaksimumkan
efektifitas dan efisiensi penggunaan dana
RUANG LINGKUP
MANAJEMEN KEUANGAN
Prosedur Anggaran

Prosedur Akuntansi
Keuangan

Pembelanjaan

Pelaporan

Prosesur Pemeriksaan
Manajemen Keuangan
Pemerintah

Orang Tua atau Peserta didik

Masyarakat

Sumber Keuangan dan


Pembiayaan

Gaji Pegawai
Biaya Rutin Biaya Operasional
Pemeliharaan Gedung, dll.

Dimensi Pengeluaran
Pembelian/ Pengembangan Tanah
Pembangunan Gedung
Biaya Pembangunan Perbaikan/ Rehab
Penambahan furnitur, dll.
PENGANGGARAN

Definisi :

Anggaran (Budget) adalah rencana kuantitatif aktivitas usaha sebuah organisasi


PENGANGGARAN
Prinsip-Prinsip
Fungsi Anggaran Anggaran

Anggaran sebagai alat Anggaran sebagai alat Adanya pembagian wewenang


Perencanaan Koordinasi dan Komunikasi dan tanggung jawab

Anggaran sebagai alat Anggaran sebagai alat Penilaian Adanya sistem akuntansi yang
Pengendalian Kinerja memadai

Anggaran sebagai alat Kebijakan Anggaran sebagai alat Motivasi Adanya penelitian dan analisis

Adanya dukungan
PENCATATAN KEUANGAN SEDERHANA
Setiap transaksi dalam kegiatan usaha haruslah dicatat dan disusun dengan baik.
Penyusunannya dalam bentuk catatan akuntansi sederhana melalui proses akuntansi
dengan alur diagram sebagai berikut

Indentifikasi dan
Transaksi
Proses Pencatatan Penggolongan dan Pengikhtisaran
Pengumpulan Data Transaksi Pengelompokkan

Pemrosesan dan Pelaporan

Analisa Data Akuntansi Laporan Accounting

Komunikasi
BIAYA
(Cost)
1. Biaya merupakan pengeluaran (expenditure) guna memperoleh manfaat. Manfaat
dapat berwujud, seperti: bahan-bahan, alat-alat dan jasa (upah, sewa, atau tenaga).
2. Setiap biaya adalah pengeluaran; namun terdapat perbedaan pencatatan berdasar
penerimaan manfaatnya.
 Jika belum diterima manfaatnya, seperti pembelian harta tetap, biaya disebut dengan deferred
cost dan dicatat dalam neraca sebagai harta (asset).
 Jika sudah diterima manfaatnya, biaya disebut expired cost dan dicatat dalam income statement
sebagai beban pendapatan.
3. Ada juga pengeluaran yang tidak mendatangkan manfaat, seperti: kerusakan
produk, kehilangan, kebakaran, dll. Ini juga merupakan biaya (loss), dan dicatat
dalam income statement sebagai beban pendapatan
SISA LEBIH

 Untuk mengetahui hasil pengelolaan kegiatan ini


 Perhitungan adalah sebagai berikut :

Sisa Lebih = Pendapatan – Biaya


Neraca
 Neraca atau sering disebut juga laporan posisi keuangan adalah
suatu daftar yang menggambarkan aktiva (harta kekayaan),
kewajiban dan modal yang dimiliki pada suatu saat tertentu.
 Komponen neraca :
 Aktiva(Kekayaan/harta)
 Kewajiban (Utang)
 Modal (Ekuitas)

Kekayaan = Kewajiban + Modal


Contoh Neraca
(yang lazim dipakai)
NERACA
PT ANGIN RIBUT
PER 31 Desember 2013

AKTIVA (Rp) PASIVA (Rp)


Aktiva Lancar Kewajiban Lancar
Kas/Bank 4.000.000 Utang Dagang 2.500.000
Piutang Dagang 4.500.000 UtangBiaya 1.000.000
Persediaan Barang 6.500.000 Total Kewajiban Lancar 3.500.000
Total Aktiva Lancar 15.000.000
Aktiva Tetap Kewajiban Jangka Panjang
Tanah 70.000.000 Utang Bank 1.500.000
Bangunan 40.000.000 Total Kewajiban Jangka Panjang 1.500.000
Kendaran 10.000.000 Total Kewajiban 5.000.000
Mesin-mesin 7.000.000
127.000.000 Ekuitas
Akumulasi Penyusutan (3.222.200) Modal 125.000.000
Nilai Buku 123.777.800 Laba/Rugi 8.777.800
Total Ekuitas 133.777.800

