Anda di halaman 1dari 10

Hand Hygiene

pendahuluan
Seperti telah diketahui bahwa telah cukup lama tenaga
kesehatan mengalami kesulitan dalam upaya
kepatuhan hand hygiene. Rendahnya tingkat
kepatuhan cuci tangan tersebut terjadi baik di negera
berkembang maupun negara sedang berkembang.
Alasan mengapa hal tersebut terjadi bervariasi dan
bergantung pada kondisi dan sumber daya yang
tersedia. 
LATAR BELAKANG
Kejadian infeksi HAIs masih menjadi insiden tertinggi
di beberapa negara
Angka kepatuhan cuci tangan masih terhitung rendah
Di puskesmas saja kepatuhan masih di bawah angka
50 %
Kurangnya edukasi yang di berikan merupakan faktor
utama rendahnya kepatuhan Hand hygiene.
Pengertian
Kebersihan tangan (hand hygiene) merupakan upaya
pencegahan penyebaran resistensi antimikroba dan
mengurangi infeksi. 
Hand hygiene adalah untuk menghilangkan
mikroorganisme (Kozier, 2003
Tujuan
menghilangkan mikroorganisme yang ada di tangan
menjaga kondisi steril
melindungi diri dan pasien dari infeksi
memberikan perasaan segar dan bersih.
Hand hygiene
Siapa ?? Petugas kesehatan yang memberikan
pelayanan
Dimana ?? Di Fasilitas kesehatan
Kapan ?? Setiap waktu sesuai indikasi
Bagaimana melaksanakannya
Terdiri dari 2 cara untuk hand hygiene

Handrubbing with alcohol-based handrub merupakan


metoda rutin untuk hand hygiene jika tangan tidak
nampak kotor. Di lakukan dalam waktu 20 – 30 detik.
Handwashing with soap and water – essential ketika
tangan nampak kotor atau terkena cairan tubuh. Di
lakukan dalam waktu 40 – 60 detik.
The “My 5 Moments for Hand Hygiene”
approach
Kesimpulan
Kepatuhan handy hygiene dapat mengurangi resiko
HAIs di faskes.
Pengunaan sarung tangan tidak menggantikan
pentingnya mencuci tangan
Dapat meningkatan mutu pelayanan dan profesiional
petugas
Terimakasih