Anda di halaman 1dari 28

Utang

Antarperusahaan
AKL 1
Oleh
Mudjiyono, SE., MSi.
Tinjauan umum konsolidasi
Ilustrasi dua jenis transfer utang antar perusahaan.
• Transfer Utang Langsung antarperusahaan (direct
intercompany debt transfer) melibatkan pinjaman dari satu
afiliasi ke afiliasi lain tanpa keterlibatan pihak lain. Contoh
piutang/utang usaha yang timbul karena penjualan kredit dari
persediaan anak perusahaan dan penerbitan wesel bayar dari
satu afilasi ke afiliasi lain untuk peminjaman dana operasi.
• Transfer Utang Tidak Langsung antarperusahaan (indirect
intercompany debt transfer) melibatkan pengeluaran utang ke
pihak yang tidak berhubungan istimewa dan pembelian
kemudian atas instrumen utang tersebut oleh afiliasi penerbit.
Contoh PT. Anak meminjam dana dengan mengeluarkan
instrumen utang, mis wesel atau obligasi ke PT. Non afiliasi.
Instrumen tersebut kemudian dibeli oleh Induk perusahaan PT.
Anak. Oleh karena itu PT. Induk mengakuisisi utang PT. Anak
secara tidak langsung melalui perusahaan non afiliasi.
Penjualan Obligasi Langsung ke
Afiliasi.
• Suatu perusahaan tidak dapat melaporkan
investasi pada obligasi milik sendiri atau utang
obligasi ke diri sendiri.oleh karena itu, jika
entitas konsolidasi dipandang sebagai perusahaan
tunggal, maka semua jumlah yang berkait
dengan utang antarperusahaan harus dieliminasi,
termasuk investasi pada obligasi, utang obligasi,
premi atau disconto belum diamortisasi,
pendapatan atau beban bunga dari obligasi, dan
setiap akun piutang dan utang bunga.
Transaksi Utang
Antarperusahaan

PT. Utang antar perusahaan PT.


Induk Anak

Mengeluarkan
instrumen utang
PT.
PT. PT. Non
induk
PT. Anak Afiliasi
Induk

Pembelian instrumen
Entitas konsolidasi utang oleh PT. Induk
Transfer pada nilai nominal

• Ilustrasi. Pada tgl 1 Jan. 20X7 PT. Anak meminjam Rp100.000.000


dari PT. Induk dengan mengeluarkan Obligasi dengan nilai nominal
Rp100.000.000. tingkat bunga kupon 12%, jangka waktu 10 tahun.
• PT. Anak mencatat Beban Bunga Obligasi Rp12.000.000 dan PT.
Induk mencatat sebagai Pendapatan Bunga sejumlah yang sama.
• Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi tahun 20X7
diperlukan Dua ayat jurnal eliminasi dalam kertas kerja konsolidasi
untuk menghilangkan pengaruh utang antarperusahaan:

E(1) Utang Obligasi 100.000.000


• . Investasi Pd Obligasi PT. Anak 100.000.000
(mengeliminasi kepemilikan
antarperusahaan)
Transfer dengan Disconto atau
Premium