TOTAL AKTIVA 138.777.800 TOTAL KEWAJIBAN DAN EKUITAS 138.777.800


RUGI / LABA
PT ANGIN RIBUT
PER Desember 2013

Uraian (Rp)
Penjua lan 62.000.000
Harga Pokok Penjualan 38.000.000
Laba Kotor 24.000.000
Biaya Usaha
Biaya Pemasaran 9.000.000
Biaya Adm dan umum + Penyusutan 12.000.000
Total Biaya Usaha 21.000.000
Laba Usaha 3.000.000
Pendpatan dan biaya diluar usaha
Pendapatan sewa 3.000.000
Biaya Bunga 1.222.200
Laba Sebelum pajak 4.777.800
Pajak Penghasilan (10%) 477.780

Laba Be rsih 4.300.020


Masalah Manajemen Kas

Beberapa kesukaran umum manajemen kas


1. Pengawasan intern yang buruk
2. Perencanaan kas yang kurang, apabila tidak mampu memperkirakan kebutuhan
kas, maka akan berisiko kas minus saat operasi.
3. Penyimpanan/pengalokasian dana yang tidak tepat, misal karena memiliki kas
banyak buru-buru beli tanah untuk tabungan (padahal tanah sulit menjadi alat
likuid)
4. Kesalahan memberikan piutang dan tidak mampu mengendalikan tagihan.
5. Kelemahan mengendalikan biaya-biaya (manajemen biaya), misal overhead
berlebihan, beban administrasi
Fungsi Manajemen Keuangan

Perencanaan Keuangan
Penganggaran Keuangan
Pengelolaan Keuangan
Pencarian Keuangan
Penyimpanan Keuangan
Pengendalian Keuangan
Pemeriksaan Keuangan
Pelaporan keuangan
Tahapan dalam Manajemen Keuangan

Manajemen memiliki tiga tahapan penting yaitu tahap perencanaan,


tahap pelaksanaan dan tahap penelitian, ketiga tahap dalam manajemen
keuangan adalah :
 Tahap Perencanaan (Peramalan keuangan)
 Tahap Pelaksanaan (Perencaaan keuangan dan penganggaran)
 Tahap Penelitian (Fungsi anggaran)
Prinsip Manajemen Keuangan

Manajemen Keuangan dalam prakteknya merupakan aktivitas yang dilakukan dan muncul dalam rangka untuk
menyehatkan keuangan perusahaan atau organisasi. maka dari itu, dalam membuat sebuah sistem manajemen
keuangan, kita membutuhkan prinsip-prinsip ini yang menjadi dasarnya, diantarnya:
1. Konsistensi (Consistency)
2. Akuntabilitas (Accountability)
3. Transparansi (Transparency)
4. Kelangsungan Hidup (Viability)
5. Integritas (Integrity)
6. Pengelolaan (Stewardship)
7. Standar Akuntansi (Accounting Standard)
Terima kasih
PENGELOLAAN PENDAPATAN
Pejabat yg berwenang
Divisi Bendahara Umum Pimpinan
mengesahkan

PENDAPATAN MENCATAT
TUNAI PENDAPATAN
KOREKSI / LAPORAN
ADJUSTMEN KEUANGAN
PENDAPATAN
TRANSFER INPUT APLIKASI

MENYUSUN
LAPORAN
PERIODIK
PENGELOLAAN PENGELUARAN
Pejabat yg berwenang
Divisi Bendahara Umum Pimpinan
mengesahkan

LISTING DOKUMEN
KEBUTUHAN PEMBAYARAN / PERSETUJUAN
TETAP KUITANSI

TIDAK SETUJU (TOLAK/PERBAIKAN)


RENCANA
PENGELUARAN
PENCAIRAN
LAINNYA
INPUT APLIKASI SETUJU

MENYUSUN LAPORAN
LAPORAN KOREKSI KEUANGAN
PERIODIK

Anda mungkin juga menyukai