Anda di halaman 1dari 17

SARI

KEPUSTAKAAN
 
 
PEMICU ATRIAL FIBRILASI YANG DIPENGARUHI OLEH GANGGUAN
KECEMASAN

AHMAD HIBBAN AWRIYA


1907601020002

DIVISI PSIKOSOMATIS
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS ILMU
PENYAKIT DALAM 1

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


BANDA ACEH
PENDAHULUAN

• PERASAAN DAN EMOSI SANGAT ERAT DAN MUDAH BEREAKSI TERHADAP


JANTUNG DAN SIRKULASI.
• PENYAKIT JANTUNG SERING BERDAMPINGAN DENGAN PERMASALAHAN PSIKIS.
• GANGGUAN IRAMA JANTUNG SENDIRI DAPAT LEBIH CEPAT ATAU LEBIH LAMBAT.
GANGGUAN IRAMA JANTUNG YANG LEBIH CEPAT (TAKIKARDIA) DIAKIBATKAN
OLEH RASA CEMAS (ANXIETAS) DAN GANGGUAN JANTUNG YANG LEBIH LAMBAT
(BRADIAKARDIA)
• DARI PENELITIAN DIKETAHUI BAHWA DI NEGARA-NEGARA BARAT, GANGGUAN
KECEMASAN DIALAMI OLEH LEBIH KURANG 1,7% DARI POPULASI ORANG
DEWASA. ANGKA KEJADIAN SEPANJANG HIDUP GANGGUAN KECEMASAN
DILAPORKAN 1.5% SAMPAI 5%, SEDANGKAN SERANGAN KECEMASAN
SEBANYAK 3% SAMPAI 5.6%.
• DI INDONESIA BELUM DILAKUKAN STUDI EPIDEMILOGI YANG DAPAT
MENGGAMBARKAN BERAPA JUMLAH YANG MENGALAMI GANGGUAN CEMAS
TERSEBUT
• PREVALENSI AF MENINGKAT SEIRING PERTAMBAHAN UMUR, DARI <0,5% PADA
UMUR 40-50 TAHUN, DAN 5-15% PADA UMUR 80 TAHUN.
• LAKI-LAKI LEBIH SERING DITEMUKAN DARIPADA PEREMPUAN. RISIKO
MENGALAMI AF BERKISAR 25% PADA MEREKA YANG MENCAPAI UMUR 40 TAHUN.
INSIDEN AF MENINGKAT 13% PADA DUA DEKADE TERAKHIR
ANATOMI DAN FISIOLOGI

• PASIEN PSIKOSOMATIK DIJUMPAI GANGGUAN BERAWAL DARI PERMASALAHAN


PADA SARAF PUSAT.
• ADA TIGA SISTEM YANG TERLIBAT PADA FISIOLOGI YAITU SISTEM SARAF, SISTEM
ENDOKRIN DAN SISTEM IMMUN YANG DIPICU OLEH SUATU ANCAMAN.
• SUSUNAN SARAF TERDIRI ATAS DUA BAGIAN YAITU : SUSUNAN SARAF PUSAT
YANG TERDIRI ATAS OTAK, TULANG BELAKANG DAN SISTEM SARAF PERIFER
YANG BERADA PADA ALUR SARAF EKSTREMITAS.
OTAK MANUSIA
DI BAGI 3
TINGKATAN
Sistem
vegetatif

Sistem
limbik

Tingkat
neurokortika
l
• PSIKOPATOLOGI GANGGUAN IRAMA JANTUNG PADA PASIEN PSIKOSOMATIK
ADALAH GANGGUAN KESEIMBANGAN SARAF AUTONOM VEGETATIF. PADA
KEADAAN INI KONFLIK EMOSI TIMBUL DITERUSKANN KE KORTEKS SEREBRI KE
SISTEM LIMBIK KEMUDIAN KE HIPOTALAMUS DAN AKHIRNYA KE SARAF
AUTONOM VEGETATIF DENGAN GEJALA SIMPATIKOTONI PADA SISTEM
KARDIOVASKULER.
DEFINISI

• KECEMASAN ADALAH PENGALAMAN EMOSI YANG TIDAK MENYENANGKAN,


DATANG DARI DALAM DAN BERSIFAT MENINGKAT, MENGGELISAHKAN DAN
MENAKUTKAN YANG DIHUBUNGKAN DENGAN SUATU ANCAMAN BAHAYA YANG
TIDAK DIKETAHUI OLEH INDIVIDU.
• FIBRILASI ATRIAL ( FA ) ADALAH TAKIARITMIA SUPRAVENTIKULAR YANG KHAS,
DENGAN AKTIVITAS ATRIUM YANG TIDAK TERKOORDINASI MENGAKIBATKAN
PERBURUKAN FUNGSI MEKANIS ATRIUM.
TINGKAT KECEMASAN

