Anda di halaman 1dari 24

BAB 8

PENGENDALIAN KEUANGAN

Belly Kallahari 01031381619092


Suci Ashabal Jannah01031381720059
PENDAHULUAN
 Pengendalian keuangan merupakan pengendalian yang
penting bagi manajer karena laporan keuangan
menyajikan ringkasan kegiatan organisasi, akan
digunakan manajer dalam perencanaan hingga
pengambilan keputusan. Pertumbuhan yang signifikan
manajemen penyedia sistem informasi baru yang terdapat
setiap organisasi selalu menjadi pemicu hadirnya
kebutuhan klien tersebut. Klien membutuhkan dukungan
untuk mendesain dan mengimplementasikan sistem
pengendalian keuangan. Pembahasan pada materi ini akan
befokus pada isu-isu yang berhubungan dengan topik-
pengendalian yang mempengaruhi desain dan
implementasi sistem pengendalian keuangan.
RUMUSAN MASALAH

 Bagaimana desain dan dampak dari desain serta


implementasinya dalam sistem pengendalian keuangan
PEMBAHASAN
KEUANGAN DAN FUNGSINYA
 Fungsi keuangan bertujuan untuk mengatur pencarian
sumber dana yang dibutuhkan bagi perusahaan dan
kemudian mengatur penggunaan dana yang telah
diperoleh.
 Pengendalian keuangan merupakan upaya yang dilakukan
agar investasi, alokasi biaya, dan perolehan laba berjalan
sesuai dengan rencana perusahaan.
Arti Penting Laporan Keuangan
1. Bagi pihak manajemen : untuk mengevaluasi
kinerja perusahaan, kompensasi, pengembangan
karier.
2. Bagi pemegang saham : untuk mengetahui kinerja
perusahaan, pendapatan, kemanana investasi.
3. Bagi kreditor : untuk mengetahui kemampuan
perusahaan dalam melunasi utang dan bunganya.
4. Bagi pemerintah : pajak, persetujuan untuk go
public.
5. Bagi karyawan : penghasilan yang memadai,
kualitas hidup, kemanan kerja.
Sifat Laporan Keuangan
Laporan keuangan harus bersifat historis dan menyeluruh
sebagai progress report laporan keuangan yang terdiri dari
data-data yang merupakan hasil dari suatu kombinasi
beberapa hal berikut (Munawir, 2004)

1. Fakta yang Telah Dicatat (Recorded Fact)


2. Prinsip – Prinsip dalam Akuntansi
3. Pendapat Pribadi (Personal Judgement)
Aktivitas Keuangan yang Perlu
Dikendalikan
1. Aktivitas Perencanaan
2. Aktivitas Pendanaan
3. Aktivitas Investasi
4. Aktivitas Operasi
Konsep Matematis yang Umum
Digunakan Dalam Keuangan
1. Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)
a) Rasio Lancar (Current Ratio)
  𝐴𝑠𝑒𝑡 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 =
𝐿𝑖𝑎𝑏𝑖𝑙𝑖𝑡𝑎𝑠 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑑𝑒𝑘

b) Rasio Cepat (Quick Ratio)


  𝐴𝑠𝑒𝑡 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 − 𝑃𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜 𝐶𝑒𝑝𝑎𝑡 =
𝐿𝑖𝑎𝑏𝑖𝑙𝑖𝑡𝑎𝑠 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑑𝑒𝑘
2. Rasio Manajemen Aset
a) Rasio Perputaran Persediaan
  𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜 𝑃𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑃𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛=
𝑃𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛

b) Jumlah Hari Penjualan Belum Tertagih

 
𝑃𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑃𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔
𝐷𝑆𝑂= =
𝑅𝑎𝑡𝑎 −𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛𝑝𝑒𝑟h𝑎𝑟𝑖 𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛𝑡𝑎h𝑢𝑛𝑎𝑛/365
c) Rasio Perputaran Aset Tetap
  𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜 𝑃𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝐴𝑠𝑒𝑡 𝑇𝑒𝑡𝑎𝑝=
𝐴𝑠𝑒𝑡𝑡𝑒𝑡𝑎𝑝𝑛𝑒𝑡𝑜

d) Rasio Perputaran Total Aset

  𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜 𝑃𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑒𝑡=
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑒𝑡
3. Rasio Manajemen Utang
a) Total Utang terhadap Total Aset
  𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜 𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔=
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑒𝑡

b) Rasio Kelipatan Bunga


  𝐸𝐵𝐼𝑇
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜 𝐾𝑒𝑙𝑖𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝐵𝑢𝑛𝑔𝑎=
𝐵𝑒𝑏𝑎𝑛 𝐵𝑢𝑛𝑔𝑎

c) Rasio Cakupan EBITDA


  𝐸𝐵𝐼𝑇𝐷𝐴+𝑃𝑒𝑚𝑏𝑎𝑦𝑎𝑟𝑎𝑛𝑠𝑒𝑤𝑎𝑔𝑢𝑛𝑎𝑢𝑠𝑎h𝑎
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜𝐶𝑎𝑘𝑢𝑝𝑎𝑛 𝐸𝐵𝐼𝑇𝐷𝐴=
𝐵𝑢𝑛𝑔𝑎+𝑃𝑒𝑚𝑏𝑎𝑦𝑎𝑟𝑎𝑛𝑃𝑜𝑘𝑜𝑘
+𝑃𝑒𝑚𝑏𝑎𝑦𝑎𝑟𝑎𝑛𝑠𝑒𝑤𝑎𝑔𝑢𝑛𝑎𝑢𝑠𝑎h𝑎

4.  Rasio Profitabilitas
a) Margin Laba atas Penjualan
  𝐿𝑎𝑏𝑎 𝑛𝑒𝑡𝑜
𝑀𝑎𝑟𝑔𝑖𝑛 𝑙𝑎𝑏𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑠 𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛=
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛

b) Imbal Hasil atas Aset


  𝐿𝑎𝑏𝑎 𝑛𝑒𝑡𝑜
𝐼𝑚𝑏𝑎𝑙 h𝑎𝑠𝑖𝑙 𝑎𝑠𝑒𝑡 ( 𝑅𝑂𝐴)=
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑒𝑡

c) Rasio Kemampuan Dasar untuk Menghasilkan Laba


d) Imbal Hasil atas Ekuitas
  𝐿𝑎𝑏𝑎 𝑛𝑒𝑡𝑜
𝑅𝑂𝐸=
𝐸𝑘𝑢𝑖𝑡𝑎𝑠

5. Rasio Nilai Pasar


a) Rasio Harga/ Laba
  𝐻𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑝𝑒𝑟 𝑆𝑎h𝑎𝑚
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜h𝑎𝑟𝑔𝑎𝑡𝑒𝑟h𝑎𝑑𝑎𝑝𝑙𝑎𝑏𝑎 𝑃/𝐸=
𝐿𝑎𝑏𝑎 𝑝𝑒𝑟 𝑆𝑎h𝑎𝑚
b) Rasio Harga Terhadap Arus Kas
  𝐻𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑎h𝑎𝑚
𝑅𝑎𝑠𝑖𝑜h𝑎𝑟𝑔𝑎𝑡𝑒𝑟h𝑎𝑑𝑎𝑝𝑎𝑟𝑢𝑠𝑘𝑎𝑠=
𝐴𝑟𝑢𝑠𝑘𝑎𝑠 𝑝𝑒𝑟 𝑠𝑎h𝑎𝑚
c) Rasio Nilai Pasar terhadap Nilai Buku
  𝐸𝑘𝑢𝑖𝑡𝑎𝑠𝑏𝑖𝑎𝑠𝑎
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖𝑏𝑢𝑘𝑢 𝑝𝑒𝑟 𝑠𝑎h𝑎𝑚=
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎h 𝑠𝑎h𝑎𝑚𝑏𝑒𝑟𝑒𝑑𝑎𝑟
ASPEK DIMENSI KEPERILAKUKAN
DALAM PENGENDALIAN KEUANGAN
 UMPAN BALIK MEKANIKAL VERSUS RESPON
PERILAKU
 PERLUASAN KONSEP TRADISONAL

ASPEK KEPRILAKUAN DARI PENGENDALIAN


KEUANGAN YANG KOMPREHENSIF
 PERENCANAAN
 OPERASI
 UMPAN BALIK
ASPEK KEPERILAKUAN ATAS PENGENDALIAN
KEUANGAN DARI FAKTOR KONTEKSTUAL
 UKURAN
 STABILITAS KEUANGAN
 MOTIF KEUANGAN

ASPEK KEPERILAKUAN DALAM


PEREKAYASAAN PENGENDALIAN KEUANGAN
ASPEK KEPERILAKUAKN DALAM
PERTIMBANAGN RANCANGAN
 Antisipasi terhadap konsekuensi logis
 Relavansi dengan teori agensi
 Pengeloalan perubahan

ASPEK KEPERILAKUAN PENGENDALIAN


KEUANGAN DALAM KERANGKA
PEMBERDAYAAN.