• Pada tgl. 1Jan. 20X7 PT. Induk membeli obligasi dengan


nilai nominal Rp100.000.000, bunga 12%/Th, jangka waktu
10 th, dari PT. Anak dengn harga Rp90.000.000. Bunga
obligasi terutang tiap tanggal 1 Jan. Dan 1 Juli. Beban
bunga yang diakui oleh PT. Anak dan pendapatan bunga
yang diakui oleh PT. Induk adalah:
• Bunga tunai (100.000.000 x 12%) Rp12.000.000
• Amortisasi disconto (Rp10.000.000:20x2)= Rp 1.000.000
• Beban atau pendapatan bunga adalah Rp13.000.000
Ayat jurnal oleh debitur
PT. Anak mencatat
1 Jan Kas 90.000.000
20X7 Disconto Utang Obligasi 10.000.000
(3) Utang Obligasi 100.000.000
(mengeluarkan Obligasi ke PT.
Induk)
1 Juli ‘X7 Beban Bunga 6.500.000
Disconto Utang Obligasi 500.000
(4) Kas 6.000.000
(membayar bunga semesteran)
31 Des’X7 Beban Bunga 6.500.000
Diskonto Utang Bunga 500.000
(5) Utang Bunga 6.500.000
(akru beban bunga pada akhir tahun)
Ayat Jurnal oleh Kreditur
PT. Induk Mencatat:
1 Jan ‘X7 Investasi pada Obligasi PT. Anak 90.000.000
Kas 90.000.000
(6) (membeli Obl dr PT. Anak)
1 Juli ‘X7 Kas 6.000.000
Investasi pada Obl PT. Anak 500.000
(7) Pendapatan Bunga 6.500.000
(menerima bunga dari investasi obl.)
31 Des ‘X7 Piutang Bunga 6.000.000
Investasi pada Obligasi PT. Anak 500.000
(8) Pendapatan Bunga 6.500.000
(akru pendapatan bunga pada akhir
th)
Ayat jurnal eliminasi pada Akhir
Tahun
Pos PT. Induk PT. Anak Total blm Jumlah
Disesuiakan konsolidasi
Utang Obligasi 0 (100.000.000) (100.000.000) 0

Discount Utang 0 9.000.000 9.000.000 0


Obl
Utang Bunga 0 (6.000.000) (6.000.000) 0
Invest. Pd Obl. 91.000.000 0 91.000.000 0
Piutang Bunga 6.000.000 0 6.000.000 0
Beban Bunga 0 13.000.000 13.000.000 0
Pendapatan (13.000.000) 0 (13.000.000)
Bunga
• Semua saldo akun yang terkait dengan kepemilikan
obligasi anak perusahaan harus deliminasi
E (9) Utang Obligasi 100.000.000
Investasi pada Obl PT. Anak 91.000.000
Diskonto Utamg Obligasi 9.000.000
(mengelimasi kepemilikan obl antaperus)
E (10) Pendapatan Bunga 13.000.000
Beban Bunga 13.000.000
(mengeliminasi bunga antarperush)
E (11) Utang Bunga 6.000.000
Piutang Bunga 6.000.000
(mengeliminasi piutang bunga antarperush)
E (12) Utang Obligasi 100.000.000
Investasi pada Obl PT. Anak 92.000.000
Disconto Utang Obl 8.000.000
(mengeliminasi kepemilikan obl atarperush
E (13) Pendapatan Bunga 13.000.000
Beban Bunga 13.000.000
(mengeliminasi bunga atarperusahaan)
E (14) Utang Bunga 6.000.000
Piutang Bunga 6.000.000
(mengeliminasi piutang/utang bunga
antarperush
OBLIGASI AFILIASI DIBELI DARI
NON – AFILIASI.
• Pembelian dengan Harga yang lebih Rendah dari Nilai
Buku.
• Asumsikan bahwa PT. Induk membeli 80% dari saham biasa
PT. Anak pada tanggal 31 Des 20x0, pada nilai bukunya
sebesar Rp240.000.000. Selain itu terdapat kondisi:
1. Pada tanggal 1 Jan 20X1, PT. Anak menerbitkan obligasi dengan
nilai nominal Rp100.000.000, tingkat bunga 12%, jangka waktu
10 th. Obl tsbt dikeluarkan dengan harga Rp102.000.000.
Perusahaan non afiliasi membeli obligasi tsb dari PT. Anak
2. Obligasi tersebut membayar bunga setiap tanggal 30 juni dan 31
Desember
3. PT. Induk dan PT. Anak mengamortisasi diskonto dan premi
obligasi menggunakan metode garis lurus.
4. Pada tanggal 31 Des 20X1 PT. Induk membeli Obl tersebut dari
perusahaan non afiliasi seharga Rp91.000.000
Lanjutan
5. PT. Anak melaporkan laba neto sebesar
Rp50.000.000 untuk tahun 20X1 dan Rp75.000.000
untuk tahun 20X2. PT. Anak mengumumkan
dividen sebesar Rp30.000.000 di tahun 20X1 dan
Rp40.000.000 di tahun 201X2.
6. PT. Induk memperoleh laba Rp140.000.000
ditahun 20X1 dan Rp160.000.000 di tahun 20X2
dari operasi terpisahnya. PT. Induk
mengumumkan dividen sebesar Rp60.000.000 Baik
ditahun 20X1 maupun tahun 20X2
Transaksi obligasi dari PT. Anak
dan PT. Induk nampak:

