Anda di halaman 1dari 6

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY I DENGAN ARTRITIS REM

DI DUSUN PENIMBUNG DESA PENIMBUNG


WILAYAH KERJA PKM PENIMBUNG

OLEH :
I K A M U R S I L AWAT I
LAPORAN PENDAHULUAN GERONTIK
DENGAN ARTRITIS REMATOID

Artritis Reumatoid adalah penyakit autoimun


sistemik kronis yang tidak diketahui penyebabnya
dikarekteristikan dengan reaksi inflamasi dalam
membrane sinovial yang mengarah pada
destruksi kartilago sendi dan deformitas lebih
lanjut (Susan Martin Tucker, 1998).
ETIOLOGI
Etiologi penyakit ini tidak diketahui secara pasti.
Namun ada beberapa faktor resiko yang diketahui berhubungan dengan penyakit ini, antara lain
1. Usia lebih dari 40 tahun
2. Jenis kelamin wanita lebih sering
3. Suku bangsa
4. Genetik
5. Kegemukan dan penayakit metabolik
6. Cedera sendi, pekerjaan dan olahraga
7. Kelainan pertumbuhan
8. Kepadatan tulang
JENIS REUMATIK

1. Rematik sendi 6. Fibrosis


2. Artritis 7. Tendonitis dan
reumatoid tenosivitis
3. Osteoartritis 8. Entesopati
4. Artritis goat 9. Bursitas
5. Rematik
jaringan lunak
PATOFIOLOGI
Interaksi berkesinambungan antara sel dendritik, sel B, dan sel T
utamanya terjadi di kelenjar getah bening dan menimbulkan respon autoimum
terhadap protein yang mengandung sitrulin. Umpan balik positif yang dimediasi
oleh interaksi antara leukosit, fibroblas sinovial, kondrosit, osteoklas, dan
produk destruksi serta ketidakseimbangan antara sitokin pro- dan anti-
inflamasi menimbulkan kronisitas dalam perjalanan penyakit rheumatoid
arthritis.
PERKEMBANGAN PERJALANAN RHEUMATOID
ARTHRITIS TERBAGI DALAM LIMA FASE, YAITU:
Fase I: interaksi antara faktor genetika dan lingkungan
Fase II: produksi autoantibodi, seperti RF dan anti-CCP
Fase III: gejala arthralgia dan kekakuan sendi tanpa disertai bukti
klinis arthritis
Fase IV: artritis pada satu atau dua sendi, yang dapat bersifat intermiten
dan disebut sebagai palindromic rheumatism
Fase V: timbulnya tampilan klasik RA