• Membangun sistem pengendalian diagnostik


• Membangun sistem kepercayaan
 Membangun sistem pengendalian interaktif
 Sistem ini umunya mudah dipahami, manajer senior berpartisipasi
dalam keptusan bawahan dan memfokuskan perhatian organisasi
serta belajar menegnai masalah strategis utama anatara lain :
1. Memfokuskan pada informasi yang berubah secara konstan dan
diindentifikasi oleh para manajer puncak sebagai informasi yang
potensial dan strategis
2. Informasi menuntut perhatian rutin yang cukup signifikan dari
manajer operasi diseluruh tringkatan operasi
3. Data yang dihasilkan dijabarkan dan didiskusikan dalam rapat
langsung yang dihadiri oleh penyelia, bawahan dan rekan sejawat
4. Debat hanya akan berlangsung mengenai data asumsi dan
tindakan perencanaan
KESIMPULAN
 Pengendalian didefinisikan sebagai suatu inisiatif pilihan karena diyakini
bahwa kemungkinan untuk memperoleh hasil yang diinginkan akan
meningkat. Suatu sistem pengendalian yang komprehensif dapat
ditemukan pada perencanaan, operasi, dan kegiatan umpan balik dalam
organisasi. Agar menjadi komprehensif, desain pengendalian harus
responsif terhadap lingkup organisasional. Meski jumlah faktor-faktor
kontekstual yang mempengaruhi organisasi hampir tidak terbatas,
beberapa faktor yang penting dalam desain pengendalian telah
didiskusikan. Desain sistem pengendalian menjadi kompleks dan rumit,
sehingga desainer harus berusaha memahami hubungan sebab-akibat dan
mengantisipasi konsekuensi logis. Lebih jauh, desain pengendalian harus
dinamis dan tujuannya harus bersifat tetap dan diarahkan melalui proses
adaptasi berlanjut dan perubahan. Desain pengendalian harus ditutapkan
dengan berbagai kemungkinan dan perbandingan biaya manfaat,
bukannya kepastian dan kesempurnaan.
KASUS PADA PERUSAHAAN
TREETCH STEEL INC
Treetch Steel Inc, adalah perusahaan konglomerasi terbesar di dunia di bidang
pabrikasi baja. Perusahaan ini adalah perusahaan bisnis internasional yang terletak
diIndonesia. Perusahaan ini didirikan oleh ketiga pemilik untuk menyediakan
produk khusus dengan metode produksi berdasarkan komputer. Ketiga pemilik
memiliki persentase saham yang sama dalam perusahaan dan bekerja sama dengan
baik.
Perusahaan mengutamakan desain inovatif dan produksi berkualitas tinggi. Oleh
karena mengutamakan pabrikasi tertentu, perusahaan tidak dapat memenuhi
pesanan yang kuantitasnya di bawah 100 unit. Perusahaan memiliki tantangan
untuk merestrukturiasi bisnis lama dari memasuki bisnis baru dengan tujuan untuk
menjadi salah satu dari lima perusahaan baja teratas di dunia. Pada tahun 2000,
perusahaan menghadirkan tantangan besar untuk bisnis baja yang berteknologi
tinggi. Perusahaan diminta untuk memikirkan kembali teknologi dan penawaran
layanannya. Bisnis mulai melintasi perbatasan antarnegara dan perusahaan. Treetch
Steel membuka sebagian besar peluang ini dengan memfokuskan strategi bisnisnya
untuk merespon keinginan pasar dengan lebih baik.
 Perusahaan telah berhasil dengan keunggulan utama pada fleksibilitas, kualitas,
pengendalian, dan layanan pelanggan. Perusahaan sering lebih unggul
dibandingkan dengan pesaing karena pesaing gagal untuk memberikan kualitas
atau layanan yang diharapkan. Para pemilik sangat pintar dan bijaksana dalam
organisasi dan administrasi, tetapi mereka terlalu bangga dengan kesuksesan
mereka. Dalam menilai persaingan, mereka telah mencatat bahwa tidak ada
perusahaan pada tingkat regional atau nasional yang secara signifikan berbagi