1 Jan 20X1 mengeluarkan


Instrumen Rp.102.000.000

PT. PT. PT. Non


Induk Anak afiliasi

31 Des 20X1 pembelian instrumen


Utang oleh PT. Induk seharga
Rp91.000.000

Entitas konsolidasi
Ayat jurnal utang Obligasi 20X1
Jan 1. 20X1 Kas 102.000.000
Utang Obligasi 102.000.000
(15) Premi Utang Globalisasi 2.000.000
(menjual Obl ke PT. Non afiliasi)
Juni 30. Beban Bunga 5.900.000
Premi Utang Obligasi 100.000
Kas 6.000.000
(memby. Bnga semesteran)
Des 31 Beban Bunga 5.900.000
Premi utang Obl 100.000
Kas 6.000.000
Ayat jurnal investasi obligasi
20X1
Des 31 20X1 Investasi pada Obligasi PT. Anak 91.000.000
Kas 91.000.0000
(pembelian obl PT. Anak dari non
afiliasi)
Perhitungan Keuntungan Peluasasi Konstruktif Obligasi
Nilai buku obligasi PT. Anak 31 Des 20X1 Rp101.800.000
Harga yang dibayarkan oleh PT. Induk Rp 91.000.000
Keuntungan dari peluasan kontruktif obligasi Rp 10.800.000

Keuntungan ini dimasukkan dalam laporan laba rugi konsolidasi sebagai


Keuntungan dari pelunasan obligasi.
Alokasi Keuntungan Pelunasan
Kontruktif

• Ada empat pendekatan yang digunakan dalam


praktek untuk mengalokasikan keuntungan atau
kerugian dari pelunasan kontruktif obligasi afiliasi
kepada pemegang saham dari perusahaan-
perusahaan, yaitu:
1. Untuk afiliasi yang menerbitkan obligasi
2. Untuk afiliasi yang membeli obligasi
3. Untuk induk perusahaan.
4. Untuk perusahaan yang menerbitkan dan membeli
obligasi berdasarkan selisih antara nilai tercatat
obligasi pada pembukuan mereka pada tanggal
pembelian dan nilai nominal obligasi.
Ayat Jurnal Ekuitas Dasar – 20X1

• PT. Induk mencatat:


