Anda di halaman 1dari 8

PERILAKU ORGANISASI

PERILAKU DALAM ORGANISASI

KELOMPOK:

JUNIWATI SAGALA
RISKI HARIANDA
RUT SRI HERTA LUMBAN RAJA
Konsep organisasi
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja
bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.

Menurut A.A Etzioni definisi yang saat ini berlaku


bahwa organisasi adalah suatu badan yang hidup
terus (going concern) melaksanakan berbagai
fungsi melalui kegiatan oleh sekumpulan manusia
secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan.
Teori perilaku organisasi

Perilaku organisasi adalah kegiatan-kegiatan dan proses yang


digunakan oleh anggota - anggota organisasi.

Perilaku organisasi merupakan topik yang kompleks yang


menyangkut karakteristik suatu organisasi dan nilai serta
berbagai faktor organisasi dan lingkungan ekstern. Karakteristik
organisasi meliputi baik nilai-nilai organisasi maupun
kemampuan organisasi tersebut. Sedangkan lingkungannya
meliputi baik budaya organisasi tempat seseorang bekerja
maupun faktor-faktor luar organisasi.
Macam - macam teori perilaku organisasi :

1. Teori Kognitif
Sebagian besar teori ini didasarkan pada pandangan kognitif, yang
mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan mental seperti penalaran,
keyakinan, dan harapanlah yang mengarahkan perilaku organisasi dan
pandangan pengukuhan, yang berpendapat bahwa lingkungan dalam
bentuk imbalan, keuangan, social yang diberikan oleh faktor – faktor
yang mempengaruhi perilaku organisasi.

2. Teori Jenjang Kebutuhan


Jenjang kebutuhan organisasi bergerak mulai dari kebutuhan fisik
sampai ke kebutuhan psikologis. Teori ini menyirat bahwa sistem
pengendalain manajemen harus didasarkan pada keinginan organisasi
untuk memuaskan kebutuhannya.
3. Teori Motivasi Pencapaian

Teori ini mengenai perilaku manajer dalam organisasi


mengatakan bahwa seseorang dipengaruhi oleh keinginannya
untuk berhasil, keinginan untuk berkuasa, dan kebutuhan akan
pergaulan. Jika mengembangkan dan melaksanakan suatu
sistem pengendalian manjemen untuk sebuah organisasi,
organisasi perlu mengetahui sedikit lebih banyak daripada
perilaku organisasi tersebut.
Struktur organisasi
Disamping kebutuhan untuk memastikan bahwa system pengendalian manajemen sesuai
untuk teori organisasi yang mengarahkan organisasi, terdapat pula kebutuhan untuk
mendesign sistem pengendalian manajemen agar cocok dengan struktur organisasi yang
dipakai. Struktur organisasi terdapat 3 kategori umum :

1. Struktur Fungsional
Dimana setiap manajer bertanggung jawab atas fungsi tertentu,misalnya produksi

2. Struktur Divisi
Dimana setiap manajer bertanggung jawab atas semua fungsi yang dilakukan dalam
membuat dan mendistribusikan kelompok atau lini produk masing-masing divisi

3. Struktur Matriks
Yang menggabungkan dua macam struktur organisasi , satu ditata berdasarkan fungsi
lainnya yang berdasarkan program
MOTIVASI
Tindakan bergantung pada bagaimana para manajer bereaksi
terhadap informasi tersebut , dan reaksi ini bergantung pada
motivasi mereka. Motivasi manajer dapat berupa keinginan
untuk tetap mempertahankan posisi, mendapatkan promosi,
naik gaji, mendapatkan status tertentu atau menjadi orang
yang berpengaruh, atau hanya ingin menganggur. Dalam
organisasi motivasi dan kecenderungan untuk bertindak
tercemin dalam reaksi seseorang terhadap rangsangan
pengendalian manajemen.
Peran manajer tidak hanya terbatas pada pengendalian
formal, melainkan juga pada pengendalian informal. Sebagai
contoh, karena karyawan bertanggung jawab kepada
manajernya, manajer harus siap memberikan pujian, bantuan,
kritik dan bentuk-bentuk insentif lainnya sesuai untuk
memotivasi setiap karyawan.
TERIMA KASIH