pangsa pasar dengan perusahaan mereka. Untuk mengatasi fokus jangka pendek
ini, pemilik dan personel manajemen kunci telah menjadwalkan tiga hari
perencanaan di lokasi yang jauh dari fasilitas perusahaan. Dengan
mempertimbangkan tingginya aktivitas produksi nonstandar dalam perusahaan,
bagaimana pemilik dapat menjaga fleksibilitas dan melakukan pengendalian pada
saat yang sama dengan kualitas yang lebih tinggi jika bisnis perusahaan diperluas?
Apakah perusahaan akan mengadopsi pola baru sehingga pemilik dan manajer
diberikan peran baru? Akankah mereka mengejar strategi diversifikasi dan mencari
pesanan produksi yang lebih terstandarisasi sehingga lebih mudah dikendalikan?
Pada pertengahan 2008, perusahana merevolusi usahanya dengan dedikasi untuk
membuat produk berkelas dunia, dengan memberikan kepuasan pelanggan
sepenuhnya dan menjadi perusahaan yang bersih. Meskipun pada 2009 terjadi
krisis keuangan yang memengaruhi hampir semua bisnis, perusahaan menjadi
salah satu yang mampu terus tumbuh.
Perusahaan telah berhasil dengan keunggulan utama pada fleksibilitas, kualitas,
pengendalian, dan layanan pelanggan. Perusahaan sering lebih unggul
dibandingkan dengan pesaing karena pesaing gagal untuk memberikan kualitas
atau layanan yang diharapkan. Para pemilik sangat pintar dan bijaksana dalam
organisasi dan administrasi, tetapi mereka terlalu bangga dengan kesuksesan
mereka. Dalam menilai persaingan, mereka telah mencatat bahwa tidak ada
perusahaan pada tingkat regional atau nasional yang secara signifikan berbagi
pangsa pasar dengan perusahaan mereka. Untuk mengatasi fokus jangka pendek
ini, pemilik dan personel manajemen kunci telah menjadwalkan tiga hari
perencanaan di lokasi yang jauh dari fasilitas perusahaan. Dengan
mempertimbangkan tingginya aktivitas produksi nonstandar dalam perusahaan,
bagaimana pemilik dapat menjaga fleksibilitas dan melakukan pengendalian pada
saat yang sama dengan kualitas yang lebih tinggi jika bisnis perusahaan diperluas?
Apakah perusahaan akan mengadopsi pola baru sehingga pemilik dan manajer
diberikan peran baru? Akankah mereka mengejar strategi diversifikasi dan mencari
pesanan produksi yang lebih terstandarisasi sehingga lebih mudah dikendalikan?
SOLUSI
 Beberapa tahun lalu, suatu perusahaan yang menghasilkan produk baja didirikan oleh
tiga orang pemilik untuk menyediakan produk-produk special dengan metode produksi
berdasarkan komputer, perusahaan mereka mengkhususkan diri pada pabrikasi baja,
mengutamakan desain inovatif, dan bekualitas tinggi. Perusahaan telah sangat berhasil
dengan keunggulan utama pada fleksibilitas, kualitas pengendalian dan layanan
pelanggan namun dalam jangka pendek, karena mengutamakan layanan, kualitas
produksi, perputaran yang begitu cepat, harga perusahaan mungkin lebih tinggi
dibandingkan dengan beberapa pesaingnya, namun mereka tenggelam dalam
kesibukan mengelola pertumbuhan dan keberadaan bisnis mereka, meskipun mereka
menyadari terdapat banyak peluang untuk memperluas keberadaan dan pertumbuhan
bisnis mereka atau melakukan diversifikasi kebidang lain, kesibukan tersebut telah
membuat mereka mengabaikan komitmen terhadap ekspansi.
 Jika ingin mengejar strategi diversifikasinya perusahaan harus mampu memilih dan
mengelola kelompok bisnis yang berbeda dalam beberapa industri dan pasar.
Perusahaan dapat menambah usaha baru yang terhubung ataupun yang tidak terhubung
dengan usaha inti perusahaan untuk meningkatkan pendapatan dan tetap dapat
dikendalikan oleh perusahaan.