Anda di halaman 1dari 19

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED

HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR


SISWA PADA KONSEP SISTEM PEREDARAN DARAH
KELAS XI SMAN 2 MAROS

OLEH
NERTI YUSTIKA BARZA
105411107416

Pembimbing :
1. Irmawanty S.Si., M.Si
2. Nurdiyanti, S.Pd.,M.Pd
BAB I PENDAHULUAN
Pembelajaran pada sman 2 maros
Permasalahan yang terjadi:

Pembelajaran masih Siswa yang belum mencapai Salah satu contoh model
menggunakan metode KKM masih belum mencukupi pembelajaran adalah
konvensional (seperti ceramah) yaitu 60% Numbered Heads Togeher
(NHT)

Siswa cepat bosan dan Perlu diterapkan suatu model


kurang aktif dalam kelas yang dapat meningkatkan
hasil belajar siswa dan
membuat siswa aktif dalam
kelas
Rumusan Masalah Tujuan Penelitian
1. Bagaimana hasil belajar siswa dengan 1. Untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan
menggunakan model pembelajaran Numbered menggunakan model pembelajaran Numbered Heads
Heads Together (NHT) pada konsep sistem Together (NHT) pada konsep sistem peredaran
peredaran darah di SMAN 2 Maros? darah di SMAN 2 Maros?
2. Apakah ada pengaruh model pembelajaran 2. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh model
Numbered Heads Together (NHT) terhadap pembelajaran Numbered Heads Together (NHT)
hasil belajar siswa pada konsep sistem terhadap hasil belajar siswa pada konsep sistem
peredaran darah di SMAN 2 Maros? peredaran darah di SMAN 2 Maros.

Manfaat Penelitian
1. Bagi siswa
2. Bagi guru
3. Bagi sekolah
4. Bagi mahasiswa.
BAB II KAJIAN PUSTAKA

Penelitian Relevan Model Pembelajaran

Model Pembelajaran Numbered Heads


Together (NHT)
Kerangka Pikir

Hasil Belajar

Hipotesis
Materi Ajar
Siswa yang belum mencapai KKM
sebanyak 60%
pre-test

Kelas Kontrol Kelas Eksperimen

Penerapan model
Penerapan model
pembelajaran
pembelajaran
Numbered Head
Konvensional
Together (NHT)

po
st-test

Hasil Belajar Siswa


Hipotesis
Ada pengaruh penerapan model pembelajaran
Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil
belajar siswa pada konsep sistem peredaran darah
kelas XI MIPA SMAN 2 Maros
Bab III Metode Penelitian

Jenis penelitian Desain penelitian yang Variabel x (variabel bebas) : Penelitian ini
yang digunakan digunakan yaitu Model pembelajaran numbered dilaksanakan bulan Juli-
dalam penelitian ini Pretest-Posttest heads together (NHT) November tahun 2020
adalah metode Control Group Desain. Variabel y (variabel terikat) : Penelitian ini dilakukan
eksperimen semu Hasil belajar siswa di SMAN 2 Maros
(quasi experiment).
Bab III Metode Penelitian

Adapun prosedur • Populasi dalam Pada penelitian ini terdapat dua Pada penelitian ini
penelitian ini, yaitu: penelitian ini yaitu variabel yaitu : instrumen penelitian
• Tahap persiapan seluruh siswa kelas • Model pembelajaran yang dipakai yaitu,
• Tahap XI MIPA SMAN 2 Numbered Heads Together berupa lembar soal yang
pelaksanaan Maros, yang terdiri (NHT) akan digunakan, yang
• Tahap evaluasi dari 4 rombel • Hasil belajar terdapat tes pilihan
• sampel yaitu kelas ganda sebanyak 20
XI MIPA 1 dan kelas nomor soal dengan 5
XI MIPA 2 alternatif jawaban.
Bab III Metode Penelitian

Teknik pengumpulan data yang Teknik analisis data yang dalam


dipakai pada penelitian ini penelitian ini yaitu:
yaitu: • Analisis statistik deskriptif
• Tes • Uji Normalitas Gain (N-Gain)
• Non tes • Analisis inferensial
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Analisis Statistik Deskriptif
Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Dan
Tabel 4.1 Statistik Skor Hasil Belajar Biologi Persentase
Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Sebelum Skor Hasil Belajar Biologi Kelas
Diberikan Perlakuan (Pretest) Eksperimen
dan Kelas Kontrol (Pretest)

Statistik Kelas
Interval Kategori Eksperimen Kontrol
Eksperimen Kontrol
Ukuran sampel 22 22 Frekuensi Presentas Frekuens Presenta
Skor ideal 100 100
Skor maksimal e (%) i se (%)
68 72
Skor minimal 0-74 Kurang 22 100 22 100
24 28 75-83 Cukup 0 0 0 0
Skor rata- rata
44,91 45,82 84-92 Baik 0 0 0 0
  93-100 Sangat 0 0 0 0
Standar Deviasi
12,340 12,450 baik
Jumlah 22 100 22 100
Tabel 4.4 Statistik Skor Hasil Belajar
Tabel 4.3 Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Biologi
Biologi
Siswa kelas Eksperimen dan Kelas
Siswa pada Kelas Eksperimen dan
Kontrol (Pretest)
Kelas Kontrol (Posttest)