Kas 24.000.000
(19) Investasi pada Saham PT. Anak 24.000.000
(mencatat dividen Rp30.000.000 x 0,80)
Investasi pada Saham PT. Anak 40.000.000
(20) Pendapatan dari Anak Perusahaan 40.000.000
(mencatat penptn mtode ekuitas:
Rp50.000.000 x 0,80)
Kertas Kerja Konsolidasi 20X1
E (21) Pendapatan dr Anak Perusahaan 40.000.000
Dividen di Umumkan 24.000.000
Investasi pada Saham PT. Anak 18.000.000
(mengelinasi pdptan dan anak perush.)
E (22) Pdptan untuk Kepemilikan Minoritas 12.160.000
Dividen di Umumkan 6.000.000
Kepemilikan Minoritas 6.180.000
mengalokasikan laba ke pemilikan minoritas:
(50.000.000 + 10.800.000) x 0,20
E (23) Saham Biasa PT. Anak 200.000.000
Saldo Laba 1 Januari 100.000.000
Investasi pada Saham PT. Anak 240.000.000
Kepemilikan Minoritas 60.000.000
(mengeliminasi saldo investasi anak)
E (24) Utang Obligasi 100.000.000
Premi Utang Obligasi 1.800.000
Investasi pada Obligasi PT. Anak 91.000.000
Keuntungan Pelunasan PT. Anak 10.800.000
(mengeliminasi kepemilikan Obl antarperush
31 Des 20X1, KK Konsolidasi, Pembelian Kembali Obl pd Hrg Lebih Rendah dari Nilai Buku
Pos PT. Induk PT. Anak Elimnsi (D) Elimnsi (K) Konsolidasi
Penjualan 400.000.000 200.000.000 600.000.000
Pdpt dr Anak 40.000.000 - 40.000.000
Prsh
Keutngn 10.800.000 10.800.000
Pelnsn Obl
Kredit 440.000.000 200.000.000 610.800.000
HPP 170.000.000 115.000.000 285.000.000
Pnysutn & 50.000.000 20.000.000 70.000.000
Amrtisasi
Beban Lain 20.000.000 3.200.000 23.200.000
Bbn Bunga 20.000.000 11.800.000 31.800.000
Debet (280.000.000) (150.000.000) (410.000.000)
200.800.000
Pdpt utk
kepelikan
minoritas 12.160.000 (12.160.000)
Laba Neto, 180.000.000 50.000.000 52.160.000 10.800.000 188.640.000
dibawa
kedepan
(cerry
Forward)
31 Des 20X1, KK Konsolidasi, Pembelian Kembali Obl pd Hrg Lebih Rendah dari Nilai Buku
Pos PT. Induk PT. Anak Elimnsi (D) Elimnsi (K) Konsolidasi
Laba Neto, 180.000.000 50.000.000 52.160.000 10.800.000 188.640.000
dibawa
kedepan
(cerry
Forward)
Saldo Laba 300.000.000 100.000.000 100.000.000 300.000.000
1Jan
Laba neto dr 180.000.000 50.000.000 52.160.000 10.800.000 188.640.000
atas
480.000.000 150.000.000 488.640.000
Dividen (60.000.000) (30.000.000) 24.000.000
diumumkan 6.000.000 (60.000.000)
Saldo laba 4.20.000.000 120.000.000 152.160.000 40.800.000 428.640.000
31 Des,
dibawa
kedepan
(Cerry
forward)
31 Des 20X1, KK Konsolidasi, Pembelian Kembali Obl pd Hrg Lebih Rendah dari Nilai Buku
Pos PT. Induk PT. Anak Elimnsi (D) Elimnsi (K) Konsolidasi
Kas 173.000.000 76.800.000 249.800.000
Piutang Ush 75.000.000 50.000.000 125.000.000
Persediaan 100.000.000 75.000.000 175.000.000
Tanah 175.000.000 40.000.000 215.000.000
Bang & Peral 800.000.000 600.000.000 1.400.000.000
Inv. Obl. PT. 91.000.000 91.000.000
Anak
Inv. Pd Saham
PT. Anak 256.000.000 16.000.000
240.000.000
Debet 1.670.000.000 841.000.000 2.164.800.000
Ak. Pnyst. 450.000.000 320.000.000 720.000.000
Utng Usaha 100.000.000 100.000.000 200.000.000
Utang Obl 200.000.000 100.000.000 100.000.000 200.000.000
Premi Utg Obl 1.800.000 1.800.000
Saham Biasa 500.000.000 200.000.000 200.000.000 500.000.000
Saldo laba dr 420.000.000 120.000.000 152.160.000 40.800.000 428.840.000
atas 6.160.000
Kepemikian 60.000.000 66.160.000
minoritas
Kredit 1.670.000 841.800.000 453.960.000 453.960.000 2.164.800.000
Laba Neto Konsolidasi 20X1

Laba operasi terpisah PT. Induk Rp140.000.000


Bagian PT. Induk atas Laba PT. Anak:
Laba neto PT. Anak Rp50.000.000
Keuntungan dari pelunasan kontruksi Obl 10.800.000
Laba direalisasi PT. Anak Rp60.800.000
Bagian proposional PT. Induk x 0,80 Rp 48.640.000
Laba neto konsolidasi tahun 20X1 Rp188.640.000
Kepemilikan Minoritas

