Anda di halaman 1dari 16

METODOLOGI PENELITIAN 2

Kepanditaan Buddha semester 5


MIRRAH MEGHA SINGAMURTI, M.PD
PERTEMUAN 2 DAN 3

Merumuskan Latar Belakang Masalah, Fokus


Penelitian, Rumusan Masalah, Tujuan dan
Manfaat Penelitian
Latar belakang masalah

► Penelitian dengan menggunakan metode kualitatif berdasarkan masalah yang


ada.
► Masalah tersebut muncul biasanya dari lingkungan masyarakat tertentu
karena memiliki latar belakang tertentu pula.
► Latar belakang masalah harus mampu menjelaskan hal-hal yang menjadi
fokus penelitian.
► Latar belakang masalah harus mampu menguraikan mengapa masalah dan
pertanyaan yang muncul menjadi fokus penelitian
Fokus Penelitian

► Fokus penelitian = pembatasan masalah


► Batasan-batasan yang dipergunakan untuk mengetahui ruang lingkup yang
akan di teliti supaya sasaran menjadi terarah dan tidak terlalu luas.
► Jadi fokus penelitian di tentukan terebih dahulu , supay hal-hal lain di luar
batasan tidak perlu diteliti.
► Dengan menetapkan fokus penelitian peneliti akan lebih mudah untuk
mengetahui data-data yang relevan bagi penelitiannya.
Kriteria dalam mentukan fokus penlitian
kualitatif:

► Interesting : mencari masalah yang menarik bagi peneliti ataupun bagi masyarakat
agar bisa menarik semua kalangan
► Aktual : bersifat kekinian atau yang terjadi sekarang.
► Monumental : masalah yang bisa selalu diingat oleh masyarakat.
► Spektakuler : masalah yang menakjubkan karena akan menarik perhatian banyak
kalangan
► Fokus pada tema tertentu : harus fokus pada masalah tertentu saja agar tidak melebar
dan meluas yang akan mempersulit peneliti kedepannya. (biasanya akan ditetapakan saat
penelitian berlangsung, saat peneliti berada dilapangan).
3 kemungkinan masalah yang akan diteliti yang
diungkapkan oleh Sugiyono:

► Masalah tetap : masalah yang tidak akan berubah karena apa yang diteliti sesuai
dengan latar penelitian. Masalah yang akan diteliti tetap dan tidak berubah
► Masalah berkembang : masalah bisa berkembang saat peneliti berada di lapangan
untuk melakukan penelitian. Ini terjadi Karen ditemukannya hal-hal atau data-data baru
sebelumnya tidak terduga oleh peneliti.
► Masalah berubah total : masalah yang berubah ketika peneliti telah mengetahui
kenyataan dilapangan yang bertentangan atau tidak sesuai dengan permasalahan yang
diangkat dalam penelitian.
Rumusan masalah

►Berupa kalimat Tanya (5W+1H)


►Di akhir kalimat menggunakan kalimat Tanya
►Berisikan masalah-masalah apa yang akan diungkap dan
dibahas dalam penelitian
Prinsip dalam merumuskan masalah dalam
penelitian kualitatif:

1. Prinsip hubungan faktor


⮚ Rumusan masalah biasanya berdasarkan pada faktor yang membuat peneliti
bertanya-Tanya hingga dibuat penelitian.
⮚ Faktor tersebut biasanya berupa konsep, peristiwa, pengalaman dan fenomena
❑ Terdapat dua faktor atau lebih
❑ Faktor-faktor tersebut dihubungkan secara logis atau bermakna
❑ Hasil penghubungan berupa keadaan yang menimbulkan tanda Tanya tau hal
yang membingungkan
Prinsip dalam merumuskan masalah dalam
penelitian kualitatif:

2. Sebagai wahana membatasi studi


⮚ Penelitian kualitatif bersifat terbuka dan tidak menuntut peneliti untuk menganut
suatu paradigm tertentu
⮚ Peneliti yang telah menetapkan masalah dan tujuan penelitiannya untuk
menemukan atau menyusun teori baru, maka wajib mengacu pada paradigm
alamiahnya.
⮚ Jadi perumusan masalah bagi peneliti akan mengarahkan dan membimbingnya
pada situasi lapangan tertentu yang dipilih dari berbagai latar yang banyak.
Prinsip dalam merumuskan masalah dalam
penelitian kualitatif:

3. Prinsip yang berkaitan dengan kriteria inklusi dan eksklusi.


❑ Saat berada dilapangan peneliti akan memperoleh data dari berbagai cara antara
lain wawancara, analisis dokumen, dan sebagainya.
❑ Perumusan masalah dilakukan sebelum melakukan penelitian dilapangan dan
disempurnakan saat peneliti berada di lapangan yang berguna untuk membatasi
peneliti dalam memilih data yang relevan.
Prinsip dalam merumuskan masalah dalam
penelitian kualitatif:

4. Prinsip yang berkaitan dengan bentuk dan cara perumusan masalah


⮚ Secara diskusi
⮚ Secara proporsional
⮚ Secara gabungan
Prinsip dalam merumuskan masalah dalam
penelitian kualitatif:

5. Prinsip sehubungan dengan posisi perumusan masalah


⮚ Rumusan masalah, dan latar belakang masalah didahulukan kaena merupakan
alasan dan dasar dilakukannya penelitian
Prinsip dalam merumuskan masalah dalam
penelitian kualitatif:

6. Prinsip yang berhubungan dengan hasil penelaahan kepusatakaan


⮚ Perumusan masalah tidak boleh menyimpang atau keluar dari telaah kepustakaan
yang berkaitan dengan masalah
⮚ Hasil penelaahan kepustakaan perlu diertajam dengan rumusan masalah
Prinsip dalam merumuskan masalah dalam
penelitian kualitatif:

7. Prinsip yang berkaitan dengan penggunaan bahasa


⮚ Rumusan masalah harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh
pembaca.
⮚ Harus di sesuaikan dengan tingkat kemampuan pembacanya, dimana akan di
sajikan dan di tampilkan untuk siapa
Prinsip dalam merumuskan masalah dalam
penelitian kualitatif:

8. Prinsip yang berkaitan dengan teori dari dasar


⮚ Rumusan masalah didasarkan pada upaya menemukan teori dari dasar sebagai
acuan utama.
⮚ Rumusan masalah dapat ditentukan ketika berada dan bahkan mulai
mengumpulkan data.
Prinsip dalam merumuskan masalah dalam
penelitian kualitatif:

9. Prinsip yang berkaitan dengan maksud perumusan masalah


⮚ Upaya penemuan dan penyusunan teori baru lebih dari sekedar menguji,
mengkonfirmasi atau memverifikasi suau teori yang berlaku.