Nilai Kategor Eksperimen Kontrol Statistik Kelas


Hasil i Frekuens Presenta Frekuens Presenta
Eksperimen Kontrol
Belajar i se (%) i se (%)
Ukuran sampel 22 22

Skor tertinggi 92 92
< 75 Tidak 22 100 22 100

Tuntas Skor terendah 60 56

≥75 Tuntas 0 0 0 0 Rata- rata 78,91 72,36

Jumlah 22 100 22 100 Standar deviasi 8,927 10,684


Tabel 4.5 Distribusi Frekuensi Dan
Persentase Tabel 4.6 Deskripsi Ketuntasan Hasil
Skor Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas Belajar
Eksperimen Biologi Siswa Kelas Eksperimen dan
dan Kelas Kontrol (Posttest) Kelas Kontrol (Posttest)

Interval Katego Eksperimen Kontrol Nilai Kategori Eksperimen Kontrol


ri Frekuensi Presentas Frekuensi Presenta Hasil Frekuensi Presentase Frekuensi Presentase
e (%) se (%) Belajar (%) (%)
0-74 Kurang 7 31,81 11 50

75-83 Cukup 8 36,36 6 27,27


< 75 Tidak 7 31,81 11 50

84-92 Baik 7 31,81 5 22,72 Tuntas

93-100 Sangat 0 0 0 0
≥75 Tuntas 15 68,18 11 50
baik
Jumlah 22 100 22 100 Jumlah 22 100 22 100
Uji Normalitas Gain (N-Gain)
Tabel 4.7 Hasil Uji Rata-Rata
Nilai
Normalitas Gain (N-Gain)
N-GAIN
  Kelas Eksperimen Kelas Kontrol
Pretest Post N-Gain Kategor Pretest Posttes N-Gain Kategor 80
test i t i 70
Jumlah 22 siswa 22 siswa 60
siswa
50
40
Nilai 44,91 78,91 33 Sedang 45,82 72,36 28 Sedang Axis Title
30
rata-
rata 20
10
0
Pretest
Posttest
N Gain

Gambar 4.1. Histogram n-gain Kelas Eksperimen dan Kelas


Kontrol
Analisis inferensial
Tabel 4.8 Hasil Uji Normalitas Tabel 4.9 Uji Homogenitas
Pretest
dan Posttest Kelas Eksperimen dan
Kelas Kontrol
Level statistic Df1 Df2 Sig
Hasil Belajar Peserta Didik
Kelas 1,931 3 84 0,131
    Pre-Test Post-Test Post- Post-
Eksperime Test Test
  Eksperime
n Kontrol Kontrol Tabel 4.10 Uji Hipotesis
n
Shapiro
Statistik 0.959 0.957 0.922 0.937
-Wilk
Df 22 22 22 22
Statistik Sig (2-tailed)
Sig. 0.471 0.437 0.083 0.175
Independent Sampel Posttest 0,029

Test
PEMBAHASAN
Berdasarkan hasil dan data yang diperoleh, dapat
dikatakan bahwa pembelajaran biologi pada
materi sistem peredaran darah dengan
penggunaan model Numbered Heads Together
(NHT) merupakan salah satu alternatif
pembelajaran yang kurang efektif yang dapat
digunakan dalam proses pembelajaran untuk
mencapai hasil belajar biologi yang lebih baik pada
siswa kelas XI MIPA SMAN 2 Maros.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan Saran
1. Hasil dari penelitian yang dilakukan untuk penerapan 1. Pembelajaran biologi hendaknya diajarkan dengan
model pembelajaran Numbered Heads Together penerapan model-model pembelajaran agar keadaan
(NHT) di kelas eksperimen didapatkan hasil yaitu kelas tidak terlalu monoton, dengan keadaan materi
untuk kategori tuntas 68,18% dan untuk kategori yang biologi yang cukup susah dianjurkan memilih model
tidak tuntas 31,81%, sedangkan untuk kelas kontrol pembelajaran yang dapat membuat siswa dalam kelas
yang diajar dengan model pembelajaran Discovery lebih aktif.
Learning didapatkan hasil yaitu untuk kategori tuntas 2. Pemilihan model pembelajaran harus sesuai dengan
50% dan untuk kategori tidak tuntas 50%. materi yang diajarkan agar sintaks dari model tersebut
2. Model pembelajaran Numbered Heads Together dapat sesuai dengan cakupan materi.
(NHT) tidak memiliki pengaruh terhadap hasil belajar 3. Penggunaan sintaks model pembelajaran harusnya
siswa hal ini dibuktikan dengan uji independent test disesuaikan dengan waktu pembelajaran agar
yang didapatkan p=0,029 yang dimana lebih kecil dari pembelajaran yang dilakukan cukup efektif dan tidak
0,05 dan dikatakan tidak terlalu signifikan. rancu.
SEKIAN DAN TERIMAKASIH