Nilai Buku PT. Anak, 31 Des 20X1:


Saham Biasa Rp200.000.000
Saldo Laba 120.000.000
Total Nilai Buku yang di Laporkan Rp320.000.000
Keuntungan dr pelunasan kontruktif obligasi 10.800.000
Nilai buku direalisasi PT. Anak Rp330.800.000
Bagian pemegang saham minoritas x 0,20
Kepemilikan minoritas 31 Desember 20X1 Rp66.160.000
Pertanyaan
1. Kapan keuntungan atau kerugian dari pelunasan obligasi
dimasukkan dalam laporan laba rugi konsolidasi?
2. Apa yang dimaksud dengan pelunasan obligasi konstruktif
dalam konteks perusahaan multikorporasi?
3. Jika obligasi diterbitkan langsung ke afiliasi, apa saldo
akun yang dinyatakan tidak tepat dalam laporan keuangan
konsolidasi jika kepemilikan obligasi antarperusahaan tidak
dieliminasi dalam penyusunan kertas kerja konsolidasi?
4. Apa pengaruh dari eliminasi pendapatan dan beban bunga
antarperusahaan terhadap laba neto konsolidasi, jika
kerugian pelunasan kontruktif obligasi dilaporkan dalam
laporan laba rugi konsolidasi tahun sebelunya sebagai
akibat dari adanya pelunasan konstruktif obligasi dari
pembukuan afiliasi? Mengapa?
Soal

• PT. Purwaka membeli 60% kepemilikan di PT.


Triana pada tanggal 1 Januari 20X1 pada nilai
bukunya. Pd tgl tsb PT. Purwaka menjual obl
dengan nilai nominal Rp80.000.000 tingkat
bunga 8%, jatuh tempo 3 tahun langsung ke PT.
Triana senilai Rp82.000.0000. Obligasi tersebut
membayar bunga tahunan setiap tanggal 31 Des.
PT. Purwaka menggunakan metode ekuitas dasar
dalam akuntansi kepemilikan di PT. Triana. Pada
tanggal 31 Des. 20X2 neraca percobaan untuk
kedua perusahaan adalah sebagai berikut:
PT. Purwoko PT. Triana
Pos Debet Kredit Debet Kredit
Kas dan Piutang 80.200.000 40.000.000
Persediaan 120.000.000 65.000.000
Bangunan & Peralatan 500.000.000 300.000.000
Inv. pd Saham PT.Triana 102.000.000
Inv, pd Obl. PT. Purwoko 81.200.000
Hrg Pokok Penjualan 99.800.000 61.000.000
Beban Penyusutan 25.000.000 15.000.000
Beban Bunga 6.000.000 14.000.000
Dividen Diumumkan 40.000.000 10.000.000
Akumulasi Penyusutan 175.000.000 75.000.000
Utang Usaha 68.800.000 41.200.000
Utang Obligasi 80.000.000
Premi Obligasi 1.200.000
Saham Biasa 200.000.000 100.000.000
Saldo Laba 230.000.000 50.000.000
Penjualan 200.000.000 114.000.000
Pendapatan Bunga 6.000.000
Pdptan dr Anak Perusah. 18.000.000 -
973.000.000 973.000.000 586.000.000 586.000.000
• Diminta:
a) Buatlah ayat jurnal untuk tahun 20X1 pada pembukuan PT.
Purwoko sehubungan dengan investasinya di PT. Triana.
b) Buatlah ayat jurnal untuk tahun 20X2 pada pembukuan PT.
Puwoko sehubungan dengan utang Obligasinya.
c) Buatlah ayat jurnal untuk tahun 20X2 pada pembukuan PT.
Triana sehubungan dengan investasinya pada obligasi PT.
Purwoko.
d) Buatlah ayat jurnal eliminasi untuk membuat kertas kerja
konsolidasi tahun 20X2
e) Buatlah kertas kerja konsolidasi tiga bagian untuk tahun 20X2
f) Buatlah laporan keuangan konsolidasi untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 20X2