Ringan

Sedang

Berat

Panik
ATRIAL FIBRILASI

• STRES EMOSIONAL ADALAH PEMICU UMUM YANG DAPAT DIIDENTIFIKASI OLEH


PASIEN DENGAN FIBRILASI ATRIUM .
• EPISODE FIBRILASI ATRIUM SERING DIMULAI OLEH IMPULS EKTOPIK BERASAL
DALAM SEL MIOKARD YANG DEKAT PADA PEMBULUH DARAH PARU ATAU DEKAT
HUBUNGAN DENGAN ATRIUM KIRI. PENELITIAN MENUNJUKKAN BAHWA
STIMULASI OTONOM GANGLIA DAN DIKOMBINASIKAN PARASIMPATIS DAN
STIMULASI SARAF SIMPATIS DAPAT MENYEBABKAN AKTIVITAS SPONTAN SEL-
SEL INI.
PATOFISIOLOGI HUBUNGAN ANTARA ATRIAL
FIBRILASI DENGAN GANGGUAN KECEMASAN

Individu yang menderita cemas mengaktifkan system renin-angiotensin-aldosterone (RAAS)

Peningkatan kadar angiotensin II merangsang mitogen untuk aktivasi protein kinase dan mengurangi
aktifitas kolagenasefibrosis jantung dan hipertrofi ventrikel kiri

Pengikatan angiotensin II ke reseptor menginduksi transformasi produksi faktor pertumbuhan-1 (TGF-


1)yang mendorong fibrosis atrium

Hiperaktivitas RAAS menyebabkan remodeling jantung sehingga menyebabkan relaksasi ventrikel yang
abnormal, gangguan diastolic dan peningkatan tekanan dan regangan atrium

Mekanisme diatas menyebabkan Atrial Fibrilasi


DIAGNOSIS

Pemeriksaan pasien dengan gangguan irama


jantung adalah dengan menyingkarkan
penyebab organik

Monitor EKG terus menerus dengan


monitor Holter adalah pemantauan EKG
sederhana perangkat yang dipakai terus
menerus untuk merekam data selama 24
atau 48 jam
PENATALAKSANAAN

NON-
FARMAKOLO
FARMAKOLO
GI
GI
Pengobatan non
farmakologis dapat -ANTIDEPRESAN
memperbaiki kondisi TRISIKLIK
kejiwaan terkait dengan
perbaikan prognosis pada -BENZODIAZEPINE
pasien penyakit jantung

-selektif 5 - HT reuptake
inhibitor ( SSRI )
- 5 - HT dan reuptake
noradrenalin inhibitor
( SNRIs )
FARMAKOLOGI
KESIMPULAN

• PERASAAN DAN EMOSI SANGAT BERHUBUNGAN DENGAN JANTUNG DAN SIRKULASI. KARENA
PADA BEBERAPA PENELITIAN DIJUMPAI HUBUNGAN YANG ERAT ANTARA TUBUH DAN PIKIRAN.
• GANGGUAN PADA PIKIRAN MERANGSANG TUBUH MELALUI SISTEM SARAF. SISTEM SARAF
PUSAT PADA TINGKAT NEOKORTIKAL YANG MERUPAKAN SISTEM SARAF PUSAT YANG
TERTINGGI. PADA SISTEM INI INFORMASI DIPROSES, SELANJUTNYA SISTIM INI AKAN
MERANGSANG SISTIM SARAF YANG DIBAWAHNYA SEPERTI SISTIM LIMBIK DAN VEGETATIF
YANG AKAN BERKORDINASI DENGAN SISTIM SARAF TEPI SEHINGGA MEMBERIKAN EFEK
TERHADAP SIMPATIS DAN PARASIMPATIS.
• SISTEM INI YANG MEMPUNYAI PENGARUH TERHADAP IRAMA JANTUNG.
• PENGOBATAN PADA PASIEN DILAKUKAN DENGAN NON FARMAKOLOGI DAN
FARMAKOLOGI UNTUK HASIL YANG LEBIH BAIK.
• TERAPI NON FARMAKOLOGI ADALAH DENGAN PSIKOTERAPI DAN DARI
BEBERAPA PENELITIAN MEMBERIKAN EFEK YANG BERMAKNA TERHADAP
PERBAIKAN PASIEN.
• PEMBERIAN OBAT FARMAKOLOGI YANG DIANJURKAN ADALAH GOLONGAN SSRI
(SEROTONIN SELECTIVE REUPTAKE INHIBITOR) DAN SNRI (SEROTONIN NOR
ADRENALIN REUPTAKE INHIBITOR)
TERIMAKASIH